Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENGGUNAAN OBAT YANG TIDAK BOLEH DIKONSUMSI BERSAMAAN PADA MASYARAKAT DESA REJOSARI DAWE KUDUS Gendis Purno Yudanti; Hasty Martha Wijaya; Heni Setyoningsih; Annis Rahmawaty; Rakhmi Hidayati; Elmira Okta Nova Ifada
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaksi obat merupakan peristiwa yang dapat memengaruhi terapi dan berisiko menimbulkan efek samping yang merugikan pasien. Polifarmasi (penggunaan banyak jenis obat) meningkatkan risiko interaksi obat, salah satunya adalah interaksi antara amlodipin (obat hipertensi) dan simvastatin (obat kolesterol). Interaksi amlodipin dan simvastatin tergolong kategori mayor karena amlodipin dapat meningkatkan konsentrasi simvastatin yang berisiko menyebabkan kerusakan hati dan rabdomiolisis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat yang tepat tentang penggunaan obat yang benar sangat penting untuk meminimalkan risiko efek samping obat yang tidak diinginkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus tentang penggunaan obat yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah sesi tanya jawab, serta pembagian leaflet pada masyarakat Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini dilaksanakan pada 21 Oktober 2025 dan diikuti oleh 50 peserta dari beberapa RW. Hasil evaluasi yang dilakukan terhadap 5 soal berbentuk benar atau salah menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah pemberian materi. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan risiko bahaya akibat interaksi obat yang tidak diinginkan di masyarakat.
Uji Aktivitas Antidiare Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.) Terhadap Mencit Putih Jantan (Mus Musculus) Yang Diinduksi Oleum Ricini Rifda Naufa Lina; Hasty Martha Wijaya; Annis Rahmawaty; Jamiyah Nur Rohmah
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v2i2.241

Abstract

Diarrhea is a condition in which a person defecates with a soft or runny consistency, it can even be water alone and the frequency is more frequent (usually three or more times) in one day. One of the beneficial plants is the Moringa oleifera Lam. Plant. Flavonoids, tannins and steroids in Moringa leaves are thought to be anti-diarrhea. This study aims to determine the antidiarrheal activity of the ethanol extract of Moringa oleifera Lam. Leaves against male white mice (Mus musculus) induced by Oleum ricini. Observations were made for 3 hours. This research is an experimental study divided into 6 groups, namely the normal group, positive control (Loperamid HCl), negative control (Na CMC), and ethanol extract of moringa leaves at a dose of 200 mg / KgBB, 400 Mg / KgBB and 800 mg / KgBB. Numeric data were processed using SPSS with One Way ANOVA test. The results showed that the optimal dose was 200 mg / KgBW in the ethanol extract of Moringa oleifera Lam. Leaves as an antidiarrheal in male white mice (Mus musculus) induced by Oleum ricini.
Pentingnya Penggunaan Antibiotik Yang Bijak Untuk Mencegah Resistensi Bakteri di Desa Dawe Kudus Hasty Martha Wijaya; Heni Setyoningsih; Gendis Purno Yudanti; Tabita Rahmavika; Siti Nur Hanifah; Santi Fitriana
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v8i2.557

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengobati infeksi akibat bakteri. Antibiotik banyak beredar di masyarakat dan termasuk dalam obat yang sering diresepkan. Ketidaktepatan dalam menggunakan antibiotik dapat mengakibatkan munculnya masalah lain seperti peningkatan terjadinya efek samping dan kejadian resistensi. Banyaknya kesalahan dalam menggunakan antibiotik oleh masyarakat disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat. Tujuan dilakukan edukasi ini supaya masyarakat tidak sembarangan mengkonsumsi antibiotik untuk menghindari resistensi. Edukasi berisi tentang cara penggunaan, cara simpan, dan waktu penggunaan antibiotik setelah dibuka dari kemasannya, terutama pada sirup kering. Setelah penjelasan selesai dilanjutkan dengan tanya jawab dengan pasien. Hasil yang di dapat setelah melakukan edukasi yaitu terjadinya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait penggunaan antibiotik secara bijak.
Pelayanan Informasi Obat tentang Penggunaan Obat Tetes Mata sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Pasien di Puskesmas X Kudus Heni Setyoningsih; Gendis Purno Yudanti; Hasty Martha Wijaya
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i1.586

Abstract

Penggunaan obat tetes mata merupakan salah satu terapi yang umum diberikan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Namun demikian, masih banyak pasien yang belum memahami cara penggunaan obat tetes mata yang benar, sehingga berpotensi menurunkan efektivitas terapi dan meningkatkan risiko efek samping maupun infeksi mata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien mengenai penggunaan obat tetes mata melalui pelayanan informasi obat di Puskesmas X Kudus. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif, dengan pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan kelompok, diskusi interaktif, dan demonstrasi cara penggunaan obat tetes mata yang benar. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi, tanya jawab, serta pengisian kuesioner pengetahuan dan kepuasan pasien setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pasien mampu memahami tujuan penggunaan obat tetes mata, cara penggunaan yang benar, waktu pemakaian, serta cara penyimpanan obat setelah diberikan edukasi. Selain itu, pasien memberikan respon positif terhadap pelayanan informasi obat yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pemahaman pasien dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pelayanan kefarmasian di puskesmas.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN VAKSINASI DAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MASAYARAKAT DI DESA TANJUNGREJO Heni Setyoningsih; Oktarina Puspitasari; Hasty Martha Wijaya

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i2.436

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona jenis baru, bermula Ketika kasus pneumonia yang penyebabkan tidak diketahui muncul di Wuhan pertama kali ditemukan pada akhir Desember tahun 2019 di Wuhan hal ini ditandai dengan adanya 44 orang yang mengalami pneumonia berat di kota Wuhan. Setelah dilakukan penelitian penyebabnya mulai terindentifikasi dan didapatkan kode genetiknya yaitu virus corona. Gejala Covid-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Cara terbaik untuk penanggulangan dan pencegah penyakit ini adalah menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan vaksin juga salah satu cara paling efektif dan ekonomis untuk mencegah penyakit menular. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang protokol kesehatan sangat diperlukan sebagai dasar masyarakat dalam menunjukkan perilaku pencegahan covid-19, Covid-19 ini dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak erat dan droplet, rekomendasi dasar yang disarankan oleh WHO untuk menghindari resiko penularan virus Covid-19 ini adalah dengan melakukan kepatuhan penerapan protokol kesehatan. Hal tersebut untuk mengetahu tingkat pengetahuan dengan kepatuhan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat non eksperimental dengan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling, teknik analisa data prospektif dari penelitian ini menggunakan Chi-Square untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 119 responden memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan karakteristik umur terbanyak 26-45 tahun (72,3%), jenis kelamin terbanyak pada perempuan (58,0%),tingkat pendidikan terbanyak SD (39,5%), pekerjaan terbanyak buruh (47,1%), tingkat pengetahuan cukup (85,7%), kepatuhan vaksin patuh (86,6%), kepatuhan penerapan protokol kesehatan (98,3%), tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan vaksinasi didapatkan nilai signifikan (0,079) dan tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan didapatkan nilai signifikan (0,560). 
Co-Authors Adiningsih, Retnowati Anita Dyah Listyarini Annis Rahmawaty Annis Rahmawaty Annis Rahmawaty Arsy, Gardha Rias Chabbah Tri Septian Choiriyah, Nur Choiriyah Clara Destiana Caesary Dian Arsanti Palupi Dian Arsanti Palupi, Dian Arsanti Dwi Susiloningrum Dwi Susiloningrum Dwi Susiloningrum Elmira Okta Nova Ifada Erna Widyastuti, Erna Firmansyah, Gunawan Fitrianingsih, Sri Gendis Purno Yudanti Gunawan Pamudji Widodo Heni Setyoningsih Heni Setyoningsih Heni Setyoningsih Heni Setyoningsih Hidayati, Rakhmi Ilham Setyo Budi Irvan Kurniawan, Irvan Jamiyah Nur Rohmah Karima, Nur Aini Khoirin Nida Khoiruzzad, Muhammad Latifah, Siti Nor Lidya Anita Safitri Lilis Sugiarti Lilis Sugiarti Lilis Sugiarti Lina, Rifda Naufa Lina, Rifda Naufa Naufa Lusiana, Melisa Octa Miftakhul Ulya Miranti Amalia Miyati Miyati Mubaroq, Muhammad Husni Muflichatun Nisyak Muflichatun Nisyak Mujoko, Bagas Nafi'ah, Rohmatun Oktarina Puspitasari Pujiati, Eny Rahmawaty, Annis Rakhmi Hidayati Rakhmi Hidayati Rifda Naufa Lina Rifda Naufa Lina Rifda Naufa Lina Rifda Naufa Lina Rifda Naula Lina Riyanto, Bagus Rohmatun Nafi'ah Santi Fitriana Sari, Dessy Erliani Mugita Sari, Dessy Mugita Setyaningrum, Eka Setyoningsih, Heni Sihhatul Fuadah Siti Nur Hanifah Siti Safuroh Susiloningrum, Dwi Syauqi Afifatul Amiroh Tabita Rahmavika Tiara Aninditha Triastuti, Aning Utatik Wara Madia Yudanti, Gendis Purno Yulia Nur Khayati Yulia Pratiwi Yulia Pratiwi Yulia Pratiwi Yulia Pratiwi Yulia Pratiwi Yulia Pratiwi Zulfa, Elsa Maulida