Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Utilization of Sentinel-2 Imagery in Mapping the Distribution and Estimation of Mangroves' Carbon Stocks in Bengkulu City Ayub Sugara; Agung H. Lukman; Aninda W. Rudiastuti; Ari Anggoro; Muhammad F. Hidayat; Feri Nugroho; Ali M. Muslih; An Nisa N. Suci; Rifi Zulhendri; Marissa Rahmania
Geosfera Indonesia Vol. 7 No. 3 (2022): GEOSFERA INDONESIA
Publisher : Department of Geography Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/geosi.v7i3.30294

Abstract

The mangroves' aboveground biomass significantly contributes to the global carbon cycle or economic and ecological values. This makes knowledge about the spatial extent of the mangroves indispensable for policymakers. The sequence of mangroves’ condition range also requires remote sensing data to update the geographical information and synthesize carbon stock in Bengkulu. Therefore, this study aims to create a spatial distrribution of mangroves and evaluate their carbon stock in Bengkulu City using Sentinel-2 imagery. The semi-empirical method uses Sentinel-2 imagery through NDVI to appraise and picture the mangroves' aboveground carbon stock. An allometric equation was used to compute the mangroves' aboveground carbon stock from field measurements. Non-linear regression was used to establish a connection between the NDVI calculated from the Sentinel-2 imagery and the mangroves' aboveground biomass measured in the field, which was subsequently used for aboveground carbon estimation. The results showed that mangroves mapping could derive overall accuracy of 89.09%, where the high-density class existed in 135.12 Ha of total area. It was also discovered that Sentinel-2 imagery could estimate mangroves carbon stock up to 61%. The carbon stock estimation based on the imagery has a value of 16.3992 – 115.134 t C/ha, while that of field survey data ranges from 19.69 to 326.06 t C/ha. These results showed that Sentinel-2B spectral data is functional and has a good chance of being able to predict carbon stock. Keywords : Carbon; mangroves; NDVI; remote sensing; sentinel-2B Copyright (c) 2022 Geosfera Indonesia and Department of Geography Education, University of Jember This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share A like 4.0 International License
STUDI KERAPATAN DAN PENUTUPAN JENIS LAMUN DI PERAIRAN ENGGANO, BENGKULU Risnita Tri Utami; Wica Elvina; Yulfiperius Yulfiperius; Ayub Sugara; Ari Anggoro; Teddy Triandiza; La Ode Abdul Fajar Hasidu
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 6 No 2 (2023): JOINT-FISH - Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu K
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/joint-fish.v6i2.263

Abstract

Seagrass has an important role in coastal ecosystems. Seagrass is a primary producer and constituent of habitats and ecosystems that support life on coral reefs and mangroves or coastal land The distribution of seagrass in Indonesia is quite extensive, covering almost all water areas in Indonesia. Information regarding the distribution of seagrass in the waters of Enggano Island is still limited, so a study is needed to provide information regarding the distribution of seagrass in this area. This study aims to identify the types of seagrass and variations in their density and cover on Enggano Island, Bengkulu. This research was conducted in March 2022 in Kaana Village, Enggano, Bengkulu. Seagrass data collection method using purposive sampling method. Sampling was carried out at four stations, where each station was repeated three times. Seagrass was identified at the research location; its density and closure were calculated. Measurement of water quality is done in situ. The results of this study indicate that three species of seagrass were found, namely Enhalus acoroides, Cymodocea rotundata and Halodule uninervis. However, the types of C. rotundata and H. Uninervis were scattered in all research stations. The highest cover was found at station 1 with 86% cover while the lowest cover was found at station 3 with 16% cover. There are variations in composition and density at each research station, this shows that there is environmental influence and there is not an even distribution of seagrass in the area
PENGENALAN PENGOLAHAN SAMPAH NON-BIODEGRADABLE (POPOK) MENJADI MEDIA TANAMAN DAN HYDROGEL SEBAGAI PUPUK TANAMAN DI KELURAHAN SUMBER JAYA KOTA BENGKULU septa, nickyastria; Sugara, Ayub; Lubis, Bustanuddin; Sari, Julia Purnama
TRIBUTE: JOURNAL OF COMMUNITY SERVICES Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/tribute.v6i1.42026

Abstract

Penggunaan popok bayi sekali pakai yang terus meningkat telah menimbulkan permasalahan lingkungan yang serius, khususnya di Kelurahan Sumber Jaya, Kota Bengkulu. Popok termasuk limbah non-biodegradable yang sulit terurai dan kerap dibuang sembarangan ke lingkungan, seperti ke sungai, sehingga berkontribusi terhadap pencemaran air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah popok bayi melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung daur ulang popok menjadi produk bermanfaat berupa pot tanaman dan pupuk cair berbasis hydrogel. Metode yang digunakan meliputi pendataan, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi dan monitoring terhadap perubahan perilaku masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat, di mana 90% peserta memahami manfaat daur ulang popok setelah pelatihan. Warga juga mulai mempraktikkan pemanfaatan popok bekas sebagai media tanam dan pupuk, serta menunjukkan minat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai peluang ekonomi melalui pemasaran produk hasil daur ulang di bank sampah. Evaluasi menunjukkan adanya perubahan perilaku positif, seperti pemilahan sampah dan pengurangan kebiasaan membuang popok sembarangan. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun kebiasaan produktif dan ramah lingkungan di tingkat rumah tangga.
TRANSFORMASI DESA CERDAS DIGITAL DALAM RANGKA PERCEPATAN DAN KEMUDAHAN INFORMASI DEMI MENUNJANG KEBERLANJUTAN DESA DI DESA TIHULALE Romiza, Naziha; Sari, Julia Purnama; Sugara, Ayub; Lubis, Bustanudin; Makhrian, Andi
TRIBUTE: JOURNAL OF COMMUNITY SERVICES Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/tribute.v6i1.42148

Abstract

Era digital menjadi tuntutan yang sangat diperlukan bahkan dari berbagai sektor. Desa-desa masih menggunakan metode tradisional baik dari segi pemasaran, pengumuman corong desa, dan sering kalibaik informasi ke keluar desa bahkan dalam desa tidak menyebar dan tersampaikan dengan baikdengan kasus terparah adalah kebijakan penting dan program lainnya. Kegiatan publikasi media sosialdesa dan persebaran berita merupakan salah satu cara untuk mengatasi semua keterbatasan ini.Kegiatan dilaksanakan di Desa Tihulale, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku. Kegiatan inidilakukan secara rutin di Desa Tihulale, Provinsi Maluku. Kegiatan ini dilakukan oleh kelompok KKN-Kebangsaan desa Tihulale untuk bekerja sama dan membuat sosial media desa. Selain itu kegiatan inidimaksudkan untuk mempermuda alur persebaran informasi desa dengan ketidak efisienan metodetradisional. Selanjutnya untuk menunjang keberlanjutan program, tim KKN Kebangsaan membetukkelompok publikasi desa dengan tujuan program ini akan dilanjutkan oleh tim publikasi desa setelah tim KKN selesai mengabdi di desa. Kegiatan ini dilaksanakan secara fleksible beriringan menyesuaikan target publikasi desa yang telah ditentukan. Selanjutnya program ini dapat dinyatakan terlaksana danberhasill dengan berbagai output yang di dapatkan seperti berita dan lain sebagainya. Serta percepatan informasi yang diharapkan. DIharapkan program ini dapat berlanjut dan dapat menjadi acuan untuk KKN dan program pengabdian lanjutan lainnya.
Optimizing Mangrove Classification with Data Fusion: Machine Learning Approaches for Enggano Island, Indonesia Pratama, Boby Bagja; Pratama, Wahyunda; Rudiastuti, Aninda Wisaksanti; Sugara, Ayub; Nugroho, Feri
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 9, No 5 (2025)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.9.5.3360

Abstract

Mangrove ecosystems are crucial in coastal protection, carbon sequestration, and biodiversity. Accurate mapping is vital for the conservation and sustainable management of these species, especially in vulnerable areas like Enggano Island, Indonesia. This study evaluates the performance of machine learning algorithms in GEE to model mangrove distribution on Enggano Island, Indonesia, using multi-source data, including optical data (Sentinel-2), radar data (Sentinel-1), and elevation data filtering (FABDEM). Three input configurations were developed to explore the best combination of data: (1) visual and infrared bands from Sentinel-2, (2) Sentinel-2 band ratios and spectral indices, and (3) a fusion of Sentinel-2 optical data with Sentinel-1 SAR data. Several machine-learning algorithms, including Random Forest (RF), Classification and Regression Trees (CART), Minimum Distance (MD), Gradient Tree Boost (GTB), K-Nearest Neighbor (KNN), and Support Vector Machines (SVM), were assessed using accuracy, precision, recall, and F1 score. Results showed that the third configuration, which combined Sentinel-2 optical bands, band ratios, and Sentinel-1 radar polarimetric, provided the best performance with the highest overall accuracy (OA 95.19%) using the Random Forest algorithm. This approach demonstrated superiority in overcoming mangrove classification challenges, such as cloud cover, seasonal variability, and spectral similarity with non-mangrove vegetation. These results support the importance of mangrove monitoring in small islands and tropical regions, contributing to ecosystem conservation and coastal disaster mitigation.
Analisis Pertumbuhan Fragmen Karang Heliopora sp. pada Substrat Tipe Web Spider di Perairan Pulau Tikus Pardede, Meri Kristina; Bakhtiar, Deddy; Jarulis, Jarulis; Sugara, Ayub; Nirawandi, Iwan; Margono, Setio
Buletin Oseanografi Marina Vol 14, No 3 (2025): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v14i3.69965

Abstract

Pulau Tikus adalah sebuah pulau kecil di Samudera Hindia yang berjarak sekitar 9 km dari Kota Bengkulu. Kondisi tutupan karang hidup yang rendah dan pemulihan kondisi terumbu karang sangat lambat, sehingga intervensi rehabilitasi melalui transplantasi karang sangat diperlukan untuk mengembalikan fungsi ekosistem terumbu karang yang telah rusak. Transplantasi karang yang digunakan adalah metode rak besi tipe spider web, cara ini dianggap sebagai salah satu teknik rehabilitasi karang yang paling berhasil. Salah satu jenis life form karang yang banyak ditemukan di Pulau Tikus adalah life form karang Heliopora, sehingga life form karang ini dijadikan objek untuk transplantasi karang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pertumbuhan dan kelangsungan hidup fragmen Heliopora yang ditransplantasikan pada substrat tipe spider web di perairan Pulau Tikus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan mengamati pertumbuhan fragmen karang pada 3 rangka web spider setiap 2 bulan selama 6 bulan serta menghitung jumlah fragmen karang yang mati selama pemeliharaan. Hasil penelitian, didapatkan bahwa nilai rata-rata pertumbuhan tinggi fragmen Heliopora selama 6 bulan pengamatan adalah 1,3 mm/bulan, sedangkan rata-rata pertumbuhan untuk lebar fragmen Heliopora adalah 1,75 mm/bulan. Transplantasi fragmen Heliopora pada rangka web spider di perairan Pulau Tikus, Kota Bengkulu dikatakan berhasil dengan tingkat kelangsungan hidup sekitar 50-75%. Tingkat kelangsungan hidup yang rendah diduga karena adanya aktivitas antropologi nelayan penangkapan ikan.
Analisis Kelangsungan Hidup (Survival Rate) Hasil Transplantasi Terumbu Karang terhadap Perbedaan Kedalaman di Perairan Pulau Tikus Kota Bengkulu Syaputra, Andika Charles; Anggoro, Ari; Sugara, Ayub
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 3 (2025): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i3.94462

Abstract

Pulau Tikus merupakan pulau yang terletak di dalam wilayah administratif Kota Bengkulu. Pulau Tikus dikelilingi oleh terumbu karang yang luas sehingga mampu melindungi daratan pulau dari abrasi yang disebabkan oleh gelombang. Metode transplantasi karang yang digunakan ialah metode web spider, metode ini menjadi salah satu teknik rehabilitasi karang yang paling berhasil. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kelangsungan hidup terumbu karang dengan metode web spider dengan kedalaman yang berbeda perairan Pulau Tikus Kota Bengkulu. Pada penelitian yang telah dilakukan, didapat untuk hasil pertumbuhan rata-rata panjang fragmen karang pada kedalaman 3 meter adalah 0,51 mm/2 minggu. Sedangkan, untuk pertumbuhan panjang fragmen pada kedalaman 5 meter ialah 0,91 mm/2 minggu. Selanjutnya untuk pertumbuhan lebar dari fragmen karang pada kedalaman 3 meter adalah 1,40 mm/2 minggu dan kedalaman 5 meter 0,36 mm/2 minggu. Transplantasi terumbu karang dengan metode web spider di Perairan Pulau Tikus Kota Bengkulu memiliki tingkat kelangsungan hidup (survival rate) berkisar antara 83-91,67% kedalaman 3 meter dan 75-87,50% pada kedalaman 5 meter.
KLASIFIKASI HABITAT BENTIK PERAIRAN DANGKAL DARI CITRA WORLDVIEW-2 MENGGUNAKAN DATA IN-SITU DAN DRONE Sugara, Ayub; Siregar, Vincentius Paulus; Agus, Syamsul Bahri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2058.291 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v12i1.26448

Abstract

Aplikasi citra Worldview-2 dengan data groud truth habitat masih memiliki kekurangan yaitu membutuhkan waktu yang lama, akses yang terbatas, biaya yang tinggi serta faktor resiko. Teknik survei menggunakan drone dapat mengurangi keterbatasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasifikasi dan uji akurasi hasil klasifikasi habitat perairan dangkal di Pulau Lancang dan Pulau Sebaru Besar dari citra Worldview-2 dengan inputan data ground truth habitat (GTH) dan virtual ground truth (VGT) serta mengeksplorasi resolusi spasial citra drone pada ketinggian yang berbeda. Hasil overall accuraccy diperoleh untuk 7 kelas habitat di Pulau Lancang dengan data GTH dan VGT masing-masing sebesar 65,5% dan 60,6%. Sedangkan di Pulau Sebaru Besar masing-masing sebesar 67,5% dan 64,6%. Perbandingan akurasi hasil klasifikasi didapat selisih 4,9% di Pulau Lancang dan 2,9% di Pulau Sebaru Besar. Hasil uji signifikansi metode GTH dan VGT di Pulau Lancang berbeda nyata dengan nilai Z sebesar 2,0851, sedangkan di Pulau Sebaru Besar tidak berbeda nyata dengan nilai Z sebesar 0,5255, sehingga pemetaan habitat bentik dengan metode VGT dapat digunakan sebagai alternatif pengamatan di lapangan secara in-situ, namun ini masih memerlukan penelitian lanjutan.
DIVERSITAS MOLUSKA DI PANTAI PAMEUNGPEUK, GARUT SELATAN, JAWA BARAT Mudjiono; Safaat, Muhammad; Sugara, Ayub; Wulandari, Diah Anggraini
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i1.34718

Abstract

Moluska memiliki cara unik dalam mempertahankan dirinya pada daerah intertidal, selain itu moluska di daerah ini memiliki keanekaragaman yang berbeda dibandingkan zona lainnya. Oleh karena itu, perlu kajian mendalam terkait keanekaragaman dan cara adaptasi moluska pada daerah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan keanekaragaman moluska, cara adaptasi moluska pada gelombang tinggi, potensi ekonomis moluska, serta menentukan klaster komunitas moluska di Pantai Pamengpeuk, Jawa Barat. Penelitian ini berlokasi di Pantai Bubujung, Pantai Karang Paranje, Pantai Santolo Indah, Pantai Karang Papak, Pantai Taman Manalusu, Pantai Cicalobak, Pantai Karang Wangi, Pantai Ranca Buaya 2 dan Pantai Ranca Buaya 1 dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil pengamatan ditemukan 37 spesies moluska yang terdiri dari 33 jenis gastropoda dan 4 jenis bivalvia. Moluska di daerah ini beradaptasi dengan cara bersembunyi pada bebatuan dan mencari daerah yang lembab untuk mempertahankan kadar air di dalam tubuhnya. Famili dengan jumlah individu dan penyebaran tertinggi adalah Nodilittorina, Trochoides, dan Littorinidae. Indeks keanekaragaman (H') moluska tertinggi yaitu Pantai Ranca Buaya 1 dengan indeks keanekaragaman 2,8, sedangkan indeks kemerataan tertinggi (e) yaitu Pantai Parenje (0,92). Moluska yang berpotensi ekonomis untuk dikembangkan di Pantai Pamengpeuk, Garut Selatan antara lain Planaxis sulcata, Nerita polita, Nerita picea, Cerithium eburneum, dan Turbo setosus. Pantai Pemengpeuk memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan dalam rangka meningkatkan kelestarian dan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.
Pengaruh Perbedaan pH Perairan terhadap Laju Pertumbuhan Lamun Jenis Cymodocea rotundata: The Effect of Differences pH of Waters on the Growth Rate of Seagrass of Cymodocea rotundata Kawaroe, Mujizat; Effendi, Hefni; Zamani, Neviaty Putri; Erniati; Erlangga; Adhar, Saiful; Imanullah; Imamshadiqin; 'Akla, Cut Meurah Nurul; Sugara, Ayub; Ilhami, Bq Tri Khairani; Yudho Andika
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v15i1.43331

Abstract

Penggunaan bahan bakar fosil yang terus berlangsung akan meningkatkan konsentrasi karbondioksida (CO2) di atmosfer. Asidifikasi laut terjadi akibat CO2 yang berada di atmosfer berdifusi ke lautan. Lautan mampu menyerap CO2 di atmosfer sebanyak 35 % lebih yang menyebabkan terjadinya penurunan pH laut. Lamun Cymodocea rotundata merupakan salah satu jenis lamun yang banyak ditemukan tumbuh di perairan tropis. Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan terjadinya dampak pada pertumbuhan lamun C. rotundata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan nitrat, fosfat dan kalium dan pertumbuhan lamun C. rotundata yang meliputi pertumbuhan daun, rhizoma, dan akar C. rotundata terhadap perbedaan pH. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap menggunakan tabel acak. Sebanycak 15 toples dengan ukuran diameter 20 cm dan tinggi 25 cm digunakan dengan 3 perlakuan, masing-masing perlakuan 5 kali pengulangan. Hasil uji regresi linier menunjukkan pH berpengaruh terhadap konsentrasi nitrat, dan berpengaruh kuat terhadap konsentrasi fosfat dan kalium. Laju pertumbuhan daun lamun C. rotundata tertinggi pada kontrol berkisar antara 0,50–1,29 mm/hari sedangkan yang terendah pada pH rendah berikisar 0,07–0,73 mm/hari. Laju pertumbuhan rizhoma lamun secara horizontal dan vertikal tertinggi pada pH rendah sedangkan yang terendah pada pH kontrol. Laju pertumbuhan akar lamun tertinggi pada pH rendah berkisar antara 0,20–0,90 mm/hari. sedangkan yang terendah pada kontrol berkisar antara 0,13–0,43 mm/hari. pH juga memengaruhi laju pertumbuhan daun, rhizoma dan akar lamun C. rotundata. Semakin rendah pH maka laju pertumbuhan daun juga semakin rendah, berbeda dengan rhizoma dan akar semakin rendah pH maka semakin tinggi laju pertumbuhan.
Co-Authors Adityo Raynaldo Afriliani, Dia Agung H Lukman Agung H. Lukman Agung Hasan Lukman Agung Hasan Lukman Ahmad Ilan Aprianto Akbar, Achmad Alfiqi Maulana Ali M. Muslih Ali Muhammad Muslih Ali Muhammad Muslih Ali Muhammad Muslih Amelia Suryanita Ami Nolisa Amir Husaini Karim Amrullah Amirizal Ammar Habibi An Nisa N. Suci An Nisa Nurul Suci An Nisa Nurul Suci An Nisa Nurul Suci Ana Ariasari Andy Makhrian Anggraini, Selva Angraini, Noverina Aninda W. Rudiastuti Anitya Dwi Putri Anitya Dwi Putri Anna Farida Anna Farida Anugrah Mahesya, Andes Ari Anggoro Ari Anggoro Ari Anggoro Ashabul Anhar Ashabul Anhar Assabillah, Muhammad Aulia, Ramadha Ayi Priana Boby Bagja Pratama Cindy Claudea Hanami Citra Arum Sari Cut Meurah Nurul ‘Akla Dearti, Fitri Deddy Bakhtiar Deddy Bakhtiar, Deddy Delvia Novitasari Durrah Hayati Durrah Hayati Dwi Kurniawan, Bagas Erlangga Erniati Esty Kurniawati Etha Marista Fahrurrozi, Fahrurrozi Fakhirah Feri Nugroho Feri Nugroho Feri Nugroho Feri Nugroho Firdha Iresta Wardani Fitranita, Vika Haikal Fikri, Muhammad Hasidu, La Ode Abdul Fajar Hefni Effendi Ida Rosita Ilhami, Bq Tri Khairani Imamshadiqin, Imamshadiqin Imanullah Jarulis Jarulis Jufrise, Siska Julia Purnama Sari Julia Purnama Sari Julia Purnama Sari Juwandi, Dwidriandito Lola Adres Yanti Lubis, Bustanuddin Lubis, Bustanudin Makhrian, Andi Makhrian, Andy Margono, Setio Marissa Rahmania Maryam Jamilah Maryam Jamilah Mery Leyani, Etika Miftakhul Munir Mohammad Nur Dita Nugroho Moneka, Kostari Mudjiono Muhammad Alsy Perdana Muhammad F. Hidayat MUJIZAT KAWAROE Mukti Dono Wilopo Mulkan Nuzapril Nanda Putri, Lyra Nella Tri Agustini, Nella Tri NEVIATY PUTRI ZAMANI Nirawandi, Iwan Nugroho, Muhammad Nur Dita Nur Arief Putri, Viche Nur Audina Nur Lina Maratana Nabiu Nurmeiliasari Okta Asmaranti, Arini Pardede, Meri Kristina Pratama, Wahyunda Priyono Prawito Putri Amanda, Ericha Rahmi Yuristia Rangga Aditya, Muhammad Ria Ramadhani Dafitri Rifi Suhendri Rifi Zulhendri Rifi Zulhendri Riska Ayu Kurniati Risnita Tri Utami Robin Saputra Romiza, Naziha Rosi L. Vini Siregar Rudiastuti, Aninda Wisaksanti Safaat, Muhammad Saiful Adhar Samsul Bahri septa, nickyastria Shofiyah, Sofi Siti Siti Nur Azizah, Siti Suryanita, Amelia Susanto, Jefri Syamsul B. Agus Syamsul Bahri Agus, Syamsul Bahri Syaputra, Andika Charles Tanzul, Muhammad Tarisa Teddy Triandiza Tuti Arlita Tuti Arlita Ulfa Hansri Ar Rasydi Ulfa Hansri Ar Rasyid Ulfah Anis Ully Wulandari, Ully Vincentius P Siregar Wica Elvina Win Syaputra, Edo Wulandari, Diah Anggraini Yola Wulandari, Yola Yudho Andika Yudho Andika Yulfiperius, Yulfiperius Yurike Yurike Yuriz Silviani, Nandini Zamdial Zamdial Zamdial Zibar, Zan