Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Grain size properties of estuary sediment from Aceh Jaya, Aceh Muhammad Arif Nasution; Rudi Hermi; Heriansyah Heriansyah; Friyuanita Lubis; Mira Mauliza Rahmi
Depik Vol 13, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.1.36454

Abstract

This study aimed to determine the sediment grain size distribution in four estuary locations in Aceh Jaya (Kuta Tuha, Lhok Geulumpang, Krueng No, Keude Unga). These findings will contribute to our understanding of sediment dynamics in estuarine environments and inform management strategies for these critical coastal habitats. The methods used in this study, such as mean, sorting, skewness, and kurtosis, and determination of sediment textural with ternary plot, were used to determine the sediment grain size distribution. In Addition, it will examine the relationship between sediment grain size composition and spatial distance to mouth bar using the Spearman correlation. Composition sediment at all locations dominated by fine sand. Grain size variations (26.735 198.709 m) show that at all locations mainly consists of very fine sand whereas at Kuta Tuha combination of fine sand and medium sand. The variations of sorting (1.193 2.59), skewness (-0.625 0.876) and kurtosis (0.46 6.883) indicate moderately sorted, very coarse skewed, and very platykurtic sediments. Textural sediment classified as sand, silty sand, and very slightly silty sand. We also found positive correlation between spatial distance from mouth bar and sediment composition. These findings will contribute to our understanding of sediment dynamics in estuarine environments and inform management strategies.Keywords:Sediment grain distributionTextural of sedimentAceh Jaya EstuarySortingSkewness
Pola Pertumbuhan dan Sebaran Bobot Udang Mantis (Harpiosquilla sp.) di PPI Ujong Baroh, Kabupaten Aceh Barat Devia; Edwarsyah; Nabil Zurba; Rudi Hermi; Heriansyah; Adi Imam Wahyudi
Moluccas Aquaticus Vol 1 No 2 (2025): MOLUCCAS AQUATICUS: Journal of Aquatic Management and Innovation
Publisher : Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/moluccasaquaticus.v1i2.466

Abstract

Kabupaten Aceh Barat memiliki Panjang garis pantai 50,55 km dengan luas perairan lautnya 80,88 km² dengan berbagai variasi ekosistem, serta memiliki hasil tangkapan ikan laut yang beragam. Hal tersebut tidak terlepas dari letaknya yang menghadap langsung Samudera Hindia yang sangat kaya akan sumber daya ikan. Pengambilan data penelitian dilaksanakan selama pada bulan februari- April 2025 di PPI Ujong Baroh Kabupaten Aceh Barat. Tujuan penelitian ini menganalisis pola pertumbuhan dan sebaran bobot udang mantis (Harpiosquilla sp.) yang didaratkan di PPI Ujong Baroh, Kabupaten Aceh Barat sebagai dasar informasi biologis untuk mendukung pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya udang mantis. Metode pengumpulan sampel menggunakan metode random sampling yang di ambil dari hasil tangkapan nelayan. Metode random sampling adalah Teknik pengambilan sampel dari suatu populasi yang berdasarkan pada setiap elemen populasi yang ada. Morfologi udang mantis mempunyai garis hitam yang terdapat di belakang antara antena danophthalmic somite, antenula yang menghasilkan zat warna hitam yang tertuju pada bagian anterior pada karapas. Karapas berfungsi menutupi bagian kepala dan tiga segmen pertama toraks. Setelah di ukur dan ditimbang didapatkan hasil rata-rata pada minggu pertama dengan panjang 12,32 cm dan berat 24,32 gram, minggu kedua memiliki nilai rata-rata panjang 12,48 cm dan 23,19 gram, minggu ketiga rata-rata panjang yaitu 12,72 cm dan berat 22,20 gram, pada minggu keempat didapatkan nilai rata-rata panjang 12,74 cm dan berat 23,52 gram dan pada minggu kelima didapatkan nilai rata-rata 12,88 cm dan 24,22 gram.
SEBARAN BOBOT DAN UKURAN IKAN PARI BINTANG (Neotrygon kuhlii) DAN PARI MACAN (Himantura uarnak) YANG DI DARATKAN DI PT. PERIKANAN INDONESIA KABUPATEN SIMEULUE Lina Susiarni; Rudi Hermi; Nabil Zurba; Muhammad Arif Nasution; Friyuanita Lubis
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 9, No 2 (2025): Jurnal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jaas.v9i2.13353

Abstract

Kabupaten Simeulue merupakan daerah kepulauan pesisir yang terletak di bagian barat Provinsi Aceh. Panjang garis pantai Simeulue dengan panjang lebih kurang 502.732.22 km. PT. Perindo Kabupaten Simeulue siap menampung semua ikan hasil tangkapan nelayan lokal Simeulue untuk di produksi menjadi komoditas siap ekspor dengan menerapkan one day fishing yaitu nelayan yang berangkat pagi akan membawa hasil tangkapan ikan pada sore hari sehingga berpengaruh pada kualitas ikan yang baik. Ikan pari adalah salah satu ikan kelas Elasmobranchii. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran ukuran ikan pari bintang dan pari macan yang di daratkan di PT. Perikanan Indonesia Kabupaten Simeulue. Penelitian ini menggunakan metode observasi. Metode observasi merupakan teknik pengumpulan data yang akurat melalui sesuatu pengamatan, dengan disertai pencatatan-pencatatan terhadap keadaan atau perilaku suatu objek sasaran. Analisis data yang diperoleh adalah menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus distribusi frekuensi (bobot, panjang dan lebar). Hasil penelitian di tampilkan dalam bentuk grafik. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan sebanyak 94 individu pari bintang dan 51 individu pari macan.  
Morphometric composition analysis of Sinanodonta woodiana based on depth stratification in Tributaries Meureubo West Aceh Heriansyah Heriansyah; Rudi Hermi; Ikhsanul Khairi; Muhammad Rizal; Akbardiansyah Akbardiansyah; Asri Mursawal; Giovani Oktavianda; Munandar Munandar; Samsul Bahri; Alfis Syharil; M Ali S
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 5 No 1: Mei 2023
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v5i1.1919

Abstract

Clams are aquatic biota that do not have a spine, belonging to the phylum Molluscs class Bivalvia. This study aims to determine the density, morphomteric differences of S. woodiana clams based on depth. The sampling technique used Purposive sampling method, with 1x1 meter plot and repetition 3 times. Data collection was carried out in July 2022 until completion. The results showed that the highest density of S. woodiana clams was found at a depth of 0-50 cm with an average density of 29.3 individuals/meter. Small size clams were dominantly found at a depth of 0-50 cm with a percentage reaching 97.92%, 54.46% of medium size clams were found at a depth of 50-100 cm, while 83.33% of large size clams were found at a depth of 100-150 cm. Anova test results showed significant differences with a 95% confidence interval. At a depth of 100-150 cm, the weight value of S. woodiana clams was 24.87 ± 3.36 grams, shell length 43.73 ± 1.21 cm, shell width 38.73 ± 1.76 cm, and umbo height 22.83 ± 0.76 cm. The results of this study can be concluded that the shallower the waters, the higher the density of shells, but the large size of the shells, the smaller the density.
Density of mollusc biota Genus Nerita in the littoral zone, Simeulue Tengah District, Simeulue Regency, Aceh Province Rudi Hermi; Asri Mursawal; Heriansyah Heriansyah; Muhammad Arif Nasution; Munandar Munandar; Sri Wahyuni; Muhammad Rizal; Ikhsanul Khairi; Akbardiansyah Akbardiansyah
Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan Vol 5 No 2: November 2023
Publisher : Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jipsbp.v5i2.2006

Abstract

Kabupaten Simeulue adalah salah satu Kabupaten yang berada di Provinsi Aceh. Kabupaten ini merupakan Kabupaten Kepulauan dengan kriteria pantai pasir dan berbatu. Kecamatan Simeulue Tengah terletak pada bagian tengah Pulau yang pada bagian selatan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Penilitian Biota Moluska Genus Nerita dilakukan di Kecamatan Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue dilakukan untuk mengetahui Spesies apa saja yang terdapat diokasi penelitian dan untuk mengetahui ukurannya. Pengambilan sampel ditetapkan 5 titik pengamatan selama 7 hari pada bulan Desember tahun 2022. Teknik pengumpulan sampel secara Purposive Sampling dan dilaksanakan pada malam hari. Data dianalisis secara deksriptif dengan cara mengidentifikasi morfologi, untuk analisis ukuran Nerita menggunakan software Image J. Hasil penelitian ditampilkan dalam bentuk gambar dan tabulasi. Dari hasil penelitian ditemukan 5 spesies Genus Nerita dengan ukuran yang berbedah-bedah. Panjang cangkang spesies yang ditemukan adalah 2,09 cm sampai dengan 3,21 cm, dengan lebar cangkang antara 1,74 cm sampai 2,05 cm. Sedangkan panjang operculum berkisar antara 0,97 cm sampai 1,28 cm.
PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA MELALUI PELATIHAN ENUMERATOR PERIKANAN DI PERAIRAN MEUREBO ACEH BARAT Eka Lisdayanti; Friyuanita Lubis; Neneng Marlian; Nabil Zurba; Rudi Hermi
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 6 No. 1 (2025): Nopember - April
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v6i1.7914

Abstract

The activity of increasing student competence in fish data collection aims to improve student skills in identifying, collecting and analysing fish diversity in certain waters through training and field practice. This service activity involved 10 lecturers and marine fisheries practitioners, 20 students and 7 local fishermen. Through this activity, students were introduced to basic fisheries survey techniques, the use of environmentally friendly fishing gear, and scientific data processing methods. The programme was implemented through a practical approach in the field by involving fisheries experts, students and local communities. The results of this activity contribute to more accurate mapping of fish resources and improve the quality of research-based learning in the academic environment. In addition, this service activity encourages student awareness of the importance of preserving aquatic ecosystems and the sustainability of fisheries resources.
Pemberdayaan Kelompok Poklahsar Camar Laut dalam Peningkatan Kualitas Pengolahan Produk Ikan Asin dengan Teknologi Penjemuran Berbasis Sumberdaya Lokal Akbardiansyah Akbardiansyah; Ishak Hasan; Afdhal Fuadi; Ikhsanul Khairi; Nabila Ukhty; Rahmawati Rahmawati; Muhammad Arif; Hamidi Hamidi; Rosi Rahayu; Syarifah Zuraidah; Iyan Al Misbah; Syahrul Muhharram; Nurul Najmi; Rudi Hermi; Ikromatun Nafsiyah
Marine Kreatif Vol 10, No 1 (2026): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v10i1.15282

Abstract

Kelompok Poklahsar Camar Laut merupakan salah satu pelaku usaha mikro di Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, yang bergerak dalam pengolahan ikan asin. Potensi usaha kelompok ini cukup besar karena didukung oleh lokasi yang strategis, ketersediaan lahan penjemuran yang luas, serta pasokan bahan baku yang berkelanjutan dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan nelayan tradisional. Namun demikian, proses pengolahan ikan asin yang masih sederhana dan kurang higienis menyebabkan mutu produk belum optimal. Penjemuran ikan yang dilakukan di atas tanah atau rumput menurunkan kualitas serta tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan mutu produk ikan asin melalui penerapan teknologi penjemuran berbasis sumber daya lokal yang higienis dan efisien. Metode yang digunakan meliputi Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra untuk perencanaan kegiatan, sosialisasi dan workshop tentang pengolahan ikan asin sesuai standar SNI, pelatihan pembuatan alat penjemuran dari bahan lokal, serta pelatihan pengolahan ikan teri siap saji (teri asam sunti) guna meningkatkan nilai jual produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam teknik penggaraman, penjemuran, serta diversifikasi produk. Selain itu, kegiatan ini mendorong kemandirian dan keberlanjutan usaha masyarakat pesisir melalui peningkatan kualitas dan daya saing produk ikan asin kelompok Poklahsar Camar Laut.
Peran Satgas Pengolahan Sampah di Pantai Suak Baru Simeulue dalam Pemanfaatan Kompos dari Daun dan Ranting untuk Produktivitas Pertanian Herri Darsan; Eko Agus Suyono; Raden Wisnu Nurcahyo; Adhy Kurniawan; Yuliatul Muslimah; Rudi Hermi; Muhammad Haikal; Muhammad Irja; Nuzul Baroqah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i2.10799

Abstract

Suak Baru Village in Simeulue Regency, Aceh, faces challenges in waste management, particularly in the tourist area of Suak Baru Beach. This situation is exacerbated by the lack of adequate waste management facilities, leading to environmental pollution that threatens public health and the area's attractiveness to tourists. The design of this community service program aims to increase the community's preparedness for the adoption of environmentally friendly waste management technologies, specifically composting and plastic recycling methods. The activities include socialization, training, technology implementation, and program sustainability evaluation. The program's results show a significant improvement in the community’s understanding of effective waste management. The use of organic and plastic shredding technology successfully reduced waste volume and created economic value through recycled products. It is hoped that government support and active community participation will ensure the sustainability of this program for a cleaner, healthier environment and improved local economic welfare.
Grain size properties of estuary sediment from Aceh Jaya, Aceh Muhammad Arif Nasution; Rudi Hermi; Heriansyah Heriansyah; Friyuanita Lubis; Mira Mauliza Rahmi
Depik Vol 13, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.1.36454

Abstract

This study aimed to determine the sediment grain size distribution in four estuary locations in Aceh Jaya (Kuta Tuha, Lhok Geulumpang, Krueng No, Keude Unga). These findings will contribute to our understanding of sediment dynamics in estuarine environments and inform management strategies for these critical coastal habitats. The methods used in this study, such as mean, sorting, skewness, and kurtosis, and determination of sediment textural with ternary plot, were used to determine the sediment grain size distribution. In Addition, it will examine the relationship between sediment grain size composition and spatial distance to mouth bar using the Spearman correlation. Composition sediment at all locations dominated by fine sand. Grain size variations (26.735 198.709 m) show that at all locations mainly consists of very fine sand whereas at Kuta Tuha combination of fine sand and medium sand. The variations of sorting (1.193 2.59), skewness (-0.625 0.876) and kurtosis (0.46 6.883) indicate moderately sorted, very coarse skewed, and very platykurtic sediments. Textural sediment classified as sand, silty sand, and very slightly silty sand. We also found positive correlation between spatial distance from mouth bar and sediment composition. These findings will contribute to our understanding of sediment dynamics in estuarine environments and inform management strategies.Keywords:Sediment grain distributionTextural of sedimentAceh Jaya EstuarySortingSkewness
PEMETAAN LOKASI PENANGKPAN IKAN KERAPU SUNU (Plectropomus leopardus) DI PERAIRAN SIMEULUE, PROVINSI ACEH Rika - Astuti; Dandi Sardanul Alim; Friyuanita Lubis; Rudi Hermi
Journal of Aceh Aquatic Sciences Vol 10, No 1 (2026): Jurnal of Aceh Aquatic Sciences
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jaas.v10i1.15233

Abstract

Bagian barat Provinsi Aceh merupakan rumah bagi wilayah pesisir yang di kenal sebagai Kabupaten Simeulue. Garis pantai kepulauan Simeulue memiliki panjang ± 502.732.22 kilometer. Pemetaan daerah lokasi penangkapan ikan kerapu sunu (Plectropomus leopardus) di Kecamatan Simeulue Timur dan Teluk Dalam Kabupaten Simeulue, Aceh, merupakan studi penting untuk pengelolaan sumber daya perikanan berkelanjutan di perairan pesisir Aceh. Penelitian ini bertujuan memetakan distribusi spasial lokasi tangkapan utama spesies ikan kerapu sunu (Plectropomus leopardus). Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan analisis spasial menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) yaitu software ArcGIS. Hasil penelitian ini berupa peta yaitu informasi lokasi daerah penangkapan ikan kerapu sunu nelayan Kecamatan Simeulue Timur sebanyak 35 titik dan Teluk dalam sebanyak 25 titik. Jumlah hasil tangkapan terbanyak di Kecamatan Simeulue Timur yaitu pada bulan april 74 ekor, sedangakan di Kecamatan Teluk dalam pada bulan april sebanyak 53 ekor.
Co-Authors Adhy Kurniawan Adi Imam Wahyudi Afdhal Fuadi Akbar, Helmy Akbardiansyah Akbardiansyah Akbardiansyah Akbardiansyah Alaudin Alaudin Alfis Syharil Ali Sarong Ammar, Esraa E Ananingtyas Ananingtyas Anhar Rozi Asri Mursawal Asri Mursawal Asri Mursawal Dafit Gunawan Dandi Sardanul Alim Devia Edwarsyah Edwarsyah Edwarsyah, Edwarsyah EKA LISDAYANTI Eka Lisdayanti Eko Agus Suyono Erijal Erijal Erijal, Erijal FAZRIL SAPUTRA Fazril Syahputra Fitria Rahmayanti FRIYUANITA LUBIS Friyuanita Lubis Friyuanita Lubis Friyuanita Lubis Giovani Oktavianda Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hanifuddin Hanifuddin Hanifuddin, Hanifuddin Hasti Detriani Hayatun Nufus Hayatun Nufus Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Heriansyah Herri Darsan Ika Kusumawati Ika Kusumawati Ikhsanul Khairi Ikromatun Nafsiyah Irja, Mhd. Ishak Hasan Iyan Al Misbah Lina Susiarni M Ali S M Ali Sarong M Barru Airil Fizra Hasibuan M Irham M. Ali Sarong M. Ali, S M. Ali, S M. Faisi Ikhwali M. Rijal M. Rijal, M. Mai Suriani Marliansyah, Muhammad Mimie S. Mira Mauliza Rahmi Mira Mauliza Rahmi Muhammad Agam Thahir Muhammad Ali Sarong Muhammad Ali Sarong Muhammad Arif Muhammad Arif Muhammad Arif Nasution Muhammad Arif Nasution Muhammad Haikal Muhammad Irja Muhammad Marliansyah MUHAMMAD RIZAL Muhammad Rizal Muhammad Rizal Muhammad Rizal Munandar Munandar Munandar Munandar Munandar Munandar Munandar Munandar Mursawal, Asri Nabil Zurba Nabil Zurba Nabila Ukhty Nasution, Anisah Neneng Marlian NURUL NAJMI Nurul Najmi Nuzul Baroqah Putra, Pandia Raden Wisnu Nurcahyo Rahmawati Rahmawati Rika - Astuti Riska Nanda Roni Arif Munandar Rosi Rahayu S., Mimie Samsul Bahri Samsul Bahri Samsul Bahri Samsul Bahri Samsul Bahri Sri Ayu Insani Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Syahril, Alfis Syahrul Muhharram Syahrul R, Syahrul Syarifah Zuraidah Yuliatul Muslimah Zuriat Zuriat