Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDS) PADA PENDERES DI PT.X TAHUN 2024 Anggraini, Yunita; Harahap, Reni Agustina
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i1.2890

Abstract

ABSTRAK Hampir semua pekerjaan akan beresiko menimbulkan musculoskeletal disorder (MSDs). Prevalensi penyakit MSDs di indonesia berdasarkan diagnosis yang pernah di lakukan oleh tenaga kesehatan yaitu 11,9% dan berdasarkan diagnosis atau gejala yaitu 24,7%. Penderes di PT. X juga mengalami  keluhan   musculoskeletal seperti nyeri , pegal, kesemutan, kaku pada leher, bahu bagian atas, tangan, pinggang, punggung bagian bawah, serta pegal  pada bagian kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs)  pada penderes di PT.X . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Instrumen yang di gunakan yaitu kuesioner dan observasi langsung . Sampel penelitian ini berjumlah 69 orang . Hasil  penelitian ini menunjukan ada hubungan dengan umur,masa kerja, dan sikap kerja  dengan nilai p-value=0,000 (p <0,05), dan berhubungan dengan kebiasaan merokok  p-value=0,012 (p <0,05). Variabel yang tidak berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) yaitu lama kerja dimana variabel ini tidak dapat di gambarkan karena memiliki nilai yang konstan sehingga hubungan dengan MSDs tidak dapat di buktikan. Saran bagi peneliti untuk perusahaan yaitu memberikan arahan kepada penderes untuk melakukan streatching  atau peregangan ringan sebelum bekerja dan ketika pada saat bekerja 2 jam sekali selama 5 menit guna memberikan kenyamanan dan mengurangi nyeri yang di rasakan.Kata kunci : Keluhan MSDs,  faktor individu,  sikap kerjaABSTRACT Almost all jobs will be at risk of causing musculoskeletal disorders (MSDs). The prevalence of MSDs in Indonesia based on the diagnosis that has been done by health workers is 11.9% and based on diagnosis or symptoms is 24.7%. Penderes in Sub-Division D/II PT BSRE also experience musculoskeletal complaints such as pain, aches, tingling, stiffness in the neck, upper shoulders, hands, waist, lower back, and aches in the legs. This study aims to determine what factors are associated with musculoskeletal disorder (MSDs) complaints in penderes in Sub-Division D/II PT Bridgestone Sumatra Ruber Estate. This research is a quantitative study using a cross sectional approach. The instruments used were questionnaires and direct observation. The sample of this study amounted to 69 people. The results of this study indicate that there is a relationship with age, tenure, and work attitude with a p-value = 0.000 (p < 0.05), and related to smoking habits p-value = 0.012 (p < 0.05). The variable that is not associated with musculoskeletal disorder (MSDs) complaints is the length of work where this variable cannot be described because it has a constant value so that the relationship with MSDs cannot be proven. Suggestions for researchers for the company are to give directions to penderes to do streatching or light stretching before work and when working every 2 hours for 5 minutes to provide comfort and reduce the pain felt.  Keywords: MSDs complaints, individual factors, work attitude
PENGUATAN KINERJA KADER DALAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KOTA MEDAN Aidha, Zuhrina; Harahap, Reni Agustina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25752

Abstract

Stunting masih menjadi perbincangan di banyak negara termasuk Indonesia karena akibat yang ditimbulkan dari anak yang stunting adalah kegagalan tumbuh dan kembangnya. Sehingga diperlukan pencegahan yang serius agar anak-anak Indonesia tidak lahir dalam kondisi masalah gizi kurang bahkan stunting. Pencegahan stunting paling dasar dapat diperoleh masyarakat terutama ibu pada pelayanan Posyandu. Posyandu merupakan pelayanan kesehatan yang utama dalam pencegahan stunting. Terdapat kader yang dapat membantu Masyarakat dalam memahami stunting, maka pengetahuan dan motivasi kader dalam menjalankan tugas juga harus baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguatkan kinerja kader dari faktor pendukung kinerja kader, yaitu faktor individu, organisasi, dan psikologi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan uji pretest dan posttest satu grup sampel. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan faktor individu, faktor organisasi, dan faktor psikologis setelah diberikan intervensi. Hasil uji T-test menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) yaitu sebesar 0,000 < 0,005, faktor organisasi yaitu sebesar 0,000 < 0,005, faktor psikologi yaitu sebesar 0,000 < 0,005 yang berarti terdapat perbedaan antara hasil jawaban pretest dengan posttest yang berarti ada pengaruh antara sebelum dan sesudahnya dilakukan pemberian pelatihan dan penyuluhan dengan menggunakan video sebagai media promosi kesehatan mengenai tugas pokok dan fungsi kader posyandu di Kota Medan. Diharapkan kader mendapatkan motivasi baik dalam bentuk pelatihan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan, juga insentif agar kinerja kader dapat meningkat dan menjadi garda terdepan dalam pencegahan stunting di Kota Medan.
Analysis of Completeness of Medical Records in Inpatient Patients at Dr. Pirngadi Hospital, Medan City Harahap, Reni Agustina; Wulan, Retna; Lubis, Eli Marlina; Nurzannah, Mifta; Oktaviani, Ririn; Tampubolon, Julianti
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 11, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/j-kesmas.v11i1.7249

Abstract

Recording of medical record files must meet the minimum standards of hospital services. The purpose of this study was to analyze the completeness of medical record documents for inpatients at RSUD DR. Pirngadi, Medan City. This study used a quantitative method with a descriptive approach, the data analysis used was a univariate test. Of the 540 medical record files, there were 131 incomplete medical record files which were used as the population and used a sample of 99 medical record files. The research was conducted on January 9-February 17, 2023. The results showed that of the 99 medical record files on the patient's medical resume items, the majority 75 (75.8%) were complete, the minority 24 (24.2%) were incomplete, assessment initial medical majority 88 (88.9%) complete files, minority 11 (11.1%) incomplete, majority nursing assessment complete 99 (100%), cppt majority 83 (83.8%) complete files, minority 16 (16.2%) were incomplete, the majority of hand over forms were 99 (100%) complete, the majority of medical cards were 87 (87.9%) complete, the minority were 12 (12.1%) incomplete and the majority of nutritional care forms are complete 99 (100%). Based on the results of the study, it can be concluded that the incomplete inpatient medical record files at RSUD Dr. Pirngadi Medan City were affected by PPA's lack of compliance and discipline in filling out medical record files. It is expected that all PPAs can write down all examination actions in the patient's medical record file completely.
PENERAPAN PERMENKES RI NOMOR 43 TAHUN 2014 TENTANG HYGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS MEDAN JOHOR Sitorus, Nasya Eliza Inggit; Harahap, Reni Agustina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32597

Abstract

Depot air minum adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dan menjual langsung kepada konsumen. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 menyatakan bahwa setiap Depot Air Minum (DAM) wajib menjamin Air Minum yang dihasilkan memenuhi standar baku mutu atau persyaratan kualitas Air Minum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan memenuhi persyaratan Higiene Sanitasi dalam pengelolaan Air Minum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Permenkes RI No.43 Tahun 2014 Tentang Higiene Sanitasi Depot Air Minum di Wilayah Kerja Puskemas Medan Johor. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif. Waktu pelaksanaan penelitian ini pada bulan Juli-Agustus 2024. Populasi dari penelitian ini adalah depot air minum isi ulang di wilayah kerja Puskesmas Medan Johor sebanyak 58 depot. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sehingga semua populasi menjadi sampel sebanyak 58 depot air minum isi ulang. Instrumen penelitian menggunakan lembar Inpeksi Sanitasi Depot Air Minum (DAM) sesuai dengan Permenkes Nomor 43 Tahun 2014. Analisis data pada penelitian ini yaitu analisis univariat dengan mendeskripsikan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Depot air di wilayah kerja Puskesmas Medan Johor belum sepenuhnya menerapkan Permenkes Nomor 43 tahun 2014, karena ada beberapa depot ditemukan yang belum memenuhi syarat pada aspek tempat, peralatan dan penjamah. Simpulan: Pada aspek tempat, peralatan dan penjamahan yang belum terpenuhi sebaiknya dilakukan perbaikan, pemeliharaan serta menerapkan perilaku higiene sanitasi dalam usaha depot air minum agar air minum yang dihasilkan aman dan sehat.
EFEKTIVITAS INTERVENSI MEDIA SOSIAL DALAM PROMOSI KESEHATAN REMAJA : LITERATURE REVIEW Safitri Dinata, Aindah; Harahap, Reni Agustina; Dinata, Aindah Safitri; Novi, Salwa Luthfiyyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32670

Abstract

Remaja menghadapi banyak masalah kesehatan yang rumit, yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka. Obesitas, yang telah menjadi epidemi di seluruh dunia dan semakin mempengaruhi remaja, merupakan masalah utama. Faktor utama penyebab peningkatan jumlah kasus obesitas di kalangan remaja adalah pola makan yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda, serta gaya hidup yang tidak aktif. Media sosial adalah alat yang potensial untuk menyebarkan informasi kesehatan karena jumlah platform digital yang digunakan oleh remaja. Media sosial memungkinkan akses cepat dan luas ke konten edukasi, meningkatkan literasi kesehatan, dan mendorong remaja untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kesehatan mereka sendiri. Riset ini menggunakan studi kajian literatur. Dengan melakukan tinjauan literatur, penelitian ini menemukan elemen yang berhubungan dengan seberapa efektif intervensi media sosial dalam mendorong kesehatan remaja, seperti kemudahan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan mereka dan mendorong mereka untuk berperilaku sehat. Penyebaran informasi yang tidak akurat, keterbatasan akses dan literasi digital, dan masalah privasi dan keamanan data adalah beberapa faktor yang memengaruhi efisiensi prosedur layanan kesehatan publik. Untuk mengatasi masalah ini, pendekatan yang tepat diperlukan, seperti mengajarkan literasi digital kepada anak-anak dan membuat peraturan untuk memastikan akurasi informasi. Studi yang menggabungkan media sosial dengan intervensi tatap muka dapat meningkatkan efektivitas promosi kesehatan.
The relationship of sleep quality, work stress, nutritional status with work fatigue of employees in the process part of the palm factory Azizi, Hilda Aprilia; Suraya, Rani; Harahap, Reni Agustina
Science Midwifery Vol 12 No 2 (2024): June: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i2.1571

Abstract

Work fatigue is one of the occupational health and safety problems which can be a risk factor for accidents while working. Fatigue can be caused by several factors, both internal and external factors. Internal factors include age, anemia status, length of service, sleep quality, and workload, while external factors include work shifts and hot work climate. The aim of this research is to analyze factors related to work fatigue in employees of the production section of PTPN IV Kebun Pabatu Tebing Tinggi. This research uses quantitative methods with a cross sectional design. The sampling technique is Stratified random sampling. The population and sample in this study were all 60 workers at PTPN IV Kebun Pabatu. Data was collected using a questionnaire and the variables studied included Nutritional Status, Environmental Quality, and Work Stress. The data was processed using the chi-square test using the SPSS version 20 application. The results of this study showed that there was a relationship between Nutritional Status and Work Fatigue (p value = 0.001), there was a relationship between Sleep Quality and Work Fatigue (p value = 0.004), and there was a relationship between Job Stress and Job Fatigue (p value = 0.003). It was concluded that the P-value <0.05 means that all variables have a significant relationship between nutritional status, work stress, and sleep quality and work fatigue. So it can be interpreted that all variables have a significant relationship between nutritional status, work stress, and sleep quality with work fatigue.
Education On the Contents of My Plate to Mothers in an Effort to Prevent Stunting at Posyandu Melati 7 Kel. Bandar Selamat Harahap, Reni Agustina; A'ini, Sharifah; Nst, Sopiah Widi Rahma
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i12.15471

Abstract

ABSTRACT One of them is the problem of malnutrition, if food consumption is not fulfilled then the risk of nutritional problems arises, one of which decreases. Mother's nutritional knowledge influences diet and the quality of food provided. The higher the knowledge of nutrition, the more it affects the attitude and behavior of food consumption. One of the efforts to achieve a balanced diet is to use the "Fill My Plate" portion of food. The purpose of this training is to increase knowledge about the concept of my plate and stunt. The operating method applied is counseling with the lecture method with the help of brochures / posters containing explanations of the contents of the plate and the concept of squatting. The results of this training are visible on the before and after tests. The mother's knowledge of the contents of the dishes and the lethargy of small children increases. In conclusion, mothers who have young children understand the importance of providing nutrition to young children to prevent their growth in the first place. Keywords: Education, Fill My Plate, Stunting, Toddler
PERKEMBANGAN AGAMA BAGI ANAK DI DESA TAPAK KUDA, KEC. TANJUNG PURA, KAB. LANGKAT MELALUI KEGIATAN PERLOMBAAN KEAGAMAAN Pane, Nadya Putri Utami; Harahap, Reni Agustina; Hidayati, Azizah Nurul; Lubis, Sandrina As Zahra; Siregar, Sholahuddin Yakub; Nasution, Andika Fadli; Lubis, Ade Irma Seftyani; Muliyani, Muliyani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34201

Abstract

Melalui lomba keagamaan, penelitian ini berupaya mengkaji bagaimana perkembangan agama anak di Desa Tapak Kuda. Upaya ini dilakukan untuk mempromosikan cita-cita agama dan memperluas kesadaran beragama di usia muda. Dengan pendekatan deskriptif, metodologi penelitian bersifat kualitatif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data selama kompetisi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kontes keagamaan, seperti kontes membaca, berbicara, dan kecerdasan religius, memiliki efek yang menguntungkan pada praktik keagamaan dan pemahaman pemuda desa. Karakter anak-anak dibentuk dan perasaan kebersamaan mereka diperkuat oleh kompetisi ini, yang juga meningkatkan pemahaman agama.
PENYULUHAN PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU HAMIL PROGRAM MAHASISWA KKN 182 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA DI DESA TAPAK KUDA, KEC. TANJUNG PURA, KAB. LANGKAT Windari, Oppy Oktavianty; Harahap, Reni Agustina; Harahap, Siti Khodijah; Putri, Dian Yustika; Nasution, Keyla Harista; Ardila, Maisyah; Gea, Haogowolo’o; Syaputri, Dina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34202

Abstract

Di Indonesia, stunting merupakan masalah kesehatan yang signifikan. Stunting adalah masalah gizi buruk yang berlangsung lama yang disebabkan oleh asupan makanan yang tidak memadai dalam jangka waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif penyuluhan pencegahan stunting yang diberikan oleh mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Sumatera di Desa Tapak Kuda. Metode ini melibatkan penyuluhan langsung kepada ibu hamil. Hasil menunjukkan bahwa ibu hamil lebih memahami dan lebih menyadari stunting. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya gizi seimbang dan dampak stunting terhadap perkembangan anak melalui penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi. Pengetahuan tentang gizi seimbang, pentingnya asupan nutrisi selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dan cara memperbaiki pola makan adalah bagian dari program penyuluhan ini.
PENINGKATAN UMKM LOKAL DESA TAPAK KUDA, KEC. TANJUNG PURA, KAB. LANGKAT MELALUI STRATEGI BRANDING DAN DIGITALISASI MARKETING Ritonga, Egril Rehulina; Harahap, Reni Agustina; Aqasha, Faisal; Hasibuan, Azky Wafi; Riandini, Annisa; Shafa, Banafsyah; Saragih, Fahira Ramadhani; Hasiah, Nur Syahida
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34203

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sebuah bentuk pengabdian dan pemberdayaan yang dilakukan oleh mahasiswa kepada masyarakat di daerah tertentu di Indonesia. Peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa Tapak Kuda dapat dicapai melalui strategi branding dan digitalisasi marketing yang efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survei lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan lokal, dan pendekatan partisipatif dalam pelaksanaan pelatihan dan pendampingan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi branding dan digitalisasi dalam konteks UMKM lokal dan dampaknya terhadap pertumbuhan dan daya saing usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi branding yang konsisten dan pemanfaatan platform digital secara optimal berkontribusi pada peningkatan visibilitas, kredibilitas, dan volume penjualan UMKM. Penelitian ini memberikan wawasan praktis untuk pengembangan UMKM lokal di desa Tapak Kuda dan berpotensi menjadi model bagi desa-desa lain yang menghadapi tantangan serupa.
Co-Authors A'ini, Sharifah ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Adilah, Shofiyyah Alfareza, Alditia Amalia, Permata Anasti, Ajeng Andin, Munanda Angga Dwi Prasetyo Anggraini, Hafizah Anggraini, Yunita Apriyani, Trisna Apriyuni, Amelia Aqasha, Faisal Araafi, Alif Ardila, Maisyah Astri, Shelsi Yulia Aulia Nst, Dinda Zalfa AULIA, RIZKA Azizi, Hilda Aprilia Azizi, Shita Ayu Bancin, Anggina Carolina, Ayu Dhanty, Keysha Febri Dinata, Aindah Safitri Dwi Adriani, Novita Fakhreni, Fakhreni Faris, Tengku Muhammad Febrian, Anggi Febriyanti, Luciana Gea, Bunga Nurjannah Gea, Haogowolo’o Giranza, Virgian Gunawan, Amanda Natasya Hanafi, Riski Aditia Harahap, Linda Mutiara Harahap, M. Abdul Rajab Harahap, Ramayani Anwar harahap, siti khodijah Hardiyanti, Nurul Hartasya, Hazanah Hasani, Ade Putri Pertiwi Hasiah, Nur Syahida Hasibuan, Arini Salsabila Hasibuan, Azky Wafi Hidayati, Azizah Nurul Husnah, Annisa UI Hutasuhut, Anissa Sabillah Irmayani, Devi Kirani, Nadita Lingga, Suci Rahmadani Lubis, Ade Irma Seftyani Lubis, Eli Marlina Lubis, Fatma Sri Ramadhan Lubis, salsabila Lubis, Sandrina As Zahra Lubis, Syafirda Alifah Mahendra, Jihan Goldaren Mailandra, Diva manalu, gadis Mawaddah Mawaddah, Mawaddah Muliyani Muliyani Mursyid, Permata Amalia Mutiara, Arifah Nasution, Andika Fadli Nasution, Annisa Nabila Nasution, Keyla Harista nasution, Nita anggina Nasution, Sopiah Widia Rahma Nasution, Ummi Kalsum Novi, Salwa Luthfiyyah Nst, Hamni Kholilah Nst, Indah Khairunnisa Nst, Sabrina Cahyati Nst, Sopiah Widi Rahma Nurhadizah Samosir, Fani Nurhayati, Talitha Syafira Nurzannah, Mifta Oktaviani, Ririn Pane, Nadya Putri Utami Pasaribu, Aiga Nurkhalilah Permata, Maulidya Purba, Nanda Putri Putra Apriadi Siregar Putri, Dian Yustika Putri, Feby Ayu Rahmasari, Fanny Arya Raspiyahni, Raspiyahni Renanda, Sabrina Riandini, Annisa Risma, Ade Ritonga, Egril Rehulina Roliana Harahap Safitri Dinata, Aindah Salsabila Parinduri, Luthfia Aina Saragih, Fahira Ramadhani Shafa, Banafsyah Siddiq, Muhammad Amru Sihite, Rahel Navilia SIREGAR, FINDYANI Siregar, Nazwa Syafira Irwani Siregar, Sholahuddin Yakub Sitepu, Amenda Sabarita Br Siti Khadijah Sitorus, Nasya Eliza Inggit Suci Wahyuni Suraya, Rani Syahrani, Putri Syaputri, Dina Tampubolon, Julianti Triyoolanda, Anggun Tumanggor, Suro Rahmadhona Utami, Tri Niswati Wahidah Wahidah Wahyudi, Saidana Putra Waruwu, Nur Ainun Wasiyem, Wasiyem Windari, Oppy Oktavianty Wulan, Retna Yurisna, Nabila Zahara, Mila Zahra, Nabila Isma Zuhrina Aidha Zulaila, Zulaila