Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PERPUSNAS DALAM RANGKA PENGEMBANGAN LITERASI DI KELURAHAN RAKAM, KECAMATAN SELONG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Ramadhani, Muhamad; Haq, Muhammad; Gani, Raden; Sujakti, I; Hulfiani, Siti; Safitri, Dita; Saputra, Adriyan; Maharani, Dewi; Dewi, Mirnawati; Zalty, Rani; Ramadhani, Muhammad
Jurnal Wicara Vol 3 No 6 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/5at88w77

Abstract

This study discusses the implementation of the literacy program initiated by the National Library of Indonesia (Perpusnas) through the Community Service Program (KKN) in Rakam Village, Selong District, East Lombok Regency, as an effort to improve reading culture among elementary school children. Rakam Village has a population of 8,688 people and 2,592 households, with the majority working as traders, laborers, farmers, fishermen, and entrepreneurs, and with an average education level ranging from elementary to senior high school. These socio-economic conditions contribute to the community’s low literacy awareness, even though the village has several educational institutions ranging from early childhood education (PAUD) to senior high schools (SMA/SMK) that can serve as strategic partners. Using a descriptive qualitative method, data were collected through observation, interviews, documentation, and direct participation with Community Reading Garden (TBM) managers, teachers, the village government, parents, and students. The findings show that literacy programs such as read-aloud activities, creative writing training, cataloging and organizing TBM collections, book-based creative projects, and book review competitions successfully improved reading interest, writing creativity, and the utilization of TBM facilities. Supporting factors included the involvement of the local government, teachers, and parents, as well as the provision of diverse and engaging literacy activities. However, program sustainability still requires long-term commitment from TBM, schools, and the village government to ensure continuous literacy development. These findings emphasize that multi-stakeholder collaboration and participatory literacy strategies can be effective solutions to address low literacy rates at the village level.
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ATAS TINDAK PIDANA YANG DIHASILKAN OLEH SISTEM AI OTONOM (SELF-LEARNING ALGORITHM): KAJIAN TERHADAP ASAS KESALAHAN DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA Ramadhani, Muhammad; Hidayat, Rifqi; Hosnah, Asmak Ul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 No. 4 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i4.55259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana atas tindak pidana yang dihasilkan oleh sistem Artificial Intelligence (AI) otonom berbasis self-learning algorithm dalam perspektif asas kesalahan (schuld beginsel) hukum pidana Indonesia. Permasalahan utama yang dikaji adalah apakah sistem AI dapat dianggap sebagai subjek hukum pidana, bagaimana penerapan asas kesalahan terhadap tindak pidana yang timbul secara otonom, serta model pertanggungjawaban yang relevan diterapkan dalam konteks ini. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan regulasi internasional terkait tanggung jawab atas penggunaan AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hukum pidana Indonesia belum mengakui AI sebagai subjek hukum pidana karena tidak memiliki kesadaran moral, niat, dan kehendak bebas. Dengan demikian, pertanggungjawaban pidana tetap dibebankan kepada pihak-pihak yang memiliki hubungan kausal terhadap sistem, seperti pengembang, pengguna, dan korporasi pemilik AI. Tiga model alternatif pertanggungjawaban yang dapat diterapkan antara lain indirect liability (tanggung jawab tidak langsung), shared responsibility (tanggung jawab bersama), dan risk-based accountability (pertanggungjawaban berbasis risiko). Dari ketiganya, model risk-based accountability dinilai paling relevan karena menitikberatkan pada pengendalian risiko dan pencegahan pelanggaran hukum sejak tahap desain hingga implementasi, sehingga memberikan keseimbangan antara perlindungan hukum, keadilan, dan inovasi teknologi dalam konteks hukum pidana Indonesia.
KEBIJAKAN DEFISIT APBN 2026 SEBAGAI INSTRUMEN INTERVENSI NEGARA DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI Albani, Rayhan Yasser; Ramadhani, Muhammad; Hidayat, Rifqi; Ilham, Ilham; Siswajanthy, Farahdinny
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 No. 4 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i4.55260

Abstract

Indonesia sebagai negara kesejahteraan memiliki kewenangan konstitusional untuk melakukan intervensi dalam perekonomian nasional melalui kebijakan fiskal, salah satunya melalui penetapan defisit APBN 2026 sebagai instrumen hukum dalam pengelolaan keuangan negara. Penelitian ini merumuskan permasalahan mengenai bagaimana defisit APBN 2026 diposisikan sebagai instrumen intervensi negara dalam perspektif hukum ekonomi serta bagaimana kebijakan belanja negara yang melampaui penerimaan berpotensi menimbulkan distorsi pasar dan inefisiensi ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui analisis terhadap peraturan keuangan negara, kebijakan APBN 2026, serta literatur hukum ekonomi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defisit APBN 2026 memiliki legitimasi konstitusional dan yuridis sebagai instrumen intervensi negara untuk menjalankan fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi ekonomi, namun berpotensi menimbulkan distorsi pasar, inefisiensi ekonomi, serta tekanan fiskal jangka panjang apabila tidak dikelola secara produktif dan akuntabel, sehingga disarankan agar pemerintah mengarahkan defisit pada belanja produktif dengan penguatan disiplin fiskal, transparansi, dan pengawasan guna menjaga keberlanjutan perekonomian nasional.
Identification of Drug Material Melting Conditions from Hot-Stage Microscopy Images Using Active Contour and Support Vector Machine Methods Reski, Julia Mega; Ramadhani, Muhammad
International Journal of Advances in Data and Information Systems Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026 - International Journal of Advances in Data and Information Systems
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ijadis.v7i1.1513

Abstract

The hospital pharmacy installation plays an essential role in ensuring the quality of pharmaceutical supplies. One important stage in drug production is raw material analysis, particularly melting point determination as a purity indicator. Conventional methods, such as capillary tubes, are limited in accuracy and prone to subjectivity. This study aims to develop an automated image-based monitoring system integrated with Hot Stage Microscopy (HSM) to objectively detect real-time morphological changes in pharmaceutical materials. The system was designed using digital image processing stages consisting of image acquisition, processing, and output. Images were captured using a binocular microscope and processed on an Odroid XU4 mini-computer. Phase boundaries were identified using the Active Contour segmentation method, while texture features were extracted using the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) at four orientation angles. Classification was performed using a Support Vector Machine (SVM) with a Radial Basis Function (RBF) kernel. The results showed that the Active Contour method effectively detected melting phases, and the SVM achieved an accuracy of 91.67%, precision of 91.89%, sensitivity of 91.67%, and an F1-score of 91.66%. The system successfully distinguished pure Paracetamol from mixtures with Gallic Acid and Ferulic Acid.
A Cyber-Physical Approach to Black Soldier Fly Cultivation: Integrating IoT Monitoring with Adaptive Watering Control Astutik, Rini Puji; Mas'ud, Arbi Alfian; Ramadhani, Muhammad; Nur, Samsudin; Zahara, Soffa; Muslimin, Mohammad
Journal of Renewable Energy and Smart Device Vol. 3 No. 2 April 2026
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/joresd.v3i2.668

Abstract

This article details the creation and deployment of an IoT-integrated system designed for the activated watering and environmental supervision of Black Soldier Fly (BSF) maggot production. Given that maggot yield is heavily reliant on precise climate control, traditional manual techniques often fall short due to their labor-intensive nature and susceptibility to human error. The implemented solution utilizes an ESP32 microcontroller interfaced with an SHT20 sensor to monitor temperature and humidity, managing three key actuators: a heating element, a cooling fan, and a water pump. Communication is facilitated through the Telegram Bot API, offering both a manual override and an autonomous mode driven by a Mamdani fuzzy logic engine. Experimental results confirmed the system's high precision, with temperature and humidity sensing showing accuracies of 99.13% and 99.27%, respectively. Furthermore, evaluations of the fuzzy logic controller across 12 trials proved its capability to maintain optimal conditions without operational conflicts. This system offers a scalable approach to modernizing insect-based agriculture by stabilizing environmental parameters and reducing operational overhead
Analisis Strategi Pemasaran E-Commerce Dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen : Studi Atas Platform Shopee Ramadhani, Muhammad; Maharani, Puan; Fajri, Muhammad Alaika; Wahjono, Sentot Imam
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia telah mendorong perubahan signifikan dalam pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam bidang perdagangan elektronik (e-commerce). Shopee sebagai salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia, menawarkan berbagai fitur digital marketing untuk membantu pelaku usaha meningkatkan penjualan. Namun, tidak semua penjual mampu memanfaatkan fitur-fitur tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing yang diterapkan oleh para penjual di platform Shopee serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan volume penjualan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan observasi daring terhadap aktivitas penjual aktif di Shopee. Data diperoleh dari sumber sekunder seperti laporan industri, artikel ilmiah, dan hasil observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing yang paling efektif dalam meningkatkan penjualan meliputi penggunaan Shopee Ads, program flash sale, gratis ongkir, promosi melalui media sosial, serta kolaborasi dengan influencer. Penjual yang menggabungkan strategi internal dan eksternal secara konsisten cenderung mengalami peningkatan kunjungan dan transaksi yang signifikan.
Akselerasi AKSELERASI PEMULIHAN HAK KORBAN MELALUI INTEGRASI TEKNOLOGI BLOCKCHAIN DAN FINTECH DALAM DANA BANTUAN KORBAN: Hukum Pidana RAMADHANI, MUHAMMAD; Tarida Siregar, Putri Tari R
Jurnal Suara Keadilan Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Suara Keadilan Vol. 27 Nomor 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/sk.v27i1.16987

Abstract

Penelitian ini menganalisis urgensi rekonstruksi tata kelola Dana Bantuan Korban (DBK) di Indonesia guna menjamin akses keadilan bagi korban kekerasan seksual. Meskipun UU TPKS dan PP No. 29 Tahun 2025 telah mengamanatkan DBK, implementasinya terhambat oleh konsep "restitusi kurang bayar" yang terbatas serta rigiditas UU Perbendaharaan Negara yang membelenggu fleksibilitas anggaran LPSK. Kondisi ini diperburuk oleh tingginya angka kekerasan seksual tahun 2025 dan kebijakan daerah yang mulai membebankan biaya visum kepada korban. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan (Norwegia dan Spanyol), penelitian ini merumuskan model pengelolaan DBK yang integratif dan responsif. Novelty penelitian ini terletak pada gagasan integrasi teknologi Blockchain Stellar dan Fintech untuk menciptakan sistem distribusi bantuan yang transparan, otomatis, dan immutable. Hasil penelitian merekomendasikan reformasi Pasal 35 UU TPKS untuk memberikan pengecualian penyetoran langsung ke kas negara bagi dana filantropi (ZISWAF). Formulasi ini diproyeksikan mampu memotong birokrasi pencairan dana dari 90 hari menjadi 72 jam, sekaligus mensinergikan sumber dana publik dan negara. Implementasi model ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi Asta Cita nomor 4 terkait penguatan perlindungan perempuan dan pemenuhan hak korban secara inklusif.
Co-Authors Adriyan Saputra Akbar, Syahrezza Akhmad Baihaqi Al-Huda, M. Karsa Gaesa Al-Huda9, M. Karsa Gaesa Albani, Rayhan Yasser ANGELINA, NOVITA Anton Yudhana Arum Murdianingsih M.Pd Asmak UI Hosnah Astri Andika, Winda Astuti Amalia, Puji Astutik, Rini Puji Aulia, Millah Auranissa, Dhea Bagio, Bagio Bakary, Najwa Budi Setianto, Arif Cahya Subrata, Arsyad Cahyani, Nabila Rizqi Cindya Alfi Dara Sagita Triski DODY KURNIAWAN Dwi Susanti Dzaky, Muhammad Fathan Edy Marsudi Fajri, Muhammad Alaika Fajrin, Arini Nurul Farahdinny Siswajanthy Fatih, Mohamad Ferawaty Puspitorini Firdaus, Yoga Firman Fitrianawati, Meita Gani, Raden Gloriana, Citra Haji, H Saleh Hamdi Batubara, Zul Haq, Muhammad Hulfiani, Siti Ilham Ilham Ilham Mufandi Jendri Johnny MTS Jurnal Wicara Kandriasari, Annis Komala Erwan M Rifai M, Intan Maharani, Adinda Yulia Maharani, Dewi Maharani, Puan Mahdiyah Mahdiyah, Mahdiyah Mariani Mariani Mas'ud, Arbi Alfian Mega Reski4, Julia Mirnawati Dewi, Mirnawati MURLINA, NELLI Muslimin, Mohammad Najmailya, Fathia Nabila Nur, Samsudin Nurfadly, Nurfadly Oktaviani oktaviani Permana, Aji Indra Pratama, Naufal Aqiilah Pratama, Naufal Aqillah Primadiamanti, Annisa Pudiyanti, Pinta Putri, Dita Putri, Puspa Aulia Raffa, Muhammad Rahma, Hilwa Delia Ramadhani, Muhamad Reski, Julia Mega Rifqi Hidayat, Rifqi Rony, Zahara Tussoleha Rudini Rudini, Rudini Rukman Rulian, Agmi Safitri, Aisyah Junisah Safitri, Dita Sanad, Hanif Sari, Defi Sa’diah, Halimatus Sentot Imam Wahjono Setiawan, Muhammad Irwan Shafee Kalid, Khairul Solikhah, Siti Mar’atus Subana, Fairuz Axioma Subban, Subban Subrata, Arsyad Cahya Sugeng Santoso Sujakti, I Syifa, Widianti Sylandra, Rafiska Tarida Siregar, Putri Tari R Wa Ode Zusnita Muizu Wan Ahmad, Wan Fatimah Widiastuti, Ni Made Yoesri Abdullah, Muhammad Yumiati Zahara, Soffa Zalty, Rani