Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Education Research

Pelaksanaan Program Kemitraan Satuan PAUD dan Keluarga (Studi Multi Situs di TK Negeri Pembina Inti dan TK Islam Terpadu Ukhuwah) Ayu Christy; Wahyu, Wahyu; Jamain, Ririanti Rachmayanie
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1432

Abstract

Orang tua mempunyai banyak kesempatan berinteraksi dan komunikasi dengan anak. Bentuk dan cara-cara interaksi dengan anak di dalam keluarga akan mempengaruhi tumbuh kembangnya karakter baik dan budaya prestasi anak. Penelitan ini bertujuan menganalisis dan menemukan strategi pelaksanaan kemitraan, upaya mempertahankan dan meningkatkan kemitraan satuan PAUD dan keluarga. Metode penelitian dilakukan melalui metode penelitian kualitatif deskriptif, yaitu suatu metode mengamati, menganalisa dan menggambarkan fenomena yang terjadi di lapangan. Hasil analisis data penelitian disimpulkan bahwa strategi pelaksanaan kemitraan satuan PAUD dan keluarga yaitu  perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Upaya mempertahankan dan meningkatkan kemitraan satuan PAUD dan keluarga dapat dilakukan dengan menyampaikan laporan hasil belajar kepada orang tua, menggunakan dokumen dan media sebagai wadah komunikasi dengan orang tua, dan melibatkan orang tua aktif dalam mendukung pembelajaran.
Pengaruh Sikap Empati dan Bystander Effect terhadap Perilaku Bullying Siswa di SMA Isma, Isma; Jamain, Ririanti Rachmayanie; Putro, Hendro Yulius Suryo
Journal of Education Research Vol. 6 No. 2 (2025): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i2.2345

Abstract

Bystander effect adalah fenomena psikologis dimana kehadiran orang lain mengurangi kemungkinan seseorang memberikan bantuan. Perilaku bullying adalah perilaku agresif berulang yang sengaja dilakukan untuk menyakiti atau mengintimidasi orang lain. Sikap empati dalam penelitian ini dipahami sebagai variabel protektif yang mendorong perilaku prososial dan mengurangi kencenderungan perilaku bullying. Sebaliknya, bystander effect merujuk pada kecenderungan individu bersikap pasif ketika banyak saksi yang dapat memperburuk tindakan bullying. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh sikap empati dan bystander effect terhadap perilaku bullying pada Siswa kelas X dan XI SMAN 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 258 siswa yang dipilih dari populasi sebanyak 659 siswa kelas X dan XI SMAN 1 Banjarmasin dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Untuk menganalisis data, penelitian ini menerapkan teknik regresi linear berganda. Berdasarkan hasil data penelitian diperoleh kesimpulan bahwa hipotesis pertama mengindikasikan adanya pengaruh yang besifat negatif antara sikap empati terhadap perilaku bullying, dimana jika sikap empati meningkat maka akan meminimalisir atau tingkat perilaku bullying akan menurun. Sedangkan hipotesis kedua ditemukan bahwa bystander effect  tidak memiliki pengaruh terhadap perilaku bullying. Secara simultan, terdapat pengaruh sikap empati dan bystander effect terhadap perilaku bullying, serta total pengaruh variabel sikap empati dan bystander effect secara simultan mempengaruhi perilaku bullying sebesar 0,288 atau 28,8%. Dengan demikian,  masih terdapat faktor lain yang mempengaruhi variabel terikat sebesar 71,2%.
Pengaruh Sikap Empati dan Bystander Effect terhadap Perilaku Bullying Siswa di SMA Isma, Isma; Jamain, Ririanti Rachmayanie; Putro, Hendro Yulius Suryo
Journal of Education Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i2.2345

Abstract

Bystander effect adalah fenomena psikologis dimana kehadiran orang lain mengurangi kemungkinan seseorang memberikan bantuan. Perilaku bullying adalah perilaku agresif berulang yang sengaja dilakukan untuk menyakiti atau mengintimidasi orang lain. Sikap empati dalam penelitian ini dipahami sebagai variabel protektif yang mendorong perilaku prososial dan mengurangi kencenderungan perilaku bullying. Sebaliknya, bystander effect merujuk pada kecenderungan individu bersikap pasif ketika banyak saksi yang dapat memperburuk tindakan bullying. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh sikap empati dan bystander effect terhadap perilaku bullying pada Siswa kelas X dan XI SMAN 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 258 siswa yang dipilih dari populasi sebanyak 659 siswa kelas X dan XI SMAN 1 Banjarmasin dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Untuk menganalisis data, penelitian ini menerapkan teknik regresi linear berganda. Berdasarkan hasil data penelitian diperoleh kesimpulan bahwa hipotesis pertama mengindikasikan adanya pengaruh yang besifat negatif antara sikap empati terhadap perilaku bullying, dimana jika sikap empati meningkat maka akan meminimalisir atau tingkat perilaku bullying akan menurun. Sedangkan hipotesis kedua ditemukan bahwa bystander effect  tidak memiliki pengaruh terhadap perilaku bullying. Secara simultan, terdapat pengaruh sikap empati dan bystander effect terhadap perilaku bullying, serta total pengaruh variabel sikap empati dan bystander effect secara simultan mempengaruhi perilaku bullying sebesar 0,288 atau 28,8%. Dengan demikian,  masih terdapat faktor lain yang mempengaruhi variabel terikat sebesar 71,2%.
Analisis Regresi Linear: Pengaruh Loneliness terhadap Quarter life crisis pada Mahasiswa Angkatan 2023 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Nuramalia, Nadya; Sulistiyana, Sulistiyana; Jamain, Ririanti Rachmayanie
Journal of Education Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i3.2521

Abstract

Loneliness merupakan gangguan perasaan yang dirasakan individu yang disebabkan oleh keinginan untuk memiliki hubungan sosial yang tidak tercapai sesuai harapan. Sementara itu, quarter life crisis merupakan krisis emosional yang ditandai dengan perasaan tidak yakin akan masa depan disertai kecemasan dan rasa terbebani. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh loneliness terhadap quarter life crisis dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pengaruh. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling yang terdiri atas 291 mahasiswa angkatan 2023 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disebarkan. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan yang positif antara variabel loneliness dengan variabel quarter life crisis, dengan nilai korelasi sebesar 0,772 dengan p = 0,000 < 0,05 yang berarti hipotesis penelitian diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat loneliness, maka semakin besar kemungkinan individu tersebut mengalami quarter life crisis, begitupun sebaliknya.
Pengaruh Self Esteem, Self Regulation, dan Self Concept Terhadap Fomo pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling FKIP ULM Ramadhan, Muhamad Rico; Rachman, Ali; Jamain, Ririanti Rachmayanie
Journal of Education Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i3.2656

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) kian marak di kalangan mahasiswa seiring meningkatnya penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-esteem, self-regulation, dan self-concept terhadap FoMO pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling FKIP ULM. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) dan teknik sampling jenuh, sebanyak 270 mahasiswa dijadikan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel self-esteem, self-regulation, dan self-concept memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap FoMO. Temuan ini mengindikasikan bahwa individu dengan harga diri, regulasi diri, dan konsep diri yang tinggi justru dapat lebih rentan mengalami FoMO. Studi ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika psikologis mahasiswa dalam konteks media sosial, serta menjadi dasar bagi pengembangan strategi bimbingan dan konseling yang relevan.
Pelaksanaan Program Kemitraan Satuan PAUD dan Keluarga (Studi Multi Situs di TK Negeri Pembina Inti dan TK Islam Terpadu Ukhuwah) Ayu Christy; Wahyu, Wahyu; Jamain, Ririanti Rachmayanie
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1432

Abstract

Orang tua mempunyai banyak kesempatan berinteraksi dan komunikasi dengan anak. Bentuk dan cara-cara interaksi dengan anak di dalam keluarga akan mempengaruhi tumbuh kembangnya karakter baik dan budaya prestasi anak. Penelitan ini bertujuan menganalisis dan menemukan strategi pelaksanaan kemitraan, upaya mempertahankan dan meningkatkan kemitraan satuan PAUD dan keluarga. Metode penelitian dilakukan melalui metode penelitian kualitatif deskriptif, yaitu suatu metode mengamati, menganalisa dan menggambarkan fenomena yang terjadi di lapangan. Hasil analisis data penelitian disimpulkan bahwa strategi pelaksanaan kemitraan satuan PAUD dan keluarga yaitu  perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Upaya mempertahankan dan meningkatkan kemitraan satuan PAUD dan keluarga dapat dilakukan dengan menyampaikan laporan hasil belajar kepada orang tua, menggunakan dokumen dan media sebagai wadah komunikasi dengan orang tua, dan melibatkan orang tua aktif dalam mendukung pembelajaran.