Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Sains Medisina

Literature Review: Kajian Potensi Interaksi Obat Antidiabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Komplikasi Hipertensi Natanael, Jessica; Damayanti, Ervina; Himayani, Rani; Oktafany, Oktafany
Sains Medisina Vol 2 No 6 (2024): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v2i6.468

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia yang disebabkan oleh insufisiensi insulin parsial atau total. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Valliyot et al. pada tahun 2013 menunjukkan bahwa orang yang memiliki riwayat hipertensi berisiko 5 kali lebih besar menderita diabetes melitus dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki riwayat hipertensi. Pengobatan diabetes melitus bersamaan dengan komplikasi hipertensi dapat berhasil jika ditangani dengan terapi yang tepat, namun jika tidak berhasil akan mengakibatkan adanya interaksi obat pada penggunaan kombinasi obat untuk kedua penyakit tersebut. Interaksi obat terjadi ketika obat berinteraksi dengan makanan, minuman, zat kimia, atau obat lain yang mengubah efek obat yang diberikan bersamaan atau hampir bersamaan. Studi ini diharapkan dapat bermanfaat untuk mengetahui potensi interaksi obat pada pasien diabetes melitus dengan komplikasi hipertensi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menggunakan database Google Scholar dengan rentang tahun artikel tahun 2015 sampai tahun 2024. Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa kombinasi obat yang paling banyak mengalami interaksi adalah metformin dan amlodipin dengan mekanisme interaksi obat yang paling banyak adalah farmakodinamik serta tingkat keparahan interaksi obat yang terjadi paling banyak pada kategori moderate.
Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di Puskesmas Aufa Nurrohmah, Anna; Suri, Nurma; Damayanti, Ervina
Sains Medisina Vol 3 No 5 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i5.759

Abstract

Infeksi saluran pernapasan atau ISPA merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan atas maupun bawah. Antibiotik seringkali digunakan pada pasien ISPA untuk mengobati gejala sehingga perlu diketahui rasionalitas penggunaannya. Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien ISPA. Review artikel ini dilakukan terhadap 10artikel artikel yang terbit dalam rentang waktu 2019-2024 dengan pencarian artikel melalui database Google dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang relevan  yaitu “Penggunaan Antibiotik, Rasional, Pasien ISPA dan Puskesmas”. Kriteria inklusi dalam pemilihan artikel yaitu artikel yang terbit dalam 10 tahun terakhir dan dapat diunduh lengkap secara gratis. Hasil penelitian menunjukkan antibiotik yang sering digunakan adalah amoxicillin dan mayoritas rasional pada aspek tepat diagnosis dan tepat pasien, ketidakrasionalan terjadi pada aspek tepat dosis, tepat waktu pemberian, tepat indikasi, tepat diagnosis, tepat pemilihan obat dan tepat durasi pemberian.
Literature review : Terapi Non-Farmakologi Terhadap Proses Pemulihan dan Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Pasca Tindakan Bedah Sectio Caesarea Nikita, Marshanda; Damayanti, Ervina; Junando, Mirza; Soleha, Tri Umiana
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.864

Abstract

Sectio caesarea atau bedah caesar merupakan tindakan bedah mayor yang dilakukan untuk menyelamatkan ibu dan bayi. Meskipun efektif secara medis, prosedur ini dapat menimbulkan nyeri khususnya pada pasca operasi sehingga berdampak terhadap kenyamanan, kondisi psikologis, dan proses pemulihan pasien. Manajemen nyeri pasca tindakan bedah caesar dapat dilakukan dengan pendekatan farmakologis daan non-farmakologi. Hasil telaah ini disusun dalam bentuk literature  review yang bertujuan untuk menggambarkan berbagai jenis terapi non-farmakologi yang efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan membantu dalam proses pemulihan pada pasien pasca tindakan bedah caesar. Penelusuran literature  review dilakukan dengan cara menelaah, mengidentifikasi dan menganalisis berbagai literature  yang relevan dengan terapi non-farmakologis pada pasien bedah caesar berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil telaah literature  review ditemukan bahwa terapi non-farmakologis dengan teknik autogenic, relaksasi pernafasan, terapi musik, pijat kaki, aromaterapi dan relaksasi genggam jari mampu menurunkan skala nyeri dari kategori sedang (skala 5-7) menjadi kategori ringan (skala 2-3). Hal ini dapat disimpulkan bahwa terapi non-farmakologis terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien.
Identifikasi Potentially Inappropriate Medication (PIM) pada Pasien Hipertensi Geriatri di Rumah Sakit berdasarkan Kriteria Beers Basanti, Angelica Asmara; Pardilawati, Citra Yuliyanda; Ramdini, Dwi Aulia; Damayanti, Ervina
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.889

Abstract

Penggunaan obat yang tidak tepat atau Potentially Inappropriate Medication (PIM) pada pasien hipertensi dengan geriatri merupakan masalah penting karena dapat meningkatkan risiko efek samping dan interaksi obat. PIM merujuk pada obat yang memberikan risiko lebih besar daripada manfaat pada lansia akibat perubahan fisiologis terkait usia. Tinjauan ini menilai kejadian PIM pada pasien hipertensi geriatri berdasarkan Kriteria Beers melalui penelusuran artikel 2015–2025, dan enam studi memenuhi kriteria inklusi. Prevalensi PIM cukup tinggi (61–98%) dan dipengaruhi polifarmasi, komorbiditas, durasi perawatan, serta ketidaktepatan dosis atau indikasi. Obat yang sering termasuk PIM yaitu diuretik, nifedipin, klonidin, spironolakton, NSAID, dan obat kardiovaskular. Kajian ini menegaskan perlunya pemeriksaan obat dan skrining PIM secara berkala khususnya pada pasien geriatri dengan hipertensi.
Integrasi Prinsip Green Pharmacy dalam Praktik Pembuangan dan Pengelolaan Sisa Obat: Sebuah Kajian Literatur Rizkiana, Dela; Damayanti, Ervina; Ramdini, Dwi Aulia; Sayoeti, Muhammad Fitra Wardhana
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.906

Abstract

Peningkatan konsumsi obat secara global menyebabkan meningkatnya volume sisa obat rumah tangga yang sering dibuang secara tidak tepat, sehingga memicu pencemaran lingkungan dan risiko resistensi antimikroba. Prinsip Green Pharmacy ditujukan untuk meminimalkan dampak tersebut melalui pendekatan keberlanjutan dalam penggunaan dan pembuangan obat. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Green Pharmacy dalam pengelolaan sisa obat dan mengidentifikasi tantangan yang muncul pada berbagai konteks. Studi Kajian literatur ini dilakukan melalui penelusuran daring menggunakan database seperti PubMed, Sciencedirect dan Google Scholar, dengan kata kunci yang telah ditentukan. Kriteria inklusi mencakup artikel berbahasa Inggris atau Indonesia, full-text, dipublikasikan tahun 2020–2025, dan relevan dengan praktik pembuangan obat yang berkelanjutan. Sebanyak 8 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa negara dengan sistem kesehatan maju telah menerapkan langkah-langkah komprehensif, seperti program take-back nasional, edukasi pasien, pengurangan obat berlebih melalui peninjauan resep, serta peningkatan transparansi dampak lingkungan obat. Sementara itu, negara lain masih menghadapi hambatan berupa rendahnya literasi masyarakat, kurangnya pedoman operasional, keterbatasan infrastruktur, serta peran apotek yang belum optimal sebagai pusat pengumpulan obat. Sebagian besar masyarakat di berbagai negara masih membuang obat ke sampah domestik, berkontribusi pada pencemaran air dan tanah. Dengan demikian,dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip Green Pharmacy telah dilakukan di berbagai negara dengan tingkat implementasi yang bervariasi. Variasi tersebut dipengaruhi oleh dukungan regulasi, ketersediaan infrastruktur, peran apotek, serta tingkat literasi masyarakat. Oleh karena itu, integrasi prinsip Green Pharmacy memerlukan penguatan kebijakan, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan edukasi publik guna mendukung pengelolaan sisa obat yang aman dan berkelanjutan.
Co-Authors Afriyani Afriyani, Afriyani Afriyani, Afriyani ani Agustin, Rossi Rahma Nabilla Ambarwati, Endah Andrifianie, Femmy Anjelika, Shilpana Asep Sukohar Aufa Nurrohmah, Anna Avianta, Adam Purnama Ayu Wahyuni Basanti, Angelica Asmara Djamilu, Berneta Rendiana Dwi, Farah Farhana, Lubna Febriana, Triana Febyolla, Citra Lucky Firdaus, Wahyu Alfath Habib, Farid Alif Heni Herawati Ihsanti Dwi Rahayu Ika Nurrahma, Avinta Irena Novarlia Januaristy, Gracia Rescuefa Jayanthi , Sri Junando, Mirza Kamilah, Nalisa Rifqi Khusna, Tira Masyita Kirana, Salva Wahda Kirana, Shela Sandra Laksana, Bayu Lathifah, Dina Silmi Maghfira Napu, Della Marcellia, Selvi Mathori, Muhammad Melly Elvira Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Maulana Mutiara, Sephia Aruma Nadiya Widda Mawaddah Natanael, Jessica Nikita, Marshanda Nirmala, Vivi Noviyanti, Astrie Nur Fadillah, Astri Nur Firmansyah, Ludfi Nurrahma, Avinta Ika Nuryanti, Eva Oktafany, Oktafany Oman Sukirman, Oman Pardilawati, Citra Yuliyanda Pinem, Sariati Primasari Pertiwi Putri Handayani Putri, Eka Meilinda Rahma Nabilla Agustin, Rosi Rahmawati, Resi Nur Ramadhina, Farrasyifa Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Retno Wulandaru, Diah Rini Widarti Rizki Nisfi Ramdhini Rizkiana, Dela Rohmah, Emilia Ainur Rosa, Emantis Santika, Mesi Septiani, Linda Siraj, Sultan Rafi Muhannad Sitanggang, Grety Thessalonica Sofyan Musyabiq Wijaya Sopiyah, Evi Suri, Nurma Suryadi Islami Tri Umiana Soleha Triyandi, Ramadhan Ujiati Cahyaningsih Vanadis, Zifa Aisha Vestinaliyou, Nanda Wardhana, M. Fitra Wijaya, Komang Tereza Tri Wildan Nurhidayat Yustina Yustina