Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Berbahasa Indonesia dari Pengaruh Bahasa Ibu pada Siswa Kelas 6 SDN 03 Penarik Septiani, Anggri; Suliasih, Suliasih; Zakaria, Jelita
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i1.7791

Abstract

Bahasa Ibu juga disebut sebagai bahasa asli atau bahasa pertama. Masalah pada pelatihan ini yaitu siswa sudah terbiasa menggunakan bahasa ibu di ruang lingkup sekolah, namun dalam konteks pembelajaran seharusnya menggunakan bahasa Indonesia. Manfaat penggunaan bahasa Ibu dalam proses pembelajaran antara lain meningkatkan pemahaman konsep, meningkatkan motivasi belajar, memperlancar komunikasi siswa-guru, dan memperkuat identitas budaya. Pengabdian ini dilaksanakan di SDN 03 Penarik. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengajarkan dan mendorong siswa berbicara bahasa Indonesia yang akurat dan benar. Selain itu, tujuan pelajaran ini adalah untuk menyoroti kesulitan yang terkait dengan penggunaan bahasa ibu selama pengajaran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu observasi, literasi, tanya jawab, dan pelatihan. Hasil dari pelatihan ini yaitu peningkatan siswa menggunakan bahasa Indonesia di dalam kelas. Kesimpulan pelatihan ini untuk mengurangi dampak negatif, diperlukan upaya terpadu dari sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia. Pelatihan ini adalah bentuk pengabdian Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan harapan siswa SDN 03 Penarik termotivasi sejak dini.
Dampak Penggunaan Bahasa Ibu terhadap Proses Pembelajaran Siswa Kelas 6 SDN 03 Penarik Istikomah, Julia; Suliasih, Suliasih; Zakaria, Jelita
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i1.7798

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 03 Penarik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih, memotivasi, dan mendorong siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Sosialisasi ini juga bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan bahasa ibu dalam pembelajaran di kelas bagi siswa SDN 03 Penarik. Kesalahan dalam bahasa ibu merujuk pada kesalahan yang dibuat oleh siswa saat menggunakan bahasa ibu mereka selama proses pembelajaran. Meskipun bahasa ibu adalah bahasa yang paling kita kuasai, namun dalam konteks pembelajaran, seringkali terjadi kesalahan dalam penggunaannya. Penggunaan bahasa ibu dalam proses belajar mengajar memiliki manfaat yaitu meningkatkan pemahaman konsep, meningkatkan motivasi belajar, memudahkan komunikasi guru-siswa dan memperkuat identitas budaya. Pelatihan ini adalah bentuk pengabdian Mahasiswan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan harapan siswa SDN 03 Penarik termotivasi sejak dini.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS 3 SDN 03 PENARIK Afifah Nurul Putri; Suliasih, Suliasih; Zakaria, Jelita
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i1.1331

Abstract

Desa Suka Maju merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Penarik, kabupaten Mukomuko provinsi Bengkulu. Di desa Suka Maju ini diadakan pelatihan dan bimbingan belajar tentang peningkatan kemampuan literasi membaca dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas 3 SDN 03 Penarik, dengan metode pembelajran berbasis kooperatif. Setelah observasi dilakukan, saya merasa bahawa pelatihan dan bimbingan belajar ini sangat perlu dilakukan, karena banyak siswa/siswi yang pemahamannya kurang tentang literasi membaca. Setelah kegiatan ini terlaksana, siswa menunjukkan perubahan yang signifikan ke arah positif, ini menandakan bahawa metode pembelajaran yang tepat juga berperan penting agar tujuan pembelajaran dapat tercapai sebagaimana mestinya. Kata Kunci : Kemampuan Membaca Sekolah Dasar
Nilai Moral dalam Novel Yang Telah Lama Pergi Karya Tere Liye Firdaus, Firhis; Hakim, Man; Paulina, Yanti; Zakaria, Jelita
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v8i2.13948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi nilai-nilai moral dalam novel Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye. Sumber data penelitian ini adalah novel tersebut, yang diterbitkan pada tahun 2023 oleh Sabak Grip, dengan total 444 halaman. Data penelitian berupa dialog dan kalimat yang mengandung nilai moral. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral dalam novel ini mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri, sesama, dan alam, namun tidak dengan Tuhan. Dari 60 data yang dianalisis dengan teori Nurgiyantoro, nilai moral yang paling dominan adalah hubungan manusia dengan diri sendiri, seperti pemikiran intelektual (10 data), niat baik (6 data), kasih sayang (6 data), kebijaksanaan (4 data), pantang menyerah (4 data), dan nilai lainnya. Nilai moral hubungan sosial ditemukan dalam bentuk kerja sama (7 data), pengabdian kepada orang tua (2 data), serta nilai-nilai seperti gotong royong, persahabatan, dan nasihat. Sementara itu, hubungan manusia dengan alam hanya ditemukan satu data, yaitu mencintai binatang. Secara keseluruhan, novel ini lebih menekankan perkembangan individu dan interaksi sosial, tanpa banyak membahas hubungan dengan Tuhan. Kata Kunci: Nilai Moral, Novel, Tere Liye
PENANAMAN NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI SISWA SD NEGERI 043 BENGKULU UTARA Rifki Faturahman; Ristantowi; Jelita Zakaria; Yanti Paulina
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JUNI (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i1.7186

Abstract

Abstract This socialization instillation of Pancasila values in Elementary School 043 North Bengkulu. The methods used are lectures and discussions. The results of this meeting are: 1) Faith in God Almighty when students begin to worship according to their religion. In addition, students practice the values of tolerance between religions. 2) Behaving well: After completing teaching and learning activities, students can respect people who are better than themselves and respect other human beings. 3) Unity of Indonesia: After completing teaching and learning activities, students can maintain friendships with friends at school and outside of school. 4) Democracy based on wisdom through deliberation/representation: After completing teaching and learning activities, students can respect the different opinions of their friends and discuss in making decisions. 5) Realization of social protection for all Indonesian people: After completing teaching and learning activities, students can work together with all their friends and establish friendships regardless of differences. Keyword : Planting, Pancasila Values, Elementary School. Abstrak Sosialisasi ini penanaman nilai-nilai Pancasila di SD Negeri 043 Bengkulu Utara. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Hasil dari pertemuan ini adalah: 1) Ketuhanan Yang Maha Esa ketika para murid mulai beribadah sesuai dengan agamanya. Selain itu, para murid mengamalkan nilai toleransi antar umat beragama. 2) Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, para murid dapat menghargai orang yang lebih baik dari dirinya dan menghargai sesama manusia. 3) Persatuan Indonesia, setelah kegiatan sosialisasi ini selesai: Setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar, para murid dapat memelihara persahabatan dengan teman-teman di sekolah dan di luar sekolah. 4) Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar, para murid dapat menghargai pendapat teman-temannya yang berbeda dan berdiskusi dalam mengambil keputusan. 5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: Setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar, seluruh murid dapat bergaul secara langsung dan berteman tanpa membeda-bedakan. Kata Kunci : Penanaman, Nilai Pancasila, Sekolah Dasar
IMPLIKATUR TEGUR SAPA DALAM BAHASA PEKAL DI KECAMATAN IPUH KABUPATEN MUKOMUKO Metalia, Agnes; Jelita Zakaria; Hasmi Suyuthi; Hafiz Gunawan; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8561

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Implikatur Tegur Sapa dalam Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Tujuan penelitian ini, yaitu: untuk mendeskripsikan Implikatur dalam Tegur Sapa Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko misalnya data diambil di Desa Sibak. Manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti selanjutnya yang membahas tentang impliktaur dalam Tegur Sapa Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten MukoMuko. Manfaat praktis yaitu dapat berguna untuk pengajaran Bahasa Indonesia dalam hal untuk mengenalkan bahasa daerah kepada siswa maupun mahasiswa. Data dalam penelitian ini berupa tegur sapa bahasa pekal dalam masyarakat, di desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini terdapat total keseluruhan 41 data dari dua jenis implikatur yaitu implikatur percakapan terdapat 5 data dan implikatur konvesional terdapat 36 data.
TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA SERAWAI ANTARA ANAK DAN ORANG TUA DI DESA DARAT SAWAH KECAMATAN SEGINIM BENGKULU SELATAN Milla Mustika; Jelita Zakaria; Hasmi Suyuthi; Yanti Paulina; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8590

Abstract

Masalah dalama penelitia ini adalah jenis tindak tutur direktif apa saja yang digunakan antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan.bertujuan, yaitu: untuk Mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif yang digunakan antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti selanjutnya yang membahas tentang tindak tutur direktif bahasa serawai antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan. Manfaat praktis yaitu dapat berguna untuk pengajaran Bahasa Indonesia dalam hal untuk mengenalkan bahasa daerah kepada siswa maupun mahasiswa antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Data dalam penelitian ini berupa tindak tutur direktif.. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini terdapat total keseluruhan 49 data dari 6 jenis tindak tutur direktif menyuruh 11 data, permintaan 9 data, ajakan 6 data, nasihat 6 data, kritikan 7 data dan larangan 10 data.
Meningkatkan Keterampilan Membaca pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SDN 03 Penarik Novitasari, Novitasari; Suliasih, Suliasih; Atmaja, Loliek Kania; Zakaria, Jelita
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i2.8429

Abstract

Keterampilan membaca merupakan fondasi utama dalam pendidikan dasar, terutama untuk siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD). Membaca bukan hanya kegiatan mengenal huruf dan kata, tetapi juga proses memahami informasi dan pesan dari teks yang dibaca. Kegiatan bimbingan belajar yang dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bengkulu ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas 3 di SDN 03 Penarik melalui penggunaan media visual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah bimbingan belajar dengan media gambar dan huruf dari styrofoam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Keterlibatan aktif siswa dalam mencocokkan huruf dan gambar membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan, serta membantu mereka memahami hubungan antara teks dan visual dengan lebih baik. Dengan demikian, penggunaan media visual dalam pembelajaran dapat menjadi alternatif metode untuk meningkatkan keterampilan membaca di sekolah dasar.
Implikatur Tegur Sapa Dalam Bahasa Rejang Di Kecamatan Tubei Kabupaten Lebong Putri, Dwi Adesi; Zakaria, Jelita; Mahdijaya, Mahdijaya; Gunawan, Hafiz
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v4i4.9172

Abstract

This study aims to describe the implicature of greeting in Rejang language in tubei District of lebong Regency. This study examines the implicature in Rejang language greeting in Tubei Sub-District as a form of communication that reflects cultural values, such as politeness and familiarity, through implied meanings in everyday speech. The problem in this study is how the implicature in Rejang language in tubei District of lebong Regency. The method used is descriptive qualitative. The Data in this study is the implicature of greeting in Rejang language in Tubei District of Lebong Regency, the source of the data is the Rejang language user community in Tik teleu village. The technique of data collection is done by free fold cakap listening technique, Record Technique and recording technique. Data analysis is done by grouping the data, followed by analyzing the data to become a foundation in the process of interpretation, interpretation of all data and conclude the results of the study. The results of this study are conversation implicature and conventional implicature. The more dominant implicature appearing in this study is the conventional implicature. For the future, the author hopes that students of the Faculty of Teacher Training and Indonesian language and literature education will gain insight into the implications of greeting.
Menulis Puisi Bagi Siswa Kelas VI di SD Negeri 99 Bengkulu Selatan Desa Padang Lebar Kecamatan Pino Atmaja, Loliek Kania; Manjato, Ajat; Zakaria, Jelita; Mahdijaya, Mahdijaya; Paulina, Yanti; Rustina, Eli; Sakroni, Sakroni
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10537240

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek keterampilan berbahasa yang sangat dibutuhkan, terutama dalam mengungkapkan ide, pikiran, dan perasaan melalui karangan, baik fiksi maupun nonfiksi. Bahkan, kehidupan manusia hampir tidak dapat dipisahkan dari kegiatan menulis. Oleh karena itu, keterampilan menulis harus diajarkan dengan baik kepada Siswa Kelas VI SD sebagai penulis pemula. Para murid di sekolah dasar sebagai penulis pemula harus dibina, dibekali, dan ditempa keterampilan menulisnya sehingga mereka mampu menuangkan ide, pikiran, perasaan, dan gagasan dalam berbagai jenis. Pembinaan keterampilan menulis sejak dini dapat dilakukan mulai dari tingkat sekolah dasar. Tentu saja, model pembinaan keterampilan menulis di sekolah dasar disesuaikan dengan tingkat perkembangan usia, psikologi, dan kategori/tingkat kemampuan menulis. Umumnya, murid di sekolah dasar sebagai penulis pemula mengandalkan kemampuan berpikir yang sederhana sehingga dalam menulis memerlukan teknik khusus