Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

POTENSI PENGGUNAAN OBAT TIDAK TEPAT PADA PASIEN RAWAT JALAN GERIATRI BERDASARKAN KRITERIA BEERS 2019 Rahmawati, Reza; Harianti Putri, Yona; Handayani, Dian; Pertiwi, Reza; Putri Nurlita, Septia; Kamilla Putri, Dwi; Alawiya Simanullang, Khairatul
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37089/jofar.vi0.125

Abstract

Geriatric population continues to increased globally. In Indonesia, estimation of geriatric population is 7% and will be increase over years. One of geriatric medication problem is potentially inappropriate medication (PIM). Beers criteria 2019 is one of a tool to evaluate potentially inappropriate medication in geriatric. Therefore, this study aims to indentify the prevalence of potentially inappropriate medication incidence in geriatric outpatient at Pharmacy X in Bengkulu and risk factors associated with PIM. This research was done in cross sectional and prospective study. Data collection was done in 2 months from August-October 2021. The incidence of potentially inappropriate medication was analyzed using descriptive analysis according to Beers Criteria 2019 and risk factors were analyzed using logistic regression. This research reported that from 115 geriatric patients above ≥ 65 years old, out of 56 patients (48,70%) found with at least 1 potentially inappropriate medication (PIM). There were 101 PIM with average of PIM 1,8 PIM/patient. Drug should be avoid in almost geriatrics were 34,65%, drug used with caution in geriatrics were 54,46%, and drug interaction should be avoid in geriatric were 10,89%. Diuretic agents like furosemide and spironolactone were frequently used in geriatric patients but potentially inappropriate. Logistic regression showed that the number of drugs used is associated with the incidence of PIM in geriatric outpatient.
Sosialisasi Cara Penggunaan Antibiotik yang Baik dan Benar Harianti Putri, Yona; Syahidah, Aminah; Pertiwi, Reza
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1: BATOBO: Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.2.1.33-40

Abstract

Antibiotik adalah obat yang berasal dari seluruh atau bagian tertentu mikroorganisme dan digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Antibiotik ada yang bersifat membunuh bakteri dan membatasi pertumbuhan bakteri. Program sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang tepat guna mencegah resistensi antibiotik dan dampak negatif lainnya,. Kebanyakan masyarakat tidak mengetahui hal tersebut, saat penyakit sudah hilang terkadang masyarakat akan menghentikan konsumsi obat antibiotik atau dalam penggunaan obat antibiotik dengan tidak teratur atau terputus-putus. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi tatap muka melalui sosialisasi dengan distribusi materi edukasi seperti brosur dan pamflet di lokasi puskesmas. Evaluasi dan pemantauan dilakukan melalui survei pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta follow-up dengan peserta untuk menilai perubahan perilaku dan kepatuhan terhadap penggunaan antibiotik yang benar. Hasil yang diperoleh menunjukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tekait penggunaan antibiotik yang baik dan benar sebanyak 40% dan tingginya antusias masyaakat tekait topik yang dipaparkan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Hidroponik Portable Pada Kelompok Ibu-Ibu PKK RT.06 Tanah Patah Kota Bengkulu Notriawan, Doni; Fadila, Muhammad Adeng; Pertiwi, Reza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 4 (2024): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i4.913

Abstract

Pemberdayaan adalah keadaan yang terjadi atau hal-hal yang dilakukan dilingkungan masyarakat dengan upaya membangun pembangunan yang bertumpu pada masyarakat itu sendiri. Tujuan dari dilakukannya pemberdayaan masyarakat ini ialah untuk membuat masyarakat itu menjadi berdaya. Berdaya yang dimaksud di sini ialah upaya-upaya atau unsur-unsur yang memungkinkan masyarakat untuk bertahan dan mengembangkan diri untuk mencapai kemajuan, mandiri dan sejahtera. Lingkungan RT 06 Tanah Patah merupakan lingkungan yang padat penduduk sehingga jarak antar rumah itu sangat dekat.  Hal tersebut menyebabkan sedikitnya lahan untuk melakukan kegiatan bercocok tanam seperti menanam sayuran. Atas kondisi tersebut melahirkan suatu ide untuk memberikan pelatihan/ pemberdayaan yang cocok dan sesuai bagi Ibu-Ibu PKK RT 06 yaitu Hidroponik Portable. Hidroponik merupakan cara budidaya tanaman dengan menggunakan air yang telah dilarutkan nutrisi yang dibutuhkan tanaman sebagai media tumbuh tanaman untuk menggantikan tanah. Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis pembinaan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penyuluhan tentang bercocok tanam dengan cara hidroponik, memberikan pelatihan cara bercocok tanam dengan hidroponik.  Hasil kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK RT 06 Kota Bengkulu. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan memberikan pelatihan hidroponik kepada ibu-ibu PKK RT 06 dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang menanam sayur dengan sistem hidroponik
Sosialisasi Cara Penggunaan Obat Selama Bulan Ramadhan Pada Peserta Senam Jantung Sehat di Kota Bengkulu Pertiwi, Reza; Wulandari, Septi; Radestian, Juwita Triananda; Simatupang, Muhaida Ramzany; Putri, Khoirunnisa Awaliyah; Agustianto, Sandy; Ramadhani, Nasywa Fathia; Alfarizi, Aziz
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 6 (2024): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i6.943

Abstract

Pengabdian ini dilakukan di stadion semarak dengan target bapak dan ibu-ibu yang mengikuti senam dengan yayasan senam jantung sehat di bengkulu, penulis mengambil judul sosialisasi penggunaan obat selama bulan ramadhan. pemilihan target didasarkan dari peserta dari yayasan senam jantung sehat rata-rata adalah ibu-ibu/ bapak-bapak dengan umur 45 tahun keatas, dimana masyrakat sudah memasuki usia senja yang mengonsumsi obat obatan seperti obat hipertensi dan lainnya. Judul sosialisasi dipilih karena beberapa alasan yaitu karena akan dimulainya bulan ramadhan dan keluhan masyarakat yang bingung tentang cara penggunaan obat selama bulan puasa dan tidak efektifan obat yang digunakan karena cara penggunaan yang kurang tepat. Pengabdian dilakukan dengan menggunkan beberapa media secara audio dan visual, dimana audio dilaksanakan dengan pemberian materi secara lisan dari pemateri dengan menggunakan presentasi interaktif langsung dengan masyarakan. Sedangkan media visual digunakan leaflet yang memuat materi yang akan disampaikan. Lalu evaluasi dilakukan dengan diskusi tanya jawab tanpa melihat leaflet, untuk melihat apakah materi yang disampaikan dapat dipahami oleh masyarakat. Hasil yang diperoleh sudah mencapat target dan luara dari penulis.
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK BENGKUANG (Pachyrhizus erosus L.) dan SURUHAN (Peperomia pellucida L.) TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT TIKUS JANTAN YANG DIINDUKSI ETANOL Kurnia, Ridho; Pertiwi, Reza; Wibowo, Risky
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v3i2.30782

Abstract

Bengkuang merupakan tanaman yang telah digunakan secara luas dalam bidang pengobatan, bengkuang dapat bekerja sebagai hepatoprotektor. Suruhan merupakan tumbuhan liar yang mengandung alkaloid, tanin, saponin, terpenoid, dan flavonoid yang memiliki efek sebagai hepatoprotektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi ekstrak bengkuang dan suruhan terhadap kadar SGOT dan SGPT pada tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi etanol. Penelitian ini merupakan penelitian true experimental laboratory dengan desain Post Test Only Control Group. Sebanyak 25 ekor tikus putih jantan galur wistar dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri dari, kelompok I (kontrol normal, tanpa perlakuan), kelompok II (kontrol negatif, induksi etanol di hari ke 14), kelompok III (Kombinasi ekstrak umbi bengkuang dengan tumbuhan suruhan dengan dosis 100 mg/kgBB secara per oral), kelompok IV (Kombinasi ekstrak umbi bengkuang dengan tumbuhan suruhan dengan dosis 200 mg/kgBB peroral), dan kelompok V (Kombinasi ekstrak umbi bengkuang dengan tumbuhan suruhan dengan dosis 400 mg/kgBB per oral). Perlakuan dilakukan selama 14 hari, setelah 1 jam perlakuan pada hari ke-14, tikus diinduksi etanol 96% secara peroral dengan dosis 1 mL/200 gBB. Setelah 24 jam, tikus dibedah dan diambil darah melalui vena aorta jantung tikus. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak dengan dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB memiliki perbedaan yang signifikan dengan kelompok kontrol negatif. Kombinasi ekstrak bengkuang dan suruhan mampu menurunkan kadar SGOT dan SGPT.
Pengaruh Penambahan Ekstrak Kental Daun Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Terhadap Kadar Air Sediaan Deodoran Serbuk Penghilang Bau Badan Dominica, Dwi; Putri, Fadilla Aliyah; Pertiwi, Reza; Kasmadi, Fathnur Sani
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v4i2.37834

Abstract

Indonesia, sebagai negara dengan iklim tropis, sering menghadapi masalah bau badan akibat keringat berlebih, yang disebabkan oleh aktivitas bakteri seperti Staphylococcus. Ekstrak daun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) diketahui memiliki aktivitas antibakteri yang dapat digunakan sebagai pengganti zat antibakteri sintetis pada sediaan deodoran. Tetapi, penambahan ekstrak pada sediaan deodoran serbuk berisiko meningkatkan kadar air sediaan, yang dapat menurunkan kualitas sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penambahan ekstrak daun kelapa sawit dapat mempengaruhi kadar air sediaan deodoran serbuk. Metode: penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan melakukan pengukuran kadar air menggunakan metode gravimetri yaitu dengan mengeringkan sampel pada suhu 50oC hingga bobot konstan. Hasil dan Pembahasan: kadar air sediaan deodoran serbuk dengan ekstrak daun kelapa sawit F0 tanpa ekstrak daun kelapa sawit, F1 (1,5%), F2 (3%), F3 (4,5%) berturut-turut adalah adalah 0,13%, 0,4%, 0,73% dan 1,13% telah memenuhi syarat kadar air sebuk yang baik. Kesimpulan: semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka semakin besar pula kadar air sediaan serbuk. Kata Kunci: Kadar air, serbuk, deodoran, daun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.)
PENCEGAHAN RESISTENSI MELALUI SOSIALISASI BIJAK MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI KAWASAN WISATA PANTAI PANJANG Wulandari, Septi; Komala Sari, Delia; Handayani, Dian; Pertiwi, Reza; Rahmawati, Reza; Yona Harianti Putri
Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2023): Inovasi dan Kolaborasi dalam Peningkatan Kapasitas Pendidikan, Teknologi, dan P
Publisher : UPP FKIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jacom.v1i1.26780

Abstract

Antibiotik merupakan obat golongan antimikroba yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri. Prevalensi penyakit infeksi yang tinggi, meningkatkan penggunaan antibiotik di masyarakat. Faktor penting yang menyebabkan tingginya angka resistensi antibiotik ialah penggunaan yang tidak rasional. Pengetahuan masyarakat tentang antibiotik yang minim, dapat memengaruhi sikap dan perilaku kesehatan, termasuk dalam penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Pengetahuan memiliki peran penting dalam membentuk kepercayaan dan sikap mengenai perilaku tertentu, termasuk perilaku dalam penggunaan antibiotik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai informasi penggunaan antibiotik kepada masyarakat umum dan mahasiswa/I S1 Farmasi. Metode yang digunakan pada kegiatan bakti sosial ini berupa webinar edukasi, diskusi dan tanya jawab dengan materi mengenai pemberian informasi penggunaan antibiotik. Peserta yang mengikuti kegiatan ini melakukan pengisian registrasi atau absensi terlebih dahulu, dilanjutkan acara inti yaitu penyampaian materi penyuluhan kepada masyarakat dan games. Diakhir acara juga ada pembagiaan hadiah yang diberikan kepada pemenang games.
PELATIHAN PENGENALAN DAN PENGELOLAAN OBAT DALAM RUMAH TANGGA DI YAYASAN SENAM JANTUNG SEHAT PROVINSI BENGKULU Pertiwi, Reza; Wulandari, Septi; Susanti, Reni; Az Zahra, Farah; Khaliq, Iyas Nur; Mutyarini, Afiska; Sihombing, Imelda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif
Publisher : PT. Gelora Cipta Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan obat di rumah tangga pada masyarakat masih banyak yang tidak tepat dalam upaya swamedikasi. Hal tersebut beresiko memberikan dampak buruk kesehatan diri maupun lingkungan. Penting bagi masyarakat memiliki pengetahuan yang benar terkait obat agar terhindar dari dampak buruk tersebut. Oleh sebab itu, tim pengabdian melakukan kegiatan pengabdian yang terdiri dari penyuluhan tentang pengenaln obat dan pengelolaan obat di rumah tangga. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat mengenai penggunaan dan pengelolaan obat yang benar. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah dengan menerapkan program DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, BUang) dalam pengelolaan obat rumah tangga. Pengabdian dilaksanakan pada masyarakat terkhususnya ibu-ibu peserta Senam Jantung Sehat di Stasion Kota Bengkulu. Evaluasi pengabdian dilakukan melalui sesi tanya jawab sebelum dan sesudah edukasi terkait pengenalan dan pengelolaan obat di rumah tangga. Hasil evaluasi observasi memperlihatkan semua peserta sudah mampu mempraktekkan dan menjelaskan cara pengelolaan obat di rumah tangga pada aspek menggunakan, menyimpan dan membuang obat. Dengan memahami dan menerapkan cara pengelolaan obat yang benar di rumah tangga maka tujuan pengobatan dapat tercapai serta tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.
IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS DALAM PENGOBATAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA PASIEN DEWASA PERIODE JANUARI-DESEMBER 2023 DI RUMAH SAKIT X Salsabila, Adinda Okta; Rahmawati, Reza; Asdim; Wulandari, Septi; Pertiwi, Reza; Putri, Yona Harianti; Handayani, Dian
BENCOOLEN JOURNAL OF PHARMACY Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : UNIB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/bjp.v5i1.41302

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan jenis penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue yang tergolong Arbovirus (Arthropod borne V). Jumlah kasus DBD yang dilaporkan pada tahun 2020 tercatat sebanyak 108.303 kasus. Kasus DBD ini sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB). Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana profil penggunaan obat pada pasien demam berdarah dengue (DBD) dewasa di Rumah Sakit X Bengkulu dan kategori DRPs yang terjadi pada pasien DBD di Rumah Sakit tersebut. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan mengambil data rekam medik tahun 2023 dan dianalisis secara deskripfitif dengan menggunakan metode menurut Cipolle. Sampel diambil dengan metode total sampling dengan beberapa kriteria inklusi. Didapatkan 54 sampel yang sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian ini didapatkan penggunaan obat pada pasien demam berdarah yaitu pemberian infus ringer laktat 98,15% dan infus ringer asetat (Asering) 1,85% Sedangkan hasil identifikasi DRPs 23 kasus yaitu indikasi tanpa obat 14 kasus (25,9%) dan obat tanpa indikasi 8 kasus (14,8%)
The Effect of Administration Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr.) Extract On Total Bilirubin Levels and Hepatosomatic Index Values of Ethanol-Induced Rats Saputra, Hendri; Pertiwi, Reza; Komala Sari, Delia; Wulandari, Septi; Rahmawati, Reza
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v7i1.46829

Abstract

Hati merupakan organ vital yang memiliki peran utama sebagai pusat metabolisme. Kerusakan hati berkaitan dengan proses inflamasi yang memicu peningkatan indeks hepatosomatik (IHS). Salah satu indikator kerusakan hati adalah kadar bilirubin total (hiperbilirubinemia). Hingga saat ini penanganan hiperbilirubinemia masih terbatas pada terapi radiasi dan transfusi tukar, karena belum ada pengobatan farmakologis yang spesifik terhadap kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun pakis tanduk ( Platycerium bifurcatum (Cav.) C.Chr) terhadap kadar bilirubin total dan indeks hepatosomatik tikus putih jantan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium dengan rancangan Post Test Control Group Only dengan jumlah tikus 35 ekor yang dibagi menjadi 7 kelompok (normal, negatif, positif (aktif sakatonik), pelarut (Na CMC), ekstrak etanol pakis tanduk rusa dosis 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 200 mg/kgBB. Perlakuan dilakukan selama 14 hari, pada hari terakhir tikus diinduksi dengan etanol absolut 2 mL/200 gBB kemudian setelah 12 jam dilakukan pembedahan untuk mengambil organ hati dan sampel darah untuk memeriksa kadar bilirubin total. Data dianalisis menggunakan One Way ANOVA dilanjutkan dengan Post Hoc LSD. Hasil penelitian ini, ekstrak etanol pakis tanduk rusa selama 14 hari dapat menurunkan bilirubin total dan HSI tikus putih jantan, analisis data ekstrak dengan dosis 50 mg/kgBB dan 100 mg/kgBB terdapat perbedaan yang bermakna dengan kontrol negatif (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol pakis tanduk rusa selama 14 hari dapat menurunkan kadar bilirubin total dan HSI tikus putih jantan, analisis data ekstrak dengan dosis 50 mg/kgBB dan 100 mg/kgBB terdapat perbedaan yang bermakna dengan kontrol negatif (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol pakis tanduk rusa selama 14 hari dapat menurunkan kadar bilirubin total dan HSI tikus putih jantan. Ekstrak etanol pakis tanduk rusa mempunyai pengaruh terhadap penurunan kadar bilirubin total dan HSI
Co-Authors Aanisah Hanuun Agung Giri Samudra Agus Martono Agustianto, Sandy Alawiya Simanullang, Khairatul Alfarizi, Aziz Aniza, Mifta Violina Asdim Az Zahra, Farah Azhar, Afra Wafiqah Bekti Widiansyah, Alif Delia Komala Sari, Delia Komala Desi Novita Reviana, Desi Novita Dhea Ananda Dian Fita Lestari Dian Handayani Dian Handayani Dominica, Dwi Dyah Fitriani Eni Kurniati, Eni Ernis, Gustria Evi Maryanti Fadhila, Muhammad Adeng Fadila Jeni Salsabila Fadila, Muhammad Adeng Feby R.A Putri Fitri Ramadhanti Hanuun, Aanisah Hari Marta Saputra Hari Marta Saputra Harianti Putri, Yona Hendri Saputra Hizkia Puspa Pertiwi Ikhsan Ikhsan Ilfanisari, Vinolla Indah Sari, Puput Tri Iwan Mahmud, Iwan Juniarti, Silvia Kamilla Putri, Dwi Khaliq, Iyas Nur Khodijah, Petri Siti Komala Sari, Delia Kurnia, Ridho Kurniawati, Noval Lestari, Dian Fita Lestari, Mustika Dewi Mutyarini, Afiska Nasution, Riski Padilah Nesbah, Nesbah Nofa Risma Azis, Nofa Risma Notriawan, Doni Noval Kurniawati Nurjali, Zavira Oktarini, Rizki Oky Hermansyah Petri Siti Khodijah Prameswari, Florencaya Prameswari Prima Yudha, Sal Putri Nurlita, Septia Putri, Fadilla Aliyah Putri, Khoirunnisa Awaliyah Putri, Yona Harianti Radestian, Juwita Triananda Rahmawati, Reza Ramadhani, Nasywa Fathia Reni Susanti Riana Versita Risky Hadi Wibowo Rochmah Supriati SALPRIMA YUDHA S Salsabila, Adinda Okta Sani K, Fathnur Santi Nurul Kamilah Sari, Dwi Dominica Sari, Rose Intan Perma SEPTI WULANDARI Sihombing, Imelda Simatupang, Muhaida Ramzany Sipriyadi Syahidah, Aminah Syalfinaf Manaf Triawan, Deni Agus Tya Chalifatul Welly Darwis Wibowo, Aprillia Devi Wibowo, Risky Wibowo, Risky Hadi Yona Harianti Putri