Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Guru PAI Dalam Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di SMA Antartika Sidoarjo Laode Daffa Valderama Syaputra; Ali Mohtarom; Wiwin Fachrudin Yusuf; Askhabul Kirom
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 4 (2024): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/62pjb612

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan bagi setiap manusia agar menjadi manusia yang berdaya guna. Dalam undaang-undang RI No.20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional. Pasal 1 Ayat (1) disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahklaq mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi kenakalan remaja di SMA Antartika Sidoarjo. Kenakalan remaja merupakan salah satu tantangan serius yang dihadapi oleh sekolah-sekolah menengah, termasuk SMA Antartika Sidoarjo. Guru PAI memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam pengajaran materi agama, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan moral siswa. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMA Antartika Sidoarjo memainkan peran yang signifikan dalam mengurangi kenakalan remaja melalui berbagai strategi, termasuk pendidikan karakter, pendekatan personal, serta kolaborasi dengan orang tua dan pihak sekolah. Guru PAI juga berperan sebagai teladan, memberikan bimbingan spiritual dan moral yang mendalam kepada siswa. Selain itu, program kegiatan ekstrakurikuler yang diinisiasi oleh guru PAI juga terbukti efektif dalam mengalihkan energi siswa ke arah kegiatan positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran proaktif dan kolaboratif dari guru PAI sangat penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan dalam membentuk perilaku siswa yang lebih baik. Abstract Education is a necessity for every human being to become a useful human being. In the Republic of Indonesia Law No. 20 of 2003 concerning the National Education System. Article 1 Paragraph (1) states that education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have spiritual religious strength, self-control, personality, intelligence, noble morals, and skills needed by themselves, society, nation, and state. This study aims to explore the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in overcoming juvenile delinquency at SMA Antarctica Sidoarjo. Juvenile delinquency is one of the serious challenges faced by secondary schools, including SMA Antarctica Sidoarjo. PAI teachers have the responsibility not only in teaching religious material, but also in forming students' character and morals. Through a qualitative approach, this study collected data through in-depth interviews, observations, and document studies. The results of the study indicate that PAI teachers at SMA Antarctica Sidoarjo play a significant role in reducing juvenile delinquency through various strategies, including character education, personal approaches, and collaboration with parents and the school. Islamic Religious Education teachers also act as role models, providing deep spiritual and moral guidance to students. In addition, extracurricular activity programs initiated by Islamic Religious Education teachers have also proven effective in diverting students' energy towards positive activities. This study concludes that the proactive and collaborative role of Islamic Religious Education teachers is very important in creating a conducive school environment and in shaping better student behavior.
Peran Orang Tua Dalam Membantu Tumbuh Kembang Anak Sebagai Peserta Didik Di MI Miftahul Khoir III Purwosari Pasuruan Wiky Nur Fajar; Askhabul Kirom; Muhammad Anang Sholikhudin; Ali Muhtarom
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 4 (2024): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/7e12tg81

Abstract

Pendidikan moral dan karakter anak sangat dipengaruhi oleh peran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama. MI Miftahul Khoir III Purwosari Pasuruan merupakan lembaga pendidikan yang sangat memperhatikan peran orang tua dalam memotivasi anak-anak untuk belajar. Teori belajar sosial Albert Bandura menekankan pentingnya pengamatan, penyimpanan, reproduksi, dan motivasi dalam proses pembelajaran sosial.Penelitian ini berfokus pada peran orang tua di MI Miftahul Khoir III Purwosari dalam memotivasi anak-anak mereka untuk belajar dan mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi anak sebagai peserta didik. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana komunikasi yang efektif dan perhatian ekstra dari orang tua dapat meningkatkan semangat belajar anak.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada beberapa orang tua murid di MI Miftahul Khoir III Purwosari. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama terkait peran orang tua dalam memotivasi anak-anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di MI Miftahul Khoir III Purwosari memainkan peran yang sangat penting dalam memotivasi anak-anak mereka untuk belajar melalui komunikasi yang baik, memberikan contoh perilaku positif, serta dukungan moral dan penghargaan. Temuan ini mendukung teori belajar sosial Bandura dan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam memotivasi dan mendukung proses belajar anak. Dengan demikian, keterlibatan aktif orang tua merupakan faktor kunci dalam keberhasilan akademik dan pengembangan karakter anak. Abstract Children's moral and character education is greatly influenced by the role of parents as the first and foremost educators. MI Miftahul Khoir III Purwosari Pasuruan is an educational institution that pays great attention to the role of parents in motivating children to learn. Albert Bandura's social learning theory emphasizes the importance of observation, storage, reproduction, and motivation in the social learning process. This study focuses on the role of parents at MI Miftahul Khoir III Purwosari in motivating their children to learn and overcoming various obstacles faced by children as students. This study also explores how effective communication and extra attention from parents can increase children's enthusiasm for learning. This study uses a qualitative approach with an in-depth interview method with several parents of students at MI Miftahul Khoir III Purwosari. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis techniques to identify key patterns and themes related to the role of parents in motivating children. The results showed that parents at MI Miftahul Khoir III Purwosari play a very important role in motivating their children to learn through good communication, providing examples of positive behavior, and moral support and rewards. These findings support Bandura's social learning theory and previous studies that emphasize the importance of the role of parents in motivating and supporting children's learning processes. Thus, active parental involvement is a key factor in children's academic success and character development.
Inovasi Metode Pembelajaran Syawir Untuk Meningkatkan Pemahaman Nahwu Dalam Kitab Matan Jurumiyah Di Pondok Pesantren Ngalah Viza fikriyani; M. Jamhuri; Ahmad Marzuki; Askhabul Kirom
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/jyh3kj63

Abstract

This research is motivated by the low level of students' understanding of the contents of the Matan Jurumiyah book, which has an impact on their less than optimal ability to read and understand the yellow book, especially in the field of nahwu science. This condition indicates the need for innovative learning methods that can increase student involvement and deepen their understanding of the material being studied. Therefore, this study aims to describe: (1) the implementation of innovative syawir learning methods in improving students' nahwu understanding, (2) supporting and inhibiting factors in its implementation, and (3) the impacts arising from the application of this method. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection was carried out through observation, interview, and documentation techniques, involving Islamic boarding school caretakers, ustaz, and students as research informants. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and systematic conclusion drawing. The results of the study indicate that the implementation of the innovative Syawir learning method was carried out through several stages, namely an initial evaluation to determine the level of understanding of students, implementation of learning based on sorogan levels, random evaluations to measure students' readiness, and the provision of educational sanctions to improve learning discipline. Supporting factors in the implementation of this method include support from Islamic boarding school supervisors, the availability of adequate learning materials, a conducive learning environment, and high student motivation in learning nahwu. Meanwhile, inhibiting factors faced include limited learning time, differences in student ability levels, and the emergence of psychological pressure due to the random evaluation system. Nevertheless, the innovative Syawir learning method has a positive impact in the form of more structured learning planning, increased student learning motivation, better effectiveness of the learning process, and the growth of students' discipline and accuracy in understanding nahwu material. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman santri terhadap isi kitab Matan Jurumiyah, yang berdampak pada kurang optimalnya kemampuan mereka dalam membaca dan memahami kitab kuning, khususnya dalam bidang ilmu nahwu. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya inovasi metode pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan santri serta memperdalam pemahaman mereka terhadap materi yang dipelajari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan inovasi metode pembelajaran syawir dalam meningkatkan pemahaman nahwu santri, (2) faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta (3) dampak yang ditimbulkan dari penerapan metode tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang melibatkan pengasuh pesantren, ustaz, serta santri sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan inovasi metode pembelajaran syawir dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu evaluasi awal untuk mengetahui tingkat pemahaman santri, pengimplementasian pembelajaran berdasarkan jenjang sorogan, evaluasi secara acak untuk mengukur kesiapan santri, serta pemberian sanksi edukatif guna meningkatkan kedisiplinan belajar. Faktor pendukung dalam pelaksanaan metode ini meliputi dukungan pengasuh pesantren, ketersediaan materi pembelajaran yang memadai, lingkungan belajar yang kondusif, serta motivasi santri yang tinggi dalam mempelajari ilmu nahwu. Sementara itu, faktor penghambat yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan tingkat kemampuan santri, serta munculnya tekanan psikologis akibat sistem evaluasi acak. Meskipun demikian, inovasi metode pembelajaran syawir memberikan dampak positif berupa perencanaan pembelajaran yang lebih terstruktur, peningkatan motivasi belajar santri, efektivitas proses pembelajaran yang lebih baik, serta tumbuhnya sikap disiplin dan ketelitian santri dalam memahami materi nahwu.
Pengembangan Pembelajaran PPBA Berbasis Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Santri di Pondok Pesantren Ngalah Rofiqotul Kamilia; M. Anang Sholikhudin; Muhammad Nur Hadi; Askhabul Kirom
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/m10cxk71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis Problem Based Learning di Asrama I Pondok Pesantren Ngalah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengembangan tersebut, dan mengevaluasi dampaknya terhadap hasil belajar santri. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif jenis Research and Development (R&D), dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran Problem Based Learning sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar santri. Selain itu, ditemukan bahwa untuk mencapai hasil yang lebih optimal, perlu meminimalisir kekurangan yang ada. Secara keseluruhan, pengembangan PBL terbukti berhasil meningkatkan ketuntasan hasil belajar santri dari 36,36% menjadi 72,73%. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan model pembelajaran di pondok pesantren. Abstract This study aims to develop a learning model based on Problem Based Learning in Dormitory I of Ngalah Islamic Boarding School, as well as to identify supporting and inhibiting factors for the development, and to evaluate its impact on students' learning outcomes. The approach used is a qualitative type of Research and Development (R&D), with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the development of Problem Based Learning is very effective in improving students' learning outcomes. In addition, it was found that in order to achieve more optimal results, it is necessary to minimize existing deficiencies. Overall, the development of PBL has proven successful in increasing the completeness of students' learning outcomes from 36.36% to 72.73%. This finding provides important implications for the development of learning models in Islamic boarding schools.
Pembentukan Karakter Sopan Santun Melalui Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz Safarina, Istiana Chasana; Kirom, Askhabul; Saifulah, Saifulah; Hadi, Muhammad Nur
Indo Green Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Green 2023
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v1i2.9

Abstract

Melihat kondisi karakter generasi muda yang kian hari kian memilukan, sebagaimana terlihat dari masalah sosial mereka, cara hidup mereka, hingga masalah kejahatan yang menimpa anak di bawah umur. Pembentukan karakter menjadi hal yang sangat urgent untuk segera diimplementasikan, salah satunya melalui budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan implementasi budaya ahlan wa sahlan talamidz di MA Darut Taqwa Sengonagung, (2) Mendeskripsikan implikasi pembentukan karakter sopan santun melalui budaya ahlan wa sahlan talamidz terhadap perilaku peserta didik di MA Darut Taqwa Sengonagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yakni observasi, wawancara serta dokumentasi terkait, dengan informan meliputi kepala madrasah, waka bidang kurikulum, waka bidang kesiswaan dan peserta didik MA Darut Taqwa Sengonagung. Setelah data dilapangan terkumpul, peneliti menganalisis data dengan teknik kondensasi data, tampilan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Budaya Ahlan Wa Sahlan Talamidz dilaksanakan setiap hari pada pukul 06:40-06:55 WIB di depan gerbang dengan jadwal guru yang ditentukan. Budaya ini dilakukan melalui strategi pembiasaan dan keteladanan maka dari itu sangat membutuhkan bantuan guru dalam pelaksanaannya. (2) Implikasi pembentukan karakter sopan santun melalui budaya ahlan wa sahlan talamidz terhadap perilaku peserta didik tercermin dari kebiasaan peserta didik diantaranya; berpenampilan sopan, bertutur kata yang santun, jika membutuhkan bantuan tidak berteriak, bersikap ramah, dan terbiasa bersalaman dengan guru maupun teman sebaya.
PENDAMPINGAN REVITALISASI TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) GUNA MENINGKATKAN KESEHATAN DAN EKONOMI KELUARGA MANDIRI DI DESA KALISAMPURNO, KECAMATAN TANGGULANGIN, KABUPATEN SIDOARJO Kirom, Askhabul; Marinten Mawarti; Nurul Ilmiyah; Nur Rochmat Ali; M. Lailul Karim
JURNAL PENGABDIAN PAPUA Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Uncen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jpp.v8i3.4070

Abstract

Socialization Lack of knowledge about the use of medicinal plants, as well as the TOGA conservation movement, which is one of the advantages of this village, has received little attention from the community to restore the function and purpose of the village's TOGA garden and maintain its sustainability. This assistance aims to revitalize Family Medicinal Plants (TOGA) in order to improve the health and economy of independent families. This assistance was carried out in Kalisampurno Village, Tanggulangin District, Sidoarjo Regency. This assistance uses the ABCD (Asset Based Communities Driven Development) method through the stages of the 5-D cycle; Define, Discovery, Dream, Design, and Deliver or Destiny. The results of assistance in the revitalization of family medicinal plants (Toga) through planting TOGA plants according to their type, developing fertilizer formulas that are more effective and environmentally friendly, planting and equipping TOGA plants, installing TOGA plant names and inaugurating the TOGA garden gate in Kalisampurno Village. Keywords: Revitalization; TOGA; Health; Economy
Peran Orang Tua dalam Membantu Tumbuh Kembang Anak Sebagai Pendidik di MI Miftahul Khoir III Purwosari Pasuruan Wiky Nur Fajar; Askhabul Kirom; Muhammad Anang Sholikhudin; Ali Muhtarom
Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 3 (2024): Komunikasi dan Dakwah al-Qur'an
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/ac9gj376

Abstract

Pendidikan moral dan karakter anak sangat dipengaruhi oleh peran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama. MI Miftahul Khoir III Purwosari Pasuruan merupakan lembaga pendidikan yang sangat memperhatikan peran orang tua dalam memotivasi anak-anak untuk belajar. Teori belajar sosial Albert Bandura menekankan pentingnya pengamatan, penyimpanan, reproduksi, dan motivasi dalam proses pembelajaran sosial.Penelitian ini berfokus pada peran orang tua di MI Miftahul Khoir III Purwosari dalam memotivasi anak-anak mereka untuk belajar dan mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi anak sebagai peserta didik. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana komunikasi yang efektif dan perhatian ekstra dari orang tua dapat meningkatkan semangat belajar anak.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada beberapa orang tua murid di MI Miftahul Khoir III Purwosari. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama terkait peran orang tua dalam memotivasi anak-anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di MI Miftahul Khoir III Purwosari memainkan peran yang sangat penting dalam memotivasi anak-anak mereka untuk belajar melalui komunikasi yang baik, memberikan contoh perilaku positif, serta dukungan moral dan penghargaan. Temuan ini mendukung teori belajar sosial Bandura dan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam memotivasi dan mendukung proses belajar anak. Dengan demikian, keterlibatan aktif orang tua merupakan faktor kunci dalam keberhasilan akademik dan pengembangan karakter anak. Abstract Children's moral and character education is greatly influenced by the role of parents as the first and foremost educators. MI Miftahul Khoir III Purwosari Pasuruan is an educational institution that pays great attention to the role of parents in motivating children to learn. Albert Bandura's social learning theory emphasizes the importance of observation, storage, reproduction, and motivation in the social learning process. This study focuses on the role of parents at MI Miftahul Khoir III Purwosari in motivating their children to learn and overcoming various obstacles faced by children as students. This study also explores how effective communication and extra attention from parents can increase children's enthusiasm for learning. This study uses a qualitative approach with an in-depth interview method with several parents of students at MI Miftahul Khoir III Purwosari. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis techniques to identify key patterns and themes related to the role of parents in motivating children. The results showed that parents at MI Miftahul Khoir III Purwosari play a very important role in motivating their children to learn through good communication, providing examples of positive behavior, and moral support and rewards. These findings support Bandura's social learning theory and previous studies that emphasize the importance of the role of parents in motivating and supporting children's learning processes. Thus, active parental involvement is a key factor in children's academic success and character development
Development of PAI Learning Media Using the Raptivity Platform in Motivating Learning at Al-Inayah Purwosari Junior High School Pasuruan Lailatul Mukarromah; Ahmad Ma’ruf; Askhabul Kirom; Wiwin Fachrudin Yusuf
Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 3 (2024): Komunikasi dan Dakwah al-Qur'an
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/csvk5g94

Abstract

Media pembelajaran merupakan komponen penting pendukung efektifitas proses pembelajaran yang dilakukan. Pengembangan media pembelajaran menggunakan platform raptivity yang diaplikasikan selama proses pembelajaran memiliki dampak yang signifikan. Terutama dalam membangun semangat dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan dan menguji efektifitas media pembelajaran dengan menggunakan platform raptivity dalam meningkatkan motivasi belajar di kelas 7 SMP al-Inayah Purwosari Pasuruan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian R & D, dengan menggunakan teknik Brog and Gall yang dilakukan dengan menggunakan beberapa tahapan. Instrumen pendukung yang digunakan sebagai teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner respon peserta didik. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap para ahli sebagai uji validasi menunjukkan skor yang dapat dikatakan layak, meskipun masih terdapat kometar dan saran. Sedangkan untuk angket respon peserta didik memberikan gambaran bahwa 90% peserta didik menyatakan sangat puas terhadap media platform raptivity dalam proses belajar yang dilakukan. Sehingga, dapat diamati bahwa media pembelajaran dengan menggunakan platform raptivity yang diaplikasikan terhadap pembelajaran PAI dinyatakan sangar layak dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Kata Kunci: Media Pembelajaran PAI, Platform Raptivity, Motivasi Belajar. Abstract Learning media is an important component supporting the effectiveness of the learning process carried out. The development of learning media using the raptivity platform applied during the learning process has a significant impact. Especially in building enthusiasm and increasing student learning motivation. This study was conducted to develop and test the effectiveness of learning media using the raptivity platform in increasing learning motivation in class 7 of SMP al-Inayah Purwosari Pasuruan. The method used is the R & D research method, using the Brog and Gall technique which is carried out using several stages. Supporting instruments used as data collection techniques are observation, interviews, documentation, and student response questionnaires. The results of the study conducted on experts as a validation test showed a score that could be said to be decent, although there were still comments and suggestions. While the student response questionnaire provides an illustration that 90% of students stated that they were very satisfied with the raptivity platform media in the learning process carried out. Thus, it can be observed that learning media using the raptivity platform applied to Islamic Religious Education learning is stated to be very worthy of being further developed as an alternative in increasing student learning motivation. Keywords: PAI Learning Media, Raptivity Platform, Learning Motivation
Assistance to the Majelis Taklim Based on Religious Moderation as an Effort to Form Adaptive Behavior of Minority Muslims with Local Culture in the Tengger Tribal Region Marzuki, Ahmad; Kirom, Askhabul; Yusuf, Achmad

Publisher : LPPM Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/js.v6i2.4486

Abstract

The existence of the taklim assembly has an important role in the socialization and enculturation process to enable Muslims to survive in a society that is predominantly Hindu. The role of the taklim assembly is expected to be able to present religious material that is able to form a moderate way of religion for its congregation, especially in responding to local culture in the Tengger tribe area. The focus of this service is first, local cultural study workshops and strengthening religious moderation. Second, strengthening Religious Moderation, through the development of religious material that will be presented in taklim assembly activities by the Muallim to the congregation. Based on these two focuses, service uses the service learning method through three stages; preparation, planning and implementation. From the results of the mentoring, the following are the results; 1) study of local Karo culture, entas-entas, barikan, kasodo, walagara, liliwet, santi, sodoran, and unan-unan. Local culture contains moral messages that can be used as material to strengthen religious moderation. 2) development of moral religious material that emphasizes the social dimension. Religious material contains messages about building relationships between humans and humans and humans and nature.
The Role Of Boarding Schools In Forming The Character Of Students (Dormitory O Pondok Ngalah Pasuruan Islamic Boarding School) Muawalin, Mufidatul; Kirom, Askhabul; Saifulah , Saifulah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Ju-Pendi), December 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/ju-pendi.v2i01.172

Abstract

The background of this research is because of the phenomena that occur in Indonesia which are very concerning, so that the decline in morale of the younger generation is decreasing. Therefore, to deal with problems related to the decline in morals and character of the younger generation, special education is needed which aims to create intelligent and good-natured young people, one of which is through Islamic boarding school education. As the goal is to educate students to become a Muslim who fears Allah SWT. And make religion as a guide in life. So Islamic boarding schools are suitable institutions in shaping the character of children in order to prepare the nation's young generation who are ready to build a better Indonesia. The purpose of this research is to find out the role of Islamic boarding schools in shaping the character of students and what characters are formed by the Ngalah Pasuruan Islamic Boarding School for students at Dormitory O at the Ngalah Pasuruan Islamic Boarding School. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection was carried out by means of interviews, documentation and observation. And data analysis is done through the process of data condensation, data reduction, data presentation and drawing conclusions. Then check the validity of the data by triangulating sources, techniques, and time. Based on the results of the research, it was found that at the O Dormitory of the Ngalah Pasuruan Islamic Boarding School, character building in students was obtained through learning at the Madrasah Diniyah, especially in fiqh and morals subjects and through activities in the Dormitory or Islamic Boarding School such as reciting the yellow book, interpretation, wetonan and legian friday. In addition, there are also daily activities that must be carried out by students to practice discipline and responsibility, namely daily and weekly picket schedules, this can train students in terms of togetherness and mutual cooperation between students. As for the characters formed in the students of O Dormitory Ngalah Islamic Boarding School are the characters of responsibility, courage, obligation, independence, discipline, wisdom, simplicity, and mutual cooperation in completing a job.
Co-Authors Achmad Yusuf Achmat Mubarok Ahmad Ma’ruf Ahmad Maruf Ahmad Marzuki AHMAD MARZUKI Ahmad Ma’ruf Ahmad Taufik Alawiyah, Siti Rimayatul Alfiyatul Hasanah Ali Mohtarom Ali Mohtarom Ali Muhtarom Aning Agustyarini Aning Agustyarini Aprilia, Sofia Sasa Bella Aprillia, Sofia Sasa Bella Asrul Anan Bariah, Hoirul Dian Indah Nur’Aini Fahruddin, Ahmad Hanif Feby Cahyani Wulandari Firdausi Nuzula H. Saifullah Halimatus Shodiyah Hamdani, Ahmad Agil Hana, Siti Hidayatul Mahfiroh Khofidatul Mukarromah Khoirotun Nafisatul M Lailatul Mukarromah Lailatus Syarifah Laode Daffa Valderama Syaputra M Anang Sholikhudin M. Jamhuri M. Jamhuri M. Lailul Karim Marinten Mawarti Ma’ruf, Ahmad Moch. Nasir Mochamad Hasyim Mohtarom, Ali Muawalin, Mufidatul Muhammad Abdullah Muhammad Abdullah Muhammad Nur Hadi Muhammada Munif . Nahdiyah, Dini Nanik Kholifah Ning Sulianah Ningsih, Sanianisa Nisa, Intan Ulyaun Nur Ayyuni, Lailah Nur Faiza Nur Hadi Nur Mufiqotul Aulia Nur Rochmat Ali Nuril Wilda Maghfiroh Nurrokhmatulloh, Nurrokhmatulloh Nurul Hidayati Nurul Ilmiyah Pranesti Dini Afiarohma Qur’ana, Wanda Wahyu Robiatul Adawiyah Rofiqotul Kamilia Safarina, Istiana Chasana Saifulah Saifulah Saifulah , Saifulah Saifullah Saifullah Sarifatul Mutnaeni Selvi Tri Agusti Shodiyah, Halimatus Silvia Salsabila Siti Aisah Siti Rahayuning Bauna Khoiriyah Siti Rimayatul Alawiyah Syafira Nur Rohmah Syaifulloh, Mashabib Taqwa, Kaulia Ulfatul Chasanah Viza fikriyani Wati, Silvia Yuniar Wiky Nur Fajar Wiwin Ainis Rohtih Wiwin Fachrudin Yusuf Wulandari, Feby Cahyani Yusti Aulia Wuni