Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Unizar Recht Journal

Analisis Yuridis Pembatalan Sertipikat Hak Pengelolaan Atas Nama PT. Pengembangan Pariwisata Bali (BTDC) Junaedin; Haerani; Novie Afif Mauludin
Unizar Recht Journal (URJ) Vol. 4 No. 2 (2025): Unizar Recht Journal (URJ)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam Al-Azhar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/urj.v4i2.254

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara yuridis pembatalan Sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) Nomor 08 dan 09 Tahun 2010 atas nama PT. Pengembangan Pariwisata Bali (BTDC) di Kabupaten Lombok Tengah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 305 K/TUN/2012. Penelitian ini menggunakan gabungan metode yuridis normatif dan empiris. Metode yuridis normatif dipakai untuk menganalisis dokumen hukum, seperti putusan pengadilan, undang-undang, dan literatur. Sedangkan metode empiris digunakan untuk mengumpulkan data di lapangan melalui wawancara, observasi di Kantor Pertanahan, dan dokumentasi, Berdasarkan analisis yuridis, Putusan Mahkamah Agung Nomor 305 K/TUN/2012 membatalkan Sertifikat HPL milik PT. BTDC karena terbukti cacat hukum dan administratif, sekaligus mengukuhkan kepemilikan sah Nurhuda yang didasarkan pada putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Meskipun putusan ini final, pelaksanaannya terhambat oleh birokrasi terpusat yang lambat, resistensi PT. BTDC, dan ketidakpatuhan pejabat Kantor Pertanahan terhadap perintah pengadilan. Hambatan ini menyoroti kelemahan struktural dalam administrasi pertanahan, penegakan hukum, dan koordinasi antarlembaga, yang pada akhirnya merusak kepastian hukum dan kepercayaan publik.
PERAN KEPOLISIAN DALAM PENANGANAN TINDAK PIDANA PERAMPASAN KENDARAAN BERMOTOR OLEH DEBT COLLECTOR DI KOTA MATARAM Irmawan, Muhammad Riki; Haerani; Dhina Megayati
Unizar Recht Journal (URJ) Vol. 4 No. 3 (2025): Unizar Recht Journal (URJ)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam Al-Azhar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/urj.v4i3.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisi pengaturan penegakan hukum tindak pidana perampasan kendaraan bermotor yang dilakukan oleh debt collector di Kota Mataram serta peran kepolisian dalam penanganan tindak pidana perampasan kendaraan bermotor oleh debt collector di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode normatif empiris dan memerlukan data primer sebagai data utama disamping data sekunder serta melakukan observasi serta mengadakan penelitian langsung yaitu di Polresta Mataram, PT. Kanaka Dasha Mesari dan PT. Anugrah Raya Indonesia. Hasil penelitian yaitu pengaturan penegakan hukum terhadap tindak pidana perampasan kendaraan bermotor yang dilakukan oleh debt collector diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia. Peran kepolisian ketika terjadi dugaan tindak pidana perampasan kendaraan bermotor yang dilakukan oleh debt collector, bahwa Polri dapat melakukan penyelidikan dan penyidikan. Hal ini termuat dalam Pasal 14 huruf g Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Namun lebih spesifik dalam rangka mewujudkan tugas dan fungsi kepolisian tersebut maka ada beberapa upaya yang dilakukan Polri dalam menangani tindak pidana perampasan kendaraan bermotor yang dilakukan oleh debt collector diantaranya yaitu melalui upaya preventif yang dapat dilakukan melalui penyuluhan hukum baik kepada masyarakat, debt collector maupun perusahaan pembiayaan, tersedianya ruang konsultasi dan mediasi pada kantor Kepolisian Resor Kota Mataram dan melalui upaya represif dengan menjatuhkan sanksi pidana.
PERAN BALE MEDIASI PROVINSI NTB SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA PERDATA DI LUAR PENGADILAN (STUDI DI BALE MEDIASI PROVINSI NTB) Risyantyo, Muhammad Ghaffari Risyantyo; Haerani; Irma Istihara Zain
Unizar Recht Journal (URJ) Vol. 4 No. 3 (2025): Unizar Recht Journal (URJ)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam Al-Azhar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/urj.v4i3.289

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peranan Bale Mediasi Provinsi NTB sebagai salah satu alternatif penyelesaian sengketa perdata di luar pengadilan. Proses litigasi di pengadilan sering kali memakan waktu yang lama, biaya tinggi, serta berpotensi memperburuk hubungan antara para pihak yang bersengketa. Oleh karena itu, penyelesaian sengketa melalui mekanisme mediasi yang dilakukan oleh Bale Mediasi menjadi solusi yang lebih efektif dan efisien. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan mediator dan pihak terkait, serta studi dokumen terhadap peraturan dan kasus-kasus yang telah diselesaikan melalui Bale Mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bale Mediasi Provinsi NTB berperan penting dalam penyelesaian sengketa perdata dengan memberikan solusi yang lebih cepat, murah, dan mengutamakan prinsip perdamaian. Peranan Bale Mediasi Provinsi NTB tidak hanya melakukan mediasi tentang sengketa saja tetapi Bale Mediasi Provinsi NTB juga melakukan pembinaan kepada desa maupun daerah Kabupaten/Kota untuk mendorong adanya Perbup/Perwalkot di daerah tersebut, dan juga memberikan pemahaman tentang mediasi kepada masyarakat terutama kepada masyarakat di daerah.Mekanisme Penyelesaian Sengketa Perdata melalui Bale Mediasi Provinsi NTB. Mekanisme yang pertama adalah alur mediasi. Alur mediasi merupakan tahapan-tahapan yang dilakukan dalam proses penyelesaian sengketa melalui mediasi di antaranya pengajuan permohonan mediasi,penunjukan mediator dan sebagainya. Berikutnya proses mediasi dimana para pihak memulai proses mediasi di bantu oleh pihak ke3 yang bernama mediator.
Co-Authors Abdul Azis Abdul Aziz Abdul Waris Ahmad Munir AHMAD MUNIR Ahmad Zulfakar Ali Akhfar, Kurniati Aminuyati Andini, Nurlisa Anggi Ashari Aninda Astriana Safitri Anugrah Feri Hermanto Arfiani Ariani Ariani Ariani Arta, Sri Aryati Asnidar Asri Aswadi, Khairul Auni Islihatin Diniati Ayuninsi, Sri Baiq Nasipah Basariah Bohari, Nurul Hidayah Dahlia Melandani Daniel Useng Dedianto Pasomba Destiani Dhina Megayati Diyah Yumeina Dzakiyah Adila Eka Hastuti Eka Puspitasari Erniawati Farid Al Rizky Fatahilah Fatmawati Fatmawati Febriana Intan Permata Hati Febrianty, Femi Gemala Hardinasinta Hadawiyah Hamdana Hamidah Suryani Hasmidar Hijrawati Hulwa Rizki Maulidianti Husnul Khatima, Husnul Husnul Khatimah Husnul Mubarak Ikhsan Ali, Muhammad Ikhsan Kamil, Muhammad Ilham, Nur Anisafauziah Intan Febriana iqbal salim Irma Istihara Zain Irmawan, Muhammad Riki IRWANSYAH Irwansyah, Yuhani Jamilatul Hasanah Jannatul Laili Oktavia Jumiaty, Andi Asri Junaedi Muhidong Junaedin Jusni Jusni Jusni Kadir, Nur Fadhilah Khaeril Azmi Khansa Ummu Syahidna Kurnia Septi Ariska Kurniati Akhfar Lilik Apriani M. Abdul Ajis M. Asyari M. Azizul Mahaqi M.Tahir Sapsal Mahmud Achmad, Mahmud Mangesa, Riana T Mayo Elsa, Destriana Muhammad Azhar Muhammad Irfan Maulana MUHAMMAD RIZAL Muhammad Tahir Sapsal Muriyati Mursalim Muslehudin Nadia Rizki Nadiah Safitri, Lailatif Ni Kadek Widianthari Novi Afif Mauludin Novie Afif Mauludin Nur Khayati, Yulia Nurandini Nurhalisa Nurhijrah Nursyawani Nurul Hidayah Bohari Nurul, Nurul Hidayah Bohari Nurwahidah Ofan, Hilky Olly S.Hutabarat Olly Sanny Hutabarat Purwoko, Agus Rama Pien, Muh Ramadhan, Muh. Reza Ramadhani, Adhella Rasmawati Rika Agustina, Rika Rispawati Rissa Megavitry Risyantyo, Muhammad Ghaffari Risyantyo Rois Hadianto Sabril , Aulia Safruddin Sahabudin Alfarisi Salengke, Salengke Salmi Samsuar, Samsuar Sebba, Ade Kartikasari Serli Ekawati Sitti Harma Sitti Nur Faridah Sri Mita Wulandari Sri Mulyani Sri Ningsih Sriyani, Endang Suhardi Sulvahrul Amin Sulymbona, Nurdewi Sumarni SUMARNI Suryana, Syarifah Syahrir, Rezky Syatriana, Eny Usmia, Sitti Veftisia, Vistra Wulandari, Sri Mita Yuliana Yeni