p-Index From 2021 - 2026
5.283
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Job Security dan Job Burnout terhadap Job Satisfaction Dimediasi oleh Work Engagement Fatimah, Umi; Elistia, Elistia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10072

Abstract

Kemajuan perusahaan ritel sangat dipengaruhi oleh kontribusi dan kualitas sumber daya manusia, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ritel di Indonesia yaitu Indomaret. Kontribusi karyawan salah satunya ditentukan oleh job satisfaction, oleh karena itu perlu mengukur faktor-faktor yang berdampak pada job satisfaction. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh job security dan job burnoutterhadap job satisfaction dimediasi oleh work engagement. Metode penelitian ini adalah deskriptif kausalitas dengan pendekatan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah karyawan Indomaret Jakarta Barat dengan jumlah sampel sebanyak 310 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan Structural Equation Model Partial Least Square. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa variabel job security memberikan dampak positif terhadap tingkat job satisfaction. Lebih lanjut, job burnout yang rendah menyebabkan peningkatan job satisfaction dan job burnout yang rendah juga dapat meningkatkan work engagement. Namun demikian, work engagement belum mampu meningkatkan job satisfaction. Selain itu, work engagement tidak mampu memediasi pengaruh job satisfaction terhadap job burnout. Penelitian ini memberikan kontribusi melalui pemahaman yang lebih mendalam terkait faktor-faktor yang mempengaruhi job satisfaction, khususnya di sektor ritel.
EFFECT OF DIFFERENT CONCENTRATIONS OF LIQUID PALM SUGAR ON THE QUALITY CHARACTERISTICS AND GLUTAMIC ACID CONTAINMENT OF SQUID RUSIP (Loligo chinensis) Elistia, Elistia; Sumardianto, Sumardianto; Romadhon, Romadhon
Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 11 No. 4: October 2023
Publisher : Department of Food Science and Biotechnology, Faculty of Agriculture Technology, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpa.2023.011.04.3

Abstract

Squid has amino acids that are good for eating and are processed into rusip. Rusip is a Bangka Belitung chilli sauce made from anchovies. This study aims to determine the effect of different concentrations of liquid palm sugar on the quality and glutamic acid content. The research used experimental laboratories with Completely Randomized Design. Parametric tests were analyzed using ANOVA and BNJ, non-parametric tests using Kruskal Wallis and Mann Whitney with a test level of 5%. In the Rusip study, liquid palm sugar concentrations of 10%, 12.5% and 15% were used, with 3 replications. Glutamic acid, pH, protein and hedonic parameters showed significant differences (P<5%). The parameters of total LAB, total sugar and water content had no significant difference (P>5%). The values of protein content were 17.25%-19.66%, moisture content 33.94%-38.39%, total sugar 5.16%-7.71%, glutamic acid 2.25%-3.30%, pH 5.87-5.90 and total LAB 1.1x104-5.3 x 104 cfu/g. Hedonic parameters for appearance were 3.24-3.76, flavour 3.41-4.00, aroma 3.14-4.00, texture 3.31-4.10. The best treatment was 15% liquid palm sugar with characteristics of brown colour, chewiness, fermentation smell and savour.
Determinan Brand Loyalty Mobil Toyota Elistia, Elistia; Aprillia, Fenny; Rojuaniah; Edastama, Primasatria
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 3 No. 3 (2023): Artikel Riset Volume 3 Issue 3, November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v3i3.2835

Abstract

Persaingan industri otomotif mengindikasikan perusahaan harus mencapai dan mempertahankan loyalitas pelanggan, oleh karena itu perusahaan penting untuk meningkatkan reputasi merek, keterikatan dan kepuasan terhadap merek, sehingga memperoleh loyalitas merek. Saat ini semakin banyak industri otomotif yang menghadirkan produk mobil yang hampir mirip, untuk itu diperlukan analisis terhadap kepuasan merek, reputasi merek mobil dan keterikatan merek yang baik merupakan faktor yang berkontribusi pada loyalitas merek mobil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Brand Satisfaction, Corporate Brand Reputation dan Brand Attachment terhadap Brand Loyalty mobil Toyota. Desain penelitian ini deskriptif kausalitas dengan pendekatan metode kuantitatif dan menggunakan teknik purposive sampling yang diolah dan diuji dengan menggunakan Structural Equation Model Partial Least Square (SEM-PLS). Data sampel diperolah sebanyak 237 responden yang sudah menggunakan mobil Toyota di wilayah Jakarta. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Brand Satisfaction dan Corporate Brand Reputation dapat meningkatkan Brand Attachment. Selanjutnya Brand Satisfaction dan Brand Attachment juga dapat meningkatkan Brand Loyalty. Namun, Corporate Brand Reputation tidak signifikan meningkatkan Brand Loyalty. Kontribusi dari penelitian ini dapat memberikan wawasan kepada perusahaan otomotif terutama bagi perusahaan untuk mengembangkan serta merencanakan dan menerapkan strategi pemasaran yang berguna untuk membuat konsumen menjadi loyaltitas terhadap merek mobil Toyota.
The Influence of Transformational Leadership and Work Conflict on Employee Performance and Change Management in Hospitality Companies Andini, Elsa Mariska; Elistia, Elistia
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 5 No. 2 (2025): July - December 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v5i2.5950

Abstract

The hospitality industry in Indonesia faces intense competition and rapid changes in business environments, requiring effective leadership to sustain employee performance and support successful change management. The suboptimal implementation of transformational leadership and the presence of work conflict have the potential to decrease productivity and hinder organizational adaptability. This study aims to analyze the influence of transformational leadership and work conflict on employee performance and change management, as well as examine the moderating role of transformational leadership in the relationship between work conflict and employee performance. This research employed a quantitative approach using a survey method by distributing questionnaires to 160 employees of Ascott Group Jakarta. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). The findings indicate that transformational leadership has a significant positive effect on employee performance and change management, while work conflict negatively influences employee performance. Moreover, transformational leadership can weaken the negative impact of work conflict on employee performance. This study provides practical implications for hotel management in optimizing transformational leadership to enhance performance, manage conflict, and support successful organizational change.
Pengaruh Perceived Quality, Brand Image Terhadap Brand Loyalty Dimediasi Oleh Brand Trust Pada Produk Tas Lokal Putri Ilma Nurannida; Elistia Elistia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3625

Abstract

Produk tas di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan di tengah tingkat persaingan tas merek lokal. Oleh karena itu upaya dalam mempertahankan loyalitas merek tas lokal, maka diperlukan studi lebih lanjut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak perceived quality, brand image, dan brand trust terhadap brand loyalty baik secara langsung maupun tidak langsung yang di mediasi oleh brand trust, terhadap produk tas lokal di Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausalitas melalui teknik purposive sampling, dan memperoleh 190 orang responden yang telah membeli produk tas merek Jims Honey. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Temuan penelitian ini menunjukan bahwa perceived quality dan brand image berpengaruh untuk meningkatkan brand trust. Selanjutnya, brand loyalty dapat ditingkatkan oleh perceived quality dan brand trust, akan tetapi brand image belum mampu berdampak terhadap brand loyalty. Namun demikian brand trust mampu menjadi mediasi pengaruh antara brand image dan brand loyalty, akan tetapi tidak dengan mediasi brand trust terhadap hubungan perceived quality dan brand loyalty. Hasil penelitian ini menyarankan untuk pemasar produk tas lokal pentingnya meningkatkan nilai kualitas dari produk, citra merek, sehingga memperkuat kepercayaan dan kesetiaan terhadap tas merek Jims Honey.
Peran Destination Image Terhadap Visit Intention Melalui Perceived Value Pada Pariwisata Pantai Ajeng Sekar Pratiwi; Elistia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3667

Abstract

Pariwisata di Indonesia, seperti Kepulauan Seribu memberikan potensi pengembangan objek wisata bahari yang menjadi salah satu keunggulan wisata di DKI Jakarta. Visit intention menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur perilaku wisatawan karena dapat memprediksi potensi kunjungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh destination image terhadap visit intention melalui peran perceived value sebagai variabel mediasi. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kausalitas. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang sudah pernah mengunjungi Kepulauan Seribu, berdomisili di wilayah Jakarta. Metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Diperoleh sebanyak 200 sampel sebagai responden yang sudah pernah mengunjungi wisata pantai Kepulauan Seribu. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner online kemudian diolah dengan menggunakan Structural Equation Model - Smart PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa destination image mampu meningkatkan perceived value, namun destination image belum berdampak terhadap visit intention. Namun demikian, destination image dapat meningkatkan visit intention melalui perceived value sebagai mediasi. Temuan ini menjelaskan bahwa membangun citra destinasi guna meningkatkan nilai yang dirasakan oleh wisatawan, sehingga mendorong niat berkunjung kembali. Berdasarkan hasil temuan tersebut, pengelola pariwisata Kepulauan Seribu disarankan untuk tidak hanya fokus membentuk citra destinasi yang menarik, tetapi juga secara aktif meningkatkan nilai yang dirasakan oleh wisatawan melalui pengalaman yang menyeluruh, seperti kualitas pelayanan, fasilitas, dan kemudahan akses. Penelitian ini diharapkan mampu memperluas pemahaman serta literatur di ranah manajemen pemasaran serta memberikan kontribusi praktis bagi industri pariwisata.
Pengaruh Perceived Price dan Product Quality terhadap Repurchase Intention dimediasi oleh Customer Satisfaction Produk Kosmetik Lokal Annisa Azzahra; Elistia Elistia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4799

Abstract

Persaingan industri kosmetik lokal saat ini memiliki peningkatan yang sangat pesat, hal ini ditunjukkan dengan tingginya permintaan pasar yang besar. Repurchase intention merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan pada industri kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived price dan product quality terhadap repurchase intention, baik secara langsung serta dimediasi oleh customer satisfaction terhadap produk kosmetik lokal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausalitas dengan teknik purposive sampling yang menghasilkan 190 responden pengguna kosmetik lokal di Jakarta. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perceived price dan product quality berpengaruh positif terhadap repurchase intention dan customer satisfaction. Lebih lanjut, customer satisfaction juga terbukti dapat menjadi mediator yang berpengaruh positif antara hubungan perceived price dan product quality terhadap repurchase intention. Penelitian ini menyarankan untuk pelaku industri kosmetik lokal untuk memperhatikan strategi penetapan harga dan menjaga kualitas secara konsisten untuk meningkatkan kepuasan dan minat pembelian ulang pada konsumen. Kontribusi dari penelitian ini terletak pada pemahaman menyeluruh mengenai bagaimana persepsi harga, kualitas produk dan kepuasan konsumen memengaruhi niat pembelian ulang, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pelaku industri kosmetik lokal dalam merumuskan strategi pemasaran yang tepat sasaran.
The Role of Social Media in Digital Marketing Communication For Healthy Behaviour Puspitaloka Mahadewi, Erlina; Chrisafi, Astrid; Setiati, Ritta; Nurmawaty, Dwi; Elistia, Elistia; Sudarmika, Dina; Salomon, Sam
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v6i1.557

Abstract

The aim of this research is to analyze the communication challenges in the Social Media in Digital Marketing Communication (DMC) era, and understanding generation millenial  for healthy digital behaviour. This research is a literature review. Data collection using documentation from Google Scholar. Data analysis using Systematic Literature Review (SLR). Communication challenges in the current digital era, especially in interacting with generation Millenial, is a very wide expansion of the communication field through various digital platforms, such as social media, instant messaging, and online content. Generation Millenial (GM) has unique characteristics that influence the way they communicate, such as a preference for short messages, images and videos that are effective in conveying messages. Understanding and adapting your communication style to them is important for building strong and effective relationships. In addition, it must be acknowledged that generation millenial has a high level of technological awareness, which can raise privacy and security issues that must be managed wisely in an effort to establish successful communication with this generation.
Digital Marketing Strategies for Healthy Behaviour in Communities and Society Puspitaloka Mahadewi, Erlina; Elistia, Elistia; Larasati, Ayu; Sudarmika, Dina; Salomon, Sam; Harahap, Arman
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v6i1.558

Abstract

This study aims to appraise the effectiveness of health creation through social media in encouraging healthy actions among adolescents in the health community. The discussion covers two main aspects the urgency of health creation through social media for these adolescents, the effectiveness, and challenges faced in its perpetration. The urgency of health creation through social media is grounded on the high use of digital platforms among adolescents, making it a implicit tool for propagating health information. Social media allows presto and wide access to educational content, improves health knowledge, and encourages active participation by adolescents in maintaining their health. The study results indicate that health creation through social media is effective in adding health knowledge and motivating changes in healthy hygiene actions. still, several challenges need to be addressed, similar as the spread of inaccurate information, limited access and digital knowledge, and issues of sequestration and data security within the community. The study concludes that despite these challenges, social media has great eventuality as an effective health creation tool for adolescents with applicable digital marketing. Applicable strategies are demanded to address these challenges, including digital knowledge education and the development of regulations to insure information delicacy. farther exploration is recommended to explore the combination of social media with face-to-face interventions, to enhance the effectiveness and strategies of health creation in healthy life actions.
Determinants of customer satisfaction and return visit interest in culinary tourism in Bandung Putra Maulana; Elistia Elistia
Indonesia Accounting Research Journal Vol. 13 No. 1 (2025): September: Auditing, Finance, Accounting, Management
Publisher : Institute of Accounting Research and Novation (IARN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/iacrj.v13i1.467

Abstract

Culinary tourism is a key part of tourist behavior, especially when experiencing local food. Braga in Bandung, West Java, is one of Indonesia’s culinary tourism attractions. This study analyzes the determinant factors of customer satisfaction and revisit intention, focusing on food quality, price fairness, and physical environment. A quantitative method employing a descriptive-causal approach was utilized, with data gathered from 220 respondents via an online survey. The analysis, conducted using Structural Equation Modeling (SEM), reveals that food quality has a positive influence on both customer satisfaction and revisit intention. However, price fairness and physical environment do not significantly influence either variable. Additionally, customer satisfaction does not significantly affect revisit intention or mediate the effects of price fairness and physical environment. These findings suggest that food quality is the primary factor influencing satisfaction and repeat visits in Braga's culinary tourism. Visitors prioritize food quality over pricing and environment when evaluating their experiences.