Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester 1 Nuraeni, Siti; Sari, Agustina; Nency, Aprilya
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 06 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i06.4163

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang berkesinambungan yang dimulai dari ovulasi, konsepsi nidasi, implantasi serta perkembangan embrio dalam uterus hingga aterm. Biasanya terdapat ketidaknyamanan dalam kehamilan yang sering dialami ibu hamil yaitu mual muntah. Salah satu penatalaksanaan untuk mengurangi mual muntah dengan terapi non-farmakologis adalah pemberian aromaterapi lemon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di wilayah PMB Reni Apriyanti Banjar Pandeglang Banten Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakanm dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan rancangan one grup pretest posttest desaign. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini adalah menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sample sebanyak 30 responden dan pengumpulan data menggunakan lembar ceklist PUQE-24. Metode analisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil uji Wilxocon diperoleh Ada pengaruh aromaterapi lemon terhadap penurunan tingkat mual muntah pada ibu hamil trimester I dengan nilai p value = 0,000 (< 0,05). Berdasarkan hasil statistik dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terhadap pemberian aromaterapi lemon dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester 1. Diharapkan ibu hamil trimester I dengan mual muntah dapat menerapkan pemberian aromaterapi lemon sebagai alternatif terapi non-farmakologis untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
Efektivitas Media Lembar Balik Dan Leaflet Terhadap Peningkatan Sikap Dan Motivasi Dalam Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Di UPTD Puskesmas Tapos Larasati, Larasati; Sari, Agustina; Trisna, Nurwita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.22001

Abstract

Anemia merupakan kondisi dimana sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh. Kebutuhan fisiologis tersebut berbeda pada setiap orang, dimana dapat dipengaruhi oleh jenis kelamin dan tahap kehamilan. Anemia pada kehamilan dapat ditegakan apabila kadar hemoglobin (Hb) 11 g/dl. Tindakan pencegahan anemia tidak akan efektif dilaksanakan apabila individu terkait tidak memiliki sikap yang positif dan motivasi yang tinggi terkait anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media lembar balik dan leaflet terhadap peningkatan sikap dan motivasi ibu hamil dalam pencegahan anemia di UPTD Puskesmas Tapos. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pre eksperimental one group pre test and post test design. Penelitian dilakukan di UPTD Puskesmas Tapos. Sampel terdiri dari 33 ibu hamil, menggunakan teknik purposive sampling dan Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada sikap (p = 0,002) dan motivasi (p = 0,033) ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Kesimpulan pada penelitian ini edukasi dengan media lembar balik dan leaflet efektif terhadap peningkatan sikap dan motivasi dalam pencegahan anemia pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Tapos tahun 2024, karena edukasi kesehatan dapat mempengaruhi sikap terhadap pencegahan anemia pada ibu hamil. Saran bagi PUPTD Puskesmas Tapos adalah dapat membuat tim penyuluh Kesehatan dan menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung.
Pengaruh intervensi pijat tui na dan temulawak (curcuma xanthorrhiza) terhadap nafsu makan balita Subur , Rina Yuliana; Arti, Reka Saka Dwi; Mustikawati, Eka Desita; Susilowati, Putry; Agustina, Marlin; Sari, Agustina; Wulandari, Ratna
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i2.2712

Abstract

Background: Introduction: Decreased appetite in toddlers can increase the risk of growth disorders and nutritional problems, including malnutrition and stunting. Non-pharmacological interventions such as Tui Na massage and supplementary foods made from Javanese ginger (Curcuma xanthorrhiza) can be alternatives to help increase children's appetite. Purpose: To analyze the effect of Tui Na massage and supplementary foods made from Javanese ginger on improving appetite in toddlers. Method: This quantitative study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest. The subjects were four 4-year-old toddlers experiencing eating difficulties. Two toddlers received Tui Na massage, while the other two received supplementary foods made from Javanese ginger. The interventions were administered for 14 days. Appetite was measured using the Children's Eating Behavior Questionnaire (CEBQ) through pre- and post-intervention assessments. Data were analyzed descriptively by comparing appetite scores at the pre- and post-test stages. Results: There was an increase in appetite scores after both interventions. The Tui Na massage group experienced an average increase in scores of 6.5 points, while the ginger supplement group experienced an average increase in scores of 13 points. The increase in appetite scores in the ginger group was higher than in the Tui Na massage group. Conclusion: Tui Na massage and ginger supplement both showed a positive effect on increasing toddlers' appetite. However, the ginger supplement showed a greater increase in scores. Ginger has the potential to be a more optimal non-pharmacological intervention to help address appetite issues in toddlers. Suggestion: Providing ginger-based foods can be considered as the primary non-pharmacological intervention to increase appetite in toddlers, while Tui Na massage can be used as a supportive therapy. It is hoped that healthcare professionals and parents will implement both interventions consistently and according to the child's needs.   Keywords: Appetite; Curcuma Xanthorrhiza; Ginger; Herbal Supplementation; Toddlers; Tui Na Massage.   Pendahuluan: Penurunan nafsu makan pada balita dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan dan masalah gizi, termasuk gizi kurang dan stunting. Upaya nonfarmakologis seperti pijat Tui Na dan pemberian makanan tambahan berbahan temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dapat menjadi alternatif untuk membantu meningkatkan nafsu makan anak. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh intervensi pijat Tui Na dan pemberian makanan tambahan berbahan temulawak terhadap peningkatan nafsu makan pada balita. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas empat balita berusia 4 tahun yang mengalami kesulitan makan. Dua balita mendapat intervensi pijat Tui Na, sedangkan dua balita lainnya mendapat makanan tambahan berbahan temulawak. Intervensi diberikan selama 14 hari. Nafsu makan diukur menggunakan Children’s Eating Behaviour Questionnaire atau CEBQ melalui penilaian sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan skor nafsu makan pada tahap pre-test dan post-test. Hasil: Adanya peningkatan skor nafsu makan setelah pemberian kedua intervensi. Kelompok pijat Tui Na mengalami peningkatan rata-rata skor sebesar 6,5 poin, sedangkan kelompok makanan tambahan berbahan temulawak mengalami peningkatan rata-rata skor sebesar 13 poin. Peningkatan skor nafsu makan pada kelompok temulawak lebih tinggi dibandingkan kelompok pijat Tui Na. Simpulan: Pijat Tui Na dan makanan tambahan berbahan temulawak sama-sama menunjukkan pengaruh positif terhadap peningkatan nafsu makan balita. Namun, makanan tambahan berbahan temulawak menunjukkan peningkatan skor yang lebih besar. Temulawak berpotensi menjadi intervensi nonfarmakologis yang lebih optimal dalam membantu mengatasi masalah nafsu makan pada balita. Saran: Pemberian makanan olahan temulawak dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nonfarmakologis utama untuk meningkatkan nafsu makan pada balita, sementara pijat Tui Na dapat digunakan sebagai terapi pendukung. Diharapkan tenaga kesehatan dan orang tua dapat menerapkan kedua intervensi ini secara konsisten dan sesuai dengan kebutuhan anak.   Kata Kunci: Balita; Curcuma Xanthorrhiza; Nafsu Makan; Pijat Tui Na; Temulawak; Suplementasi Herbal.
Implementasi Program BSPS Dalam Merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Di Nagari Bayua Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Sari, Agustina; Eriyanti, Fitri
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): JIPPM - Juni 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.1191

Abstract

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah melalui pendekatan swadaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program BSPS dalam merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya di Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan penelitian terdiri dari pemerintah nagari, pendamping program, tukang, penyedia material, serta masyarakat penerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program BSPS di Nagari Bayua telah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan, meskipun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala, seperti keterbatasan dana bantuan yang belum mencukupi kebutuhan perbaikan rumah, keterlambatan dan ketidaksesuaian kualitas material bangunan, keterbatasan tenaga kerja, dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, faktor cuaca juga turut mempengaruhi kelancaran proses pembangunan. Penelitian ini menegaskan diperlukannya peningkatan koordinasi antar pihak terkait, perbaikan dalam proses sosialisasi, serta penyesuaian besaran bantuan agar lebih sesuai dengan kondisi kerusakan rumah. Dengan demikian, implementasi Program BSPS diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi Masyarakat.
Co-Authors Achmad Lukman Hakim, Achmad Lukman Afifah, Faidah Agustina, Marlin Amelia, Sri Rezki Andriani, Ai Anggreni, Milka Angraeni, Iin Apianti, Deti Apriliana, Adhela Apriliani, Feni Iltari Arafat, Prasda Fakih Arie Widyastuti Arti, Reka Saka Dwi Asih, Fitri Nur Asri, Intan Puspita Astuti, E. Widya Br Ginting, Agussanti Br. Ginting, Agus Santi Budiarti Budiarti, Budiarti Budiarti, Asri Pahala Candrawati, Elly Ciptiasrini, Uci darmi, salfia Desi Susanti Desy Sulistiyorini Dianti, Anggi Risma Fachry Abda El Rahman farisma, Erni Fauziah, Neng Fikayanti, Ulfi Sri Fitri Eriyanti Fitrianie, Bella Ginting, Agus Santi Br. H, Tya Wahyu Halim, Hildayanti Handika, Dina Hanifa, Fanni Herawati, Asri Hidayani, Hidayani Hidayat, Syabila Zahra Putri Hikmawati, Dara Intan Puspita Asri Jayatmi, Irma kartini, april lia Kartini, Aprilia Khair, Mestika Akhirunnisa Kuntoro, Toto Kurnia, Anggraeni Kuswati Kuswati Larasati Larasati Lubis, Choiriyah Luli, Marcianus Kai Maemunah, Aan Maryam Syarah Mardiyah Maspupah, Tari Meirita, Titalusi Mulyani, Detty Siti Mulyaningsih, Ella Mustikawati, Eka Desita Naila R., Zahira Hananda Nency, Aprilya Nengsih, Lisda Nina Nina noviyani, ernita prima Nurbaeti, Neulis Nurhayati, Aneu Nurmeiliah, Nurmeiliah Putri, Rizkiana Putri, Sinta Amalia Rahayu, Ade Ashar Rahmanita, Afida Ratna Wulandari Rimbawati, Dachlyyani Rindu, Rindu Risnawati, Teti Romawati, Anggraeni Safitri, Putri Fina A’rafiani Saidah, Ida Salamah, Nurul Pitriani Santoso, Doni Saragih, Sukmawati Boru Sasmiati, Shani Shaleha, Berliana Aullia Siti Nuraeni, Siti Soleka, Siti Sri Hartati Subur , Rina Yuliana Suhartina Suhartina, Suhartina Sulistyorini, Desy Sumanti, Nurwita Trisna Susilawati, Erlin Susilowati, Putry Syahril, Taupik Tahir, Nur Ain Almunawwarah Taupik Taupik, Taupik Tri Puji Laksono, Galih Trisna, Nurwita Wibisono, Al Farel Dimas Widyaningrum, Fransiska Yaser, Muhamad Yolandia, Rita Ayu Yuliana, Dwi