Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan pada Anak-Anak Komunitas Pemulung di TPU Pondok Kelapa Hananta, Linawati; Tandi, Sherly; Soegiarto, Bertha; Ageng, Leonardo; Amelia, Margareta; Oenang, Nydia; Yudy
Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitramas.v2i2.5168

Abstract

Kesehatan perkotaan menjadi fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (FKIK UAJ). Bekerjasama dengan Persatuan Alumni Kedokteran (Plataran) Atma Jaya dan Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD KAJ), kami melayani masyarakat kecil, lemah, miskin, marginal, dan penyandang disabilitas khususnya di wilayah KAJ. Kami bertujuan untuk mewujudkan hak anak atas kesehatan, pendidikan, pengajaran (pendidikan informal), identitas hukum, dan perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi. Kita mengacu pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Kita memaksimalkan pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan anak dan mengoptimalkan perkembangan fisik dan mentalnya. Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, edukasi, dan pemberian makanan bergizi kepada anak-anak komunitas pemulung di kawasan TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Jumlah peserta kegiatan sebanyak 77 orang, dengan rincian 59 orang (76,63%) anak di bawah 12 tahun dan 18 orang (23,37%) peserta di atas 12 tahun. Hasil pemeriksaan dokter, dari 77 peserta, anak sehat sebanyak 11 orang (14,3%), dan penyakit yang paling banyak diderita adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) sebanyak 14 orang (18,18%) dan nasofaringitis sebanyak 13 orang (16,9%). Kegiatan bakti sosial kolaboratif ini memberikan dampak positif bagi orang tua dan anak untuk lebih sadar akan kesehatan, khususnya mengenai pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak. 
EVALUASI STRES DAN KECEMASAN PADA CAREGIVERS: PERAWATAN PALIATIF DI RUMAH SINGGAH Hananta, Linawati; Wijaya, Jullyany Waty; Suwangto, Erfen Gustiawan; Amelia, Margareta; Widodo, Jerico Tristan; Chandra, Gerard Justin; Theja , Berliana Elyza Suryadi; Eriady, Angely Margaretha; Marcella, Laurie; Yolanda, Ellysa; Gonga, Audrey Aprilia; Sulisthio , Manuel Omar Weki; Kesuma , Deony Maria; Labaran, Victor Carolus Christiputra
Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitramas.v3i1.6042

Abstract

Perawatan paliatif merupakan elemen penting dalam memberikan perawatan berkualitas tinggi bagi pasien dengan penyakit kronis atau serius. Penyakit serius berhubungan dengan risiko kematian yang tinggi dan memberikan dampak besar pada aspek fisik, psikologis, maupun spiritualitas pasien, caregiver, ataupun keluarga. Peran caregiver dalam perawatan pasien dengan penyakit terminal atau serius sering kali membawa beban emosional dan fisik yang berat, yang dapat menimbulkan kecemasan dan stres. Perawatan paliatif berperan dalam mengelola gejala serta memenuhi kebutuhan pasien dan keluarga, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup pasien, caregiver, maupun keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat (abdimas) ini dilaksanakan di lima rumah singgah di Jakarta (RHI, WNH, CISC1, CISC2, dan RSL), dengan melakukan terapi seni yaitu inkblot dan mengevaluasi menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk menilai tingkat stres dan kuesioner Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD) untuk menilai tingkat kecemasan caregiver. Hasil asesmen menunjukkan bahwa sebagian besar caregiver mengalami tingkat kecemasan rendah (44,8%) hingga sedang (20,7%) dan memiliki tingkat stres ringan (41,4%) hingga sedang (51,7%). Dukungan sosial, spiritual, dan religius sangat penting, disertai dengan beberapa teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan olahraga sehingga membantu mengurangi stres dan kecemasan.
Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan pada Anak-Anak Komunitas Pemulung di TPU Pondok Kelapa Hananta, Linawati; Tandi, Sherly; Soegiarto, Bertha; Ageng, Leonardo; Amelia, Margareta; Oenang, Nydia; Yudy
Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitramas.v2i2.5168

Abstract

Kesehatan perkotaan menjadi fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (FKIK UAJ). Bekerjasama dengan Persatuan Alumni Kedokteran (Plataran) Atma Jaya dan Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD KAJ), kami melayani masyarakat kecil, lemah, miskin, marginal, dan penyandang disabilitas khususnya di wilayah KAJ. Kami bertujuan untuk mewujudkan hak anak atas kesehatan, pendidikan, pengajaran (pendidikan informal), identitas hukum, dan perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi. Kita mengacu pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Kita memaksimalkan pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan anak dan mengoptimalkan perkembangan fisik dan mentalnya. Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, edukasi, dan pemberian makanan bergizi kepada anak-anak komunitas pemulung di kawasan TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Jumlah peserta kegiatan sebanyak 77 orang, dengan rincian 59 orang (76,63%) anak di bawah 12 tahun dan 18 orang (23,37%) peserta di atas 12 tahun. Hasil pemeriksaan dokter, dari 77 peserta, anak sehat sebanyak 11 orang (14,3%), dan penyakit yang paling banyak diderita adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) sebanyak 14 orang (18,18%) dan nasofaringitis sebanyak 13 orang (16,9%). Kegiatan bakti sosial kolaboratif ini memberikan dampak positif bagi orang tua dan anak untuk lebih sadar akan kesehatan, khususnya mengenai pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak. 
EVALUASI STRES DAN KECEMASAN PADA CAREGIVERS: PERAWATAN PALIATIF DI RUMAH SINGGAH Hananta, Linawati; Wijaya, Jullyany Waty; Suwangto, Erfen Gustiawan; Amelia, Margareta; Widodo, Jerico Tristan; Chandra, Gerard Justin; Theja , Berliana Elyza Suryadi; Eriady, Angely Margaretha; Marcella, Laurie; Yolanda, Ellysa; Gonga, Audrey Aprilia; Sulisthio , Manuel Omar Weki; Kesuma , Deony Maria; Labaran, Victor Carolus Christiputra
Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitramas.v3i1.6042

Abstract

Perawatan paliatif merupakan elemen penting dalam memberikan perawatan berkualitas tinggi bagi pasien dengan penyakit kronis atau serius. Penyakit serius berhubungan dengan risiko kematian yang tinggi dan memberikan dampak besar pada aspek fisik, psikologis, maupun spiritualitas pasien, caregiver, ataupun keluarga. Peran caregiver dalam perawatan pasien dengan penyakit terminal atau serius sering kali membawa beban emosional dan fisik yang berat, yang dapat menimbulkan kecemasan dan stres. Perawatan paliatif berperan dalam mengelola gejala serta memenuhi kebutuhan pasien dan keluarga, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup pasien, caregiver, maupun keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat (abdimas) ini dilaksanakan di lima rumah singgah di Jakarta (RHI, WNH, CISC1, CISC2, dan RSL), dengan melakukan terapi seni yaitu inkblot dan mengevaluasi menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk menilai tingkat stres dan kuesioner Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD) untuk menilai tingkat kecemasan caregiver. Hasil asesmen menunjukkan bahwa sebagian besar caregiver mengalami tingkat kecemasan rendah (44,8%) hingga sedang (20,7%) dan memiliki tingkat stres ringan (41,4%) hingga sedang (51,7%). Dukungan sosial, spiritual, dan religius sangat penting, disertai dengan beberapa teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan olahraga sehingga membantu mengurangi stres dan kecemasan.
Potential Antihyperlipidemia Effect of Lactoferrin in Hyperlipidemia-Induced Male Sprague–Dawley Rats Jusni, Louis Fabio Jonathan; Chandra, Valencia; Djuartina, Tena; Notario, Dion; Arieselia, Zita; Hananta, Linawati
Makara Journal of Health Research Vol. 26, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Hyperlipidemia is a condition that is characterized as an increase in total cholesterol and triglyceride levels in the blood. Lactoferrin is a protein that can serve as an antioxidant. This study aims to determine whether lactoferrin can reduce total cholesterol and triglyceride levels. Methods: This study used 24 Sprague–Dawley rat strains, which were divided into six groups: normal group; negative control; positive control; and dose groups 1, 2, and 3. The normal group was given standard feed, whereas the other group was given high cholesterol and fat. The positive control group and dose groups 1, 2, and 3 were given 1.5 mg/kg BW of simvastatin and 100, 200, and 400 mg/kg of BW lactoferrin, respectively. After 6 weeks, total cholesterol and triglyceride levels were measured. Results: This study showed that lactoferrin doses of 100, 200, and 400 mg/kg BW could significantly reduce total cholesterol and triglyceride levels (p < 0.05). Lactoferrin could also significantly reduce activated Kupffer cell and steatosis area in the liver (p < 0.05). Conclusions: Lactoferrin can reduce total cholesterol and triglyceride levels. Thus, further research is needed to address the existing bias and confirm that lactoferrin can reduce cholesterol and triglyceride levels.
Non-communicable disease risk factors and Covid-19 antibody levels after vaccination Wea, Brigitta Yuliana; Hananta, Linawati; Astiarani, Yunisa
JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JKKI, Vol 15, No 1, (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKKI.Vol15.Iss1.art3

Abstract

Background: Non-communicable diseases (NCDs) have been identified as predictors of the severity of Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Some factors like smoking, alcohol consumption, and physical inactivity, which are associated with NCDs, may potentially hinder the efficacy of vaccines, reducing their ability to prevent the severity and complications of infectious diseases such as the Covid-19. Objective: This study investigated the NCD, risk factors associated with the levels of quantitative antibodies after the second Covid-19 vaccination.Methods: A cross-sectional study was conducted at a Covid-19 vaccination centre in Jakarta. Ninety subjects, aged ≥18, completed demographic and NCDs risk factor questionnaires. Blood samples were collected and analysed by using the electro chemiluminescence immunoassay analyser (ECLIA) method to measure quantitative antibody levels 30 days after 2nd Covid-19 vaccination. The bivariate analysis was performed to explore associations among the variables. The logistic regression was subsequently performed to identify the factors that remained independent in influencing severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) antibody status. Results: The mean value of antibody level in this study was 191 U/ml. The results indicated that 35.5% (n=32) of respondents had SARS-CoV-2 antibody levels below average. The regression results suggested that the odds of having higher antibody levels were reduced for individuals with hypertension (Adjusted Odd Ratio [AOR] = 0.74, p value = 0.022), diabetes (AOR = 0.82, p value = 0.038) comorbidities accompanied with smoking (AOR = 0.55, p value = 0.044), drinking alcohol (AOR = 0.92, p value = 0.030), and low physical activity levels (AOR = 0.67, p value = 0.043). Conclusion: The study found that 35.5% of participants had SARS-CoV-2 antibody levels below the average. Factors such as hypertension, diabetes, comorbidities with smoking, alcohol consumption, and low physical activity were associated with reduced odds of higher antibody levels.
Talk show Edukasi Skabies: Upaya Promotif di Desa Babakan Madang, Bogor Wijaya, Meiliyana; Gaverio, Nicholas Francisco; Olivia, Vera; Joprang, Freggy Spicano; Hananta, Linawati
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.19150

Abstract

Background: Scabies, also known as "kudis," is a skin disease commonly found in areas with high population density and poor sanitation, such as rural regions. This study aimed to increase the knowledge and awareness of residents regarding scabies through an educational talk show. The activity was conducted in Babakan Madang Village, Bogor, West Java, an area with a high incidence of scabies. Methods: This community engagement activity was conducted through a two-way interactive educational approach in the form of a talk show, commencing with a pre-test, followed by an expert-led interactive discussion on the identification, prevention, and treatment of scabies, a question-and-answer session, a post-test, and the provision of appropriate scabies medication to residents diagnosed with the condition. Results: The results showed a significant increase in post-test scores compared to pre-test scores, indicating an improvement in residents' knowledge about Sarcoptes scabiei, the causative agent of scabies, including its symptoms and proper treatment. Conclusions: In conclusion, the talk show method proved effective in raising public awareness about scabies and equipping affected residents with appropriate treatment ointments, thereby supporting government efforts to reduce the prevalence of scabies in the region.
pada Penyuluhan Edukasi Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi pada Siswa Kelas 4-6 SDN 6 Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat Octavia, Mora; Gaverio, Nicholas Francisco; Hananta, Linawati
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Limited access to health facilities, economic factors, and limited knowledge and insight regarding the importance of maintaining dental health are risk factors for the high incidence of dental and oral problems, especially in children and rural environments. Based on data from Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), dental and oral health problems are most often found in children aged 5-9 years, with a percentage reaching 67%. Dental disease in children not only causes pain but also impacts their self-confidence, cognitive development, and daily activities. One of the villages with a high incidence of dental disease is Babakan Madang Village, Bogor, West Java. There is a need for education about dental health to increase children's awareness and reduce the incidence of dental disease. Methods: The implementation of educational activities regarding dental health began with a pre-test, presentation of material, and a question and answer session, followed by a demonstration of proper steps for brushing teeth, showing an educational video, pre-test, and post-test exercise, and ending with giving goodie bags. Results: There is a significant increase in knowledge and insight regarding dental health, as evidenced by an average score from pre-test to post-test of 16.67%. Conclusion: This educational outreach activity about dental health can increase students' understanding and awareness of dental health in grades 4, 5, and 6 at SDN 6 Babakan Madang about dental health and enable them to apply appropriate steps for brushing teeth. Keywords: Caries; Dental Health Education; Elementary School children; Rural community
Edukasi dan Pembuatan Handsanitizer Mangrove Api-Api bagi Pelaku UMKM Christian, Yulius Evan; Hananta, Linawati; Wijayanti, Sri Hapsari; Nathalie, Evadia; Dharmalau, Richanda Surya
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.439

Abstract

Peningkatan kesadaran akan pentingnya kebersihan tangan pasca pandemi mendorong perlunya edukasi berkelanjutan, terutama di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses sanitasi. Desa mitra merupakan salah satu wilayah dengan potensi hayati lokal berupa tanaman mangrove (Avicennia marina), namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan workshop kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga dan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), dalam pembuatan handsanitizer alami berbasis ekstrak daun mangrove jenis api-api. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, praktik pembuatan sediaan spray, serta evaluasi pengetahuan melalui pretest dan posttest. Formula yang digunakan terdiri dari ekstrak hasil rebusan 250 gram daun segar dalam 2,5 liter aquades (diambil 750 mL air sari mangrove), yang dikombinasikan dengan etanol 70% sebanyak 2100 mL dan gliserin 150 mL serta penambahan pewangi. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 68,75 (pretest) menjadi 88,75 (posttest), dengan nilai N-Gain sebesar 0,64 (kategori sedang). Kegiatan ini juga diikuti dengan pembinaan pasca pelatihan sebanyak empat kali untuk menjaga kesinambungan praktik. Kesimpulannya, edukasi dan workshop ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan lokal menjadi produk antiseptik yang aplikatif dan ekonomis.
Sosialisasi Hand Sanitizer Berbahan Alami Mangrove Api-Api untuk Mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Wijayanti, Sri Hapsari; Hananta, Linawati; Christian, Yulius Evan
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.815

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui sosialisasi kesehatan yang dikaitkan dengan pemanfaatan mangrove api-api sebagai bahan alami hand sanitizer. Kegiatan dilaksanakan di MTs Nurul Ihsan, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, dengan melibatkan siswa kelas VIII dan IX serta guru sekolah. Metode kegiatan meliputi penyusunan pretes dan postes berupa 10 soal pilihan ganda, penyampaian materi PHBS dan potensi mangrove api-api, serta evaluasi efektivitas kegiatan menggunakan analisis N-gain. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata nilai pretes 54 menjadi 83 pada postes dengan nilai N-gain sebesar 0,623 yang termasuk kategori cukup efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi PHBS berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan literasi kesehatan siswa sekaligus memperkenalkan potensi sumber daya alam di lingkungan sekitar sebagai bagian dari praktik hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan program PHBS yang berkelanjutan dan kontekstual melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat pesisir guna mendorong pembiasaan perilaku sehat dalam jangka panjang.
Co-Authors Ageng, Leonardo Ahmad Hamim Sadewa Amelia, Margareta Angelika, Patricia Arrang, Sherly Tandi Bai Apris Bansai Immanuel Bertha Soegiarto, Bertha Bryan Junius Winata Budiyanti, Ecie Chandra, Gerard Justin Chandra, Valencia Darojatun Ida Dharmalau, Richanda Surya Dion Notario Divara Ariesta Sekar Suryadi, Made Edward Surjono, Edward Endrardewi, Naomi Arumratri Erfen Gustiawan Suwangto, Erfen Gustiawan Eriady, Angely Margaretha Ester Elida O Harita Evi Ulina Margaretha Situmorang Fan, Tan Fei Felicia Kurniawan Felicia Kurniawan, Felicia Fenny Mariska Ferbian Milas Siswanto Gaverio, Nicholas Francisco Ghea Mangkuliguna Gonga, Audrey Aprilia Hardi, Nicholas Hari Kusnanto Isadora Gracia Sahusilawane Isadora Gracia, Isadora Jonny Setiawan Jonny Setiawan Jonny Setiawan Jontari Hutagalung Joprang, Freggy Spicano Jusni, Louis Fabio Jonathan Kesuma , Deony Maria Kik Hao Samuel Kurniadi, Angela Kurniawan, Sandy Vitria Labaran, Victor Carolus Christiputra Larasati, Victoria Lee, Jocelyn Viony Lieputra, Andrew Adhytia Lonah, Lonah Mahaputra Mahaputra Marcella, Laurie Margareta Amelia Maria Dara Novi Handayani, Maria Dara Novi Mariani Santosa, Mariani Mega Tyas Prihatin Meiliyana Wijaya Monalisa Heryani Mora Octavia Nathalie, Evadia Nawanto Agung Prastowo Novijanti Rintis Oenang, Nydia Olivia, Vera P. Purwono Prayoga Tjendratama, Jason Puspa Bunardi, Dewi Putri, Indira Ayu Putu Suwarastra Andarisuta Rita Dewi Rita Dewi Rita Dewi Rita Dewi Dewi S. Supargiyono Sahusilawane, Isadora Gracia Satyagraha Ari Winasti Soerianto, Cellina Aurelia Sri Hapsari Wijayanti Sulisthio , Manuel Omar Weki Surilena Hasan Tamara, Xenia Tandi, Sherly Telium, Havian Daulung Tena Djuartina, Tena Theja , Berliana Elyza Suryadi Triwibowo A. Garjito Vallerie Satyadi, Richelle Veronika Maria Sidharta Vetinly Vetinly Via Dolorosa Halilintar Wea, Brigitta Yuliana Widodo, Jerico Tristan Wijaya, Jullyany Waty Wijaya, Meiliyana Yaparto, Selfianti Yolanda, Ellysa Yudy Yuliana Yuliana Yulius Evan Christian Yunisa Astiarani Zita Arieselia