Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kematian Neonatal Ismalia, Ismalia; Arlianti, Nopa; Agustina, Agustina
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6931

Abstract

Kematian neonatal merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kematian neonatal di wilayah kerja Puskesmas Meureudu dan Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan pendekatan kuantitatif dan bersifat deskriptif analitik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Sampel terdiri dari 32 kasus bayi yang meninggal pada masa neonatal dan 32 bayi yang hidup sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan uji regresi logistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kematian neonatal meliputi usia ibu (OR=23,4; p=0,001), paritas (OR=10,9; p=0,001), komplikasi persalinan (OR=25; p=0,001), jarak kelahiran (OR=10,2; p=0,007), BBLR (OR=3,85; p=0,010), dan asfiksia (OR=3,37; p=0,029). Paparan asap rokok berat juga menunjukkan hubungan bermakna secara signifikan (OR=2,45; p=0,077). Hasil ini menunjukkan pentingnya penguatan pelayanan antenatal, pengendalian risiko maternal, serta penanganan tepat terhadap kondisi bayi baru lahir dalam upaya menurunkan angka kematian neonatal di wilayah studi.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Andira, Riska; Agustina, Agustina; Arlianti, Nopa
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1752

Abstract

Anemia masih menjadi masalah serius bagi remaja putri, dengan proporsi anemia sebesar 27,2% di Indonesia dan 48% di Aceh pada 2018, hal ini bisa mengganggu kemampuan belajar, pertumbuhan fisik, dan meningkatkan risiko penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Desain penelitian ini dalam bentuk descriptive analitik. Populasi dalam penelitian ini semua remaja putri yang telah dilakukan skrining pemeriksaan HB di SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh sebanyak 102 siswi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total population. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan (p value = 0.036), pola menstruasi (p value = 0.010), status gizi (p value = 0.000), pola makan (p value = 0.002), pola tidur (p value = 0.024) dan status haid (p value = 0.003) dengan kejadian anemia pada remaja putri. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa semua variabel memiliki hubungan dengan anemia pada remaja putri di SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh tahun 2024. Diharapkan kepada remaja putri untuk dapat mengatur pola makan dan pola tidur yang baik agar dapat mencegah terjadinya anemia.
Penggunaan Teknik Komunikasi Antar Personal dalam Penguatan Imunisasi: Use of Interpersonal Communication Techniques in Strengthening Immunization Baharuddin, Dharina; Arlianti, Nopa; Syahirah, Arifah; Septiani, Riza; Wardiati, Wardiati; Na’imah, Na’imah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.7768

Abstract

The government in Indonesia continues to focus its attention on the problem of stunting (shortness). In 2022, the prevalence of stunting was 31.2%. Meanwhile, in Aceh Besar Regency's Atong Village, 5% of children under the age of five were stunted. Infectious disease is one of the stunting risk factors that immunization can help avoid. Therefore, the aim of executing this community service in Atong village is to raise the community's knowledge and awareness of child vaccination in the future. The method conducted was Inter-Personal Communication (KAP), which has an instructional and engaging model. The implementation employed instructive entertaining games and songs to demonstrate the efficacy of immunization and its schedule. The respondents included adults and the elderly who will support childhood immunization today and in the future. The activity lasted one day and began with an introductory game, followed by listening to one another in the form of a critical thinking stage about the types of diseases that children suffer from, a stage of finding ways to maintain children's health, a learning stage about types of immunizations, and a commitment stage to carry out routine immunizations. There were 60 persons in attendance, and all of them were quite enthusiastic about learning. The KAP approach was successful in getting people interested in learning about immunization. KAP strategies should be used in various sensitive educational settings in the community.
HUBUNGAN GAME ONLINE DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH ACEH Milana, Shintya; Abdullah, Asnawi; Arlianti, Nopa
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 3 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i3.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan bermain game online dengan prestasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh. Penelitian ini dilakukan selama 8 hari di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 560 orang dengan sampel berjumlah 86 orang yang terpilih dengan menggunakan teknik aksidental. Penelitian ini menggunakan 2 analisis data yaitu analisis univariat dan analisis multivariat dengan menggunakan uji analisis SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara manajemen waktu belajar (p-value 0.008) dengan prestasi belajar dan tidak ada hubungan antara game online (p-value 0,155), kehidupan sosial (p-value 0.445), dan emosional (p-value 0,340) dengan prestasi belajar.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DI PAUD IBNU AZZHAB KAMPUNG PADANG KECAMATAN KLUET TENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN Firayanti, Lusi; Arbi, Anwar; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23925

Abstract

Perkembangan motorik halus adalah proses yang sejalan dengan bertambahnya usia secara bertahap dan berkesinambungan, dimana gerakan individu meningkat dari keadaan sederhana, tidak terorganisir, dan tidak terampil, kearah penguasaan keterampilan motorik yang kompleks dan terorganisir dengan baik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan dengan perkembangan motorik halus anak di PAUD Ibnu Azzhab Kampung Padang Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 2-4 tahun di PAUD Ibnu Azzhab Kampung Padang Kecamatan Kluet Tenggah Kabupaten Aceh Selatan sebanyak 33 Anak. Hasil penelitiananak yang memiliki motorik halus kurang baik sebesar 21,2% pendidikan dasar ibu 9,1%, pendapatan keluarga rendah 69,7%, pengetahuan ibu kurang baik sebesar 21,2%, status gizi pendek sebesar 42,4%, pemberian stimulasi kurang baik 33,3%. Ada hubungan antara pendidikan ibu (p value 0,037), pendapatan keluarga (p value 0,057,) pengetahuan ibu (p value 0,002), status gizi (p value 0,101),pemberian stimulasi dengan nilai (p value 0,027) dengan motorik halus anak. Pentingnya upaya guru dalam menumbuhkan motorik halus anak menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus kurang masih ada yang memerlukan bantuan guru dengan kegiatan menggunting, mewarnai, menulis dan sebagainya. Ibu lebih memperhatikan status gizi dan pemberian stimulasi kepada anak untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak.
FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ISPA BERULANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Indriana, Fina; Dilla Santi, Tahara; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26319

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah radang akut saluran pernapasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh infeksi jasad renik atau bakteri, virus, maupun riketsia, tanpa atau disertai radang parenkim paru. ISPA menyumbang 16% dari seluruh jumlah kematian anak dibawah umur 5 tahun didunia sebesar 920.136 balita meninggal atau lebih dari 2.500 balita per hari. Prevalensi kasus ISPA di Indonesia Tahun 2021 yaitu sebesar 511.434 kasus, pada tahun 2018 - 2020terdapat 10%- 29% penemuan pneumonia balita. Di Banda Aceh Kasus ISPA pada balita tertinggi adalah di Puskesmas Baiturrahman. Menurut laporan Puskesmas Baiturrahman pada tahun 2022 sampai dengan bulan oktober penemuan penyakit ISPA sebanyak 154 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ISPA Berulang pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh tahun 2023. Desain penelitian ini dalam bentuk descriptive analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang mengalami ISPA Berulang di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh sebanyak 154 balita. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara accidental sampling dengan penetapan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 61 sampel. Pengumpulan data yang dilakukan dari tanggal 28 Juli – 04 Agustus 2023 dengan Hasil uji statistik menunjukan bahwa hasil analisis bivariat diperoleh bahwa ada hubungan antara kepadatan hunian p value = 0.005, pencemaran udara p value = 0.000, kelembaban p value = 0.008, pencahayaan p value = 0.019, status gizi p value = 0.010, pemberian ASI ekslusif p value = 0.002 dan jenis kelamin p value = 0.025 dengan kejadian ISPA Berulang pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh tahun 2023n menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square
DETERMINAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE II PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INGIN JAYA KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Rahmi, Zulfina; Amin, Fauzi Ali; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28102

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Penyebab kenaikan gula darah menjadi dasar klasifikasi penyakit diabetes melitus. Diabetes tipe II adalah peningkatan gula darah karena rendahnya gula darah serta insulin rendah dari kelenjar pankreas dengan kandungan glukosa melebihi 200 mm/dl. Metode penelitian  ini adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan case control. Populasi pada penelitian ini seluruh lansia yang terdiagnosa diabetes mellitus tipe II dan yang tidak terdiangnosa diabetes tipe II. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu total sampling dimana total responden 90 dengan perbandingan 1:1 yang terdiri dari 45 kelompok kasus dan 45 kelompok kontrol dari 5 desa yang terdapat di wilayah kerja puskesmas ingin jaya. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data di analisis secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji regresi logistik melalui aplikasi STATA. Hasil penelitian univariat menunjukkan persentase diabetes mellitus kasus dan kontrol memiliki persentase yang sama sebanyak 50%. Hasil penelitian bivariat didapatkan ada hubungan pola makan (p-value 0,000), IMT (p-value 0,000), riwayat keluarga (p-value 0,001) dan kemampuan beraktifitas sehari-hari (p-value 0,004) dengan kejadian diabetes mellitus tipe II pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu riwayat keluarga menjadi faktor paling berisiko pada lansia untuk terjadinya diabetes mellitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SINDROM METABOLIK DI WILAYAH PERDESAAN : LITERATURE REVIEW Utari, Widya Nada; Arlianti, Nopa; Abdullah, Asnawi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28209

Abstract

Prevalensi sindrom metabolik secara global telah mencapai 20-25%. Sindrom ini umumnya lebih sering terjadi di wilayah perkotaan, namun akibat perubahan  gaya hidup dan perilaku kesehatan, prevalensi sindrom metabolik juga cukup signifikan terjadi di wilayah perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut sejauhmana hipotesis tersebut terbukti dan faktor apa yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan  beberapa sumber database, termasuk Pubmed dan Semantic Schoolar. Pendekatan PRISMA dan PICOS framework digunakan dalam pencarian literature. Hasil penelusuran awalberdasarkan keywords yang telah dikembangkan ditemukan sebanyak 663 artikel, kemudian dilakukan tahap identifikasi judul tersisa 225 artikel, setelah digunakan PICOS tersisa 73 artikel, dan 42 artikel setelah proses identifikasi abstrak, analisa tahap akhir full text ditemukan sebanyak 8 artikel. Skrining artikel dilakukan pada bulan November-Desember 2023. Hasil penelitian menunjukkan terdapat banyak faktor yang mempengaruhi sindrom metabolik di wilayah perdesaan. Faktor-faktor  ini dikelompokkan menjadi 3 faktor utama, yaitu faktor yang tidak dapat diubah (usia, genetik, dan jenis kelamin), faktor yang dapat diubah (pola konsumsi, stress dan depresi, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, sosial ekonomi, dan geografi), dan faktor pendamping atau faktor yang muncul akibat faktor lain (konsumsi obat, perilaku menetap, menopouse, serta paritas dan graviditas). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kejadian sindrom metabolik di wilayah perdesaan sudah cukup tinggi dengan berbagai faktor yang mempengaruhi, terutama gaya hidup. Diperlukan upaya-upaya yang lebih strategis untuk mempertahankan budaya hidup sehat dan bersih dikalangan masyarakat perdesaan.
EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN DENGAN MEDIA POWERPOINT DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG SCABIES PADA SANTRI LAKI-LAKI DI DAYAH TERPADU AL-MUSLIMUN DESA MUNJEE KECAMATAN LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA Amara Rizal, Audia; Fahdhienie, Farrah; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28826

Abstract

Scabies merupakan penyakit menular yang paling sering ditemukan pada anak-anak dan santri. Pesantren menjadi tempat beresiko terjadi penularan scabies dengan jumlah santri yang banyak dan rendahnya pengetahuan tentang scabies.             Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas promosi kesehatan dengan media powerpoint dan leaflet terhadap pengetahuan tentang scabies pada santri laki-laki di Dayah Terpadu Al-Muslimun Desa Munjee Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Metode yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan rancangan two group pretest dan posttest. Populasi seluruh santri laki-laki dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yang fokus pada santri laki-laki kelas 1 Aliyah berjumlah 78 dan dibagi 2 kelompok dengan jumlah sampel 39 tiap kelompok. Pengumpulan data dilakukan 2 hari pada tanggal 5-6 Desember 2023 menggunakan angket. Analisis menggunakan uji wilcoxon dengan program komputer SPSS. Hasil penelitian uji wilcoxon pada kelompok powerpoint dan leaflet diperoleh nilai p value 0,001 artinya ada pengaruh promosi kesehatan dengan media powerpoint dan leaflet terhadap pengetahuan santri sebelum dan sesudah diberikan materi scabies. Pada kelompok powerpoint adanya perubahan pengetahuan dari nilai rata-rata 19,18 menjadi 27,51 dan pada kelompok leaflet ada perubahan pengetahuan dari nilai rata-rata 18,21 menjadi 23,64. Dapat disimpulkan promosi kesehatan dengan media powerpoint lebih efektif dibandingkan media leaflet. Diharapkan kepada pimpinan Dayah Terpadu Al-Muslimun untuk mengadakan program edukasi kesehatan tentang berbagai penyakit yang terjadi dipesantren dengan menggunakan media powerpoint.
KINERJA KADER DALAM MENGGERAKKAN POSYANDU LANSIA DI DESA MESJID ULIM BAROH KECAMATAN ULIM KABUPATEN PIDIE JAYA Jannah, Rauzatul; Agustina, Agustina; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28850

Abstract

Keaktifan kader merupakan hal yang sangat penting dalam berjalannya kegiatan Posyandu Lansia baik sebelum, saat, maupun setelah pelaksanaan kegiatan. Kader harus berperan aktif untuk memastikan tujuan Posyandu Lansia tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kader dalam menggerakkan Posyandu Lansia di Desa Mesjid Ulim Baroh, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain wawancara mendalam (in-depth interview) untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai kinerja kader. Penelitian dilakukan pada 15-20 Februari 2023 dengan 11 responden. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kader dalam menggerakkan Posyandu Lansia di Desa Mesjid Ulim Baroh sudah baik. Pemanfaatan Posyandu Lansia di desa ini juga cukup baik, terbukti dengan jumlah lansia yang berkunjung melebihi target. Sarana dan prasarana yang tersedia di setiap kegiatan Posyandu Lansia sudah lengkap dan memadai. Peran bidan desa dalam membantu pelaksanaan kegiatan juga sudah sesuai dengan tugasnya. Kepala Puskesmas dan penanggung jawab Posyandu di Kecamatan Ulim mampu mengkoordinasikan pelaksanaan Posyandu dengan baik sehingga kegiatan berjalan lancar tanpa kendala.Kesimpulan Keaktifan kader sangat penting dalam keberhasilan Posyandu Lansia. Kinerja kader di Desa Mesjid Ulim Baroh sudah baik, didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai serta koordinasi yang efektif dari Kepala Puskesmas dan penanggung jawab Posyandu. Hal ini menunjukkan bahwa Posyandu Lansia di desa tersebut telah berjalan dengan baik dan berhasil mencapai tujuannya.
Co-Authors Adamy, Aulina Adilla, Zahara Agustina Agustina Agustina Ahmad, Anwar Alif Lia Rinzani Amara Rizal, Audia Amelya Febryana Amin, Fauzi Ali Amin, Ghazali Andira, Riska Anggi, Tri Yayang Anisha Sahfira Putri Anwar Arbi Aramico Ib, Basri Arbi, Anwar Ariscasari, Putri Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Aulina Adamy Baharuddin, Dharina Basri Aramico Ib Basri Aramico, Basri Cakrawati, Rahmi Cut Suci Aulia Nanda Damayanti, Elok Desi Desi, Desi Devi Zulfika Dian Rahayu Dilla Santi, Tahara Eka Yuliani Elvira Nova Riany Erma Wina Farrah Fahdhienie Fatin Farhana Firayanti, Lusi Hamisah, Irma Hanifah Hasnur Helga Sania Putri Hernia Novianti Humairah Lutfia Husna, Mishbahul Ib, Basri Aramico Indriana, Fina Irhamni Irhamni Ismalia, Ismalia Iza Rullah Jannah, Rauzatul Lubis, Yessi Aprilia Lutfia, Humairah M. Dharma Nauval Maidar Maidar Mairani, Tiara Maisarah Maisarah Maryoso, Ade Nabila Masykur, Masykur Mega Fatimah Rosana Melania Hidayat Melfira, Roza Menawati Menawati Miftahul Jannah Milana, Shintya Na’imah, Na’imah Nia Rahmatillah Nova Khairunnisa Noviyati, Ike Nursiba, Yessy Oktarina, Mila Phossy Vionica Ramadhana Putri Nabila Putri Pulungan, Indah Rizky Qurrata A’yun Rafika Syifa Rahma, Viyola Rahmadhaniah Rahmadhaniah Rahmi, Zulfina Ramadhani, Gadis Amaniar Ramadhaniah Ramadhaniah Ramadhaniah Raudhah Rizkina Riany, Elvira Nova Riza Septiani Rostina Rostina RR. Ella Evrita Hestiandari Safila, Lili Salsabila, Putri Santi, Hafnidar Septiani, Riza Shintya Milana SITI AMINAH Sri Muliasari Syahirah, Arifah Syahputra, Andri Syarifah Fazhila Azzahra Tahara Dilla Santi Ullya, Jaida Utari, Widya Nada Wardiati, Wardiati Windy Amalia Putri Yusrina Yusrina Zakaria, Radhiah Zulkifli Zulkifli