Claim Missing Document
Check
Articles

DIAGNOSING POVERTY ERADICATION THROUGH LITERACY: ANALYSIS FROM NATIONAL SOCIOECONOMIC SURVEY NORTH SUMATERA PROVINCE Budi Rusdianto; Nuri Rahayu; Timoria Sitorus; Rusiadi; Suhendi
International Journal of Accounting, Management, Economics and Social Sciences (IJAMESC) Vol. 2 No. 4 (2024): August
Publisher : ZILLZELL MEDIA PRIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61990/ijamesc.v2i4.277

Abstract

This study supposed to determine the factors that influence the poverty rate in North Sumatra Province. This study used cross sectional data from the North Sumatra Province Socio-Economic Survey 2023. This survey is a survey conducted by the Central Bureau of Statistics (BPS), which aims to collect data on the socio-economic conditions of the community related to the fields of education, health/nutrition, housing, socio-cultural activities, consumption/expenditure and household income, travel, and opinions on household welfare. household. The Socio-Economic Survey of North Sumatra Province 2023 survey data collected by BPS in March 2023 covered 33 regencies/cities in North Sumatra Province with 5000 sample households spread across 325 sub-districts and representing the entire population. The results of this study are literacy has a positive and significant effect on poverty in North Sumatra Province, financial literacy has a positive and significant effect on poverty in North Sumatra Province and age has a positive and significant effect on poverty in North Sumatra Province.
PENGALAMAN PENGGUNA APLIKASI MOTION TRADE DALAM PERSPEKTIF TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL DAN DIFFUSION OF INNOVATIONS Bela Sapitri; Suhendi
Lobi Vol. 2 No. 2 (2025): LOBI: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis Islam
Publisher : Laboratorium FEBI UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/lobi.v2i2.2075

Abstract

Penelitian ini didorong oleh perkembangan pesat aplikasi investasi digital se­perti MotionTrade, yang dirancang untuk memudahkan transaksi dan mem­be­rikan manfaat bagi pengguna. Namun, dalam praktiknya, penggunaan ber­kelanjutan aplikasi ini tidak selalu terjamin, dan tidak semua fitur dianggap ber­guna atau relevan. Studi sebelumnya tentang MotionTrade sebagian besar meng­gunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis hubungan antara variabel, meninggalkan celah dalam mengeksplorasi pengalaman subjektif peng­­­guna. Untuk mengatasi celah ini, studi ini bertujuan untuk mengeks­plo­ra­si pengalaman pengguna aplikasi MotionTrade dengan menganalisis per­sep­si tentang kemudahan penggunaan dan kegunaan dalam kerangka Model Penerimaan Teknologi  dan Difusi Inovasi. Studi ini menggunakan me­to­de de­skriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner ter­buka yang diisi oleh responden yang telah menggunakan MotionTrade. Temu­an menun­jukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan dan kegu­na­an memainkan peran krusial dalam proses adopsi MotionTrade, sekaligus mem­­perdalam pemahaman tentang TAM dan DOI dari perspektif kualitatif.
Model Kolaborasi Lembaga Keuangan dan Universitas Dalam Memperkuat Akses Layanan Keuangan Mikro dan Kinerja Usaha Mikro dan Kecil di Indonesia: A Model of Collaboration of Financial Institutions and Universities in Strengthening Access To Microfinance Services And The Performance of Micro and Small Enterprises in Indonesia Suhendi; Achsani, Noer Azam; Najib, Mukhamad; Novianti, Tanti
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen Vol. 9 No. 3 (2023): JABM Vol. 9 No. 3, September 2023
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.9.3.976

Abstract

Micro and Small Enterprises (MSEs) have an important and strategic role in national economic development. This study aims to identify and analyze problems in the implementation of microfinance services for MSEs in Indonesia and develop a collaborative model involving relevant stakeholders, especially financial institutions and universities, to support microfinance and improve the performance of MSEs in Indonesia. The research method used in this research is Soft Systems Methodology (SSM), utilizing data from FGDs, in-depth interviews, and observations. The results of the study show that financing constraints for MSEs can be seen from two perspectives, namely the MSEs themselves (demand side) and financial institutions (supply side). Collaborative models between various stakeholders, especially between financial institutions and universities, can be an alternative solution to strengthen access to microfinance services and improve the performance of micro and small businesses in Indonesia. In terms of transaction cost theory, universities can reduce the transaction costs of financial institutions through research, education, innovation, and partnerships with financial institutions. Therefore it can be concluded that collaboration between universities and financial institutions can make a valuable contribution to developing more efficient and cost-effective solutions in the financial industry, especially in increasing access to microfinance services and the performance of MSEs in Indonesia. Keywords: catwoe, collaborative intervention, financial system, rich picture, soft system methodology
Reclapan: A Solution To Household Waste Issues Based on An Application To Promote Circular Economy Injesus, Elioting Bich; Retnaningsih; Suhendi
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen Vol. 10 No. 2 (2024): JABM, Vol. 10 No. 2, Mei 2024
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.10.2.571

Abstract

Background: Waste management in Indonesia is an unresolved problem; factors such as inadequate facilities, ineffective management mechanisms, and community habits are the causesPurpose: This research aims to design solutions through application prototypes and business models that align with household waste management behavior, expectations, and problems.Design/methodology/approach: This research uses customer discovery and Lean Canvas methods, with 100 respondents at the problem test stage and 69 at the solution test stage. Findings/Result: The problem test showed that 86 percent of respondents experienced problems such as segregated waste being re-mixed during transportation, not having bins based on the type of waste, lack of frequency of waste transportation, far location of disposal sites, and inadequate disposal facilities. The solution is crafted by applying circular economy principles and packaged into an application that serves as a bridge between households facing waste management challenges and companies struggling to obtain quality recycling materials. Reclapan is an acronym for "Recycle Across the Planet for Nature." the name of the app reflects the concept of recycling as a global effort to maintain and restore the earth's natural conditions. Reclapan encourages creative and fun sorting actions with gamification features and rewards in the form of shopping vouchers and other features that can solve most household waste management problems.Conclusion: The "Reclapan" prototype was designed based on respondents' preferences and was considered more practical than current waste management practices. Given the positive response from respondents willing to use "Reclapan", it can be concluded that "Reclapan" effectively addresses the issue.Originality/value (State of the art): Reclapan is a prototype circular economy-based platform that connects households with companies that need high-quality raw materials from waste. Keywords: application prototype, customer discovery, circular economy, lean canvas, waste management
Digitalisasi Administrasi di Era Smart Government: Studi Fenomenologi tentang Pengalaman Sdm di Divisi Kearsipan Kanwil Kemenag Jawa Barat husna, della; Bil Husna, Della; Suhendi
JISMA: Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, dan Akuntansi Vol 3 No 5 (2025): Agustus 2025
Publisher : Melati Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi administrasi terhadap produktivitas sumber daya manusia dalam kerangka implementasi Smart Government. Dengan pendekatan fenomenologis, penelitian ini menggali pengalaman langsung di Divisi Kearsipan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Data dikumpulkan melalui wawancara tertulis semi-terstruktur dan observasi partisipatif terhadap pegawai yang terlibat langsung dalam pengelolaan kearsipan. Secara lebih rinci, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji lima aspek utama, yakni: menganalisis struktur kelembagaan dan peran Divisi Kearsipan dalam mendukung digitalisasi administrasi di era Smart Government, menelaah implementasi digitalisasi administrasi dalam proses pengelolaan kearsipan, termasuk melalui pemanfaatan aplikasi SRIKANDI, mengevaluasi efektivitas serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama proses digitalisasi berlangsung, merumuskan strategi peningkatan kualitas dan keberlanjutan digitalisasi administrasi di bidang kearsipan, serta merefleksikan perkembangan dan harapan masa depan terhadap integrasi sistem digital dalam pengelolaan kearsipan yang mendukung tata kelola pemerintahan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah mentransformasi kegiatan kearsipan dari sekadar tugas administratif menjadi upaya strategis dalam membangun sistem informasi kelembagaan. Implementasi kearsipan elektronik, khususnya melalui aplikasi SRIKANDI, terbukti meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan transparansi pengelolaan dokumen. Namun demikian, penelitian ini juga mengungkap tantangan signifikan, seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital pegawai, serta belum adanya struktur organisasi khusus yang menangani fungsi kearsipan. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM, restrukturisasi kelembagaan, dan regulasi internal yang komprehensif untuk mendukung integrasi sistem digital yang berkelanjutan dalam administrasi publik. Transformasi digital kearsipan dipandang bukan hanya sebagai modernisasi teknologi, tetapi juga sebagai langkah mendasar menuju tata kelola pemerintahan yang responsif dan akuntabel di era Smart Government.
PENDEKATAN ETIKA SOSIAL QUR’ANI DALAM MENGATASI DEGRADASI MORAL REMAJA DI ERA GLOBALISASI Suhendi; Giantary Putri; Amanda Lestari; Rini Setiawati; Zamhariri; Fariza Makmun
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/fz6mc509

Abstract

Fenomena degradasi moral di kalangan remaja dalam era globalisasi merupakan persoalan serius yang memerlukan perhatian mendalam. Kemajuan teknologi, maraknya arus informasi, serta penetrasi budaya global telah membawa pengaruh besar terhadap sikap dan pola pikir generasi muda. Pergeseran nilai moral dan menurunnya kesadaran sosial menjadi latar belakang munculnya perilaku individualistik, hedonistik, maupun apatis terhadap nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) untuk menggali nilai-nilai etika sosial dalam Al-Qur’an dan menelaah relevansinya bagi pembinaan moral remaja di tengah dinamika global. Temuan menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Qur’ani seperti ʻAdl (keadilan), Rahmah (kasih sayang), Ta‘awun (tolong-menolong / solidaritas), dan Mas’uliyyah (tanggung jawab sosial) menawarkan kerangka etika sosial yang universal, komprehensif, dan aplikatif. Nilai-nilai tersebut berpotensi membentuk karakter remaja yang berakhlak mulia, berempati, serta memiliki kepedulian sosial tinggi. Dengan demikian, pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Qur’ani dapat berfungsi sebagai upaya strategis dalam memperkuat fondasi moral generasi muda dan meredam dampak negatif budaya konsumtif dan individualistik di era globalisasi. Artikel ini merekomendasikan program pendidikan dan bimbingan karakter berbasis nilai-nilai Qur’ani sebagai bagian dari strategi pembinaan remaja di masyarakat kontemporer.
Co-Authors Adang Djatnika Effendi Adi Susetyaningsih Ahmad Syaferi Aji Fajar Nufrijal Amallia Amanda Lestari Ami Primarni Anis Zahira Anny Ratnawati Azahra, Damayanti Azzahra Awalia Ramadhani Bela Sapitri Bil Husna, Della Budi Rusdianto Dewi Kurniasari Dicky Padly Ramadhani Dimas Mulya Gumilar Dini Marlina Dzaki Zulfikar Ramdhani El Shanti Ela Nurlaila Elina Sopian Erliza Noor Eva Novita Pratiwi Fadlan, Ahmad Fariza Makmun Febrianti, Delia Fitria Wulandari Giantary Putri Gilang Maulida’ia Hakim Al Biri Himmatul Ulya husna, della I Gede Dhiyo Brahmandika Prapanca Injesus, Elioting Bich Jelan Taufiq Liyliys Diana Dewik Marchelli, Edni Maria Solfayanti Mariam Ulayya Mesra B Mesra B. Moch Rafif Firjatullah Mochammad Rival Wijaya Putra Moh. Irawan Zain Mohammad Fadli Perdana Muhammad Dzahir Muhammad Hilmi Humaid Hibatulloh Muhammad Mufti Nur Fuadi Muhammad Zahran Wirananda Mukhamad Najib Najla Firyal Rahmat Nasa Ainun Nasrulloh Naufal Faiz Fadhilah Nuri Rahayu Putranto, Muhammad Agung Rafi Azka Setiawan Raghib Kaufan Ibrahim Chaniago Retnaningsih Rieri Zahra Rina Lisa Fitri Rini Setiawati Rivaldy Fauzan Riyanto Ruhenda Rusmita Aeni Setiawan, Ayi Siregar, Kardina Siti Annisah Siti Rahayu Slamet Widodo Sri Wahyuni Suherman, Usep Deden Sulwan Permana Sulwan Permana Supratman, Iman Surizkika, Aldi Suryanegara, R Helmi Tanti Novianti Timoria Sitorus Ujang Ridwan Maulana Umar Umar Wakhidah, Anisatu Z. Waruwu, Ahmad Yulia Fithriany Rahmah Yuningsih, Firda Zaka Taufikul Hakim Zamhariri Zulfikar Ali Thalib Zusy Aryanti