Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Make a Match Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa di SDN Keras 2 Chofifah, Aprilia Eka; Raharja, Hawwin Fitra; Susilo, Claudya Zahrani
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 5 No 1 (2024): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ijpse.v5i1.7944

Abstract

The importance of problem-solving skills for students because help them think, grasp, apply what they know, and develop other mathematical skills. Therefore, in learning mathematics, problem-solving skills should be a top priority. This model is used as an active and enjoyable learning model, but still a consistent learning objective. The purpose of this study is to provide an understanding of how learning models make a match affect students' ability to solve problems. This research is a quantitative study with design one group retest-posttest. The sample population of this initiative consisted of 20 V-grade students. Data analysis results showed that the average pretest before treatment was 62 and the average posttest after treatment was 82.65. Overall, the students' problem-solving skills improved on pretest and posttest issue, with an average presentation of 46%. Therefore, student's problem solving ability improved after application the "make a match" learning model.
PERAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN KESEHATAN MENTAL REMAJA DESA WATUGALUH KABUPATEN JOMBANG Dwinata, Anggara; Kibtiyah, Asriana; Wahyu Nugroho, Meriana; Faizi, Ahmad; Ali Gucci, Ahmad Zulfikar; Rahma Pratiwi, Emy Yunita; Raharja, Hawwin Fitra
ABIDUMASY Vol 5 No 01 (2024): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v5i01.5726

Abstract

Masa remaja adalah masa dimana seseorang mencari jati diri. Masa ini merupakan fase awal dimana seorang manusia membangun kesehatan mental secara sadar agar menuju dewasa dapat beperilaku secara positif tanpa adanya gangguan psikis dan terganggunya kesehatan mental. Wujud peran serta remaja dalam membangun kesehatan mental menjadi landasan yang sangat penting agar dapat mengendalikan diri dan menahan hawa nafsu. Sebagai wujud implementasi nyata, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sedang melaksanakan program kerja khusus dalam penanganan gangguan kesehatan mental remaja di Desa Watugaluh, Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Pemeritah Desa Watugaluh, Tim Kesehatan Desa Watugaluh, Praktisi Psikologi, dan Dosen. Implementasi nyata ini sebagai wujud rangakain program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang dalam mengatasi masalah terkait kesehatan mental. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat adalah mengatasi kesehatan mental remaja desa Watugaluh melalui peran psikologi pendidikan. adapun metode pelaksanaan Pengabdian Masyarakat meliputi: 1) survei dan observasi, 2) penyuluhan dan sharing keilmuan, dan 3) evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat memiliki dampak yang positif dalam memberikan wawasan dan strategi solusi terhadap pemecahan masalah gangguan kesehatan mental di Desa Watugaluh Kabupaten Jombang. Simpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah sumbangsih ilmu yang nyata tentang pentingnya menjaga kesehatan mental bagi anak di usia remaja agar kelak masa depannya menjadi gemilang dan memiliki motivasi hidup tinggi.
MEMBANGUN BUDAYA BELAJAR MELALUI KOMUNITAS BELAJAR DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Salamah, Evi Rizqi; Tiyas Rifayanti, Zuni Eka; Trisnawaty, Wulan; Fitra Raharja, Hawwin
ABIDUMASY Vol 5 No 01 (2024): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v5i01.5894

Abstract

Kurangnya pemahaman tentang Komunitas Belajar, khususnya bagaimana membangun dan mengoptimalkan komunitas belajar di sekolah SDN Wringrejo IV menjadi salah satu tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi guru-guru SDN Wringinrejo IV untuk dapat membangun budaya belajar melalui komunitas belajar dan peningkatan hasil belajar peserta didik dan juga meningkatkan pemahaman tentang Komunitas Belajar terutama tentang cara membangun dan mengoptimalkan Komunitas Belajar untuk meningkatkan kemampuan guru terutama terkait dengan peningkatan hasil belajar siswa. Metode PkM ini ialah pelatihan lokakarya digunakan untuk membantu membangun komunitas belajar dan mengoptimalkannya di sekolah mitra. Tujuan dari metode ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dengan berbagi informasi dan berdiskusi tentang hasil belajar. Dengan menerapkan PKM, mitra belajar tahu tentang pentingnya Komunitas Belajar di sekolah, terutama tentang bagaimana membangun dan optimalisasi Komunitas Belajar di sekolah untuk meningkatkan kemampuan guru dan budaya belajar di sekolah, dengan 100% kehadiran peserta dan 87% pemahaman materi.
Penerapan media pembelajaran magic box untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar septiani, erlyna; Desty Dwi Rochmania; Hawwin Fitra Raharja
IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education Vol 6 No 1 (2025): IJPSE
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ijpse.v6i1.6677

Abstract

The aim of this research is to determine how effective the Magic Box media is using the contextual learning model for science and science learning outcomes in class IV elementary school. Quantitative research is the type of research used. By using a pre-experimental design, one group pretest and post-test. From the results of the t test calculation with dk = 18, sig level 5%, the ttable value = 1,734 is obtained, from the t test results the tcount = 16,950 is obtained. The tcount>ttable value is 16,950 > 1,734, so it can be interpreted that HO is rejected and Ha is accepted. The results obtained from the completeness test average pretest 56.0 and posttest 90.5. It can be concluded that the Magic Box media with a contextual learning model approach is effective on science and science learning outcomes regarding body parts of plants in class IV elementary school. Therefore, fourth grade elementary school students can use Magic Box media to improve their high-level thinking abilities. Keywords: Implementation, Effectiveness, Magic Box, Learning Results.
Problems of moral development of elementary school age children in the kriyan ngadiluwih kediri localization area Dwinata, Anggara; Siswanto, M Bambang Edi; Raharja, Hawwin Fitra
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pendidkan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v8i2.18644

Abstract

This study aims to find out in general the process of inculcating morals in elementary school age children in the Kriyan localization area, Ngadiluwih, Kediri. The type of research used is a qualitative study with a case study research design. The sample in this study was six resource persons consisting of three parents and three students. Research data were collected through interviews, observation, and document analysis. Based on the results of study, it is shown that parents instill moral values ​​in their children from the age of 5-10 years with simple activities such as studying hard, not lying, not swearing, dressing neatly, speaking well, and learning to respect each other. By inculcating morals from elementary school age, it will make children easy to be accepted in society.
Pelatihan Manajemen Kepemimpinan dalam Membentuk Karakter Bernalar Kritis Mahasiswa BEM Fakultas Ilmu Pendidikan Se-Karisidenan Kediri Dwinata, Anggara; Salamah, Evi Rizqi; Pratiwi, Emy Yunita Rahma; Raharja, Hawwin Fitra; Arini, Aida; Minto, Minto
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i1.26080

Abstract

Organisasi menjadi wahana dalam mengembangkan aspek pendidikan karakter seperti bernalar kritis. Bernalar kritis meliputi kemampuan dalam menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan informasi secara obyektif dengan menggunakan logika dan penalaran yang tepat. Di Universitas Nusantara PGRI Kediri terdapat organisasi yaitu BEM FKIP yang di dalamnya di latar belakangi dengan peran mahasiswa-mahasiswa aktivis berbasis keguruan. Tujuan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu memberikan wawasan tentang manajemen kepemimpinan bagi anggota organisasi BEM FKIP dalam mengembangkan karakter dan keterampilan berpikir kritis. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat meliputi analisis situasi mitra, penyampaian materi, praktik bernalar kritis, sesi tanya jawab, evaluasi, dan pendekatan berbasis proyek. Adapun peserta dalam kegiatan pelatihan ini berjumlah lima puluh mahasiswa yang terdiri dari tujuh program studi berbeda di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan dampak positif bagi mahasiswa yang mengikuti acara pelatihan dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuannya tentang manajemen kepemimpinan, manajemen keorganisasian, dan tata kelola administrasi organisasi. Simpulan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yakni seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh seluruh mahasiswa BEM Fakultas Ilmu Pendidikan Se-Karisidenan Kediri yang setidaknya dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan mahasiswa yang berkarakter nalar kritis.