Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BOKASI TANDAN BUAH PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG LOKIO PADA TANAH ALUVIAL Bartolomeus Mori; Setia Budi; Agus Hariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.519 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi tandan buah pisang yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang lokio pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung sejak 13 Juli – 13 September 2017. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 taraf perlakuan 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sampel tanaman. Perlakuan yang di maksudkan adalah pemberian bokasi tandan buah pisang: 187,3; 497,4; 807,5; 1.117 dan 1.427 g/polybag. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman per rumpun (cm), jumlah anakan per rumpun (helai), volume akar per rumpun (cm3), jumlah umbi per rumpun (buah), besar segar tanaman (g), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian bokasi tandan buah pisang sebanyak 30 % setara dengan 1.427 g/polybag memberikan hasil yang terbaik terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman per rumpun (cm), jumlah anakan per rumpun (helai), volume akar per rumpun (cm3), jumlah umbi per rumpun (buah), berat segar tanaman dan berat kering tanaman.Kata kunci : Bawang Lokio, Bokasi Tandan Buah Pisang, Tanah Aluvialpertumbuhan dan hasil
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI PUTIH DENGAN PEMBERIAN BOKASHI LIMBAH DAUN TEBU PADA TANAH ALLUVIAL DEDI SYUKRIADI; SETIA BUDI; ACHMAD MULYADI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23186

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI PUTIH DENGAN PEMBERIAN BOKASHI LIMBAH DAUN TEBU PADA TANAH ALLUVIAL Deddi (1), Setia Budi (2), Achmad Mulyadi (2)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura PontianakE-mail: syukri1493@yahoo.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terbaik dari pemberian bokashi limbah daun tebu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi putih pada tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di TK Islamiah Jalan Imam Bonjol Kota Pontianak Tenggara selama tiga bulan dimulai pada bulan Januari sampai dengan Maret 2017. Rancangan penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 3 sampel sehingga seluruhnya berjumlah 60 tanaman sampel yaitu p1 ( tanpa bokashi), p2 (10% limbah daun tebu setara 391 g perpolybag), p3 (12% limbah daun tebu setara 746 g perpolybag), p4 (14% limbah daun tebu setara 1.064 g perpolybag), p5 (16% limbah daun tebu setara 1.365 g perpolybag). Variabel yang diamati meliputi: volume akar (cm3), luas daun (cm2), berat segar tanaman bagian atas (g), berat kering tanaman (g), dan ratio pucuk-akar. Hasil penelitian menunjukan pemberian bokashi limbah daun tebu dengan dosis 16% atau setara dengan 1.365 g perpolybag menunjukan hasil terbaik terhadap semua variabel pengamatan. Kata kunci: sawi putih, bokashi limbah daun tebu, alluvial
PENGARUH AIR GAMBUT DAN KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG DI LAHAN SULFAT MASAM SUSI MANTARI; SETIA BUDI; ASNAWATI ASNAWATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air gambut dan kapur dan dosis terbaik dari air gambut dan kapur terhadap pertumbuhan dan hasil jagung di lahan sulfat masam. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan Split Plot dengan dosis kapur sebagai main plot dan pemberian air gambut sebagai sub plot. Kapur terdiri dari dua taraf perlakuan yaitu k1 = 25% kapur setara dengan 1 ton kapur/ha dan k2 = 50% kapur setara dengan 2 ton kapur/ha. Air gambut terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu a0 = 20 kali pemberian air sungai, a1 = 20 kali pemberian air gambut, dan a2 = 40 kali pemberian air gambut. Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali dan setiap perlakuan terdiri dari 5 sampel. Variabel yang diamati adalah diameter batang, tinggi tanaman, berat kering, waktu berbunga, diameter tongkol, panjang tongkol, berat biji per tongkol, dan berat 1000 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian air gambut dan kapur tidak memberikan dampak terhadap pertumbuhan dan hasil jagung di lahan sulfat masam. Perbedaan jumlah pemberian air gambut maupun dosis kapur tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil jagung di lahan sulfat masam.
Pengaruh Formulasi Nutrisi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada dengan Sistem Hidroponik NFT pada Media Air Gambut Galih Pramono; Setia Budi; Nurjani as
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34060

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh formulasi nutrisi terhadap pertumbuhan dan hasil selada dengan sistem hidroponik NFT pada media air gambut. Penelitian dilaksanakan di  Kebun Kampong Hidroponik yang berlokasi di Jalan Sungai Raya Dalam KM 4 Pontianak Tenggara Kota Pontianak.            Waktu penelitian dari tanggal 23 Juli 2018-5 Agustus 2018. Penelitian ini menggunakan rancangan ragam satu arah dengan satu faktor yaitu formulasi nutrisi, yang terdiri atas 5 perlakuan dengan 20 sampel tanaman. Sehingga terdapat 100 satuan percobaan. Perlakuan dalam penelitian adalah A = rasio NPK 3:1:4,5 dengan  N-total 250,03 ppm, B = rasio NPK 3:1:4,5 dengan N-total 295,78 ppm,    C = rasio NPK 4:1:5 dengan N-total 243,3 ppm, D = rasio NPK 4:1:5 dengan N-total 298,26 ppm, E = rasio NPK 5:1:8 dengan N-total 250,56 ppm.Variabel yang diamati adalah jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm), volume akar (cm³), berat segar total (g), berat segar tajuk (g), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi nutrisi berpengaruh terhadap semua variabel pengamatan. Rasio NPK 4:1:5 dan N-Total sebesar    298,26  ppm yaitu formulasi nutrisi D memberikan rerata perlakuan terbaik terhadap semua variabel pengamatan.Kata Kunci : Hidroponik, Formulasi Nutrisi, Selada, Gambut
PENGARUH SLUDGE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING KASIM PURNAMA YUSUF; agustina listiawati; setia budi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sludge serta dosis yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil cabai pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian dilaksanakan pada Tanggal 3 Juni 2016 –  9 Oktober 2016                   di Jl. Wonodadi 2 Gg. Permata Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini  menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)  yang terdiri dari lima taraf perlakuan dan lima ulangan. Setiap ulangan terdiri dari empat tanaman sampel. Perlakuan dalam penelitian adalah pemberian Sludge dengan dosis:        s1 = 10 ton/ha, s2 = 20 ton/ha, s3 = 30 ton/ha, s4 = 40 ton/ha, dan s5 = 50 ton/ha. Variabel yang diamati dalam  penelitian ini adalah  meliputi tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering tanaman (gram), umur berbunga (hari), berat buah pertanaman (gram), jumlah buah pertanaman (buah) dan berat perbuah (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian  Sludge berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm), umur berbunga (hari), berat buah pertanaman (gram) dan berat perbuah (gram). Pemberian Sludge sebanyak 10 ton/ha merupakan dosis yang efektif.   Kata kunci : Cabai, Sludge, Tanah Podsolik Merah Kuning
RESPON TANAMAN PAPRIKA TERHADAP KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN NPK PADA TANAH ALUVIAL Lea Sabrina; Nurjani Nurjani; Setia Budi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36665

Abstract

This study aim to determined knowing response of paprika plants to the combination manure fertilizer and NPK at alluvial soil. This study held on march, 03 2019 until may, 19 2019 at experimental garden Agriculture’s Faculty of Tanjungpura University. This study used Randomized Completely Design (RCD) with single factor that consist of 6 treatments with 4 replication and 4 samples. The treatments are, A= 1,75 g NPK without manure fertilizer, B= manure fertilizer 50 g + NPK 1,5 g, C= manure fertilizer 100 g + NPK 1,25g, D= manure fertilizer 150 g + NPK 1,25 g, E= manure fertilizer 200 g + NPK 1 g, F= manure fertilizer 250 g without NPK. Observing variable on this study are height of plant, wet weight of plant, dried weight of plant, volume of root plant, weight of fruit, fruit weight of plant, and number of plant. According to the result of this study, the conclusion is combination between manure fertilizer and NPK gave good response to the height of plant and the best dosis cannot found at combination of manure fertilizer and NPK to the paprika’s growth and yield. Key Words: alluvial, manure fertilizer, NPK, paprika
PENGARUH ABU KAYU DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON DI TANAH GAMBUT WALKIS WALKIS; SETIA BUDI; AGUSTINA LISTIAWATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.464 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26212

Abstract

PENGARUH ABU KAYU DAN PUPUK NPK TERHADAPPERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELONDI TANAH GAMBUTWalkis (1, Setia Budi (2, Agustina Listiawati (31) Mahasiswa Fakultas Pertanian, dan 2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpua Pontianake-mail :walkiskis50@gmail.com  ABSTRAKBudidaya melon di tanah gambut dihadapkan pada kendala, salah satunya seperti pH dan ketersediaan unsur hara yang rendah. Abu kayu dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan pH dan memperbaiki kesuburan tanah, sedangkan pupuk majemuk mengandung unsur N, P, dan K  yang bermanfaat untuk hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh interaksi antara abu kayu dan pupuk NPK pada tanaman melon di tanah gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari dua faktor yaitu faktor abu kayu (k) dengan 3 perlakuan yaitu k1 = 14,07 ton/ha,  k2 = 18,70 ton/ha, k3 = 23,32 ton/h dan faktor pupuk NPK dengan 3 perlakuan yaitu a1 = 200 kg/ha, a2 = 300 kg/ha, a3 = 400 kg/ha. Variabel pengamatan meliputi, klorofil daun, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah, berat buah per tanaman, berat buah per petak dan kadar gula. Hasil penelitian penunjukkan bahwa pemberian abu kayu 14,07 ton/ha dan pupuk NPK 400 kg/ha merupakan dosis terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon di tanah gambut, namun tidak terjadi interaksi antara abu kayu dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon di tanah gambut. Kata kunci: Abu Kayu, Pupuk NPK, Tanah Gambut, Tanaman Melon.
Uji Berbagai Varietas Cabai Merah Pada Tanah Alluvial Imanuel Martono Deo; Setia Budi; Tatang Abdurrahman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38630

Abstract

The aim of this research is to find out the best variety to the growth and yield of red chillies on alluvial soil. The research was conducted from 16 march to 12 june 2019 in Jl. Siaga, Gg. Siaga Setia,Kubu Raya. The study used a completely randomized design (CRD) method in which the application of variety on red chillies as a single factor. The research consists of 4 treatments with 6 replications and each replication consisted of 4 sample plants. The treatment in question is p1 = Hot Beauty Variety, p2 = Hot Chilli Variety, p3 = Gada F1 Variety dan p4 = Passion Variety. The observed variables in this study are plant height, root volume, the number of fruit per plant, diameter of fruit per plant and weight of fruit per plant. Results of the research shows that variety of Gada f1 and hot chilli variety are able to provide the best tolerance if compared to the hot beauty variety and passion in alluvial soil and environmental plants, their products are not yet out of the product. Keywords : red chili, , variety. alluvial soil
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT DI TANAH ALUVIAL Bambang Raharjo Raharjo; Suko Priyono; Setia Budi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.2392

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frustescens L.) adalah salah satu tanaman sayuran yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Tanah aluvial atau Inceptisol yang bermasalah adalah sulfaquepts mengandung horizon sulfuric (cat clay) yang sangat masam. Budidaya cabai rawit merupakan upaya meningkatkan hasil cabai rawit dengan cara meminimalkan penggunaan pupuk kimia, dengan demikian menggunakan pupuk hayati pada tanaman cabai rawit diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai rawit di tanah aluvial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Hayati terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit di tanah aluvial. Penelitian ini dilakukan di dalam rumah plastik yang berlokasi di Jalan Alianyang gang kencana 1 Kota Pontianak, Propinsi Kalimantan Barat. Penelitian dimulai April 2012 sampai November 2012. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dalam bentuk Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu faktor pupuk hayati. Ada 6 perlakuan terdiri dari 4 ulangan, setiap perlakuan terdapat 3 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), waktu keluar bunga pertama (hari), berat kering tanaman (g), jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman (g), jumlah cabang produktif tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman (cm), waktu keluar bunga pertama (hari), berat kering tanaman (g), jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman (g), jumlah cabang produktif tanaman. Kata kunci : Pupuk Hayati, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit, Tanah aluvial.
Response Growth And Yield Of Sweet Corn Cultivated On Peat Soil As Influence Of Coffee Skin Ash And Cow Manure Application Dina Lestari; Setia Budi; Siti Hadijah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36105

Abstract

The research is aimed to determine the effect of ash and cow manure on growth and yield of sweet corn cultivated on peat soil. Ash applied in this study was prepared from coffee skin. The research was carried out from April 8 to July 19, 2019,This research was conducted in Pontianak West Kalimantan. The experiment is arranged  according to factorial randomize block design with two factors, i.e., dosage of ash (Factor A) and dosage of cow manure (Factor B). Factor A consists of three levels is, a1 (30 ton/ha equivalent to 15 kg/plot), a2 (40 ton/ha equivalent to 20 kg/plot), a3 (50 ton/ha equivalent to 25 kg/plot) and factor B also consists of b1 (10 ton/ha equivalent to 5 kg/plot), b2 (20 ton/ha equivalent to 10 kg/plot), b3 (30 kg/ha equivalent to 15 kg/plot). Each treatments is replicated 4 times, and each of this experimental unit has 8 sample crops. The results showed that the applicaros of 50 ton/ha of coffee husk ash and 30 ton/ha of beef cattle fertilizer was the best dose togrowth and yield of sweet corn on peat soil.  Keywords: cow manure, coffee husk ash, peat soil, sweet corn.
Co-Authors Abdul Asywalul Fazri Abdul Syukur Achmad Mulyadi Ade Firmansyah Tanjung Adhiana Agus Hariyanti Agus Hariyati Agustina Listiawati Ahmad Syahirul Alim Ahmadi Sukarno Almira Talitha Hasna Alysa Hestaviana Amelia Junita Anisa Hanum Apriana Bella Aprila Ukhti Ardisal Ariah Arie Tunggal Arisul Mahdi Asnawati Asnawati Atikah, Nurul Aulia Fitri Denawanti Azis Tanra Bambang Raharjo Raharjo Bartolomeus Mori Bob Wahyudin Cahaya Sha'adah Aiyouti Cato Chandra Cato Chandra Chaidir Dace Damri Damri David Sanjaya David Sanjaya DEDI SYUKRIADI Deliza Febrianty Deliza Febrianty Dina Lestari Diska Ariani Silalahi dwi zulfita Elsa Efrina Elsia Sri Wahyuni Elvidius Elvidius Erico Darmawan Handoyo Eva Wardah Fabian Glorious Kenaya Fadhiyah Noor Anisa Fahmi Irhamsyah Gaby Arnez Galih Pramono Harkensia, Linur Steffi Iga Setia Utami Imanuel Martono Deo Irwan Saputra JAMILAH Johandri Taufan Juliansyah Juliansyah Julio Narabel Julio Narabel KASIM PURNAMA YUSUF KISWAN MUHAMMAD Lea Sabrina lely saputra Lukman Madinah Fatma Maria Paristiowati Marketplace Masykur Falah Naidi Maulani, Ulfa Mega Iswari Mega Iswari Melviani Minda Hurulaini MUHAMMAD ILHAM Muhammad Zaihabi Nassir Abbas Neneng Siti Silfi Ambarwati NERI ANDANI Nopri Yanto Norma Nurul Ilmi Nove Rina Br Ginting Noviantika Nurul Nabillah Nucky Vilano Nurhalizah Nurjani Nurjani as Oskar Hendrianus Putri Dwi Candra Radian Radian Rahmatrisilvia Rahmatrisilvia Rahmidiyani Rahmidiyani Rahmidiyani Rara Ajeng Pratiwi Rasikha Ulhaq Retno Dewi Kusumaningsih Retno Triswandari Revita Nurul Rafah Rila Muspita Rita Riyani Rosy Mahersa Rusli Anwar Rusmini Saftia Aryzki Sakral Hasby Sepdiah, Sepdiah Shyla Noureen Zahra SINA SINA Siti Hadijah Siti Maylani Tineke SRI WULANDARI Suhartini Suko Priyono Sukro Muhab Sulaeman Santoso Surachman Surachman . SUSI MANTARI Syifa Nur Muttaqin Tatang Abdurrahman Vinka Juniaty Lestari Vivi, Dwi Zulfita WALKIS WALKIS Yanti Yeremia Didit N Yuli Mulyani Yusmaniar Yussi Pratiwi Zulfathi Sidhqi Zulmiyetri Zulmiyetri