Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Perawat Gadar Bencana (Emergency Disaster Nursing) Dalam Menghadapi Mutasi Virus Covid-19 Aulia Asman; Milya Novera; Reska Handayani; Mariza Elvira; Anggra Trisna Anjani; Ramaita
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i1.4

Abstract

Penelitian yang dilatar belakangi oleh terjadinya peningkatan pasien positif COVID-19 dalam era Normal Baru, menyebabkan diperlukannya dukungan dari berbagai bidang termasuk, kesehatan, salah satunya adalah perawat gadar bencana. Di era Normal Baru ini, perawat gawat bencana seharusnya mempromosikan gaya hidup sehat dan pencegahan terhadap COVID-19, namun masih berlum optimal dan masyarakat masih banyak yang memiliki kesadaran dan kedisiplinan yang rendah untuk melakukan pencegahan COVID-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan strategi yang diperlukan untuk mewujudkan masyarakat tangguh bencana COVID-19 menuju era Normal Baru. Dalam menentukan strategi tersebut, dilakukan penelitian deskriptif kuantitatif melalui wawancara kepada responden ahli, studi literatur dan angket. Selanjutnya, hasil dari angket yang menunjukan prioritas strategi, dilakukan perbandingan berpasangan yang dianalisis menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penetapan strategi digunakan 3 kriteria atau indikator yaitu sumberdaya manusia terkait dengan perawat gadar bencana (emergency_disaster Nursing), masyarakat, dan kerjasama. Selanjutnya dari kriteria tersebut, strategi yang dapat dilakukan oleh pemerintah yaitu Peningkatan kualitas dan kuantitas perawat gadar bencana, Pemetaan sebaran perawat gadar bencana, Pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat dan lembaga kesehatan terkait, Melakukan pelaporan dan evaluasi secara berkala, Sosialisasi protokol kesehatan melalui tindakan nyata, Menjadikan salah satu anggota keluarga sebagai perawat keluarga, Mengadakan layanan konseling atau trauma healing, dan melakukan control terhadap masyarakat . namun, tidak semua strategi tersebut dapat dilaksanakan dalam waktu yang dekat, sehingga strategi yang diprioritaskan adalah strategi peningkatan kualitas dan kuantitas perawat gawat bencana memiliki bobot paling tinggi yaitu 33.4%, yang kemudian diikuti startegi menjadikan salah satu anggota keluarga sebagai perawat keluarga dengan bobot 22.9%, dan melakukan kontrol terhadap masyarakat dengan bobot 15.5%.
Studi Kasus : Terapi Musik Klasik Untuk Menurunkan Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Reska Handayani; Eliwarti; Ira Sri Budiarti; Olivia Amanda Wijaya; Milya Novera; Aulia Asman
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.15

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan dunia dengan beban biaya kesehatan yang tinggi. Tindakan yang dilakukan untuk penanganan GGK adalah hemodialisa (hd). Proses hemodialisa sering kali menimbulkan kecemasan pada pasien. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah mampu melaksanakan asuhan keperawatan gagal ginjal kronik dengan DM on HD dengan terapi komplementer yaitu terapi music klasik untuk menurunkan kecemasan. Metode dari karya ilmiah ini yaitu berupa studi kasus yang dilakukan kepada satu orang sampel, instrument yang digunakan yaitu wawancara dan observasi menggunakan leaflet, lembar balik, penerapan yang dilakukan berupa terapi music klasik yang dilakukan selama 15 menit    dua kali dalam seminggu. Diagnose asuhan keperawatan yaitu kelebihan volume cairan, ansietas, dan intoleransi aktivitas Intervensi yang dilakukan yaitu memberikan terapi music klasik untuk menurunkan kecemasan pada pasien. Hasil dari karya ilmiah ini adalah terdapat penurunan kecemasan yang signifikan seteleh dilakukan terapi music klasik pada klien. Ditandai dengan penurunan tekanan darah klien dari 180/90 mmHg menjadi 160/90 mmHg. Hasil dari pengukuran dengan skala HARS Tn S adalah 35 yaitu kecemasan dengan skala berat. Setelah dilakukan terapi selama 2 kali pada yaitu 23 dengan kecemasan sedang. Dapat disimpulkan bahwa Tn S mengalami penurunan kecemasan dari kecemasan berat ke kecemasan sedan
Mitigasi Bencana Tsunami melalui Trauma Healing Aulia Asman; Reska Handayani; Milya Novera; Anggra Trisna Ajani; Ramaita; Mariza Elvira; Sandra Dewi; Hasmita; An Autika Asman
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.25

Abstract

Kota Pariaman merupakan salah satu kota yang terancam oleh bahaya tsunami di Indonesia. Sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi korban jiwa dan kerusakan fisik pembangunan. Namun belum ada langkah mitigasi yang focus membahas mengenai trauma healing. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model kebijakan trauma healing untuk mitigasi bencana tsunami di Kota Pariaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analytical hierarki proses sebagai analisis data. Hasil penelitian menggunakan tiga kriteria yaitu sumberdaya, pendidikan, dan nilai social, agama dan budaya masyarakat. Ketiga kriteria tersebut, secara berturut turut menghasilkan 4 prioritas kebijakan, yaitu (1) Peningkatan kemampuan sumberdaya psikiater/konselor/therapyhis; (2) Pelibatan keluarga dan warga sekolah dalam program trauma healing; (3) Peningkatan nilai social, keagamaan dan budaya dalam proses trauma healing; dan (4) Penerapan program terapi non farmalogi yang tepat sasaran bagi korban bencana yang disesuaikan dengan kebutuhan. Prioritas kebijkan tersebut, dapat dicapai dengan menerapkan berbagai program kegiatan dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan dan anggaran biaya.
Studi Kasus : Asuhan Keperawatan Medikal Bedah pada An. F dengan penyakit Bronchopneumonia Revi Delfitri WR; Aulia Asman; Mariza Elvira; Yessy Aprihatin
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.27

Abstract

Bronchopneumonia pada anak merupakan suatu infeksi paru yang biasanya menyerang bronkeoli terminal. Berdasarkan data yang diperoleh dari rekam medis RSUD Pariaman dari bulan Januari 2018 – Desember 2022 didapatkan angka pasien rawat inap yang mengalami Bronchopneumonia berjumlah 484 pasien. Tujuan dari penelitian mahasiswa mampu mendeskripsikan asuhan keperawatan pada anak dengan Bronchopneumonia di ruangan anak RSUD Pariaman.Metode yang digunakan adalah studi kasus yang dilaksanakan selama 5 hari, yaitu pada tanggal 20 s/d 24 februari 2023 di ruangan anak RSUD Pariaman, dengan 1 pasien (An.F) dengan Bronchopneumonia, yang dilakukan dengan pengkajian,analisa data, diagnosa, peremcanaan, implementasi dan evaluasi. Setelah pengakjian selesai, didapatkan 3 diagnosa yaitu pola napas tidak efektif, hipertemia dan resiko defisit nutrisi. Setelah dilakukan implementasi selama 5 hari, masalah keperawatan teratasi. Pada studi kasus ini diharapkan pada orang tua untuk bisa menjaga kesehatan anaknya lebih baik lagi supaya tidak terjadi penyakit Bronchopneumonia berulang serta keluarga dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah di dapat.
Studi Kasus: Asuhan Keperawatan pada Tn. A dengan Penyakit Paru Obstruksi Kronis ( PPOK ) Rosalina Efendi Nasution; Aulia Asman; Debby Silvia Dewi; Linda Marni
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.28

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah sekumpulan penyakit yang menyerang paru-paru dalam jangka waktu panjang yang ditandai dengan batuk produktif dan dispnea sehingga terjadi obstrukti saluran nafas yang bersifat irreversible. Berdasarkan pengambilan data awal bahwa jumlah penyakit PPOK pada tahun 2022 di RSUD Pariaman tercatat sebanyak 171 kasus. Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan PPOK meliputi pengkajian, menegakkan diagnosa, intervensi, menerapkan tindakan, dan evaluasi serta dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan dalam Karya Tulis Ilmiah ini yaitu menggunakan metode studi kasus yaitu mengungkapkan fakta sesuai data yang yang di dapat dengan proses anamnesa dengan sampel 1 pasien, yang dilakukan di Ruang Paru RSUD Pariaman pada tanggal 20-24 Februari 2023. Hasil pengkajian ditemukan 3 diagnosa yang muncul pada Tn. A yaitu Bersihan jalan nafas, Pola nafas tidak efektif dan Gangguan Pola Tidur. Hasil studi kasus didapatkan Intervensi yang disusun ialah berupa latihan batuk efektif, manajemen jalan napas, pemantauan respirasi, dan dukungan tidur. memberikan informasi,mendengarkan keluhan dan memberikan motivasi. Berdasarkan evaluasi keperawatan selama 5 hari menunjukkan bahwa pada Tn.A sudah membaik ditandai dengan sesak nafas yang sudah berkurang, sudah bisa batuk dengan efektif dan pola tidur sudah membaik. Diharapkan kedepannya bagi tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan keterampilan keperawatan dan memberikan asuhan keperawatan terutama pendidikan kesehatan pada pasien PPOK dalam upaya peningkatan kualitas hidup.
Studi Kasus: Asuhan Keperawatan pada Ny. Y Hipertensi Urgency Rifekhzan Fajar Pratama; Aulia Asman; Debby Silvia Dewi; Linda Marni; Milya Novera
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.30

Abstract

Hipertensi urgency merupakan faktor utama yang mengarah ke penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung, stroke, gagal jantung maupun gagal ginjal yang menyebabkan angka morbiditas maupun mortalitas yang tinggi jika tidak ditangani dengan tepat. Data yang diperoleh dari rekam medik RSUD Padang Pariaman tahun 2021 jumlah kunjungan Pasien hipertensi urgency sebanyak 84 orang dengan penyakit hipertensi urgency. Tujuan penelitian mahasiswa mampu melaksanakan asuhan keperawatan secara komprehensif khususnya pada pasien dengan hipertensi urgency. Metode yang digunakan adalah studi kasus yang dilakukan selama 5 hari dari tanggal 20 sampai 24 Februari 2023 di ruang dalam RSUD Padang Pariaman tahun 2023 dengan 1 orang pasien (NyY) dengan Hipertensi urgency. Data yang didapatkan Ny.Y mengalami nyeri kepala belakang, darah tinggi, pusing, lemas, nyeri leher dan nyeri perut dengan skala nyeri 6. Kondisi umum pasien tampak lemas dan lesuh. Diagnosis keperawatan yang muncul nyeri akut berhubungan dengan agen fisiologis cedera Kecemasan berhubungan dengan pemaparan informasi yang tidak adekuat Perfusi perifer tidak efektif berhubungan dengan peningkatan tekanan darah Hipervolemia berhubungan dengan gangguan mekanisme regulasi Risiko penurunan curah jantung yang dibuktikan dengan faktor risiko perubahan afterload Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan Risiko jatuh dibuktikan dengan adanya faktor risiko untuk perubahan fungsi kognitif, defisit pengetahuan berhubungan dengan kurangnya minat belajar. Setelah dilakukan penelitian, terjadi perubahan status kesehatan pasien. Nyeri kepala sudah hilang, nyeri perut sudah teratasi, tekanan darah sudah mulai menurun
Studi Kasus : Asuhan Keperawatan Medikal Bedah pada Ny. A dengan Diabetes Melitus Ohkta Winarti Winarti; Aulia Asman; Jufrika Gusni; Anggra Trisna Ajani
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.37

Abstract

Berdasarkan IDF jumlah penderita Diabetes Mellitus 382 juta dan akan terus meningkat sebanyak 592 juta. Asia Tenggara di mana Indonesia, menempati peringkat ke 3 dengan prevalensi sebesar 11,3%. Indonesia berada diposisi kelima dengan pengidap diabetes mellitus tipe 2 sebanyak 19,47 juta dari jumlah penduduk sebesar 179,72 juta, ini berarti prevalensi diabetes mellitus tipe 2 diIndonesia sebesar 10,6%. Sumatera Barat prevalensi total DM tipe 2 sebanyak 1,6% pada tahun 2018, penderita Diabetes Melitus tipe 2 di Kabupaten Padang Pariaman sebesar (7,30%). Tujuan dilakukan penelitian ialah untuk membantu pasien dalam mengatasi masalah Diabetes Melitus melalui pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan diabetes melitus. Penelitian dilakukan di Ruang Interne RSUD Padang Pariaman pada tanggal 24-28 Februari 2023. Hasil pengkajian ditemukan 3 diagnosa yang muncul pada Ny.A yaitu Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah, Nyeri Akut, Gangguan Pola Tidur. Intervensi yang dilakukan ialah memberikan informasi, memantau input dan output, mendengarkan keluhan dan memberikan motivasi. Penulis telah memberikan asuhan keperawatan dengan intervensi berupa memonitor tanda dan gejala hiperglikemia, mengindetifikasi faktor yang memperberat dan memperingan nyeri, dan dukungan tidur. Berdasarkan evaluasi keperawatan selama 5 hari menunjukkan bahwa pada Ny. A sudah membaik ditandai dengan lelah dan lesu berkurang, nyeri sudah berkurang, dan pola tidur sudah membaik. Diharapkan kedepannya bagi tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan keterampilan keperawatan dan memberikan asuhan keperawatan terutama pendidikan kesehatan pada pasien DM tipe 2 dalam upaya peningkatan kualitas hidup.
Penurunan Suhu Tubuh melalui Penerapan Manajemen hipertermia pada Anak dengan Dengue Haemoragic Fever (DHF) Beti Ramadani; Aulia Asman; Sandra Dewi; Erpita Yanti
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.52

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh Di ruang rawat inap anak Marwa Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman terdapat 70 kasus Dangue Haemorhagic Fever (DHF) pada tahun 2022.Tujuan penulisan studi kasus ini adalah untuk mengetahui dan melaksanakan penerapan asuhan keperawatan pada pasien Dangue Haemoragic Fever (DHF). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan sampel 1 orang pasien yakni (An. P). Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di ruang Marwa Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman pada tanggal 20 Maret - 24 maret 2023. Dari studi kasus di Rumah Sakit diperoleh 3 diagnosis keperawatan yaitu Hipertemi, Risiko Syok, Risiko Defisit Nutrisi. Hasil evaluasi selama 5 hari pelaksanaan implementasi yang dilakukan penulis terhadap pasien yaitu Suhu tubuh menurun, kebutuhan cairan terpenuhi, nafsu makan meningkat, disarankan pada Rumah Sakit agar dapat memberikan pendidikan kesehatan tentang pola hidup sehat,sesuai anjuran dokter agar penyakit tidak kambuh kembali. Dan dapat mengurangi tingginya angka penderita Dangue Haemoragic Fever (DHF) di Indonesia.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.Y Dengan Demam Typoid Monika Yolanda; Reska Handayani; Aulia Asman; Hilma Yessi
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.54

Abstract

Demam typoid merupakan penyakit infeksi akut sistem pencernaan yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Demam typoid menimbulkan gejal-gejala seperti demam, sakit kepala, lemas, nyeri perut dan gejala sakit perut lainnya. Menurut WHO Tahun 2019 angka kesakitan demam typoid di Indonesia mencapai 900.000 kasus per tahun. Berdasarkan data yang di dapat di Rekam Medik Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman Demam Typoid menduduki peringkat ke 2 dari 10 penyakit terbanyak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengaplikasikan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Demam Typoid yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, evaluasi dan pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian ini di buat dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah dengan metode studi kasus sesuai dengan data yang di peroleh dengan proses anamnesa. Penelitian ini dilakukan di Ruangan Musdalifah Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman pada Tanggal 21-25 Februari 2023 pada satu pasien. Setelah dilakukan pengkajian muncul 3 diagnosa keperawatan yaitu : Hipertermi, Gangguan Pola Tidur, dan Risiko Defisit Nutrisi. Intervensi diuraikan dan evaluasi hasil yang dicapai dari implementasi yang dilakukan sudah teratasi. Pada studi kasus ini di harapkan kepada tenaga kesehatan untu dapat meningkatkan keterampilan keperawat dan memberikan motifasi kepada pasien dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien demam typoid.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.y Dengan Tuberculosis Paru faquita rahmadhani; Aulia Asman; Mariza Elvira; Mike Asmaria
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.60

Abstract

Menurut WHO 2020, Penyakit Tuberkulosis merupakan salah satu dalam sepuluh penyakit penyebab kematian terbanyak di Dunia. Terdapat 10 juta kasus insiden TB Paru, kasus yang paling banyak terkena TB adalah pada usia produktif yaitu usia 15-45 tahun. Indonesia berada pada peringkat ke lima dengan Tuberkulosis terrbanyak di Dunia. Berdasarkan data Kemenkes RI 2020 angka kejadian TB Paru di Indonesia terdapat 528.000 kasus. Data yang didapatkan di Rekam medik RSUD Padang Pariaman Tuberkulosisi masuk kedalam 2 besar penyakit terbanyak di Ruang Rawat Inap Paru RSUD Padang Pariaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengaplikasikan asuhan keperawatan pada pasien dengan tuberculosis yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, evaluasi dan pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan di Ruang Rawat Inap Paru RSUD Padang Pariaman pada Tanggal 16-20 Februari 2023 pada satu pasien. Setelah dilakukan pengkajian muncul diagnosa keperawatan yaitu : Bersihan jalan napas tidak efektif, Pola napas tidak efektif, Gangguan pola tidur, Risiko Defisit Nutrisi. Intervensi diuraikan dan evaluasi hasil yang dicapai dari implementasi yang dilakukan. Pada studi kasus ini diharapkan pasien dan keluarga dapat memahami perawatan dan pencegahan agar terhindar dari penyakit Tuberkulosis Paru, begitu juga perawat, instansi Rumah Sakit, dan pendidikan diharapkan bisa menambah wawasan dan pengetahuan sebagai acuan dalam pemberian pelayanan.
Co-Authors Abdul Malik Afnuhazi, Ridhyalla Afrianda, Teguh Ahmad Ruhardi Ajani, Anggra Trisna Akram Akram Alamsyah MT Alimuddin Alimuddin Alimuddin Alimuddin amran, natatsa as syiffa An Aulingga Asman An Autika Asman An Autika Asman Anggra Trisna Ajani Anggra Trisna Anjani Annafi Putri, Pujha Aprihatin, Yessy Armaita Asman, An Aulingga Asman, Auzia Auzia Asman Beti Ramadani Debby Silvia Dewi Debby Sinthania Dedi Supendra Dewi, Anita Kusuma Eliwarti Erfita Yanti Erna M.Si Juita S.Pd Erpita Yanti Fadhel, Muhammad Fadhel Akbar faquita rahmadhani Hadi Nasbey Handayani, Reska Hasmita Hasmita Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hilma Yessi Ira Sri Budiarti Ismiati Ismiati Jufrika Gusni Keken Erva Nanda Kheniva Diah Anggita Linda Marni liza liza Liza Liza maidawilis, maidawilis Mariza Elvira Mia Angelina Setiawan Mike Asmaria Monika Yolanda Movitaria, Mega Adyna Muhammad Arif Naurah Nazhifah Nopan Saputra Novariza, Rika Novera, Milya Nurwijayanti Ohkta Winarti Winarti Olivia Amanda Wijaya Ramaita Ramaita Ramaita Ramaita Ramaita Ramaita, Ramaita Reska Handayani Revi Delfitri WR Reza Sentia Rifekhzan Fajar Pratama Rina Alfina Rini Asmara Rizakiyah Rosalina Efendi Nasution Ruhardi, Ahmad Sandra Dewi Sari, Putri Minas Sari, Reska Handayani Sari, Syafyu Shindy Gustarina Siti Fatimah Sopia, Sopia Rahma Sari Sri Burhani Putri Triyana Harlia Putri Vivi Yuderna Wenny, Bunga Permata Windo Wiria Dinata, Windo Yance Komela Sari Yohandri Yohandri Bow Yoselina, Prima Yuderna, Vivi Yulkifli Yulkifli Yulkifli Yulkifli