Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

هيئة الزكاة الوطنية الأندونيسية)بازناس) تقييم إقتصادي إسلامي Agustina, ria
AL-QARDH Vol 5 No 2 (2020): AL-QARDH
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

هدفت هذه الدراسة الي بيان الواقع الميداني والتشريعي للزكاة ومؤسستها في اندونيسية وفي هذه الحالة هيئة الزكاة الوطنية (بازناس)، وبيان عن الهيكل التنظيمي للهيئة ونظامها الداخلي وبيان مدى موافقة وامتثال الواقع التشريعي
SEJARAH PERKEMBANGAN MATEMATIKA DALAM KEBUDAYAAN ARAB Samosir , Katrina; Nasution, Beby Nadia; Sihotang, Desti Rahel Ayunda; Wulandari, Putri; Agustina, Ria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41529

Abstract

Penelitian ini membahas kontribusi signifikan peradaban Arab-Islam dalam perkembangan matematika, khususnya antara abad ke-8 hingga ke-13 M. Fokusutama penelitian ini adalah pada karya-karya ilmuwan Muslim seperti Muhammad bin Musa al-Khawarizmi, Al-Battani, Abu Wafa’, dan Omar Khayyam, yang tidak hanya melestarikan warisan ilmu dari peradaban sebelumnya tetapi juga mengembangkannya. Al-Khawarizmi dikenal sebagai "Bapak Aljabar" melalui karyanya yang sistematis dalam penyelesaian persamaan kuadrat, serta memperkenalkan angka-angka Hindu-Arab yang menjadi dasar sistem numerik modern. Selain itu, Al-Battani dan Abu Wafa’ memberikan kontribusi penting dalam trigonometri dengan aplikasi praktis dalam astronomi dan navigasi. Omar Khayyam berperan dalam menyempurnakan solusi persamaan kubik dan menjelaskan konsep-konsep filosofis terkait keteraturan matematika. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis pengaruh karya-karya tersebut terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di Eropa, yang turut mendorong kebangkitan intelektual di masa Renaissance. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual dalam warisan ilmiah peradaban Arab-Islam.
Judicial Discovery of Law in Normative Gaps of Contemporary Medical Case Abdulhamid, Muhammad; Agustina, Ria; Anas, Kamal; Lidiawati, Meri; Westiartika, Dhira Taramadia
LEGAL BRIEF Vol. 14 No. 6 (2026): Law Science and Field
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/legal.v14i6.1536

Abstract

The rapid evolution of medical technology increasingly outpaces the parameters of ethical-legal frameworks regarding passive euthanasia, genetic data sourcing and processing, and digital informed consent, thereby creating significant legal lacunae that engender profound ethical-legal dilemmas. When statutory provisions offer no explicit guidance, judges are compelled to resort to rechtsvinding, the construction of law through interpretative, analogical, and creative application of sub-statutory measures available to them. This legal research aims to assess the mechanisms and methodologies employed by judges to utilize rechtsvinding in bridging systemic functional deficiencies in law as applied to medical malpractice. Using conceptual-analytical methods supported by case study approaches, this research investigates issues of patient autonomy, medical beneficence, and the medical practitioner's legal duty of care in precluding harm, through analysis of multiple court decisions. The findings demonstrate that judicial integration of medical ethical principles becomes a predominant factor when medical law remains silent across numerous legal domains relevant to medical malpractice adjudication. Ultimately, this facilitates the development of a more robust health legislative framework wherein judicial practice addresses specific substantive problems and expands the scope of medical law. This research substantiates the claim that rechtsvinding functions as a critical instrument for protecting public health in the construction and development of law.