Claim Missing Document
Check
Articles

Subjective Norms of Health Students Related to Parent's Social Control on Intention to Stop Smoking Ahsanu Bil Husna; Ira Nurmala; Erdi Istiaji; Erwin Nur Rif'ah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2024.15.1.116-131

Abstract

Smoking among students is a significant global issue. Health students, expected to be knowledgeable about smoking dangers and serve as role models, are found to engage in smoking behavior, which is concerning. This study aimed to analyze health students' perceptions regarding parental social control and their intention to quit smoking using the Theory of Planned Behaviour, specifically focusing on the role of subjective norms. The study used a descriptive qualitative approach with a phenomenological methodology involving in-depth interviews and observations. The research was conducted in Jember Regency with five primary informants, health students at the University of Jember, and key informants who were close friends and parents of primary informants. Data processing used the interactive data analysis model proposed by Miles and Huberman, involving three steps: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study found that health students who smoke positively perceived their parents' opinions and social support regarding smoking cessation behavior. They viewed their parents' efforts to prevent them from smoking as beneficial and effective in influencing their behavior. health students who smoke acknowledged that the social control exerted by their parents was crucial in helping them overcome their smoking habits. Most health students who smoke expressed a strong intention to quit smoking, indicating a willingness to change their behavior in response to the support they received from their parents. The study suggests that parents should set a good example and communicate effectively to influence adolescent smoking behavior. Health students and health offices can also support this effort through smoking cessation activities and education.
Pengaplikasian Teori Precede Proceed Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan Sidotopo Amalia Ayu Mandasari; Ira Nurmala
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 1 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i1.2021.16-23

Abstract

Latar Belakang: Sebuah pemberdayaan masyarakat berguna untuk memampukan dan memandirikan masyarakat. Dimana begitu banyak permasalahan masyarakat yang ada, salah satunya permasalahan kesehatan, seperti  lingkungan yang tercemar oleh sampah. Permasalahan akibat sampah dapat berdampak pada 25% ikan yang mengandung plastik, 80% sampah yang berada di laut merupakan sampah dari darat, merusak lingkungan sekitar, menyebabkan penyakit seperti disentri dan DBD serta dapat juga menurunkan derajat kesehatan masyarakat yang bermukim di wilayah tersebut. Salah satu wilayah yang mengalami permasalahan sampah adalah Kelurahan Sidotopo, tepatnya di wilayah RW XI, Kota Surabaya.Tujuan: Untuk membantu masyarakat RW XI agar dapat meningkatkan kesadaran tentang kesehatan lingkungan serta memampukan masyarakat untuk menanggulangi permasalahan yang ada pada lingkungannya. Metode: Proses pemberdayaan masyarakat RW XI Kelurahan Sidotopo Kota Surabaya dengan sasaran penelitian masyarakat yang memiliki balita dan dilakukan pada tanggal 26 Desember 2019 hingga 31 Januari 2020. Metode yang digunakan yaitu dengan metode deskriptif kualitatif dengan design cross sectional dan untuk melakukan implementasi menggunakan kerangka teori precede proceed.Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian berupa masyarakat dapat terbantu untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan lingkungan serta memampukan masyarakat untuk menanggulangi permasalahan yang ada pada lingkungannya.Kesimpulan: Pembentukan kebijakan oleh masyarakat sekitar dan pembentukan laskar sebagai pelopor kesehatan masyarakat di wilayah RW XI Kelurahan Sidotopo Kota Surabaya.
Niat Mahasiwa di Surabaya untuk Berhenti Mengonsumsi Minuman Beralkohol Menggunakan Teori Attitude Towards Behavior Denita Mayasari Sitio; Zulfa Kevaladandra; Ira Nurmala
Media Gizi Kesmas Vol 10 No 2 (2021): MEDIA GIZI KESMAS (DECEMBER 2021)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v10i2.2021.205-212

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Minuman beralkohol dikaitkan dengan risiko bertambahnya masalah kesehatan seperti ketergantungan alkohol, sirosis hati, kanker dan cedera. Hubungan kausal terbaru oleh temuan penelitian adalah mengonsumsi alkohol mengakibatkan kejadian penyakit menular seperti tuberkulosis dan HIV/AIDS. Efek dari penggunaan alkohol adalah sekitar 3,3 juta kematian setiap tahun. Jadi, bahaya penggunaan alkohol menyumbang 5,9% dari semua kematian di seluruh dunia.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan niat mahasiswa di Surabaya untuk berhenti mengonsumsi minuman beralkohol.Metode: Penelitian dilakukan mulai dari Oktober 2017 – Oktober 2018. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang didukung dengan teknik in-depth interview. Informan dari penelitian ini terdiri dari dua kategori yaitu informan kunci dan informan. Adapun informan kunci adalah mahasiswa di Surabaya yang berusia 18-21 tahun, mengonsumsi minuman beralkohol dan memiliki keinginan untuk berhenti mengonsumsi minuman beralkohol. Sedangkan informan adalah teman dekat dari informan kunci. Jumlah informan penelitian adalah 18 orang. Informan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu informan kunci dan informan. Informan kunci terdiri dari 7 orang, sedangkan informan terdiri dari 6 orang teman dekat informan kunci dan 5 orang pengurus yayasan ORBIT (Our Right To Be Independent) Surabaya. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik snowball sampling yang dimulai dari informan kunci, kemudian informan kunci akan memberikan petunjuk untuk informan selanjutnya. Adapun analisis data dilakukan dengan melakukan pengambilan data hingga membuat kesimpulan.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan mempercayai adanya dampak negatif akibat dari mengonsumsi minuman tersebut.Kesimpulan: Sebagian besar informan kunci memiliki attitude toward behavior (sikap terhadap perilaku) positif untuk berhenti mengonsumsi minuman beralkohol yang berasal dari evaluasi saat mengonsumsi minuman beralkohol dan mempercayai adanya dampak negatif akibat dari mengonsumsi minuman tersebut. Saran untuk peneliti lainnya diharapkan agar dapat mencari intervensi yang efektif dalam penanganan penyalahgunaan alkohol di kalangan remaja.Kata kunci: mahasiswa, minuman beralkohol, sikap
Threat appraisal and prevention of risky sexual behavior among high school students in Indonesian: the mediating roles of response efficacy and self-efficacy Erni Gustina; Ira Nurmala; Nunik Puspitasari
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 15, No 3: June 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v15i3.38765

Abstract

Premarital sexual behavior among adolescents remains a public health concern. However, school programs often focus on risk perception without showing how perceived threat can lead to protection. This study examined the influence of threat appraisal (severity and vulnerability) on the prevention of premarital sexual behavior through response efficacy and self-efficacy as mediators. A cross-sectional survey was conducted among 333 high school students selected by multistage sampling. Likert-scale measures assessed severity, vulnerability, response efficacy, and self-efficacy. The model was analyzed using partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) with bootstrapping (α=0.05). Most participants reported no premarital sexual behavior (66.1%). Severity and vulnerability positively predicted response efficacy and self-efficacy, with severity exerting a stronger effect. Response efficacy and self-efficacy were negatively linked to premarital sexual behavior (p<0.05), meaning that higher coping appraisal (the ability to handle risky situations) was associated to lower risk behavior. Indirect effects from severity and vulnerability to behavior through both mediators were significant. The model explained 34% of the variance in premarital sexual behavior. Threat appraisal reduced premarital sexual behavior mostly by improving coping appraisal. Thus, school-based interventions should combine risk communication with the development of refusal, negotiation, and self-confidence skills to support protection.
Lansia Berdaya, Tekanan Darah Terkendali: Peningkatan Kemampuan Manajemen Diri Pada Penderita Hipertensi Nurma Afiani; Ira Nurmala; Mahmudah Mahmudah
Jurnal LINK Vol 21 No 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i2.14095

Abstract

Hypertension is a chronic condition that cannot be cured but can be effectively controlled. Lifelong blood pressure management is essential to prevent the development of cardiovascular complications. Successful hypertension management hinges on the patient’s active participation in the treatment process. The priority issue is the low self-management ability of elderly people with hypertension. Efforts are needed to empower elderly with hypertension. The aim is to improve the self-management ability of elderly people with hypertension. The methods used include lectures, Focus Group Discussion (FGD), practice, and mentoring. Evaluation was carried out with a pre-test and post-test. The sample were elderly people with hypertension who were registered as members of Prolanis, aged 55-65 years, had been diagnosed with hypertension for at least 1 year, and were taking at least one type of antihypertensive medication. The media used was the Self-Management Module. An additional health promotion program was conducted with four sessions in one month for the treatment group. The results showed that the health promotion program was effective in improving self-management skills. Elderly people with hypertension who have good self-management skills will be more compliant with the therapy program, thereby reducing the risk of complications.
The Relationship Between Knowledge and Personal Safety Skills As A Efforts to Prevent Sexual Harassment in College Students Rosa Azizah; Ira Nurmala
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 12 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i12.50101

Abstract

Sexual harassment ranks first among the cases of sexual violence in educational institutions. The college has become one of the educational institutions with a high case rate. Given that sexual harassment can harm a person as it can have a physical, psychological, and social impact, it is necessary to prevent sexual abuse with personal safety skills consisting of recognize, resist, and report. One of the factors that influences the prevention of sexual harassment is knowledge. The aim of this study is to look at the relationship between knowledge and personal safety skills as behavioral efforts to prevent sexual harassment in students. This research is a quantitative analysis of the type of observational analytics with cross sectional design. Respondents to this study were active students of Airlangga University in the academic year 2023/2024 and a total of 420 respondents were obtained using accidental sampling method. The data collection uses questionnaires and is processed with Spearman's analysis that shows the strength of the relationship. The results show a very strong relationshiip (r=0.824) between knowledge and personal safety skills as an attempt to prevent sexual harassment in students. It is hoped that the campus will maximize its efforts to prevent sexual harassment by increasing the knowledge of students and citizens of the campus about sexual abuse, facilitating training in personal safety or self-care skills, expanding media information and access services for reporting sexual assault, as well as monitoring and periodically evaluating programmes that have been conducted in the campus area.
Sexual Health Education Based on the Theory of Planned Behavior to Prevent Risky Sexual Behavior in Adolescents: A Systematic Review Stephani Dwiyana Putri; Shrimarti Rukmini Devy; Ira Nurmala; Andi Safutra Suraya
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.4408

Abstract

Risky sexual behavior is a serious issue as it is a major risk factor for the emergence of diseases such as Sexually Transmitted Infections (STIs), disabilities, and mortality among adolescents due to a lack of information about sexual health. The aim of this study is to prevent risky sexual behavior through health education based on the Theory of Planned Behavior (TPB). A systematic review was conducted using four electronic databases (Scopus, PubMed, Web of Science (WoS), and Science Direct) on previous studies employing cross-sectional, quasi-experimental, and Randomized Control Trials (RCT) designs from the last 5 years (2017-2021). The database search was performed from November to December 2021. The Joanna Briggs Institute (JBI) was used as a guide for assessing the quality of the studies, and PRISMA was used as the research guideline. Data analysis utilized descriptive analysis to identify themes. There were 11 articles that met the inclusion criteria in the review. All selected studies discussed sexual health education using the TPB approach. There was an improvement in behavior change based on TPB (attitudes, subjective norms, control, and intention) among adolescents who received sexual health education. The factors influencing adolescents' intentions are closely related to the process of behavior formation. These factors include attitudes, subjective norms, and behavioral control. A Sexual health education based on TPB can be an appropriate intervention to prevent risky sexual behavior among adolescents, as its priority is to strengthen behavioral intentions by enhancing attitudes, subjective norms, and behavioral control through continuous health education.
Pengaruh Dukungan Sosial Penghargaan Terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyintas Kekerasan Verbal di Surabaya: The Influence of Self Esteem Social Support on Self-Acceptance Efforts for Adolescent Verbal Abuse Survivors in Surabaya Natasya Dyah Ayu Rahmadani; Ira Nurmala
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2781

Abstract

Latar belakang: Kekerasan verbal banyak terjadi pada lingkungan yang luas, korban yang paling mendasar yakni usia anak-anak hingga berlanjut pada usia remaja, karena faktor penyebab yang terjadi di usia dini akan terus berlanjut pada usia remaja hingga dewasa, akibatnya kekerasan verbal akan menumbuhkan risiko lebih besar dan dampak berkepanjangan. Lembaga PBB untuk anak-anak menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat kekerasan pada anak tertinggi se-Asia Tenggara. Data tersebut dikeluarkan oleh Wahana Visi Indonesia pada bulan Juli 2020 dengan hasil 33,8% anak masih mengalami kekerasan verbal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dukungan sosial penghargaan yang diberikan dalam upaya meningkatkan penerimaan diri remaja penyintas kekerasan verbal di Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data langsung melalui wawancara mendalam. Informan penelitian yaitu remaja penyintas kekerasan verbal di Surabaya yang terhubung dengan komunitas Rumah Remaja Surabaya. Data yang didapatkan akan dianalisis secara kualitatif dan menggunakan metode triangulasi sumber untuk memeriksa keabsahan data. Hasil: Sebagian besar informan penelitian utama mengatakan bahwa mereka mendapatkan pujian dan pengertian dari beberapa lingkungannya. Selain itu, seluruh informan penelitian utama mengatakan bahwa mereka mendapatkan dukungan diterima di lingkungan tinggalnya diantaranya karena mereka tidak kembali disalahkan atau dipojokkan, dimengerti, dan mendukung remaja penyintas dalam melalui hal sulit pasca kekerasan verbal terjadi. Sumber dukungan ini bisa berasal dari keluarga dan teman. Kesimpulan: Penyintas kekerasan verbal di Surabaya mendapatkan dukungan penghargaan berupa pujian, dimengerti dan diterima lingkungan tinggal, sebagian besar dukungan penghargaan berasal dari teman dan keluarga.
Pengaruh Dukungan Sosial Emosional Terhadap Upaya Penerimaan Diri Remaja Penyitas Kekerasan Verbal di Surabaya: The Effect of Emotional Social Support on Self-Acceptance of Adolescent Verbal Violence Survivors in Surabaya Hilma Ulya; Natasya Dyah Ayu Rahmadani; Ira Nurmala
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.2865

Abstract

Latar belakang: Dari survey yang dihasilkan oleh KPAI bahwa anak sering menyatakan mengalami kekerasan verbal dari kedua orang tua seperti mendapat perlakuan dimarahi 56%, dibandingkan 34%, dibentak 23%, dipelototi 13%. Hal ini menunjukkan bahwa kekerasan secara verbal dapat terjadi di berbagai lingkungan manapun dengan situasi apapun, padahal kekerasan verbal akan berpengaruh pada perkembangan anak secara psikologis, akibatnya anak akan kesulitan dalam belajar, memiliki gangguan emosi, memiliki konsep diri rendah, agresivitas, memiliki hubungan social yang lemah, bahkan dapat berujung pada bunuh diri. Oleh karena itu, diperlukan sebuah upaya untuk meningkatkan self-acceptance pada korban dan penyitas kekerasan verbal dengan melakukan dukungan social emosional kepada penyitas kekerasan verbal. Tujuan: Untuk mengetahui bentuk dukungan social emosional yang diberikan dalam upaya meningkatkan penerimaan diri (self-acceptance) remaja penyitas kekerasan verbal di Surabaya. Metode: Jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data indeph interview. Informan penelitian adalah remaja penyintas kekerasan verbal di Surabaya yang terhubung dengan komunitas Rumah Remaja Surabaya. Data yang didapatkan dianalisis kualitatif menggunakan metode triangulasi sumber untuk memeriksa kebenaran data. Hasil: Sebagian besar informan utama menyatakan sudah mendapatkan dukungan social emosional berupa kelimat motivasi positif dari lingkungan, namun belum mendapatkan dari tenaga kesehatan. 3 informan utama sudah mendapatkan dorongan social emosional dari keluarga, 2 dari teman, namun belum mendapatkan dari tenaga kesehatan. Informan kunci menyatakan bahwa sudah memberikan wadah pendampingan tenaga kesehatan psikolog bagi penyitas kekerasan verbal. Kesimpulan: Penyitas kekerasan verbal telah mendapatkan dukungan emosional dari keluarga dan teman berupa pesan positif, namun belum memiliki dukungan emosional dari tenaga kesehatan seperti psikolog dan psikiater
Kesiapan BCC (Banyuwangi Children Center) dalam Upaya Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak di Banyuwangi: Readiness of BCC (Banyuwangi Children Center) in Efforts to Prevent Sexual Violence among Children in Banyuwangi Ira Nurmala; Jayanti Dian Eka Sari; Desak Made Sintha Kurnia Dewi; Yuli Puspita Devi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.2961

Abstract

Latar belakang: Salah satu permasalahan anak di Banyuwangi adalah kekerasan seksual pada anak. Kekerasan seksual pada anak merupakan masalah yang vital karena dapat mengganggu perkembangan anak khususnya psikis anak. Banyuwangi Children Center (BCC) didirikan pada Mei 2016 bertugas untuk merespon dan menangani berbagai kasus kekerasan pada anak melalui tim terpadu. Tujuan: Untuk menganalisis kesiapan Banyuwangi Children Center dalam upaya menurunkan kekerasan seksual pada anak di Banyuwangi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam pada 7 informan. Hasil: Kesiapan BCC dalam mencegah kekerasan seksual pada anak meliputi tiga aspek yaitu organizational factor, program yang dijalankan, dan sumber daya manusia (SDM). Kendala yang dihadapi BCC adalah banyaknya undang-undang yang diambil dalam visi organisasi sehingga tidak ada monitoring dan evaluasi yang jelas. Keterbatasan SDM dan program yang dijalankan menyebabkan masyarakat Banyuwangi kurang mengetahui tentang peran BCC. Kesimpulan: Kesiapan BCC dalam mencegah kekerasan seksual pada anak masih memiliki kendala dan keterbatasan. Oleh karena itu perlu adanya rencana strategis program berkelanjutan BCC dari stakeholder yang melibatkan masyarakat secara terstruktur agar dapat mencegah kekerasan seksual pada anak secara efektif.
Co-Authors Adelia Perwita Sari Afina Puspita Zari Ahsanu Bil Husna Ahsanu Bil Husna Airil Haimi Mohd Adnan Aldri Frinaldi Alfi Makrifatul Azizah Alfilnah Alfilnah Alfiyan Dharma Yuda Alif Fatimatuz Zahro Alma Feriyanti Alma Feriyanti Amalia Ayu Mandasari Andi Safutra Suraya Anna Mahsusoh Annisa Clara Salsabila Annisa Clara Salsabila Aprillia Nurhayati Arwan Asma Nadia Asma Nadia Asma Nadia Aulia Dikmah Kiswahono Cholid, Idham Chung-Ying Lin Citra Ahiyanasari Ervina Ahiyanasari Damai Arum Pratiwi Daniar Dwi Ayu Pamela Dayinta Annisa Syaiful Dayu Marista Denita Mayasari Sitio Desak Made Sintha Kurnia Dewi Desak Made Sintha Kurnia Dewi Devy Mulia Sari Devy, Shrimarti R Dian Arie Sushanty Dianna Suzieanna Mohamad Shah Diansanto Prayoga Dini Yulia Restuti Dominikus Raditya Atmaka Edi Dwi Riyanto Efa Kelya Nasrun Eko Agus Cahyono Elisa Dwi P Erdi Istiaji Erfandi Pratama Erni Gustina Erwin Nur Rif&#039;ah Erwin Nur Rif'ah Eva Ardiana Evana Nisa'ul Ammar Fajar Kurniawan Farapti Farapti Fatah, Mohammad Zainal Fercindilia Fercindilia Ferina Agustia Yuarta Firman Suryadi Rahman Hadina Habil Hargono, Rahmat Hari Basuki Notobroto Hasmita Hasmita Hidayat, Sho’im Hilma Ulya Husna, Ahsanu Bil Imas Elva Khoiriyah Intan Arimurti Irman Idrus Ishmah Mumtazah Isma Faridatus Sholihah Jayanti Dian Eka Sari Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Kaima Ishmata Rianti Kholifatul Mardiah Kiki Mellisa Andria Laila Wahyuning Tyas Lisnawati Lisnawati Lutfi Agus Salim Lutfi Agus Salim M Muthmainnah Maghdalena Qurrotaain Mahmudah Mahmudah Mandagi, Ayik Mirayanti Moch Yusron Mochammad Bagus Qomarrudin Mochammad Bagus Qomaruddin Muh Arfah Muhamad Ramadhan Salam Muhammad Al Rajab Muhammad Luthfi Abdul Ghaffar Muji sulistyowati Muthmainnah Muthmainnah Nabila Khusna Amalia Nabila Zahrotul Maliha Nadhiroh, Siti R Nadiya Istighfaara Nafiatus Sintya Deviatin Natasya Dyah Ayu Rahmadani Natasya Dyah Ayu Rahmadani Natasya Dyah Ayu Rahmadani Nendy Putra Salsabila Nisrina Auliyah Laras Karindra Noviyanti, Tausyiah Rohmah Nunik Puspitasari Nur Alam Fajar Nurfitriyana Rahmat Nurhayati, Aprillia Nurina Dewi Ayu Dewi Nurma Afiani Nurul lailatul badriyah Oedojo Soedirham Pratama, Erfandi Puspikawati, Septa Indra Rachmat Hargono Rahayu Aprianti Rahma Rizki Nabila Rahmayanti, Riris Rery Afianto Riris Diana R Riris Diana Rachmayanti Risah Bellah Susanto Riska Oktaviana Riska Oktaviana Rosa Azizah Santi Martini Sarmawan Muin Sebayang, Susy Katikana Shirmarti Rukmini Devy Shofwanto Adhi Isnanda Shrimarti Rukmini Devy Siti Rahayu Nadhiroh Sofa Nutrima Rismawati Sri Ayu Sri Widati Sri Widati Stephani Dwiyana Putri Sudarmaji, Sudarmaji Sultan Andilah Syaiful Katadi Syifa’ul Lailiyah Tasya Azelya Putri Andiani Tausyiah Rohmah Noviyanti Tawakkal Tawakkal Tesalonika Arina Pambudi Tri Martiana Widowati, Syafira Wahyu Yuli Puspita Devi Yuli Puspita Devi Yuli Puspita Devi Yuli Puspita Devi Zulfa Kevaladandra Zulfa Kevaladandra