Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Community Knowledge, Practices, and Perceptions Regarding the Management of Leftover, Damaged, and Expired Medicines in Tegal Sari Village Azzahra, Nia; Wati, Indhika Tyas; Pranata, Yovi; Muliana, Hilda; Sabda Wahab
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2023

Abstract

Medicines play an important role in maintaining and restoring public health. However, limited knowledge and improper management can cause various problems, such as the accumulation of leftover medicines, the use of expired medicines, and the disposal of medicines that does not comply with regulations. This study aims to evaluate the level of knowledge, actions, and perceptions of the community regarding the management of leftover, damaged, and expired medicines in Tegal Sari Village, Belitang II District, East Ogan Komering Ulu Regency in 2025. This study used a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. A total of 86 respondents were selected using purposive sampling. The research instrument was a structured questionnaire that assessed the level of knowledge, actions, and perceptions of the community. Data analysis was performed descriptively and analytically using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to test the relationship between variables. The study showed a significant relationship between the variables of knowledge, actions, and perceptions of the community regarding the management of leftover, damaged, and expired medicines in Tegal Sari Village in 2025 with a p-value <0.05. Conclusion there is a significant relationship between knowledge, actions, and public perception and the management of leftover, damaged, and expired medicines in Tegal Sari Village. Although the respondents' knowledge and actions were in the good category, medicine management practices were still not fully in accordance with standards. Educational interventions and the provision of medicine disposal facilities are needed to improve safe medicine management behavior.
Edukasi Keamanan Pengobatan Tradisional dan Alternatif Non-Medis terhadap Masyarakat Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI Ronny Sutanto; Hilda Muliana; Sabda Wahab; Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): JLIPM - DESEMBER
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pengobatan tradisional dan alternatif non-medis masih dominan di masyarakat pedesaan, termasuk Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI, dipengaruhi oleh faktor budaya, kepercayaan, dan keterbatasan akses layanan kesehatan formal. Namun, rendahnya literasi kesehatan dan literasi hukum menyebabkan masyarakat rentan terhadap risiko kesehatan serta implikasi hukum akibat praktik pengobatan yang tidak aman dan tidak berizin. Oleh karena itu, edukasi terpadu berbasis kesehatan masyarakat dan hukum kesehatan menjadi strategi preventif yang penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif berbasis community empowerment. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat umum, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan desa. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta penggunaan media visual dan leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, disertai pengumpulan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 42%, dengan peningkatan signifikan pada pemahaman risiko kesehatan dan aspek hukum pengobatan tradisional dan alternatif non-medis. Selain itu, terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap pentingnya keamanan, legalitas praktik, dan perlindungan hak pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis Health Belief Model dan hukum kesehatan preventif efektif meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran hukum masyarakat, serta berkontribusi pada penguatan perlindungan kesehatan berbasis komunitas.
Pemenuhan Hak Dasar Perempuan dalam Sistem Pemasyarakatan melalui Penyuluhan Hukum dan Layanan Kesehatan bagi Warga Binaan Lapas Perempuan Palembang Ilham Djaya; Bina Aquari; Intan Sari; Sabda Wahab
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): JLIPM - DESEMBER
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan hak dasar perempuan dalam sistem pemasyarakatan merupakan isu mendesak mengingat warga binaan perempuan berada pada posisi rentan akibat keterbatasan akses terhadap layanan hukum dan kesehatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kapasitas warga binaan perempuan dalam mengenali serta memperjuangkan hak dasarnya melalui intervensi edukatif yang terintegrasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif berbasis hak dengan integrasi perspektif hukum dan kesehatan, yang diwujudkan melalui penyuluhan hukum partisipatif dan layanan kesehatan terpadu di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang dengan melibatkan warga binaan perempuan sebagai subjek utama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan hukum peserta sebesar 59,5% dan peningkatan pemahaman kesehatan sebesar 47,9% berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, tingkat partisipasi aktif peserta mencapai 95%, dengan 85% peserta menunjukkan perubahan sikap positif terhadap pemenuhan hak dasar dan 92% menyatakan kegiatan sangat bermanfaat. Kesimpulannya, kegiatan PKM ini efektif memperkuat pemenuhan hak dasar perempuan melalui peningkatan literasi hukum dan kesehatan, sekaligus berkontribusi pada pengembangan praktik pemasyarakatan yang lebih humanis dan berperspektif gender. Model kegiatan ini memiliki nilai manfaat praktis dan potensi replikasi yang tinggi di lapas perempuan lainnya.
Sosialisasi Anti-Bullying Kepada Siswa Sekolah Dasar Negeri 16 Kayu Agung Indriyana Setyawati; Ela Amalia; Galih Andi Prabowo; Mgs Alfin Kurniawan; Indah Lestari; Karsma Kapur; Nabila Farisya; Kinanti Putri Sysynovani; Fitri Larasati; Shela Maharani; Riski Arya; Mayda Yulistia; Hesty Wulandari; Lastari Apriana; Sabda Wahab
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i2.1258

Abstract

Bullying in elementary schools remains a problem that can impact students' psychosocial development and learning process. Various studies indicate that approximately 20–30% of school-age children have been involved in bullying, either as victims, perpetrators, or witnesses. Initial observations at SDN 16 Kayuagung also identified indications of bullying behavior and the lack of structured anti-bullying outreach activities. This community service activity aimed to provide education on bullying prevention and increase students' understanding of its forms, impacts, and prevention methods. The activity was conducted with 62 fourth, fifth, and sixth grade students using a participatory educational method that included delivering material using PowerPoint presentations, providing case studies, singing anti-bullying songs, and a question-and-answer session. Evaluation was conducted using descriptive qualitative methods through participatory observation of student engagement and responses during the activity. Results showed a positive response from students and identified an increased understanding of the concept of bullying and the importance of maintaining respectful social behavior in the school environment. This outreach activity has the potential to be a preventative measure to support the creation of a safer and more child-friendly school environment.
Membangun Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Sosialisasi di SMPN 2 Penukal Kabupaten Pali Ahmad Arif; Meliana Br Simanungkalit; Sartika; Nandita Alvia; Salsabila Yukofani; Willy Sumantri; Sabda Wahab
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2025): JLIPM - APRIL
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting yang mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi melalui program sosialisasi di SMP Negeri 2 Penukal. Kegiatan ini melibatkan 66 siswa kelas IX dan dilaksanakan pada 15 Februari 2025. Metode yang digunakan mencakup pretest, presentasi, diskusi, dan posttest. Materi yang disampaikan meliputi pubertas, tanda-tanda pubertas, serta cara menjaga kesehatan alat reproduksi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari 52% pada pretest menjadi 91% pada posttest. Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi dan mendorong perilaku sehat di kalangan remaja. Edukasi lebih lanjut oleh tenaga kesehatan juga diperlukan untuk memperkuat pengetahuan dan kesadaran remaja tentang isu-isu kesehatan reproduksi. 
Edukasi Keamanan Pengobatan Tradisional dan Alternatif Non-Medis terhadap Masyarakat Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI Ronny Sutanto; Hilda Muliana; Sabda Wahab; Nia Azzahra
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): JLIPM - DESEMBER
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan pengobatan tradisional dan alternatif non-medis masih dominan di masyarakat pedesaan, termasuk Desa Babat, Kecamatan Panukal, Kabupaten PALI, dipengaruhi oleh faktor budaya, kepercayaan, dan keterbatasan akses layanan kesehatan formal. Namun, rendahnya literasi kesehatan dan literasi hukum menyebabkan masyarakat rentan terhadap risiko kesehatan serta implikasi hukum akibat praktik pengobatan yang tidak aman dan tidak berizin. Oleh karena itu, edukasi terpadu berbasis kesehatan masyarakat dan hukum kesehatan menjadi strategi preventif yang penting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif berbasis community empowerment. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat umum, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan desa. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta penggunaan media visual dan leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, disertai pengumpulan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 42%, dengan peningkatan signifikan pada pemahaman risiko kesehatan dan aspek hukum pengobatan tradisional dan alternatif non-medis. Selain itu, terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap pentingnya keamanan, legalitas praktik, dan perlindungan hak pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis Health Belief Model dan hukum kesehatan preventif efektif meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran hukum masyarakat, serta berkontribusi pada penguatan perlindungan kesehatan berbasis komunitas.
Pemenuhan Hak Dasar Perempuan dalam Sistem Pemasyarakatan melalui Penyuluhan Hukum dan Layanan Kesehatan bagi Warga Binaan Lapas Perempuan Palembang Ilham Djaya; Bina Aquari; Intan Sari; Sabda Wahab
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): JLIPM - DESEMBER
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan hak dasar perempuan dalam sistem pemasyarakatan merupakan isu mendesak mengingat warga binaan perempuan berada pada posisi rentan akibat keterbatasan akses terhadap layanan hukum dan kesehatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kapasitas warga binaan perempuan dalam mengenali serta memperjuangkan hak dasarnya melalui intervensi edukatif yang terintegrasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif berbasis hak dengan integrasi perspektif hukum dan kesehatan, yang diwujudkan melalui penyuluhan hukum partisipatif dan layanan kesehatan terpadu di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang dengan melibatkan warga binaan perempuan sebagai subjek utama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan hukum peserta sebesar 59,5% dan peningkatan pemahaman kesehatan sebesar 47,9% berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, tingkat partisipasi aktif peserta mencapai 95%, dengan 85% peserta menunjukkan perubahan sikap positif terhadap pemenuhan hak dasar dan 92% menyatakan kegiatan sangat bermanfaat. Kesimpulannya, kegiatan PKM ini efektif memperkuat pemenuhan hak dasar perempuan melalui peningkatan literasi hukum dan kesehatan, sekaligus berkontribusi pada pengembangan praktik pemasyarakatan yang lebih humanis dan berperspektif gender. Model kegiatan ini memiliki nilai manfaat praktis dan potensi replikasi yang tinggi di lapas perempuan lainnya.
Co-Authors A. Fitra Nugraha Agusti, Qori AHMAD ARIF Ahmad Arif Ahmad Rifai Akbar, Ahmad Dwi Rendika Alvia, Nandita Andi Fitrah Nugraha Anggraini, Amelia Surya Anggy Utama Putri Apriana, Lastari Ardiansyah Ardiansyah Ariana , Deti Aris Prio Agus Santoso Belrado, Rahmi Nuzula Bina Aquari Br Simanungkalit, Meliana Chatarina Umbul Wahyuni Dahlia Dedek Sutinbuk Diah Rahmawati Dita, Rahma Dwiprayogo Wibowo Dzul Asfi Ela Amalia Emilia, Melsi Endang Wahyati Evi Susanti Fachry Abda El Rahman Faisal Febrianti, Anggi FERLY OKTRIYEDI Fetrilia Firmansyah, Denis Riski Nur Fitri Larasati Fitri Rizkiah Fitriyah, Zulfa Galih Andi Prabowo Gita Fajrianti Gumay, Burhanuddin Hardiyanti, Trirahmi Hariyanti, Novi Harmendo Hatria, Nur Hesty Wulandari Hilda Muliana Ilham Djaya Indah Lestari Indriyana Setyawati Indriyani, Elsa Intan Sari Irdan Irman Idrus Iwan Hermawan Jason Merari Peranginangin Karsma Kapur Kinanti Putri Sysynovani Lastari Apriana Lela Handayani Lidia, Siska Maharani, Shela MARDIANA Maria Thersia Marsila, Resti Mayda Yulistia Medy Purwanto Meliana Br Simanungkalit Mgs Alfin Kurniawan Miftahul Jannah Muhammad Ikhsa Muhammad Ikhsan Muhammad Ikhsan Mustapa, Faizal Nabila Farisya Nandita Alvia Nia Azzahra Nia Azzahra Nugraha, Andi Fitra Nur Afifah, Septiana NUR ASBON Nur Rahmawati Nurfitriyana Rahmat Nurul Itsna Fawzi’ah Opstaria saptarini Pitriyanti, Nova Pradini, Tiara Bunga Pratama, Rifqi Putra, Muhammad Irza Satria Putri , Adellia Patricia Rahayu Apriyanti Rendita Dwibarto Ria Wulandari Ririn Novianty Putri Riski Arya Rismayanti Ronny S utanto Ronny Sutanto Ronny Sutanto RR. Ella Evrita Hestiandari Safitri, Rika Dwi Salsabila Yukofani Sartika Sartika Sepriana, Evi Sepriani, Mutiara Setyawati, Indriyana Shela Maharani Silvia Silvia Soyata, Amelia Sukendar Sukendar Sumantri, Willy Syahrani, Annisa Syaiful Bachri Syaiful Bachri Syaiful Bachri Syaiful Katadi Theresia Putri, Anggi Tri Naurah, Nasyiah Utami, Mutiara Velanda, Velanda Vusvita Sari, Apriyani Wati, Indhika Tyas Wibowo, Dwiprayogo Willy Sumantri Wiyanti Indah Sari, Novia Wulandari, Poppy Angraeni Y. Budi Sarwo Yeni Indriyani Yovi Pranata Yukofani, Salsabila Zaitun Khomariah Zalianty, Novia Zenn, Arina Putri