p-Index From 2021 - 2026
4.388
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura E-Jurnal Gloria Yuris Prodi Ilmu Hukum (Jurnal Mahasiswa S1 Fakultas Hukum) Universitas Tanjungpura Publika Coding: Jurnal Komputer dan Aplikasi Jurnal Jarkom DEDIKASI JURNAL MAHASISWA Jurnal Hortikultura Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan JBTI : Jurnal Bisnis : Teori dan Implementasi INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Jurnal Riset Manajemen Bisnis dan Publik Jurnal Karinov PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang JURMA : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif Journal of Contemporary Islamic Education Jurnal Pengabdian Multidisiplin Berkala Ilmiah Pendidikan Journal Research in Islamic Education Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Journal Evidence Of Law International Journal of Community Engagement Payungi Jurnal Penelitian Flourishing Journal Jurnal Ilmiah Research Student Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology Jurnal Al-hikam Bustanul Ulum Journal of Islamic Education JURISTA : Jurnal Hukum dan Keadilan Jurnal Elemen Kimia La Parole : Journal of Language Teaching and Pedagogy Uranus: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Improving the Speaking Skills of Class Students through Fairy Tales at UPT SDN 263 Pinrang Hasniar Hasniar; Irman Syarif; Dedi Setiawan
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran melalui cerita dongeng yang dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV UPT SDN 263 Pinrang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV UPT SDN 263 Kab. Pinrang tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 24 siswa. Desain penelitian ini meliputi (1) tahapan perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan dan (4) refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) tes, (2) observasi dan (3) dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan proses pembelajaran melalui dongeng dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia khususnya keterampilan berbicara pada siswa kelas IV UPT SDN 263 Kab. Pinrang. Rata-rata hasil belajar pra siklus sebesar 62,50 dan sedikit mengalami peningkatan pada siswa secara keseluruhan pada siklus I sebesar 75,25, setelah dilakukan perbaikan dengan membagi kelompok sesuai hasil belajar siklus I, membagi tugas pada setiap anggota kelompok, memberikan waktu kepada siswa untuk melakukan proses keterampilan berbicara melalui cerita dongeng dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa menjadi 81,35 pada siklus II.
Efforts to Improve Understanding of Energy Concepts in Science Subjects through Constructivism Learning Model for Students of Class IV UPT SDN 59 Pinrang Sukma Sukma; Aminullah Aminullah; Dedi Setiawan
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menggunakan model konstruktivisme yang dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam konsep energi siswa kelas IV UPT SDN 59 Kabupaten Pinrang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV UPT SDN 59 Kabupaten Pinrang tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 20 siswa. Desain penelitian ini meliputi (1) tahapan perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan dan (4) refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) tes, (2) observasi dan (3) dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model konstruktivisme dapat meningkatkan hasil belajar IPA konsep energi pada siswa kelas IV UPT SDN 59 Kabupaten Pinrang. Rata-rata hasil belajar pra siklus sebesar 54,52 dan sedikit mengalami peningkatan pada siswa secara keseluruhan pada siklus I sebesar 63,3, setelah dilakukan perbaikan dengan membagi kelompok sesuai hasil belajar siklus I, membagi tugas pada setiap anggota kelompok, memberikan waktu kepada siswa untuk melakukan proses pemahaman konsep energi menggunakan model konstruktivisme dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa menjadi 75,24 pada siklus II.
Peran Pendidik dalam Mengatasi Hambatan Psikologis Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Ahmad Soim Mustofa; Dedi Setiawan; Mispani
Jurnal Al-Hikam Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Al-Hikam
Publisher : Jurnal Al-Hikam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran pendidikan dalam mengatasi hambatan psikologis pada proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Terpadu Nurul Qodiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah metode penelitian kualitatif lapangan. Alat pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi dan teknik analisis data menggunakan reduksi data, data display, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan psikologis peserta didik dalam proses pembelajaran terjadi dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhi proses belajar yaitu kecerdasan peserta didik, ketidak adanya minat peserta didik yang berpengaruh pada kegiatan aktivitas belajar, jika tidak ada motivasi hal ini akan mengganggu keefektifan dalam kegiatan belajar, sikap peserta didik tidak akan menjadi hambatan dalam proses belajar. Kata Kunci: Peran Pendidik, Hambatan Psikologis, Pendidikan Agama Islam
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MATA PELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MULTILITERASI Yusi Susanti; Siti Roudhotul Jannah; Dedi Setiawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42738

Abstract

This study aims to analyze the implementation of interactive learning models in Islamic Religious Education (PAI) subjects and their contribution to improving students’ multiliteracy understanding. This research employs a qualitative approach with a descriptive method, conducted at UPT SD Negeri 01 Bengkulu. Research data were obtained through observation, interviews, and documentation techniques, and then analyzed using the theoretical frameworks of educational policy implementation, interactive learning models, and multiliteracy concepts.The findings indicate that the implementation of interactive learning models, such as Problem-Based Learning and Project-Based Learning, is able to increase students’ activeness and engagement in PAI learning. Interactive learning provides a positive contribution to the development of students’ linguistic and cultural literacy through discussion activities, group work, and the integration of PAI material with real-life contexts. However, the development of visual and digital literacy has not been optimal due to limited use of instructional media and the lack of explicit integration of multiliteracy in lesson planning and evaluation. This study concludes that interactive learning models have significant potential to enhance students’ multiliteracy understanding, but require strengthened planning, implementation, and evaluation to achieve comprehensive multiliteracy development in PAI learning.
The Implementation of Islamic Education Values by Islamic Religious Education Teachers as a Preventive Effort Against Student Delinquency at SMKN 1 Abung Selatan. Eka Nurdayanti Fadillah; Dedi Setiawan; M. Sayyidul Abrori
Journal of Research in Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2026): in press issue
Publisher : Institut Agama Islam Ma`arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jrie.v8i1.7485

Abstract

This study aims to describe the implementation of Islamic educational values by Islamic Religious Education (PAI) teachers as a preventive effort against student delinquency at SMKN 1 Abung Selatan. The background of this research is the continued presence of students’ indisciplinary behaviors, such as tardiness, violations of school rules, the use of mobile phones during lessons, and low participation in religious activities. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Data analysis is conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity tested through source and technique triangulation. The results of the study indicate that the implementation of Islamic educational values is carried out through three stages: planning, implementation, and evaluation, all oriented toward prevention. Teachers integrate values such as discipline, responsibility, honesty, and moral conduct (akhlaq) into both learning processes and religious habituation activities. The implementation is conducted through role modeling, persuasive advice, enforcement of discipline, and routine religious activities. Evaluation is carried out by monitoring changes in students’ behavior, which are indicated by a decrease in tardiness and rule violations, as well as increased participation in religious activities. This implementation serves as an effective preventive effort in reducing student delinquency at mild to moderate levels, thereby creating a more conducive and orderly school environment
Islamic Religious Education As A Means Of Internalizing Tolerance Values In The Era Of Multicultural Society In Bumi Mas Village Intan Rugkiyanisa; Dedi Setiawan; M.Sayyidul Abrori
Journal of Research in Islamic Education Vol. 8 No. 1 (2026): in press issue
Publisher : Institut Agama Islam Ma`arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jrie.v8i1.7675

Abstract

This study aims to examine the role of Islamic religious instruction in promoting tolerance within the multicultural community of Desa Bumi Mas. The research is grounded in the social reality that, although interreligious relations in the village are generally peaceful, the internalization of tolerance through Islamic religious instruction has not yet been fully developed. Several issues were identified, including residents’ difficulty in accepting differing opinions, the presence of relatively exclusive religious perspectives, and the tendency for tolerance to be shaped more by long-standing social and cultural habits rather than by a deep understanding of Islamic teachings. This study employs a qualitative method using a case study approach. Data were collected through interviews with religious leaders and community figures, observation of religious and social activities, and documentation. The findings show that Islamic Religious Education in Desa Bumi Mas functions as a medium for the transformation, transaction, and internalization of tolerance values within the community. Through various religious activities such as study gatherings, sermons, and community social activities, religious leaders convey values of tolerance including good moral character, mutual respect, maintaining harmony, and not forcing beliefs on others. These values are not only communicated through one-way teaching but also through two-way interactions between religious leaders and community members in activities such as mutual cooperation and village deliberations. Through this process, tolerance values are gradually internalized in community life, as reflected in the peaceful coexistence of residents despite differences in religious backgrounds. However, some community members still perceive tolerance mainly as a social habit, indicating the need for continuous Islamic religious guidance to strengthen tolerance as an integral part of religious values.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM MELALUI PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS DI SEKOLAH DASAR Nasra Febrian; Ismail; Dedi Setiawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12902

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar masih menjadi persoalan, terutama ketika pembelajaran di kelas masih didominasi oleh praktik konvensional yang berpusat pada guru. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, pembelajaran IPAS menuntut strategi yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada siswa agar mampu mendorong keterlibatan aktif, penyelidikan, dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan pembelajaran mendalam melalui model Project-Based Learning (PjBL) serta menganalisis peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa kelas IV SDN 143 Lemo. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara bertahap. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 66 pada tahap pratindakan menjadi 70,38 pada siklus I dan 93,80 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 61,54% menjadi 69,23% dan mencapai 92,30%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran mendalam melalui model PjBL berkontribusi terhadap terciptanya pembelajaran yang lebih bermakna dan peningkatan hasil belajar IPAS siswa.