Claim Missing Document
Check
Articles

PSIKOLOGIS NOVEL SESUK KARYA TERE LIYE Atmaja, Loliek Kania; Zakaria, Jelita; Paulina, Yanti
Lateralisasi Vol. 12 No. 01 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v12i01.6713

Abstract

ABSTRAK Kata Kunci: Psikologis, Gadis, Novel Tujuan penelitian ini untuk mengetahui psikologis novel Sesuk Karya Tere Liye. Mendeskripsikan kepribadian yang dialami tokoh Gadis dalam novel Sesuk Karya Tere Liye. Data teks yang dianalisis berdasarkan metode yang digunakan dalam mengkaji psikologis novel Sesuk Karya Tere Liye adalah metode deskriptif analitik. Deskriptif analitik dilakukan dengan cara pendeskripsian fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Dengan melihat data-data yang terdapat di dalam psikologis novel Sesuk Karya Tere Liye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam bab ini akan disimpulkan hasil analisis kajian unsur instrinsik tema cerita psikologis novel Sesuk Karya Tere Liye adalah mengenai perjuangan hidup Gadis. Alur ceritanya merupakan peristwa-peristiwa yang terangkai secara padu dan dipertimbangkan secara matang oleh pengarang. Peristiwa-peristiwa inilah diberi tekanan untuk membentuk karakter tokoh dalam cerita. Tokoh/Penokohan yang terdapat dalam novel terdiri dari tokoh utama yakni Gadis dan tokoh sampingan. Latar yang tersajikan di dalam novel menggunakan latar waktu, latar tempat, dan latar suasana. Penagarang menggunakan sudut pandang persona pertama (Gadis) tokoh Gadis berperan sebagai tokoh utama yang menjadi pelaku cerita. Karena pelaku juga adalah pengisah, maka akhirnya pengisah juga merupakan penutur serba tahu tentang apa yang ada dalam benak pelaku utama maupun sejumlah pelaku lainnya, baik secara fisikal maupun psikologis. Dari beberapa gaya bahasa yang terdapat di dalam novel, banyak diantaranya menggunakan gaya bahasa asosiasi alegori, personifikasi. Dari segi psikologis atau kejiwaan, psikologis novel Sesuk Karya Tere Liye ini banyak menggambarkan sisi kejiwaan manusia yang dihadirkanya lewat tokoh-tokoh dan peristiwa yang ada. perasaan kejiwaan, dalam golongan ini perasaan masih dibedakan lagi atas : perasaan intelektual, perasaan kesusilaan, perasaan keindahan, perasaan kemasyarakatan, perasaan harga diri, perasaan ketuhanan. Yang dihadirkan lewat percakapan tokoh dan karakter tokoh.
Respon mahasiswa dan dosen terhadap modul sintaksis bahasa Indonesia berbasis STEAM Kusmiarti, Reni; Paulina, Yanti; Rustinar, Eli; Zakaria, Jelita; Puspidalia, Yuentie Sova; Hasbullah, Ahmad
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.24172

Abstract

Pembelajaran dengan pendekatan STEAM dapat membangun pemahaman siswa, mengomunikasikan kemampuannya secara logis, sistematis, dan menarik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan respon mahasiswa dan dosen terhadap modul sintaksis bahasa Indonesia berbasis STEAM. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kota Bengkulu. Data penelitian berupa respon mahasiswa dan dosen, sedangkan sumber datanya adalah modul sintaksis berbasis STEAM. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Angket respon mahasiswa dan dosen dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan respon mahasiswa pada pengujian lapangan uji terbatas pada aspek tampilan sebesar 89,50%; aspek bahasa 88,00%; aspek penyajian materi 88,75% dan aspek manfaat modul sintaksis berbasis STEAM 89,75% dengan rata-rata 89% yaitu sangat baik. Hasil respon mahasiswa pada pengujian uji luas pada pada aspek tampilan sebesar 86,68%; aspek bahasa 90.50%; aspek penyajian materi 91,19% dan aspek manfaat modul sintaksis berbasis STEAM 85.95% dengan rata-rata 88,58% sangat baik. Hasil respon dosen pada aspek penilaian grafika 80%; bahasa 87,5%; kelayakan isi 90,75%; kelayakan penyajian 88,5%; aktivitas STEAM 93,75 dengan rata-rata sebesar 88.1% sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, respon mahasiswa dan dosen tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul sintaksis berbasis STEAM sangat baik dan layak digunakan oleh mahasiswa sebagai media penunjang dalam pembelajaran.
Menguatkan Pemahaman Konsep Tindak Tutut Ekspresif dalam Komunikasi Guru dan Siswa Cahyani, Tiara Regita; Rustinar, Eli; Kusumaningsih, Dewi; Zakaria, Jelita; Sudiatmi, Titik
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6409

Abstract

Tindak tutur dilihat saat adanya komunikatif guru dan siswa, ketika sesuatu diucapkan lawan bicaranya berbentuk kata, frasa, kalimat, dan pernyataan dengan situasi tertentu. Pada hakikatnya bersifat individu, psikologis serta kemampuan berbahasa penuturnya dalam kondisi tertentu. Tujuan dari penelitian ini (1) Apakah ada penggunaan tindak tutur ekspresif yang digunakan saat interaksi antara guru dan siswa di  kelas, (2) Apa saja  penggunaan tuturan ekspresif yang sering digunakan saat komunikasi di dalam kelas. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data berupa dokumentasi foto dan video, observasi, teknik rekaman suara, wawancara, menyimak dan mencatat. Hasil penelitian (1) Adanya, penggunaan tindak tutur ekpresif dalam interaksi antara guru dan siswa dalam kelas memiliki dampak signifikasi dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia, (2) Tuturan ekspresif yang sering digunakan guru dan peserta didik untuk berkomunikasi di dalam kelas yaitu terima kasih, memuji dan bersyukur. Dapat disimpulkan bahwa dalam konteks pembelajaran, tuturan ekspresif dapat membantu guru dan siswa lebih memahami konsep yang diajarkan. Tuturan ekspresif juga dapat membantu siswa mengungkapkan perasaannya sehubungan dengan materi pembelajaran sehingga guru dapat memberikan bantuan atau dukungan yang diperlukan.
Pendampingan Pengelolaan Keuangan Berbasis Pembukuan Sederhana Di Kantor Desa Desa Pagar Gading Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan Erpan; Iis Apita Sari; Dali Permata Sari; Loliek Kania Atmaja; Jelita Zakaria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi yaitu mengenai pengelolaan keuangan desa dimana selama ini peragkat desa hanya membuat laporan pertanggung jawaban kepada pemerintah daerah yaitu berupa Buku Kas Umum yang berbasis single entry. Metode kegiatan dilakukan secara sosialisasi kegiatan, penyuluhan, pendampingan, demontrasi. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini yaitu Desa Pagar Gading mempunyai suatu laporan keuangan yang sesuai dengan standar dan bisa digunakan sebagai pertanggungjawaban keuangan desa tanpa harus menyewa akuntan dari luar desa tersebut.
PEMANFAATAN BARANG BEKAS SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN POLUSI LINGKUNGAN DI SD NEGERI 35 KOTA BENGKULU Fitriani, Umi; Elyusra, Elyusra; Zakaria, Jelita
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7300

Abstract

Permasalahan sampah di indonesia sendiri menjadi masalah yang sangat besar saat ini yang diakibatkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat, dan sampah plastik merupakan salah satu sampah yang sangat sulit terurai dan mengandung zat – zat kimia berbahaya jika tidak ditangani secara benar. Tujuan melakukan pemanfaatan barang bekas ini untuk menumbuhkan kesadaran terhadap kepedulian lingkungan, terutama di lingkungan SD Negeri 35 Kota Bengkulu, selain itu pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup peserta didik terutama dalam hal kesehatan dan ekonomi. Pengabdian ini menggunakan beberapa metode observasi diskusi, pelaksanaan dan evaluasi, yang di lakukan di SD Negeri 35 Kota Bengkulu. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dan mahasiswa KM 7, dimana proses pembuatan kursi menjadi toga di cat dan botol minuman di cat menjadi tempat penanaman sayuran proses pembuatan ini lebih banyak dilakukan oleh mahasiswa, siswa hanya membantu mengumpulkan beberapa barang bekas yang ingin dikreasikan. Hasil dari kegiatan ini siswa paham bahwa sampah botol plastik, botol mineral, aqua, dan kursi yang rusak tersebut dapat mendatangkan manfaat apabila di kelola dengan baik siswa juga dapat menyalurkan ide dan kreativitas mereka.
KONTRIBUSI SOSIAL DAN STUDI EKOWISATA MAHASISWA PERTUKARAN MERDEKA DI DUSUN ADI LUWIH, KARANGSUKO KABUPATEN MALANG Kirani, Indah; Jaya, Mahdi; Zakaria, Jelita
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i3.7360

Abstract

Kegiatan konstribusi sosial mahasiswa pertukaran 4 pada pemanfaatan dan pengelolaan ekowisata yang ada Dusun Adi Luwih, Karangsuko, Kec. Pagelaran, Kabupaten Malang telah mendapat begitu banyak pembelajaran yang dimana mahasiswa turut ikut langsung ke lokasi dari setiap kegiatan yang sudah ditentukan. Mahasiswa juga belajar menumbuhkan rasa empati dan simpati serta cinta lingkungan. Kegiatan kontribusi dalam bidang sosial ini dilaksanakan sebagai wujud dari mahasiswa pertukaran IKIP Budi Utomo Malang yang mengabdi kepada masyarakat Dusun Adi Luwih, Karangsuko, Kec. Pagelaran, Kabupaten Malang. Pengabdian ini dilakukan melalui pengembangan ekonomi kreatif, pembagian sembako, reboisasi berupa penanaman pohon dan teknologi informasi berupa pemasangan barcode. Diharapkan adanya kontribusi sosial ini dapat menciptakan kreativitas, rasa solidaritas dan menumbuhkan karakter untuk cinta lingkungan.
SOSIALISASI STRATEGI PELAKSANAAN LITERASI SEKOLAH DALAM MEMPERKUAT BUDAYA BACA SISWA DI SMAN 1 MANNA BENGKULU SELATAN Kusmiati, Reni; Paulina, Yanti; Mahdijaya, Mahdijaya; Zakaria, Jelita
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 1 No. 5 (2023): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v1i5.147

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan minat siswa dalam membaca. Hasil studi pendahuluan dengan guru dan siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN )1 Manna Kabupaten Bengkulu Selatan bahwa meskipun Gerakan Literasi Sekolah sudah dilaksanakan, namun kemampuan membaca siswa masih memerlukan penguatan, karena itu dilakukan sosialisasi tentang strategi pelaksanaan literasi sekolah dalam memperkuat budaya baca siswa. Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini memberi pemahaman kepada guru tentang bagaimana memperkuat budaya baca melalui pelaksanaan literasi sekolah yang nantinya akan menghasilkan perubahan positif yang berdampak positif pada prestasi akademik, pemberdayaan siswa, dan pengembangan budaya literasi di sekolah dalam jangka panjang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu sosialisasi melalui kegiatan penyuluhan dengan memberikan edukasi langsung terkait pemaparan konsep, pendekatan, teknik, strategi pelaksanaan literasi sekolah, melakukan dialog interaktif dan metode FGD (Forum Group Discussion). Metode ini melibatkan guru-guru dari SMAN 1 Manna dari berbagai disiplin ilmu yang berjumlah 24 orang. Kegiatan pengabdian terkait sosialisasi mengenai strategi literasi sekolah dalam memperkuat budaya baca siswa di SMAN I Manna Bengkulu Selatan berjalan baik dan lancar, kepala sekolah dan guru memahami bagaimana memperkuat budaya baca siswa. Sosialisasi ini memungkinkan adanya peningkatan minat baca siswa, siswa lebih antusias untuk membaca buku dan materi bacaan lainnya, memungkinkan akses siswa terhadap berbagai jenis buku dan materi bacaan di perpustakaan sekolah atau melalui kegiatan peminjaman buku meningkat, adanya peningkatan hasil belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran yang memerlukan kemampuan membaca dan pemahaman yang baik, dan guru mungkin akan memperbaiki strategi pengajarannya
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL DOKTER YANG DIRINDUKAN KARYA ASMA NADIA Yanti Paulina; Jelita Zakaria; Nopriadi
Lateralisasi Vol. 12 No. 02 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i02.7433

Abstract

Masalah sebagai berikut bagaimanakah nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia ?. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh pendeskripsian tentang nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan oleh peneliti, nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia, ditemukan ada 4 nilai dari 100 data, yaitu : 1) Nilai Religi (Agama) ditemukan 17 data, 2) Nilai Moral ditemukan 15 data, 3) Nilai Budaya ditemukan 5 data, dan 4) Nilai Sosial ditemukan 63 data. Nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia ini lebih menekankan pada nilai sosial. Bagi peneliti, penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan untuk meneliti nilai-nilai pendidikan dalam novel lainya. Bagi Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai alternatif bahan ajar, khususnya pada pembelajaran nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia. Kata Kunci : nilai-nilai Pendidikan, novel Dokter Yang Dirindukan
KONFLIK INTERNAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL RASAKARYA TERE LIYE Jelita Zakaria; Loliek Kania Atmaja; Tri Dina Ariyanti
Lateralisasi Vol. 12 No. 02 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i02.7456

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah konflik internal tokoh utama dalam novel Rasa karya Tere Liye ? Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan konflik internal tokoh utama dalam novel Rasa karya Tere Liye terdapat 105 data, disimpulkan sebagai berikut, yaitu : konflik internal tokoh utama dalam novel Rasa karya Tere Liye yang meliputi marah, cemas, rasa takut, kebingungan, rasa bersalah, panik, kecewa, penderitaan, penyesalan diri, sedih, dan malu. Disarankan kepada para Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu khususnya Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia agar karya sastra yang telah ada selalu kita jaga dan lebih memperdalam mengenai penelitian bagaimana mengungkap tokoh, karakter, dan metode penggambaran yang digunakan pengarang. Bagi pengamat sastra, agar kiranya lebih serius memperhatikan dan mampu mengembangkan penelitian sastra. Karya sastra mampu memberikan pengetahuan dan wawasan yang luas terhadap sesuatu, karya sastra juga mampu memberikan pengalaman dan hiburan tentang persoalan-persoalan kehidupan. Semoga hasil penelitian ini memberikan manfaat bagi kita, khususnya bagi pengamat sastra dan semoga akan lahir puluhan bahkan ratusan karya-karya sastra yang bermutu dan memberikan sumbangan yang bermanfaat dalam khasanah wawasan ilmu pengetahuan. Kepada pengarang untuk mempertahankan karya sastra yang mampu mengungkapkan tokoh masalah pendidikan yang menceritakan pengalaman yang terjadi pada diri pengarang dari tokoh, karakter, dan metode penggambaran karakter tokoh yang telah mampu memberikan nuansa baru dalam dunia sastra.
Pemberdayaan Kemampuan Berbicara Siswa Melalui Pelatihan Debat dan Diskusi di SMP Muhammadiyah Terpadu Jelita Zakaria; Loliek Kania Atmaja; Tri Dina Arianti
Jurnal Pelayanan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Pelayanan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/jpm.v1i4.884

Abstract

Speaking ability is one of the important skills in education and daily life, but students often face obstacles such as lack of self-confidence and minimal opportunities to practice. This study aims to improve students' speaking ability through debate and discussion-based training. This activity is designed to provide students with direct experience in constructing logical arguments, conveying opinions effectively, and interacting in formal and informal forums. The methods used include theory training, debate simulations, and group discussions with periodic evaluations through observation and questionnaires. The results showed a significant increase in students' speaking ability, especially in terms of clarity of idea delivery, argument structure, and courage to speak in public. In addition, this training also had a positive impact on students' critical thinking skills, ability to work together, and self-confidence.