Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing Basic Teaching Skills Through Guided Practice In Microteaching Learning Kusmiarti, Reni; Bunga Wulandari, Ami; Paulina, Yanti; Zakaria, Jelita; Mahdijaya, Mahdijaya
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Microteaching learning helps prospective teacher students hone their teaching skills before starting to work in real classrooms. Guided practice involves feedback and guidance from the supervising lecturer to support students' teaching practices. This research aims to describe the improvement of basic teaching skills through guided practice in microteaching learning. The method used is quantitative descriptive. The research subjects involve 13 students from the Indonesian Language and Literature Education Program. Data collection was conducted during microteaching sessions through direct observation by filling out instruments assessing basic teaching skill mastery. Data analysis techniques include several steps: (1) describing the data as a whole, (2) recording observation data in tables, (3) calculating values using the average and percentage formulas, (4) comparing the results with mastery level calculations, (5) interpretation and drawing conclusions. The research results conclude that the mastery level of basic teaching skills through guided practice in microteaching learning: the first teaching practice with an average score of 63.80 is at a good mastery level, the second teaching practice with an average score of 77.22 is at a good mastery level, and the third teaching practice with an average score of 84.77 is at a very good mastery level. The improvement in students' basic teaching skills through guided practice in microteaching learning from the first to the second teaching practice increased by 21.03%, the improvement from the second to the third teaching practice increased by 8.45%, and the overall improvement from the first to the third teaching practice increased by 31.26%."
KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR KELAS VII C SMP NEGERI 9 KOTA BENGKULU Fera Zasrianita; Jelita Zakaria; Tea Aprilinola; Iis Avitha Sari; Reza Meltavia; Hariyanto Supriadi
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jolale.v1i1.536

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan menulis teks prosedur kelas VII C SMPN 9 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu 32 siswa kelas VII C di SMPN 9 Kota Bengkulu yang sedang belajar tentang teks prosedur. hasil penelitian ini yaitu terdapat 8 (25%) siswa yang sangat mampu dalam menulis teks prosedur, 8 (38%) siswa mampu menulis teks prosedur, 8 (25%) siswa cukup mampu menulis teks prosedur, dan 4 (12%) siswa kurang mampu menulis teks prosedur. Dapat disimpulkan bahwa mayoritas siswa (38%) sangat mampu menulis teks prosedur di kelas VII C SMPN 9 kota Bengkulu dengan nilai rata-rata (M=81,41). Berdasarkan kesimpulan ini, disarankan bagi guru untuk membantu siswa yang belum mampu mencapai standar kelulusan menulis teks prosedur, penggunaan media dan metode pelajaran yang tepat diharapkan mampu membantu siswa untuk mengembangkan ide dan gagasan ketika menulis teks prosedur.    Kata Kunci: Kemampuan Menulis, Teks Prosedur
EDUKASI SAMPAH SEHAT “BELAJAR MENGENAL DAN MENGELOLA SAMPAH” DI KELAS 3 SDN 73 KOTA BENGKULU Zely Adesti; Anggun Sulistyowati; Indah Permata Sari; Yanti Paulina; Surya Ade Saputera; Jelita Zakaria
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i2.9403

Abstract

Permasalahan sampah di lingkungan masyarakat, khususnya di sekolah dasar, masih menjadi isu penting yang memerlukan perhatian serius. Sampah yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan maupun lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 73 Kota Bengkulu dengan melibatkan siswa kelas 3 melalui metode pengenalan, pelatihan, dan pendampingan. Tujuan kegiatan adalah memberikan pemahaman kepada siswa mengenai jenis-jenis sampah, dampak negatifnya, serta cara mengolah sampah menjadi produk bermanfaat, salah satunya ecobrik. Program dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, dengan durasi masing-masing 210 menit. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa, di mana sekitar 70% siswa mampu mengenali dan mengolah sampah anorganik menjadi ecobrik. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif melalui praktik langsung efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap upaya membangun budaya peduli lingkungan di sekolah dasar.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Film Bila Esok Ibu Tiada Karya Rudi Soedjarwo Windi Putri Andini; Yuniati, Ira; Rustinar, Eli; Zakaria, Jelita
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/p4fwwp80

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kajian tindak tutur ilokusi dalam memahami komunikasi yang efektif melalui media film. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam film "Bila Esok Ibu Tiada" karya Rudi Soedjarwo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak, rekam, dan catat dialog film. Hasil penelitian menunjukkan adanya 75 data tindak tutur ilokusi yang meliputi asertif (19 data), direktif (21 data), ekspresif (23 data), komisif (9 data), dan deklaratif (3 data). Tindak tutur ekspresif menjadi yang paling dominan. Kesimpulannya, film ini kaya akan penggunaan tindak tutur ilokusi yang berfungsi untuk menyampaikan emosi, membangun hubungan antartokoh, dan menghidupkan dinamika cerita. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kajian pragmatik dan analisis wacana dalam media audiovisual.                                                                                           Kata Kunci: Film, Pragmatik, Tindak Tutur Ilokusi