Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Variasi Pembelajaran Online di Kabupaten Aceh Singkil Hasibuan, Arnawan; Setiawan, Adi; Daud, Muhammad; Siregar, Widyana Verawaty; Baidhawi, B; Hendrival, H; Kurniawan, Robi; Safina, Putri Anjali
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah Covid-19 berdampak di berbagai sektor termasuk juga di bidang Pendidikan. Di masa tanggap darurat ini mengharuskan semua guru dan siswa belajar dari rumah nyatanya tak sekadar mengubah lokasi namun juga metode belajar. Guru merupakan kunci utama untuk menghasilkan generasi hebat dengan memberikan pembelajaran yang bermakna dan bermanfaat untuk siswa. Untuk menghasilkan generasi hebat yang bermutu dan berkualitas, guru harus mempunyai kemampuan dalam mendesain pembelajaran agar mudah dipahami dan mengerti teknologi agar semua pembelajaran mudah di akses pada saat sulit di masa pandemic seperti ini. Oleh karena itu guru sebagai media pengarah materi pembalajaran harus memahami bagaimana pengoperasian teknologi aplikasi pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara online tersebut. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman teknologi penggunaan berbagai macam aplikasi media belajar dan memberikan inspirasi kepada para pengajar untuk memberikan model pembelajaran yang kreatif agar siswa dapat semangat dan tetap mendapatkan pendidikan yang berkualitas sehingga menjadi generasi tangguh dan hebat di masa mendatang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan berbentuk interaksi langsung antara pemateri dengan para pengajar (guru) dengan memberikan secara langsung contoh pelaksanaan pekerjaan dengan menginput materi pembelajaran dan absensi melalui aplikasi media pembelajaran online di bawah lisensi google dan mencari materi belajar yang menarik sehingga menjadikan materi belajar online terlihat bagus dan menjadi perhatian bagi siswa. Setelah pelatihan  ini dilaksanakan, dapat ditarik kesimpulan yaitu pelatihan ini berjalan dengan baik dan  lancar serta mencapai target yang di tentukan sebelumnya. Pengabdian ini memberikan dampak positif bagi para guru dengan menambah pengetahuan dan wawasan baru. Selain itu, hasil pengabdian ini terbukti mempermudah para guru dalam proses memberikan materi pembelajaran online bagi siswa yakni para guru mampu mengaplikasikan media tersebut dan memanfaatkan nya dalam pembelajaran.
Pelatihan Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran di SMA Lhokseumawe dan Aceh Utara Sayuti, Muhammad; Hasibuan, Arnawan; Baidhawi, Baidhawi; Siregar, Widyana Verawaty; Mariyudi, Mariyudi; Puspasari, Cindenia; Hasibuan, Muhammad Rafif Fadlurrahman; Fadhilati, Nyak Intan; Farizi, Reza Al
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK (sekolah menengah kejuruan) dan SMA (Sekolah Menengah Atas merupakan sekolah lanjutan yang lebih banyak menggunakan peralatan-peralatan laboratorium dengan mesin tenaga listrik dan bahan-bahan kimia, terutama di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara. Program pembelajaran yang menggunakan laboratorium yang menggunakan peralatan dan bahan-bahan kimia mudah terbakar yang kegiatannya berisiko tinggi terhadap bencana kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang betapa pentingnya pengetahuan siswa tentang tanggap darurat kebakaran dan memberikan simulasi dan praktek secara langsung di lapangan terbuka agar lebih mudah dipahami. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara membuat pelatihan simulasi tanggap darurat kebakaran di SMA Lhokseumawe dan Aceh Utara. Metode ini terbagi menjadi 5 tahap yakni Analisis Situasi dan Survei, Penentuan permasalahan prioritas, Solusi Yang diusulkan, Luaran (Outcome), Evaluasi dan Pendampingan. Hasil yang diperoleh dari   kegiatan   ini   adalah   dapat   meningkatkan pengetahuan   dan   keterampilan   dalam menjalankan sikap tanggap darurat terhadap bencana kebakaran.
Edukasi Sustainable Business Dan Social Economic Environment Masyarakat Di Pulau Balai Kepulauan Banyak Siregar, Widyana Verawaty; Hasibuan, Arnawan; Daud, Muhammad; Rafif, Muhammad; Hidayatullah, Ferdy; Lapara, Muhammad Ilham; Qausar, Muhammad
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Banyak merupakan gugusan pulau yang berada di pesisir pantai Barat Aceh, tepatnya di Kabupaten Aceh Singkil. Kehidupan masyarakat Pulau Banyak masih  sangat bergantung pada laut, terlihat dari sebagian besar masyarakatnya berprofesi  sebagai nelayan. Sedangkan sebagian yang lain berprofesi sebagai wirausaha dan pegawai. Oleh karena itu, masih begitu banyak hal yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sesuai dengan potensi alam yang dimiliki Pulau Banyak. Pulau Balai merupakan salah satu pulau yang memiliki penduduk terpadat di kepulauan Banyak. Pulau Balai ini sejak dahulu merupakan gerbang penjelajahan di gugusan kepulauan banyak. Saat ini pulau Balai dijadikan sebagai transportasi utama dan pusat pemerintahan maupun perekonomian warga Kecamatan Pulau Banyak. Pulau Balai juga sudah ditetapkan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia menjadi Desa Wisata unggulan di Aceh saat ini. Saat ini, Pulau Balai telah menjadi satu pulau yang sedang dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Singkil sejak Tahun 2002 sebagai daerah tujuan wisata nasional. Namun dari segi strategi pengembangannya dalam konsep ekowisata bahari masih belum terencana secara matang. Harapan akhir dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dibidang pariwisata khusunya pengelolaan desa wisata yang nantinya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi dan kelestarian lingkungan masyarakat sebagai upaya pembangunan wilayah secara berkesinambungan dan berlanjut.
Pengembangan Kompetensi Dosen Dalam Penyusunan Proposal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Di Politeknik Aceh Hasibuan, Arnawan; Siregar, Widyana Verawaty; Daud, Muhammad; Hilmi, Hilmi; Ichsan, Ichsan; Ardian, Ardian; Sari, Dewi Maya
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 3 (2024): Juli 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i3.3264

Abstract

Research and community service (P2M) are crucial elements that higher education institutions can undertake to address the challenges and problems faced by society. According to the administrative system in higher education institutions, before initiating a P2M program, a series of processes, including the creation of a proper and correct proposal, are required. This proposal will then be submitted to the LPPM (Institute for Research and Community Service) as the coordinator of P2M activities. The quality of the P2M proposal significantly influences the implementation of these activities. Therefore, the quality and quantity of P2M proposal creation can be improved through training. This article will discuss the training conducted with the main objective of enhancing the ability of lecturers to prepare research and community service proposals within the Aceh Polytechnic environment. The training aims to ensure that lecturers can create proposals that meet administrative standards, thereby obtaining approval and support from the LPPM of Aceh Polytechnic. By improving the lecturers' ability to prepare proper and correct proposals, the quality and quantity of research and community service at Aceh Polytechnic will significantly increase.                   Keywords: P2M; three pillars of higher education; LPPM; research proposal  Abstrak: Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (P2M) adalah elemen krusial yang dapat dilakukan perguruan tinggi untuk mengatasi tantangan dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Berdasarkan sistem administrasi di perguruan tinggi, sebelum dapat memulai program P2M ini maka diperlukan serangkaian proses termasuk pembuatan proposal yang baik dan benar yang nantinya akan diserahkan kepada pihak LPPM selaku koordinator kegiatan P2M. Pembuatan proposal P2M yang berkualitas akan sangat berpengaruh terhadap terlaksananya kegiatan P2M ini, terkait hal tersebut kualitas dan kuantitas pembuatan proposal P2M dapat ditingkatkan dengan dilakukannya pelatihan. Artikel ini akan membahas pelatihan yang dilakukan dengan tujuan utama meningkatkan kemampuan dosen dalam menyusun proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Politeknik Aceh. Pelatihan ini bertujuan memastikan dosen mampu membuat proposal yang memenuhi standar administrasi, sehingga bisa mendapatkan persetujuan dan dukungan dari LPPM Politeknik Aceh. Dengan meningkatnya kemampuan dosen dalam menyusun proposal yang baik dan benar maka juga akan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat di Politeknik Aceh akan mengalami peningkatan yang signifikan. Kata kunci: P2M; tri dharma perguruan tinggi; LPPM; proposal penelitian
PEMANFAATAN APLIKASI PEMBELAJARAN DARING UNTUK MEMBANGUAN GENERASI HEBAT Siregar, Widyana Verawaty; Hasibuan, Arnawan; Nurdin, M. Daud
Jurnal Vokasi Vol 5, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v5i2.2130

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman tekhnologi penggunaan berbagai macam aplikasi media belajar dan memberikan inspirasi kepada para pengajar untuk memberikan model pembelajaran yang kreatif agar siswa dapat semangat dan tetap mendapatkan pendidikan yang berkualitas sehingga menjadi generasi tangguh dan hebat di masa mendatang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan berbentuk interaksi langsung antara pemateri dengan para pengajar (guru) dengan memberikan secara langsung contoh pelaksaan pekerjaan dengan menginput materi pembelajaran dan absensi melalui aplikasi dibawah lisensi Google dan mencari materi belajar yang menarik sehingga menjadikan materi belajar online terlihat bagus dan menjadi perhatian bagi siswa.
Pencegahan KBGO Guna Membangun Ruang Aman Digital Bagi Anak & Perempuan Muslim di Era Society 5.0 Puspasari, Cindenia; Darnila, Eva; Siregar, Widyana Verawaty; Husniati, Ade Muana; Mardhiah, Ainol
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) sebagai upaya membangun ruang aman digital bagi anak dan perempuan di era Society 5.0, di mana teknologi seperti AI, IoT, dan big data dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah sosial sambil menempatkan manusia sebagai pusatnya. KBGO, sebagai bentuk kekerasan gender yang difasilitasi teknologi (menurut UN Women), mencakup pelecehan online, revenge porn, doxxing, cyberstalking, deepfake pornography, dan hate speech berbasis gender. Dampaknya merusak kesehatan mental korban, terutama generasi muda, serta memperburuk ketidaksetaraan gender dan menghambat partisipasi perempuan di ruang digital. Di Indonesia, kasus KBGO melonjak dan didominasi penyebaran konten intim non-konsensual. Upaya anti-KBGO meliputi strategi edukasi kampanye #AwasKBGO oleh SAFENet, Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16 HAKTP) yang diperingati 25 November-10 Desember, serta inisiatif pemerintah melalui KemenPPPA, Komnas Perempuan, dan regulasi seperti UU ITE. Artikel ini berbasis pengabdian masyarakat di Universitas Malikussaleh menggunakan teknik PAS (Problem-Agitate-Solution) untuk edukasi. Strategi pencegahan mencakup edukasi kesadaran masyarakat tentang consent dan etika digital, dukungan korban melalui laporan dan konsultasi psikologis, peran platform digital dalam deteksi konten berbahaya, serta kolaborasi multi-pihak untuk transformasi budaya. Gerakan ini tidak hanya melindungi korban, tetapi juga membangun akhlak generasi muda menuju Indonesia Emas 2045 yang inklusif dan bebas diskriminasi, dengan ajakan aktif melaporkan kasus ke lembaga terkait.