Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Play To Learn: Exploring Gamification in an English Language E-Learning Platform La Ode Rasmin; isma, Adi; Mega Januarti Putri, Andi; Sardi, Ahmed
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examined how gamification affected students' motivation, participation, teamwork, and learning outcomes in an English-language e-learning platform. Semi-structured interviews and structured observations were used in a qualitative case study. Sixty-two third-semester English education majors from Universitas Sulawesi Barat, Indonesia, participated in the study. They were specifically chosen from two classes that used an e-learning platform with gaming elements. The results showed that gamification components such as incentives, achievements, and challenges considerably enhanced learners' motivation, excitement, and active engagement in English learning activities. Furthermore, gamification fostered positive social interactions, including collaboration, idea-sharing, mutual support, and healthy competition among learners. The observation data corroborated these findings, demonstrating high engagement levels, effective utilization of gamification features, strong focus and persistence, and notable improvements in achieving English learning goals. The study concludes that gamification can produce interesting, fun, and productive learning environments that improve students' motivation, engagement, teamwork, and general success in learning English. It is suggested by the implications that gamification techniques be used to encourage learners' motivation, engagement, and positive social dynamics. Future studies could examine how gamification affects self-regulated learning mechanisms, intrinsic motivation, and language ability over the long run.
Mengurai Kendala Implementasi Kurikulum Merdeka: Perspektif Guru Matematika Ahmad, Andi Kamal; Razzaq, Abdul; Walid, Abdul; Sardi, Ahmed
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v4i2.776

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui 1) kendala dalam merancang modul ajar pembelajaran matematika, 2) menyiapkan proyek pembelajaran matematika, dan 3) melakukan penilaian yang sesuai pembelajaran matematika pada siswa kelas X di MAN Pinrang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, Guru Matematika kelas X. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang dilakukan dengan Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan Kesimpulan. Letak perbedaan dengan penelitian sebelumnya yaitu penelitian ini menggali lebih dalam tantangan-tantangan yang dihadapi guru matematika dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kendala utama guru matematika dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di MAN Pinrang terletak pada kendala dalam merancang modul ajar, menyiapkan proyek pembelajaran, dan melakukan penilaian yang sesuai. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman mendalam tentang kurikulum baru, serta terbatasnya sumber daya dan dukungan yang memadai.
Analisis Jalur Pengaruh Karakteristik Pekerjaan dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Guru di SD Negeri 190 Barru Pangestu, Restu; Handayani, Triana; Muhlis, Muhlis; Hasnita, Nur; Sardi, Ahmed
Jurnal Edukasi Saintifik Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Edukasi Saintifik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jes.v4i1.605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik pekerjaan dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru di SD Negeri 190 Barru. Pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas sangat bergantung pada seberapa baik kualitas kinerja guru dalam menjalankan tugas akademiknya di sekolah/madrasah. Kinerja guru dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain supervisi kepala madrasah, kompetensi profesional, kepuasan kerja dan motivasi guru. Keempat faktor tersebut seharusnya berjalan secara terintegrasi dan berkesinambungan agar berdampak baik terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah guru SD Negeri 190 Barru yang berjumlah 40 orang. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan metode sensus, sehingga jumlah sampel penelitian adalah 40 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan dan kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru di SD Negeri 190 Barru. Karakteristik pekerjaan yang berpengaruh positif terhadap kinerja guru adalah tanggung jawab, kesempatan untuk berkembang, dan lingkungan kerja. Kepuasan kerja yang berpengaruh positif terhadap kinerja guru adalah kepuasan dengan pekerjaan, kepuasan dengan gaji, dan kepuasan dengan hubungan interpersonal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa karakteristik pekerjaan dan kepuasan kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja guru. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan karakteristik pekerjaan dan kepuasan kerja guru.
How Students View on Instagram in Self-Development in Mastering English Language Ermawati, Ermawati; Madani; Ahmed Sardi
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 12 No. 1 (2024): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v12i1.5193

Abstract

The purpose of this study was to characterize the students' perspectives on the Instagram app as a means of enhancing their self-development competence and improving their English language proficiency. Six undergraduate EFL learners who were enrolled in the State Islamic Institute of Palopo, Indonesia's English Language Education Study Program served as study participants. Google forms with open-ended questions were used to gather the students' opinions about using Instagram to independently improve their understanding of the English language. The study's conclusions showed that the students appreciated using Instagram to learn English since it helped them improve their English vocabulary. Additionally, Instagram offered them a abundance of accounts that produce English-language learning materials. Additionally, Instagram helped students focus and comprehend English with ease. Ultimately, Instagram increased the students' motivation to spread knowledge to others. The findings of this study offer English language teachers and lecturers who are attempting to innovate their language teaching pedagogy useful and accessible ways to use Instagram.
Efektivitas Pembelajaran Jigsaw Berbasis Youtube Pada Materi Konsep Statistika Dasar: The Effectiveness of YouTube-Based Jigsaw Learning on Basic Statistics Concepts Sinar; Kamal Ahmad, Andi; Sardi, Ahmed; Razzaq, Abdul; Ishak
Journal of Mathematics Learning Innovation Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Mathematics Learning Innovation
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/jmlipare.v4i2.15034

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of YouTube-based jigsaw learning in improving student learning outcomes in basic statistics concepts at SMPN 2 Duampanu. Using a quasi-experimental research method with a quasi-experimental design, the study was conducted in the even semester of the 2024/2025 academic year. The results showed a significant increase in scores, with the average pretest score from 52.32 to 74.72 on the posttest, and the average pretest score from 29.40 to 46.04 on the posttest. After implementing YouTube-based jigsaw learning, the learning effectiveness increased by 16.64 points. Statistical analysis using a t-test yielded a t-value of 18.624 for the experiment and 13.396 for the control, > t-table 2.064 (α=0.05), indicating a significant difference in the implementation of YouTube-based jigsaw learning. This proves that YouTube-based jigsaw learning is effective in improving student learning outcomes.
Exploring ChatGPT as an AI-Powered Feedback Tool in EFL Writing: A Systematic Literature Review Sardi, Ahmed; Dollah, Syarifuddin; Abdullah, Abdullah
ELITE JOURNAL Vol 8 No 1 (2026): ELITE JOURNAL: Journal of English Linguistics, Literature, and Education [ONGOING
Publisher : Perkumpulan Dosen dan Pengajar Bahasa Inggris Se-Indonesia (ELITE Association Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFL writing presents challenges not only for students but also for teachers who must provide constructive feedback to promote student improvement. Given the substantial workload that teachers often face, there is a growing need for tools that can support the feedback process. The rise of Artificial Intelligence (AI), particularly tools like ChatGPT, has introduced new opportunities in the field of education. Its potential to assist in providing feedback has garnered significant attention. Several studies have explored students’ perceptions of receiving feedback through ChatGPT in EFL writing, with findings that vary in scope and sentiment. This study aims to explore students’ general perceptions of ChatGPT as a feedback tool, examining both its benefits and drawbacks as reported in the existing literature. Using the PRISMA Systematic Literature Review model, this research analyzes five out of 29 articles that met the inclusion criteria established for the review. The findings suggest that, in general, students have a positive perception of ChatGPT as a feedback provider. However, the data also indicate that ChatGPT cannot fully replace human feedback, such as that provided by teachers, due to the various advantages and limitations of the tool. These insights can serve as valuable guidance for teachers who are considering incorporating ChatGPT into their feedback practices for EFL writing. By understanding both the potential and the challenges of AI-driven feedback, teachers can make informed decisions on how best to support their students' writing development.
INOVASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DI ERA DIGITAL Sri Wulandari Bharun; Rosita Rosita; Ahmed Sardi; Ishak Ishak; Abdul Razzaq
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad Journal of Physics Education
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v5i1.475

Abstract

Tantangan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di era digital sering kali ditandai oleh kurangnya kolaborasi yang efektif dan hasil belajar siswa pada konsep-konsep IPA yang masih belum optimal. Kondisi ini menuntut inovasi model pembelajaran yang mampu mengintegrasikan teknologi dan mendorong interaksi aktif siswa dalam memahami materi IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) berbasis digital guna meningkatkan kolaborasi dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII MTs DDI Padanglolo pada mata pelajaran IPA. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan dalam dua siklus, studi ini secara konsisten menunjukkan peningkatan di semua aspek yang diukur. Aktivitas guru meningkat signifikan dari 65% (Siklus I) menjadi 85% (Siklus II), sejalan dengan kenaikan aktivitas siswa dari 60% menjadi 80%, menunjukkan peningkatan kepatuhan dan keterlibatan. Peningkatan paling mencolok terlihat pada aspek kolaborasi siswa, yang melonjak drastis dari 56,25% pada pra-siklus menjadi 87,5% pada akhir Siklus II, membuktikan efektivitas model ini dalam mendorong kerja tim. Selain itu, rata-rata hasil belajar siswa pada materi IPA mengalami lonjakan yang substansial, dari 51,84% pada tahap pra-siklus menjadi 82,36% pada Siklus II. Peningkatan ini berhasil mencapai tingkat ketuntasan klasikal yang memuaskan, yaitu sebesar 89,47%. Secara keseluruhan, penerapan inovasi pembelajaran kooperatif Numbered Head Together yang terintegrasi dengan teknologi digital terbukti efektif dalam meningkatkan kolaborasi sekaligus hasil belajar siswa dalam konteks Pendidikan IPA, menjadikannya solusi yang relevan untuk tantangan pembelajaran IPA di abad ke-21.
Peningkatan Hasil Belajar PKn Tentang Keragaman Suku dan Agama di Negeriku Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Ahmed Sardi; Andi Kamal Ahmad; Faridah Abdul Rauf
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 1 (2022): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.408 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i1.1

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas belajar PKn yang diajarkan dengan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada Siswa Kelas IVa UPT SDN 24 Pinrang, mengetahui hasil belajar PKn yang diajarkan dengan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT), beserta mengetahui perbedaan hasil belajar PKn yang diajarkan. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dimana dalam prosesnya mengikuti siklus yang terdiri dari dua kihlus, yakni siklus I dan siklus II untuk setiap siklusnya mengikuti langkah-langkah empat tahapan yang lazim digunakan dimulai dalam perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek studi ini adalah guru dan siswa kelas IVa sebanyak 20 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari 1) data Hasil belajar, dan 2) proses belajar. Hasil penelitian ini adalah skor rata-rata hasil belajar PKn siswa meningkat yaitu pada siklus I sebesar 70,92% menjadi 79,57% pada siklus II. Persentase siswa yang tuntas belajar meningkat yaitu pada siklus I sebesar 60% menjadi 85% pada siklus II, jadi ketuntasan secara klasikal sudah tercapai. Berdasarkan hasil tersebut, studi ini disimpulkan bahwa hasil belajar PKn dapat ditingkatkan melalui Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) pada Kelas IVa UPT SDN 24 Pinrang Kabupaten Pinrang.
Peningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Pendekatan Quantum Teaching Idrus Idrus; Sri Nirmala; Ahmed Sardi
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 1 (2022): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.935 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i1.4

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hasil belajar Matematika tentang hubungnan antar garis melalui pendekatan pembelajaran Quantum Teaching pada siswa kelas IVb SD Inpres Tantu tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan tahapan pelaksanaan meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVb SD Inpres Tantu kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang dengan jumlah siswa sebanyak 21 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 13 Perempuan. Masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan adalah a) tahap perencanaan, b) tahap pelaksanaan tindakan, c) tahap observasi, dan d) tahap refleksi. Banyaknya siswa yang mencapai KKM Matematika pada siklus II ≥ 85% dari banyaknya siswa yang tuntas yaitu sebanyak 18 siswa atau 85.71% dari jumlak siswa yang ada sebanyak 21 siswa kelas IVb SD Inpres Tantu. Keaktifan siswa selama diterapkannya pendekatan pembelajaran Quantum Teaching meningkat, ditandai dengan adanya keseriusan dan perhatian siswa selama mengikuti proses belajar mengajar yang berlangsung.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Tutor Sebaya Setting Kooperatif Abd. Rahim Mas P. Sanjata; Ahmed Sardi; Jumardin Muchtar
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.861 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i2.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran tutor sebaya setting kooperatif pada siswa kelas SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi dan (4) analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang pada tahun ajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 20 orang, yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Obyek penelitian pada penelitian tindakan ini adalah berbagai kegiatan yang terjadi didalam kelas selama berlangsungnya proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik tes untuk memperoleh data mengenai hasil belajar siswa dan teknik observasi untuk memperoleh data mengenai aktivitas siswa. Analisis data tes hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif pada sisklus I, diperoleh ketuntasan individual dari 20 siswa yaitu 14 siswa tuntas dan 6 siswa tidak tuntas, dengan rata-rata ketuntasan secara klasikal 70%. Sedangkan tes hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif pada siklus II diperoleh ketuntasan individual 18 siswa tuntas dan 2 siswa tidak tuntas, rata-rata ketuntasan secara klasikal mencapai 90%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang.