Claim Missing Document
Check
Articles

THE INFLUENCE OF INFORMATION RECEIVED FROM FAMILY PLANNING OFFICERS ON THE CHOICE OF CONTRACEPTIVE DEVICES FOR WOMEN OF CHILDBEARING AGE (WUS) IN INDONESIA (ADVANCE ANALYSIS OF THE 2017 IDHS) Desi, Desi; Abdullah, Asnawi; Arlianti, Nopa
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v8i2.2075

Abstract

Background: Indonesia is ranked 4th in terms of its population using contraception, namely 65%. Based on 2017 Indonesian Health Demographic Survey (IDHS) data, 29% of women aged 15-49 who use certain contraceptive methods are informed about all the information and contraceptive tools used in modern Family Planning (KB) (57.2%), while 6.4% use traditional KB. The research aims  to determine the influence of information received on the choice of contraceptives among Women of Childbearing Age (WUS) in Indonesia. Method: This type of research is an analytical survey with a cross- sectional design. The population is all fertile women aged 15-49 years with a sample of 5.053 people. The sampling technique uses a primary sampling unit. Data analysis using the chi-square test and logistic regression test. The research results revealed that 56.02% used traditional family planning and 43.98% used modern family planning. Results: The analysis results showed that there was an influence of the information received on the choice of contraceptives (p=0.04 and OR=0.67). This means that the information received by WUS is 0.67 times more likely to choose a modern contraceptive method. Then there was an influence of the information received on the choice of contraceptives based on 34 provinces in Indonesia, obtained at p=0.001. Recommendation: It is recommended that the government, through the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) continue to pay attention to the family planning program and ensure that every community implements the family planning program, as well as more extensively providing CIE (Communication, Information, and Education) for family planning.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE II PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH Husna, Mishbahul; Amin, Fauzi Ali; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45935

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang cukup serius dimana insulin tidak dapat diproduksi secara maksimal oleh pankreas. Indonesia menjadi negara ke-5 penyumbang diabetes melitus di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, aktivitas fisik dan pola makan dengan pencegahan diabetes melitus tipe II pada masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh penderita DM rentang usia (18-45 Tahun) di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total populasi dan diperoleh sampel sebanyak 54 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Desember 2022 - 17 April 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan uji chi-square dengan aplikasi SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 25,9% responden tidak melakukan pencegahan Diabetes Mellitus tipe II, 22,2% pengetahuan rendah, 27,8% aktivitas fisik tinggi dan 20,4% pola makan tidak teratur. Hasil analisis bivariat diketahui bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p-value 0,001), aktivitas fisik (p-value 0,045), pola makan (p-value 0,001) dengan pencegahan diabetes melitus tipe II pada masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan, aktivitas fisik, dan pola makan dengan pencegahan diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk meningkatkan program penyuluhan mengenai bahaya diabetes melitus dan pentingnya pola hidup sehat kepada masyarakat, serta mendorong individu untuk aktif secara fisik dan menerapkan pola makan yang sehat guna menurunkan angka kejadian diabetes melitus. Penelitian lebih lanjut juga disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain yang dapat mempengaruhi kejadian diabetes melitus.
Pengaruh komunikasi terapeutik terhadap kepuasan pasien Ramadhani, Gadis Amaniar; Arlianti, Nopa; Abdullah, Asnawi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1383

Abstract

Latar Belakang: Jumlah tenaga keperawatan di Provinsi Aceh meningkat signifikan antara 2020 dan 2023, komunikasi terapeutik di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh masih belum optimal, sehingga perlu penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi perawat dengan pasien.Metode: Penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional dan mengumpulkan data dari 51 pasien wanita yang di rawat di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh Antara 18 Juli 2024. Analisis Univariat digunakan untuk melihat distribusi frekuensi perawat dalam melakukan komunikasi terapeutik dan kemampuan komunikasinya. Setelah itu, dilakukan Analisis Bivariat dengan uji Regresi Linear.Hasil: Berdasarkan uji regresi linear diperoleh P-value sebesar 0,040 untuk kemampuan komunikasi dan 0,0001 untuk komunikasi terapeutik yang menunjukkan adanya pengaruh keduanya dengan kepuasan pasien.Kesimpulan: Meningkatkan kualitas layanan keperawatan, perlu adanya peningkatan pelatihan dan pemahaman mengenai komunikasi terapeutik. Penilaian berkelanjutan terhadap kepuasan pasien penting untuk mengetahui area yang perlu diperbaiki dan memastikan komunikasi terapeutik berjalan efektif, sehingga kualitas layanan dan citra profesional keperawatan bisa meningkat
Perancangan sistem aplikasi kesehatan reproduksi bagi remaja putri Rahma, Viyola; Abdullah, Asnawi; Arlianti, Nopa
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1654

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan reproduksi pada remaja putri di Indonesia, seperti kehamilan tidak diinginkan, aborsi tidak aman, pernikahan dini, dan penyakit menular seksual, semakin mendesak karena kurangnya pengetahuan dan akses informasi yang akurat. Banyak edukasi tentang topik ini terhambat oleh stigma sosial yang menganggapnya tabu.Metode: Penelitian kualitatif ini dilakukan di Aceh Selatan dan Banda Aceh dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara terhadap 10 informan, kemudian dianalisis menggunakan transkrip wawancara dan analisis konten.Hasil: Penelitian ini menunjukkan remaja putri kesulitan mengakses informasi kesehatan reproduksi akibat stigma sosial dan edukasi terbatas. Diperlukan aplikasi informatif dan interaktif dengan fitur pencatatan siklus menstruasi, konsultasi, diskusi, dan video edukasi. Aplikasi yang dirancang menggunakan flowchart, DFD, dan ERD ini bertujuan memberikan informasi valid, mendukung tenaga kesehatan, serta meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi.Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa remaja putri membutuhkan aplikasi yang menyediakan informasi dan layanan kesehatan reproduksi. Pengembangan aplikasi meliputi perancangan database, desain antarmuka, pengkodean, serta tahap pengujian, penerapan, dan pemeliharaan untuk memastikan fungsi dan kecocokan dengan kebutuhan pengguna.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kematian Neonatal Ismalia, Ismalia; Arlianti, Nopa; Agustina, Agustina
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6931

Abstract

Kematian neonatal merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kematian neonatal di wilayah kerja Puskesmas Meureudu dan Puskesmas Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan pendekatan kuantitatif dan bersifat deskriptif analitik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Sampel terdiri dari 32 kasus bayi yang meninggal pada masa neonatal dan 32 bayi yang hidup sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan uji regresi logistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kematian neonatal meliputi usia ibu (OR=23,4; p=0,001), paritas (OR=10,9; p=0,001), komplikasi persalinan (OR=25; p=0,001), jarak kelahiran (OR=10,2; p=0,007), BBLR (OR=3,85; p=0,010), dan asfiksia (OR=3,37; p=0,029). Paparan asap rokok berat juga menunjukkan hubungan bermakna secara signifikan (OR=2,45; p=0,077). Hasil ini menunjukkan pentingnya penguatan pelayanan antenatal, pengendalian risiko maternal, serta penanganan tepat terhadap kondisi bayi baru lahir dalam upaya menurunkan angka kematian neonatal di wilayah studi.
Reproductive Health Literacy Among Female Adolescents in Banda Aceh: A Descriptive Study Yusuf, Wardiati; Septiani, Riza; Ariscasari, Putri; Mairani, Tiara; Arlianti, Nopa; Naimah, Naimah; Menawati, Menawati; Mira Gusweni; Irma Hamisah; Stefany Fellyciani Ina Aran
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 8 No. 9: SEPTEMBER 2025 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v8i9.6575

Abstract

Introduction: Reproductive Health Literacy (RHL) has been identified as a key factor in adolescent reproductive health problems because it plays a vital role in promoting overall well-being. However, limited research has been conducted to explore this topic in Indonesia. This study aimed to measure the RHL level of female adolescents in Banda Aceh, Indonesia. Method: This study employed a descriptive cross-sectional design with 694 respondents from four randomly selected schools. Participants were chosen using a convenience sampling technique based on their willingness to participate. Data was collected through self-reported questionnaires. Result: The study found that two-thirds of the respondents had adequate RHL level. However, 20.5% had problematic levels of understanding reproductive health information, and 28.1% had an issue applying this information. Conclusion: While most respondents possessed sufficient RHL, a significant proportion struggled to judge and apply reproductive health information. Therefore, the Health Office of Banda Aceh City should develop health promotion programs to help adolescents improve their ability to assess and make informed decisions related to reproductive health.
Faktor determinan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III Novianti, Hernia; Maidar, Maidar; Arlianti, Nopa
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 7 (2025): October Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i7.1433

Abstract

Pendahuluan: Anemia dalam kehamilan memiliki dampak buruk terhadap kesehatan ibu dan janinnya. Anemia selama kehamilan dapat berdampak pada kesehatan ibu, seperti kehamilan, pendarahan selama kehamilan, persalinan prematur, gangguan janin, gangguan persalinan dan masa nifas dan berdampak buruk terhadap janin dalam kandungan seperti kelahiran bayi prematur, kematian janin dalam kandungan, pecah ketuban, masalah pernapasan, dan kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Tujuan: Mengetahui faktor penentu kejadian anemia pada ibu hamil . Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional . Jumlah populasi 786 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel Accidental Sampling yaitu ibu hamil trimester III berjumlah 88 ibu hamil. Penelitian ini dilakukan selama 8 hari dimulai tanggal 09-16 Januari 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh. Hasil: Anemia selama kehamilan lebih banyak terjadi pada ibu hamil dengan kategori umur ibu tidak berisiko (78,4%), tingkat pendidikan menengah (62,5%), paritas tidak berisiko sebesar (72,7%), status tidak KEK (75,0%), dan pemeriksaan ANC kurang lengkap (53,4%). Ada hubungan antara tingkat pendidikan (p-value=0,013), status KEK (p-value=0,044), dan pemeriksaan ANC (p-value=0,041). Tidak terdapat hubungan umur ibu (p-value=0,868), dan paritas (p-value=0,820) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Simpulan: Kejadian anemia pada ibu hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain usia kehamilan yang berisiko (<20 tahun dan >35 tahun), tingkat pendidikan yang rendah, paritas tinggi, status gizi kurang (KEK dengan LILA <23,5 cm), serta pemeriksaan ANC yang tidak lengkap.   Kata Kunci: Anemia, Ibu hamil, Pendidikan, KEK, ANC
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Andira, Riska; Agustina, Agustina; Arlianti, Nopa
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1752

Abstract

Anemia masih menjadi masalah serius bagi remaja putri, dengan proporsi anemia sebesar 27,2% di Indonesia dan 48% di Aceh pada 2018, hal ini bisa mengganggu kemampuan belajar, pertumbuhan fisik, dan meningkatkan risiko penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Desain penelitian ini dalam bentuk descriptive analitik. Populasi dalam penelitian ini semua remaja putri yang telah dilakukan skrining pemeriksaan HB di SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh sebanyak 102 siswi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total population. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan (p value = 0.036), pola menstruasi (p value = 0.010), status gizi (p value = 0.000), pola makan (p value = 0.002), pola tidur (p value = 0.024) dan status haid (p value = 0.003) dengan kejadian anemia pada remaja putri. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa semua variabel memiliki hubungan dengan anemia pada remaja putri di SMA Negeri 8 Kota Banda Aceh tahun 2024. Diharapkan kepada remaja putri untuk dapat mengatur pola makan dan pola tidur yang baik agar dapat mencegah terjadinya anemia.
Penggunaan Teknik Komunikasi Antar Personal dalam Penguatan Imunisasi: Use of Interpersonal Communication Techniques in Strengthening Immunization Baharuddin, Dharina; Arlianti, Nopa; Syahirah, Arifah; Septiani, Riza; Wardiati, Wardiati; Na’imah, Na’imah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.7768

Abstract

The government in Indonesia continues to focus its attention on the problem of stunting (shortness). In 2022, the prevalence of stunting was 31.2%. Meanwhile, in Aceh Besar Regency's Atong Village, 5% of children under the age of five were stunted. Infectious disease is one of the stunting risk factors that immunization can help avoid. Therefore, the aim of executing this community service in Atong village is to raise the community's knowledge and awareness of child vaccination in the future. The method conducted was Inter-Personal Communication (KAP), which has an instructional and engaging model. The implementation employed instructive entertaining games and songs to demonstrate the efficacy of immunization and its schedule. The respondents included adults and the elderly who will support childhood immunization today and in the future. The activity lasted one day and began with an introductory game, followed by listening to one another in the form of a critical thinking stage about the types of diseases that children suffer from, a stage of finding ways to maintain children's health, a learning stage about types of immunizations, and a commitment stage to carry out routine immunizations. There were 60 persons in attendance, and all of them were quite enthusiastic about learning. The KAP approach was successful in getting people interested in learning about immunization. KAP strategies should be used in various sensitive educational settings in the community.
HUBUNGAN GAME ONLINE DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH ACEH Milana, Shintya; Abdullah, Asnawi; Arlianti, Nopa
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 3 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i3.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan bermain game online dengan prestasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh. Penelitian ini dilakukan selama 8 hari di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 560 orang dengan sampel berjumlah 86 orang yang terpilih dengan menggunakan teknik aksidental. Penelitian ini menggunakan 2 analisis data yaitu analisis univariat dan analisis multivariat dengan menggunakan uji analisis SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara manajemen waktu belajar (p-value 0.008) dengan prestasi belajar dan tidak ada hubungan antara game online (p-value 0,155), kehidupan sosial (p-value 0.445), dan emosional (p-value 0,340) dengan prestasi belajar.
Co-Authors Adamy, Aulina Adilla, Zahara Agustina Agustina Agustina Ahmad, Anwar Amara Rizal, Audia Amelya Febryana Amin, Fauzi Ali Amin, Ghazali Andira, Riska Anggi, Tri Yayang Anisha Sahfira Putri Anwar Arbi Aramico Ib, Basri Arbi, Anwar Ariscasari, Putri Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Aulina Adamy Baharuddin, Dharina Basri Aramico, Basri Cakrawati, Rahmi Cut Suci Aulia Nanda Damayanti, Elok Desi Desi, Desi Devi Zulfika Dian Rahayu Dilla Santi, Tahara Eka Yuliani Elvira Nova Riany Erma Wina Farrah Fahdhienie Fatin Farhana Firayanti, Lusi Hamisah, Irma Humairah Lutfia Husna, Mishbahul Ib, Basri Aramico Indriana, Fina Irhamni Irhamni Irma Hamisah Ismalia, Ismalia Iza Rullah Jannah, Rauzatul Lutfia, Humairah Mahdalena Mahdalena Maidar, Maidar Mairani, Tiara Maryoso, Ade Nabila Masykur, Masykur Melania Hidayat Melfira, Roza Menawati Menawati Menawati, Menawati Miftahul Jannah Milana, Shintya Mira Gusweni Mutia, Sunnia Naimah Naimah Nauval, M. Dharma Na’imah, Na’imah Nia Rahmatillah Nova Khairunnisa Novianti, Hernia Noviyati, Ike Nursiba, Yessy Oktarina, Mila Phossy Vionica Ramadhana Putri Nabila Putri Pulungan, Indah Rizky Rahma, Viyola Rahmadhaniah Rahmadhaniah Rahmi, Zulfina Ramadhani, Gadis Amaniar Ramadhaniah Ramadhaniah Ramadhaniah Riany, Elvira Nova Riza Septiani Rostina Rostina RR. Ella Evrita Hestiandari Safila, Lili Salsabila, Putri Santi, Hafnidar Septiani, Riza Shintya Milana Sri Muliasari Stefany Fellyciani Ina Aran Syahirah, Arifah Syahputra, Andri Syarifah Fazhila Azzahra Tahara Dilla Santi Ullya, Jaida Utari, Widya Nada Wardiati, Wardiati Windy Amalia Putri Yusrina Yusrina Zakaria, Radhiah Zulkifli Zulkifli