Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat melalui Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Ikan Sepat Rawa Fitriyanti, Fitriyanti; Rizaldi, Gusti; Rahmadina, Aprillia; Pasaribu, Cindy; Sauqi, Muhammad; Azzahra, Tania Nasyawa; Khairunnisa, Gustii
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13359

Abstract

ABSTRAK Ikan merupakan sumber daya yang bernilai ekonomis, selain itu juga memiliki nutrisi yang dibutuhkan dalam kesehatan. Di Provinsi Kalimantan terdapat komoditi ikan, salah satunya ikan sepat rawa (Trichopodus trichopterus) yang merupakan ikan lokal potensial dan digemari Masyarakat yang memiliki manfaat mencegah penyakit Diabetes Mellitus. Pengolahan diversifikasi produk olahan berbasis ikan sepat rawa. Meliputi proses permohonan izin pelaksanaan, persiapan bahan-alat, sosialisasi dan penjelasan terkait diversifikasi produk olahan berbasis ikan sepat rawa, pengolahan produk, dan evaluasi kegiatan. Pelaku usaha dan tim kader sangat setuju produk-produk yang telah didemokan untuk diolah mandiri (95), alat yang digunakan mudah (85%), kemasan yang didiskusikan dianggap menarik (85%) dan pemanfaatan sosial media dalam pemasaran dapat dilakukan mandiri (95%). Dari hasil evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat ini menghasilkan data peserta sangat setuju dengan materi kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan (85%), pengabdian ini dilaksanakan sesuai harapan (95%), dan tim pelaksana telah memberikan pelayanan dan kesempatan yang baik (100%), kepuasaan mitra memiliki persentase 95%, serta harapan kegiatan kedepannya dapat dilaksanakan terus menerus (100%). Produk yang dihasilkan pelaku usaha Desa Sungai Batang berupa serbuk ikan sepat dan stik ikan sepat dapat digunakan sebagai alternatif makanan yang  tidak hanya praktis , namun juga sehat dan cocok untuk makanan pendamping pasien diabetes mellitus. Diharapkan dari pengabdian masyarakat ini adanya peningkatan pengetahuan, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Kata Kunci: Desa Sungai Batang, Diversifikasi Produk Olahan, Ikan Sepat Rawa  ABSTRACT Fish is a resource that has economic value, besides that it also has the nutrients needed for health. In Kalimantan Province there are fish commodities, one of which is the swamp sepat fish (Trichopodus trichopterus) which is a potential local fish and is popular with the community and has the benefit of preventing diabetes mellitus. Diversified processing of processed products based on swamp sepat fish. Includes the process of applying for an implementation permit, preparing materials and equipment, socializing and explaining the diversification of processed products based on swamp sepat fish, product processing, packaging planning and activity evaluation. Results: Business actors and the cadre team strongly agree that the products demonstrated can be processed independently (95), the tools used are easy (85%), the packaging discussed is considered attractive (85%) and the use of social media in marketing can be done independently ( 95%). The results of the activity evaluation showed that the majority of participants strongly agreed that the activity material met their needs (85%), the activities carried out met expectations (95%), the lecturer team provided good service (100%), partners were satisfied with the activities (95%) and Activities are expected to be carried out sustainably (100%). The products produced by Sungai Batang Village business in the form of sepat fish powder and sepat fish sticks can be used as alternative food which is not only practical, but also healthy and suitable as a complementary food for diabetes mellitus patients. Keywords: Sungai Batang Village, Diversification of Processed Products, Swamp Sepat Fish
PENGEMBANGAN MIKROEMULSI DARI EKSTRAK ETANOL 96% KULIT BATANG BALIK ANGIN (Alphitonia incana (Roxb.) Teijsm & Binn. Ex Kurz) Wahyudin Bin Jamaludin; Muhammad Hidayattullah; Muammaroh; Fitriyanti; Marlia Fatwa
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v11i1.881

Abstract

The 96% ethanol extract of Balik angin stem bark contains secondary metabolite compounds that have potential antioxidant activity with a value of 37.00 ± 1.46µg/ml (bpj), the potential for use can be maximized in microemulsion preparations. In microemulsions, one of the ingredients that can affect the stability of the microemulsion is a cosurfactant which can affect the globule size and polydispersity index. Microemulsions were formulated by varying the type and concentration of cosurfactants to determine the optimal formula based on the test parameters of physical characteristics and stability of the preparation. The method used in this research is experimental and in the manufacture of microemulsions, namely the spontaneous emulsification method. The test results show that all formulas in the organoleptic test are clear except F1, the Tyndall test can transmit light, the pH value is 5.4 -5.6, the microemulsion type is M/A, the specific gravity is 1.038-1.064, the viscosity value is less than 200 cPs and the percent transmittance obtained ranges from 90-97%. The globule size test of F2 to F6 (55.03-1045) and the polydispersity index test of F2 to F6 (0.277-0.827), but the results were not detected in F1. The results of statistical tests on pH and specific gravity tests obtained p-value (>0.05), F3 viscosity test obtained p-value (<0.05) and T% test on F1, F4, and F5 obtained p-value (<0.05) so it can be concluded that microemulsion preparations with variations in the type and concentration of cosurfactants have an influence on physical characteristics and stability, and the most optimal formula is F6.
Sosialisasi Sertifikasi Halal Sebagai Edukasi Bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Martapura Barat Faradilla Iedliany; Fitriyanti Fitriyanti; Nurbidayah Nurbidayah; Depy Oktavian Akbar; Gusti Khairunnisa
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i2.7041

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) participate in Indonesia's economic conditions, but most MSME actors still do not add halal labels to their production. This is due to the lack of literacy about halal certification. This Community Service activity aims to educate and socialize the process and benefits of halal certification for MSME actors in Sungai Rangas Village and Banteng Ulu Mobile Village, West Martapura District, Banjar Regency. The method of this activity is first, the delivery of socialization materials, video tutorial playbacks, discussion and question and answer sessions, and filling out satisfaction survey questionnaires. The results of the activity showed that 80% of participants felt very satisfied and 20% were quite satisfied with the implementation of socialization activities. This shows that activities have a positive impact in providing insight into the importance of halal certification and as a strategy in developing a sustainable business.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Daun Tigaron (Crateva religiosa G.Forst) terhadap Bakteri Shigella dysentriae dan Salmonella typhi Laili, Nur; Norazizah, Ufairah; Fitriyanti; Sari, Putri Kartika
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 7 No. 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/mpi.v7i2.7723

Abstract

Tigaron (Crateva religiosa G.Forst) merupakan tumbuhan yang banyak tersebar di pulau Kalimantan. Secara tradisional tumbuhan ini dimanfaatkan masyarakat untuk membantu mengobati diare yang disebabkan oleh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder yang terkandung serta mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etil asetat daun tigaron (C. religiosa G.Forst) terhadap bakteri Shigella dysenteriae dan Salmonella typhi. Metode yang digunakan ialah difusi sumuran dengan variasi konsentrasi ekstrak 0,31 mg/mL; 1,55 mg/mL; 7,75mg/mL; 38,75 mg/mL dan 193,75 mg/mL. Ciprofloxacin 5 μg/disk digunakan sebagai kontrol positif dan Na-CMC 0,5% sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian pada konsentrasi tertinggi 193,75 mg/mL terhadap bakteri Shigella dysenteriae menunjukkan rata-rata diameter zona hambat sebesar 17,98 mm dan pada bakteri Salmonella typhi sebesar 14,38 mm. Seluruh data diuji dengan Mann Whitney, didapatkan semua konsentrasi ekstrak etil asetat berbeda signifikan terhadap kontrol positif (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat daun tigaron (Crateva religiosa G.Forst) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Shigella dysenteriae dan Salmonella typhi namun nilainya berbeda signifikan dengan kontrol positif. Tigaron (Crateva religiosa G. Forst) is a plant widely distributed across the island of Kalimantan. Traditionally, this plant has been utilized by local communities to help treat diarrhea, which can be caused by bacterial infections. This study aims to identify the classes of secondary metabolite compounds contained in the plant and to evaluate the antibacterial activity of the ethyl acetate extract of tigaron (Crateva religiosa G. Forst) leaves against Shigella dysenteriae and Salmonella typhi. The method used was the well diffusion assay with extract concentrations of 0.31 mg/mL, 1.55 mg/mL, 7.75 mg/mL, 38.75 mg/mL, and 193.75 mg/mL. Ciprofloxacin 5 μg/disk was used as the positive control and 0.5% Na-CMC as the negative control. The results showed that at the highest concentration of 193.75 mg/mL, the ethyl acetate extract produced an average inhibition zone diameter of 17.98 mm against Shigella dysenteriae and 14.38 mm against Salmonella typhi. All data were tested using Mann-Whitney, and all concentrations of ethyl acetate extract were significantly different from the positive control (p≥0.05). This indicates that the ethyl acetate extract of tigaron leaves (Crateva religiosa G.Forst) has antibacterial activity against Shigella dysenteriae and Salmonella typhi, but the value is significantly different from the positive control.
Kajian Farmakognostik Tumbuhan Sugi-Sugi (Breynia cernua Muel. Arg.) Asal Amuntai Kalimantan Selatan Fitriyanti Fitriyanti; Nashrul Wathan; Gunawan Gunawan
Journal of Pharmascience Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v3i2.5737

Abstract

Sugi-sugi (Breynia cernua Muel. Arg.) merupakan tumbuhan yang digunakan turun temurun sebagai obat luka luar dan cacar bagi masyarakat Amuntai, Kalimantan Selatan. Dilihat dari prospek yang sangat potensial maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan memberikan dasar ilmiah mengenai gambaran farmakognostik dengan metode kualitatif. Tujuan Penelitian ini adalah memperoleh data parameter kualitatif meliputi hasil dari pemeriksaan makroskopik, mikroskopik, dan organoleptik melakukan uji pendahuluan senyawa kimia terhadap serbuk daun sugi-sugi. Uji organoleptik hasilnya berupa daun dengan rasa pahit menusuk dan aroma yang khas, buah tidak berbau dan berasa kelat, akar tidak berbau dan tidak berasa, batang tidak berbau dan berasa pahit. Hasil pengamatan mikroskopik ditemukan bentuk sel epidermis, berkas pembuluh, tipe stomata anisositik dan sel penanda berupa kalsium oksalat yang dapat dijadikan sebagai identitas atau pengenal simplisia yang bersangkutan. Hasil uji pendahuluan senyawa kimia diperoleh hasil bahwa sampel positif terhadap uji saponin, flavonoid, dan kuinon. Kata kunci : Sugi-sugi, Breynia cernua Muel. Arg.,farmakognostik,
Efek Antihiperglikemik dari Ekstrak Batang Tanaman Sapat (Mitragyna speciosa) Pada Mencit Jantan Yang Diinduksi Streptozotocin Fitriyanti Fitriyanti; Helmina Wati
Journal of Pharmascience Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v4i2.5777

Abstract

Tanaman Sapat (Mitragyna speciosa) adalah tanaman endemik di Kalimantan Selatan. Secara empiris digunakan masyarakat sebagai obat antihiperglikemik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan senyawa kimia dan efek ekstrak antihiperglikemik Mitragyna speciosa terhadap mencit jantan Balb/c yang diinduksi dengan Streptozotocin (STZ) dengan memantau kadar glukosa yang berperan sebagai antidiabetes. Sebanyak 20 mencit jantan balb/c dibagi menjadi 4 kelompok (N = 5) berupa kelompok kontrol negatif, kelompok normal, kelompok kontrol positif diberi glibenclamide 0,013mg / 20gBB, kelompok kontrol negatif akan diberikan STZ selama 4 hari pada dosis 40mg / KgBB ip dan 1 kelompok perlakuan akan diberi dosis EBMS 225mg (IV) secara oral selama 7 hari berturut-turut mulai hari ke-13 sampai ke-19, pengukuran kadar glukosa darah akan dilakukan pada hari ke-0, hari ke-13, hari ke-20.Data yang didapat dianalisis dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan EBMS tidak dapat menurunkan glukosa darah puasa pada dosis 225mg /KgBB Kata kunci: Tanaman sapat, kadar gula darah puasa, streptozotocin
Pengaruh Masa Inkubasi Bakteri Propionibacterium acnes terhadap Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 96% Umbi Bawang Dayak (Eleutherine americana Merr.) Didik Rio Pambudi; Fitriyanti Fitriyanti; Siti Kholilah; Wahyudin Bin Jamalludin; M. Andi Chandra
Journal of Pharmascience Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v10i2.15531

Abstract

Masa inkubasi bakteri berbeda-beda tergantung jenis bakteri yang digunakan. Propionibacterium acnes (P.acnes) merupakan bakteri gram positif dengan masa inkubasi 24 jam dan 48 jam. Penetilian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari masa inkubasi P. acnes terhadap aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% umbi bawang dayak (E. palmifolia (L.) Merr.). Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran dengan 5 variasi konsentrasi yaitu 20%, 25%, 30%, 35%, 40% dengan kontrol positif yang digunakan adalah Doksisiklin 30 µg/disk dan Na-CMC 0,5% sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian ekstrak etanol 96% umbi bawang dayak (E. americana Merr.) terhadap bakteri P. acnes diperoleh zona hambat berturut-turut 8,21±1,092; 6,89±1,160; 5,74±1,992; 8,71±2,392 dan 10,12±1,840 untuk 24 jam dan9,5±1,586; 8,912±1,888; 8,575±3,035; 9,6±1,810 dan 11,575±1,694 untuk 48 jam. Hasil menunjukkan masa inkubasi bakteri P.acnes berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol 96% umbi bawang dayak (E. americana Merr.). Kata Kunci: Bawang Dayak, 24 Jam, 48 Jam, Zona Hambat, Metode Sumuran The incubation time for bacteria varies depending on the type of bacteria used. Propionibacterium acnes (P.acnes) is a gram-positive bacterium with an incubation period of 24 hours and 48 hours. This study aims to determine the effect of the incubation period of P. acnes on the antibacterial activity of the 96% ethanol extract of Dayak onion (E. palmifolia (L.) Merr.) bulbs. Antibacterial activity testing used the well-diffusion method with 5 concentration variations, namely 20%, 25%, 30%, 35%, and 40% with the positive control used being Doxycycline 30 µg/disk and 0.5% Na-CMC as a negative control. The results of the 96% ethanol extract of Dayak onion (E. americana Merr.) bulbs against P. acnes bacteria obtained inhibition zones of 8.21 ± 1.092; 6.89±1.160; 5.74±1.992; 8.71 ± 2.392 and 10.12 ± 1.840 for 24 hours and 9.5 ± 1.586; 8,912±1,888; 8.575±3.035; 9.6±1.810 and 11.575±1.694 for 48 hours. The results showed that the length of incubation time for P.acnes bacteria affected the antibacterial activity of the 96% ethanol extract of Dayak onion (E. americana Merr.) bulbs.
Inisiasi Edukasi Sejak Dini: Interactive Storytelling dan Stimulasi Motorik Halus pada Program APOCIL di TK SiJempol, Tarakan, Kalimantan Utara Fitriyanti Fitriyanti; Dian Handayani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9867

Abstract

Kurangnya media edukatif interaktif menyebabkan rendahnya pemahaman anak usia dini tentang profesi kesehatan dan bentuk sediaan obat. Program Apoteker Cilik (APOCIL) bertujuan mengenalkan profesi apoteker dan bentuk sediaan obat di TK SiJempol, Tarakan, guna meningkatkan literasi kesehatan sejak dini. Metode yang digunakan adalah interactive storytelling untuk membangun pemahaman konseptual, diikuti aktivitas motorik halus berupa pembuatan dummy obat menggunakan playdough dan simulasi pembuatan puyer. Melalui pendekatan learning by doing, siswa diajak meremas dan membentuk playdough menjadi tablet dan kapsul serta membuat sediaan puyer/serbuk untuk memperkuat ingatan visual-kinestetik. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan antusiasme dan kemampuan siswa dalam membedakan bentuk fisik sediaan obat, sekaligus menghilangkan stigma takut terhadap obat. Pendekatan edutainment ini terbukti efektif menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Simpulan kegiatan menunjukkan bahwa integrasi narasi dan aktivitas manipulatif fisik efektif menanamkan kesadaran kesehatan dasar. Program ini direkomendasikan sebagai model edukasi profesi kesehatan yang adaptif dan inovatif untuk jenjang PAUD.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS GEL ANTI ACNE BERBASIS EKSTRAK DAUN RAMANIA (Bouea macrophylla Griffith) TERHADAP BAKTERI Cutibacterium acnes Muhammad Fadhil Kamil; Fitriyanti Fitriyanti; Wahyudin Bin Jamaludin
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 6 No 1 (2026): Mei (2026)
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/jpb.v6i1.155

Abstract

Background: Acne is an inflammatory condition of the pilosebaceous unit involving infection by Cutibacterium acnes. Ramania leaves (Bouea macrophylla) contain flavonoids, saponins, and tannins with known antibacterial properties. Objective: This study aimed to formulate a methanolic extract gel of Ramania leaves and evaluate its physical and organoleptic qualities as well as its antibacterial activity against C. acnes. Method: The extract was obtained via maceration and formulated in a carbopol-based gel with concentrations of 5%, 7.5%, 10%, 15%, and 20%. Physical evaluations included organoleptic testing, homogeneity, pH, viscosity, adhesiveness, and spreadability. Antibacterial activity was tested using the well diffusion method. Results: showed all gel formulas met standard physical and organoleptic criteria. The 5% extract gel demonstrated the largest inhibition zone against C. acnes (22.8 mm ± 2.06). Concentrations above 10% showed decreased effectiveness, likely due to saturation or physical instability. Conclusion: The 5% Ramania leaf extract gel is the most effective and stable formulation for topical anti-acne application
Co-Authors Abdurrazaq Abdurrazaq Abdurrazaq Abdurrazaq, Abdurrazaq Ahmad Ahmad Ahmad Ridha Akbar, Depy Oktavian Alista, Siti Ari Surya Pratama Aristha Novyra Putri Astuti, Karunita Ika Ayunda, Feradella Azmi Yunarti Azwarina Nuke Azzahra, Tania Nasyawa Bella Rosalina Endah Chandra, M. Andi Depy Oktavian Akbar Dian Handayani Didik Rio Pambudi Eka Sandra Era Habibah Gunawan Gunawan Gusti Khairunnisa Hadirvika Tjuthiyanda Hafiz Ramadhan hairunnisa nisa Helmina Wati Hidayati Rahmi Iedliany, Faradilla Jamaludin, Wahyudin Bin Karunika Ika Astuti Khairunnisa, Gusti Khairunnisa, Gustii Liana Fitriani Hasyim Liana Fitriani Hasymi M. Andi Chandra M. Fahrul Ricky NorHavid Malik Yustika Marlia Fatwa Muammaroh Muhammad Fadhil Kamil Muhammad Hafizudin Muhammad Hidayattullah Muhammad Nazarudin Muhammad Nazarudin, Muhammad Muhammad Nur Rahman Hendrawan Muhammad Reza Fahlevi Muhammad Saufi Murniati . Nashrul Wathan Noor Hayati, Noor Nopita Norazizah, Ufairah Norhasanah Norhasanah Novita Sari Nur Huda Nur Laili Nurbidayah Nurul Hikmah Nurul Mardiati Pasaribu, Cindy Putri Indah Sayakti Putri Kartika Sari Putri Kartika Sari Rahmadina, Aprillia Rahmayanti Fitriah Rahmi Muthia Ratna Restapaty Riwanda Oktaviani Rizaldi, Gusti Rizka D.A. Widianti Rusida, Esty Restiana Saputri, Revita Sari Wahyunita Sauqi, Muhammad Setyo Yogi Shelin Shelin Siti Kholilah Siti Kholilah Susiani, Eka Fitri Syaid Nofal Assegaf Syamratul Qalbiyah Syifa Syifa Tia Mariati Risma Melati Vebruati Vebruati Vebruati Vebruati Wahyudin Bin Jamalludin Yusmalina Yusmalina Yusrina Conitaty Zannah, Meryatul