Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Correlation Between Age And Parity Of Pregnant Women In III Trimester And The Incidence Of Anemia In Pregnancy At The Nd Clinic. Retno, Kabanjahe District, Karo District, 2023 Silalahi, Imelda Sarwani Br; Eva Ratna Dewi; Sinuhaji, Lidya Natalia Br.; Sembiring, Adelina; Manik, Nursinta; Rahmah
INTERNATIONAL JOURNAL OF MIDWIFERY RESEARCH Vol. 3 No. 2 (2023): International Journal of Midwifery Research
Publisher : Department of Midwifery, Faculty of Nursing and Midwifery, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/ijmr.v3i2.57

Abstract

Pregnancy anemia is where the hemoglobin level is less than 11 grams or less than 33% at any time during the first trimester of pregnancy. Keywords: Pregnant women's class, pregnancy, anxiety, primigravida. Research objectives: To determine the relationship between age and parity of pregnant women in the third trimester and the incidence of anemia in pregnancy at the Nd Clinic. Retno, Kabanjahe sub-district, Karo district in 2023. This research design uses a descriptive research design with a cross-sectional quantitative approach.This research was carried out in April-July 2023. The research population was all pregnant women who visited and were hospitalized at the Nd Clinic. Retno, Kabanjahe District, Karo Regency, namely 43 people. The sampling technique was purposive sampling. The sample in this study was 43 people. Bivariate analysis was carried out on two variables that were thought to be related (Notoatmodjo: 2012). The statistical tests used in this research are the Chi Square test (x2) and the Fisher's Exact Test. This test is used because the data to be analyzed is categorical data. To see the significance of the statistical calculation results, a significance limit of α=0.05 is used so that if statistical analysis results are found with a p value <0.05, the relationship between the two variables is declared meaningful or significant. especially those who suffer from anemia, so that they know how their HB levels are progressing to normal. Future researchers need to carry out further research in order to develop knowledge, especially about anemia in pregnant women.
Pola Komunikasi Guru dalam Pembentukan Karakter Islam Anak-Anak di Masa Pandemi herwina, Herwina; Rahmah
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 4 No 2 (2022): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v4i2.1464

Abstract

Tujuan penelitian ini ingin mengetahui Pola komunikasi yang diterapkan oleh guru TK ABA 7 kota pekanbaru. Pola komunikasi banyak arah, guru berusaha mengarahkan anak-anak secara rasional, beroreantasi dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi, menghargai komunikasi saling memberi dan menerima. Menjelaskan rasional yang mendasari tiap-tiap permintaan atau displin. Guru menggunakan pola komunikasi yang efektif mengharapkan anak dapat mematuhi orang tua, saling menghargai. Guru juga memperkuat standar-standar perilaku. Komunikasi selama pandemi tidak hanya melibatkan guru, namun melibatkan orang tua dan anak. Diskusi dan simulasi strategi dapat mengembangkan komunikasi. Dengan pola komunikasi tersebut guru dapat mengarahkan anak untuk memiliki karakter yang baik dan membentuk karakter yang Islami anak sejak dini. Adapun Kendala yang dihadapi guru adalah kurang dukungan dari orang tua, kurang mengertinya orang tua tentang konsep belajar dirumah. Selain itu sarana dan prasarana juga merupakan kendala dalam proses komunikasi guru dalam pentukan karakter Islami anak dimasa pandemi
Hubungan Komunikasi Orangtua dengan Kesiapan Sekolah Anak Usia 5-6 Tahun Rahmah; Herwina; Hasdiati, Hilda; Juniarti, Yenti
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 6 No 1 (2024): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v6i1.2857

Abstract

This research aims to determine the relationship between parental communication and early childhood school readiness at Syifana Lucky Kids Kindergarten. This research is quantitative with a correlation method. This research was carried out at Syifana Lucky Kids Kindergarten Jalan Kualu/Suka Karya Panam. The time of the research was carried out from September to October 2023. The population of this research was children and their parents at Syifana Lucky Kids Kindergarten, totaling 30 children/parents, while the sampling technique used was a census sampling technique so that the research sample was 30 children/parents. The data collection techniques used were observation and questionnaires. The data analysis technique uses the product moment correlation test. The results of the research are that there is a relationship between parental communication and early childhood school readiness at Syifana Lucky Kids Kindergarten as evidenced by the r value > r table or you can also see the sig value less than 0.05 (0.005 <0.005). The conclusion is that the relationship between parental communication and children's school readiness is in the medium category and has a positive relationship.
Efektivitas program sore belajar terhadap peningkatan kualitas pendidikan bagi anak sekolah dasar Sholeh, Asmar; Lubis, Ramadan; Pohan, Dea Azka Nadira; Haryati, Dwi; Harahap, Heppy Ariani; Suryani, Ikhrawati; Khatulistiwa; Dayanti, Nurma; Rahmah; Hutabarat, Satria
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22320

Abstract

Pendidikan dasar memainkan peran penting dalam membentuk fondasi bagi perkembangan akademik dan karakter anak-anak. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Huta Tanjung Anom, Nagori Mancuk, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun menunjukkan bahwa kualitas pendidikan dasar masih menjadi tantangan besar. Dengan itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki fokus untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kalangan anak sekolah dasar melalui program “Sore Belajar”. Program ini muncul sebagai respons terhadap rendahnya kualitas literasi dan keterampilan belajar anak-anak di Huta Tanjung Anom yang berdampak negatif pada prestasi akademik mereka. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan literasi yakni: membaca, menulis, menghitung dan berpikir kritis anak-anak melalui metode pengajaran yang interaktif dan menyenangkan. Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Participatory Action Research. Metode Participatory Action Research terdiri dari lima tahapan, yaitu: sosialisasi awal, pemetaan sosial, perencanaan partisipatif, pelaksanaan aksi dan monitoring evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat melalui program Sore Belajar dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak pada tingkat sekolah dasar diberikan bobot, yaitu: sedang dan tinggi. Dengan kata lain menunjukkan bahwa program Sore Belajar dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak di Huta Tanjung Anom terutama dalam kegiatan literasi. Demikian, program ini mendapatkan apresiasi dari kepala desa, masyarakat dan anak-anak di Huta Tanjung Anom.
ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI PERKEBUNAN KELAPA RAKYAT DI KECAMATAN KERITANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Rahmah; Muwardi, Didi; Yusri, Jumatri
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Agribisnis Volume 13 No 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v13i2.3624

Abstract

ABSTRACT Keritang District is one of the coconut production centers in Indragiri Hilir Regency, Riau Province. However, community coconut plantation farming in Indragiri Hilir Regency in recent years has experienced several problems, namely a decrease in land area and coconut production, fluctuating coconut selling prices, and the absence of extension institutions and farmer groups, which can affect the sustainability of community coconut plantation farming. Research objectives (1) analyze and determine the sustainability status of coconut plantation farming; (2) find out the sensitive attributes of people's coconut plantation farming. The research method used was a survey method with a sample size of 98 respondents taken using the purposive sampling method. Data analysis was carried out using the MDS method with RAP-Coconut software. The results of the research show that people's coconut plantation farming in Keritang District, Indragiri Hilir Regency, has a less sustainable status in ecological, economic, and social dimensions. Sensitive attributes in the ecological dimension are pest and disease control, the use of pesticides, and fertilization. Sensitive attributes in the economic dimension are capital institutions, employment, land ownership, and the stability of selling prices. Sensitive attributes in the social dimension are farmers' relationships with marketing actors, farmer groups, age of farmers, availability of extension services, family participation, farmers' views on coconut farming, and level of education. Keywords : Sustainability, farm business, coconut, sensitive attributes
MEMBANGUN TANGGUNG JAWAB KOLEKTIF DALAM PENDIDIKAN MODERN Rahmah
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/ysehdn123

Abstract

Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan Islam secara umum dapat dinilai dari out-put-nya, yakni orang-orang sebagai produk pendidikan Islam. Jika Pendidikan Islam mengalami kegagalan dalam mengantarkan manusia kearah cita-cita manusiawi yang bersandar pada nilai-nilai ke-Tuhanan, maka yang akan terjadi adalah tumbuhnya prilaku-prilaku negatif dan destruktif, seperti kekerasan, ketidakpedulian sosial, dan lain sebagainya, yang semuanya itu mengakibatkan penderitaan semesta. Berbagai prilaku-prilaku destruktif tersebut, yang sering muncul dinegara Indonesia, merupakan akibat dari belum munculnya memiliki kesadaran. Pihak-pihak yang yang paling memegang kunci dan mempunyai peran utama dalam memupuk dan membangun kesadaran generasi penerus bangsa adalah; orang tua melalui lembaga keluarga,masyarakat dengan pengawasannya, sekolah dengan seluruh elemenya dan pemerintah dengan kebijakan dan keteladannya.Pihak-pihak ini harus mempunyai kesamaan dasar pandang, koordinasi, singkronisasi serta saling bahu membahu dalam membangun kesadaran generasi penerus bangsa.
Hakikat Pendidikan Keluarga dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Al Hadits Rahmah; Mahyuddin Barni; Ahmad Khairuddin; Abdul Basir
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i4.1175

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk menghadirkan kembali konsep pendidikan keluarga dengan mengacu pada Al-Qur’an dan hadis. Sedangkan tulisan ini menggunakan studi pustaka, dengan sumber primer adalah Taisiru al-Aliyyul Qadir li Ikhtishari Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Misbah, dan Tafsîr al-Qurân al-Hakîm. Selain itu didukung dengan beberapa hadits. Hasil pembahasan menunjukkan, bahwa Pendidikan keluarga adalah usaha orang tua untuk membangun potensi diri anak, baik secara intelektual, emosional, spiritual, maupun keterampilan. Pendidikan keluarga dimaksudkan untuk menjaga diri sendiri dan orang yang menjadi tanggungannya, serta untuk membentuk pribadi anak yang dewasa dan mandiri. Pendidikan keluarga menjadi tanggung jawab bersama ayah dan ibu. Lingkungan keluarga juga berperan penting dalam pendidikan anak, baik secara sadar maupun tidak sadar. Pada akhirnya, pendidikan keluarga merupakan proses pendidikan yang dilakukan kepada semua pihak yang menjadi komponen pelaku utama dalam keluarga, yaitu ayah, ibu, orangtua, dan anak.
KESESUAIAN PENYIMPANAN OBAT HIGH ALERT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT X BANJARMASIN Ilahi, Fitrah Shafran; Rahmah; Yumassik, Abdul Mahmud; Nordin; Ainah, Nur; Istiqamah, Farida; Faqih, Muhammad
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v8i1.2521

Abstract

High Alert is a type of drug that needs to be taken seriously as it can often lead to fatal errors and also has a high potential to trigger Adverse Drug Reactions. These drugs are divided into three categories, namely High Risk drugs, High Concentrate Electrolytes, and Look Alike Sound Alike/ Drug Name Look and Sound Similar. The purpose of this study was to assess the suitability of High Alert drug storage at the Banjarmasin X Hospital Pharmacy Installation based on the standard operating procedure for High Alert drug storage. The research method used qualitative observational with a cross-sectional approach. The study sample included 158 items of High Alert drugs in the Pharmacy Warehouse, Outpatient Pharmacy Depot, and Inpatient Pharmacy Depot, taken using the Total Sampling technique and data collected prospectively using a checklist sheet. Then processed with Microsoft Excel based on standard operating procedures. The results showed that the suitability of High Alert drug storage in the Pharmacy Warehouse was 99% (61 items), Outpatient Pharmacy Depot was 100% (41 items), and Inpatient Pharmacy Depot was 98% (51 items). Overall, the average suitability of High Alert drug storage in the three depots is 99% suitable in drug storage.
Living Law Dalam Hukum Keluarga di Indonesia Rahmah; Mustar; Surya Sukti
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Mei 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i5.289

Abstract

Living law atau hukum yang hidup merupakan konsep hukum yang berkembang dalam masyarakat dan berperan penting dalam sistem hukum keluarga di Indonesia. Hukum keluarga di Indonesia tidak hanya berlandaskan hukum positif, tetapi juga dipengaruhi oleh hukum adat, hukum agama, dan norma sosial yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini membahas definisi dan peran living law dalam hukum keluarga, contoh penerapannya dalam aspek perkawinan, warisan, dan pengasuhan anak, serta hubungan antara living law dengan hukum adat, hukum agama, dan hukum positif. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis tantangan serta peluang dalam harmonisasi living law dengan hukum tertulis guna menciptakan sistem hukum keluarga yang lebih adaptif dan inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa living law tetap eksis dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam praktik hukum keluarga di Indonesia, meskipun belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem hukum formal. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih fleksibel dan inklusif dalam penyusunan kebijakan hukum keluarga agar dapat mengakomodasi keberagaman nilai dan norma yang hidup di masyarakat.
Pembaharauan Hukum Keluarga di Turki Rahmah; Syarifuddin; Ali Murtadho
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi April)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i4.231

Abstract

Pembaruan hukum keluarga di Turki merupakan tonggak penting dalam reformasi hukum Islam menuju sistem yang lebih modern dan sekuler. Dimulai sejak masa Tanzimat di akhir abad ke-19 hingga reformasi radikal pada era Mustafa Kemal Atatürk, Turki meninggalkan sistem hukum berbasis Syariah dan mengadopsi Kode Sipil Swiss pada tahun 1926. Reformasi ini mencakup penghapusan poligami, pengakuan perkawinan sebagai institusi sipil, serta pemberian hak-hak yang setara bagi perempuan dalam hal warisan dan perceraian. Meskipun pembaruan ini memicu perdebatan dan penolakan dari kalangan konservatif, Turki berhasil menciptakan sistem hukum keluarga yang sesuai dengan tuntutan zaman. Pengalaman Turki ini menjadi referensi penting bagi negara-negara Muslim lainnya dalam menyeimbangkan antara modernisasi hukum dan pelestarian nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka untuk menganalisis proses, dampak, dan tantangan pembaruan hukum keluarga di Turki dalam konteks sosial, politik, dan keagamaan.