Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Economic Impact of Tourism and Infrastructure Development on Local Community Income: Case Study of Sembalun Tourism Destination Aolia, Jumatul; Dewi, Novi Yanti Sandra; Agustina, Ahadiah; Mukhlishin
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): Article Research January 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v10i1.3049

Abstract

ABSTRACT This study aims to explore the economic impact of tourism development and infrastructure development on the welfare of local communities in Sembalun Village. The research method used is a quantitative approach with a descriptive design. The variables analyzed include tourism economy and infrastructure development as independent variables, and local community income as the dependent variable. Data were collected through a survey using a questionnaire with random sampling technique, with a sample of 100 respondents. The results showed that the tourism economy sector contributed 61.7% to the increase in community income, while infrastructure development contributed 23.3%. Simultaneously, the two variables contributed 47.9% to community income. The findings are expected to contribute to the development of sustainable and equitable tourism policies, as well as provide useful perspectives for stakeholders in formulating tourism and infrastructure-based regional development strategies. Based on the research results, it is imperative for the government and stakeholders to strengthen investment in the tourism sector as well as mutually supportive infrastructure development. Improved facilities and quality of public services, such as accessibility, transportation infrastructure, as well as the development of tourist attractions, will accelerate local economic growth and improve community welfare. Therefore, collaboration between tourism development and infrastructure development is a crucial factor in realizing sustainable and inclusive regional development. Keywords: Tourism economy, infrastructure development, local community income, Sembalun, economic development
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH MENJADI PAKAN FERMENTASI TERNAK SAPI DAN BIOGAS DI DESA MEDANA KABUPATEN LOMBOK UTARA Muanah, Muanah; Marianah, Marianah; Agustina, Ahadiah; Dewi, Novi Yanti Sandra; Erwin, Erwin; Amil, Amil; Aditiawan, Lalu Fahat; Haikal, Muhammad; Setiawan, Andri; Aditir, Myhammad; Afrianti, Lusiana; Purnawirawan, Indra; Fitratusnnisa, Fitratunnisa
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36895

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan limbah jerami dan limbah ternak melalui pendampingan teknologi pengolahan menjadi pakan fermentasi dan biogas di Desa Medana, Lombok Utara. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya pengetahuan peternak mengenai teknik fermentasi pakan, belum optimalnya pengelolaan limbah yang menimbulkan pencemaran, serta minimnya penerapan teknologi biogas sebagai sumber energi alternatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Kegiatan diikuti oleh 20 anggota kelompok ternak dan 22 anggota kelompok tani. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan mitra kelompok tani dan kelompok ternak, yaitu kemampuan membuat pakan fermentasi meningkat dari 20% menjadi 85%, dan kemampuan mengolah biogas meningkat dari 5% menjadi 78%. Program ini berdampak pada efisiensi biaya pakan, pengurangan pencemaran lingkungan, dan peningkatan pemanfaatan energi terbarukan berbasis limbah.Kata kunci: Limbah Jerami; Limbah Ternak; Pakan Fermentasi; Biogas. ABSTRACTThis community service program aims to improve the utilization of straw and livestock waste through assistance with processing technology into fermented feed and biogas in Medana Village, North Lombok. The main problems faced by partners include the limited knowledge of livestock farmers regarding feed fermentation techniques, suboptimal waste management that causes pollution, and the minimal application of biogas technology as an alternative energy source. The methods used included outreach, technical training, hands-on practice, and intensive mentoring. Twenty livestock group members and 22 farmer group members participated in the program. The mentoring results showed significant improvements in the skills of both farmer and livestock group partners, with the ability to make fermented feed increasing from 20% to 85%, and the ability to process biogas increasing from 5% to 78%. This program resulted in feed cost efficiency, reduced environmental pollution, and increased utilization of waste-based renewable energy. Keywords: Straw Waste; Livestock Waste; Fermented Feed; Biogas.
DIVERSIFIKASI PRODUK BERBASIS LIMBAH KRESEK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PENGRAJIN GERABAH BANYUMULEK Dewi, Novi Yanti Sandra; Muliatiningsih, Muliatiningsih; Muanah, Muanah; Efendi, Muhammad Haikal; Mabrur, Imam
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27663

Abstract

Abstrak: Peningkatan pemanfaatan plastik untuk keperluan rumah tangga berdampak pada banyaknya sampah plastik yang dihasilkan sehingga menjadi penyumbang limbah yang tidak hanya sulit terurai secara alami, tetapi juga dapat mencemari lingkungan secara signifikan Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan produk gerabah yang inovatif dengan memanfaatkan limbah plastik kresek, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pemanfaatan limbah dan inovasi produk. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari sosialisasi dan penyuluhan a, pelatihan aplikasi limbah plastik kresek pada gerabah serta tahap terakhir adalah evaluasi kegiatan yang dilakukan dengan memberikan kuisioner untuk diisi oleh mitra, yaitu ibu-ibu anggota kelompok Industri Rumah Tangga Muhajirin sebanyak 20 orang. Kegiatan ini berbasis pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas melalui diversifikasi produk. Diversifikasi produk berbasis limbah kresek telah menciptakan nilai tambah pada produk gerabah. Pengrajin berhasil meningkatkan estetika dan daya jual gerabah melalui penggunaan bahan dekoratif limbah plastik, yang tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga meningkatkan keterampilan pengrajin hingga 60%.Abstract: The increase in the use of plastic for household purposes has an impact on the amount of plastic waste produced so that it becomes a contributor to waste that is not only difficult to decompose naturally, but can also significantly pollute the environment This service activity aims to develop innovative pottery products by utilizing plastic waste, as well as increasing partners' knowledge and skills in waste utilization and product innovation. The implementation of activities starts from socialization and counseling, training in the application of plastic waste in pottery and the last stage is the evaluation of activities carried out by providing questionnaires to be filled in by partners namely 20 women members of the Muhajirin Household Industry group. This activity is based on community empowerment to increase productivity through product diversification. Product diversification based on crackle waste has created added value to pottery products. Craftsmen managed to improve the aesthetics and marketability of pottery through the use of plastic waste decorative materials, which not only reduced waste but also increased the skills of craftsmen by 60%.
Integrasi Wisata Halal dan Industri Kerajinan Mutiara Dalam Perspektif Islam Dewi, Novi Yanti Sandra; Hulaimi, Ahmad Ahmad; Abdillah, Muhammad Zaki
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 10 No. 3 (2024): JIEI : Vol.10, No.3, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i3.14749

Abstract

This study explores the integration of halal tourism and the pearl craft industry in Indonesia through an Islamic perspective, using a constructivist paradigm and a qualitative case study approach. The research is driven by the fundamental issue of the need to develop the halal tourism sector in a way that not only fulfills the spiritual needs of Muslim tourists but also supports local industries such as pearl crafting. The objective of this study is to analyze how Islamic principles can be holistically applied in the development of this sector, as well as to evaluate the social, cultural, and economic impacts of this integration on local communities. The research methodology employed is a qualitative approach with a case study in Lombok, involving in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that the integration of halal tourism and the pearl craft industry has the potential not only to enhance the local economy but also to strengthen the cultural and religious identity of the local community.
The Influence of Digital Media, Halal Literacy, and Halal Culinary on Halal Tourism Interest among Gen-Z Muslims: Beach Case Study in Mataram. Supiani, Haerati; Dewi, Novi Yanti Sandra; Agustina, Ahadiah; Mukhlisin, Mukhlisin
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 11 No. 01 (2025): JIEI : Vol.11, No. 01, 2025
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh media digital, literasi halal, dan kuliner halal terhadap minat wisata muslim Generasi Z di Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, melibatkan 89 responden muslim berusia 15-26 tahun yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi 20 pernyataan yang mengukur variabel media digital, literasi halal, kuliner halal, dan minat wisata halal, kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital memiliki pengaruh signifikan dan positif sebesar 77,7% sehingga menjadi faktor dominan dalam meningkatkan minat wisata halal. Literasi halal juga memiliki pengaruh signifikan sebesar 17,7% untuk memperkuat kepercayaan konsumen terhadap destinasi halal. Sementara itu, kuliner halal tidak memiliki pengaruh signifikan sebesar 67%. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 65,8%. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan dan pelaku industri wisata halal harus mengutamakan penguatan literasi halal dan optimalisasi media digital dalam mempromosikan destinasi halal. Strategi berbasis media sosial dan kolaborasi dengan influencer dapat menjadi langkah efektif untuk menarik perhatian wisatawan muslim Gen-Z. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain seperti kualitas layanan, aspek budaya, dan keamanan destinasi, serta melakukan analisis komparatif antar kelompok usia atau wilayah.
PENGUATAN KAPASITAS INDUSTRI RUMAH TANGGA MINYAK GORENG KELAPA AL-HIKMAH Dewi, Novi Yanti Sandra; Aqodiah, Aqodiah; Agustina, Ahadiah; Astini, Baiq Ida; Zaenudin, Zaenudin; Wahab, Abdul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37396

Abstract

Abstrak: Industri rumah tangga memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi lokal berbasis potensi sumber daya alam. Salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi adalah kelapa, yang dapat diolah menjadi minyak goreng. Namun, industri rumah tangga pengolahan kelapa umumnya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya efisiensi produksi, lemahnya manajemen usaha, keterbatasan pemasaran, serta belum optimalnya pemahaman terhadap legalitas produk, khususnya sertifikasi halal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas Industri Rumah Tangga Minyak Goreng Kelapa Al-Hikmah, dengan melibatkan pemilik dan pekerja sebanyak 7 orang. Kegiatan ini dilakukanmelalui penerapan teknologi tepat guna, digitalisasi manajemen usaha, dan edukasi legalitas halal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan mitra secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi lapangan, diskusi reflektif, dan perbandingan kondosi usaha sebelum serta sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi proses produksi, perbaikan sistem pencatatan keuangan melalui pemanfaatan aplikasi digital, serta meningkatnya pemahaman mitra mengenai pentingnya legalitas halal. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat sekitar dan keberlanjutan usaha berbasis potensi lokal.Abstract: Household industries play a strategic role in strengthening local economies based on the utilization of natural resource potential. One commodity with high economic value is coconut, which can be processed into cooking oil. However, household-scale coconut processing industries generally still face various challenges, including low production efficiency, weak business management, limited marketing reach, and suboptimal understanding of product legality, particularly halal certification. This community service activity aims to strengthen the capacity of the Al-Hikmah Household Coconut Cooking Oil Industry, by involving the owner and workers totaling seven participants. The program is implemented through the application of appropriate technology, business management digitalization, and halal legality education. The implementation method employs a participatory approach based on Participatory Action Research (PAR), actively involving partners in all stages of the activities. Program evaluation was conducted through field observations, reflective discussions, and comparisons of business conditions before and after the intervention. The results indicate improvements in production process efficiency, enhancements in financial record-keeping systems through the use of digital applications, and increased partner understanding of the importance of halal legality. This program not only improves business performance but also contributes to strengthening the local community economy and ensuring the sustainability of enterprises based on local potential.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI MINYAK KELAPA Dewi, Novi Yanti Sandra; Muanah, Muanah; Ghazali, Mursal; Nurhayati, Nurhayati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10810

Abstract

Abstrak: Kelapa menjadi komoditas yang paling banyak dihasilkan di Desa Tirtanadi. Salah satu produk turunan kelapa yaitu minyak kelapa yang diproduksi oleh Industri Kecil Menengah (IKM) Al-Iffah yang ada di Desa Tirtanadi. Akan tetapi, produk minyak kelapa ini dipasarkan secara konvensional dan belum menggunakan digital marketing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan guna meningkatkan produktivitas industi minyak kelapa, dengan menguatkan sistem pemasaran yang memanfaatkan kemajuan teknologi. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan kepada IKM Al-Iffah berlokasi di Desa Tirtanadi, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, yang dihadiri 15 orang peserta. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi kegiatan, penyuluhan digital marketing, pelatihan membuat akun facebook resmi untuk bisnis dan berjualan di marketplace facebook, pelatihan membuat akun whatsapp resmi untuk bisnis dan membuat toko online di mobile marketplace shopee, serta evaluasi kegiatan. Pembuatan akun media sosial dan e-commerce ini sebagai media penjualan produk minyak kelapa dengan merk produk nadimu. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan mitra terhadap digital marketing sebesar 20%.Abstract: Coconut is the most produced commodity in Tirtanadi Village. One of the coconut derivative products is coconut oil which is produced by the Al-Iffah Small and Medium Industry (IKM) in Tirtanadi Village. However, this coconut oil product is marketed conventionally and has not used digital marketing. This community service activity is carried out to increase the productivity of the coconut oil industry, by strengthening the marketing system that utilizes technological advances. This activity was carried out using a training method for IKM Al-Iffah located in Tirtanadi Village, East Lombok, West Nusa Tenggara, which was attended by 15 participants. The activity stages include socializing activities, digital marketing counseling, training to create an official Facebook account for business and selling on the Facebook marketplace, training to create an official WhatsApp account for businesses and creating an online shop on the Shopee mobile marketplace, as well as evaluating activities. The creation of this social media and e-commerce account as a medium for selling coconut oil products with the product brand Nadimu. The result of this activity is an increase in partner knowledge of digital marketing by 20%.
INTRODUKSI TEKNOLOGI PEMURNIAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS MINYAK GORENG KELAPA PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA Nurhayati, Nurhayati; Dewi, Novi Yanti Sandra; Azhari, Azhari; Wardi, Hasri Kusuma; Huzair, Asrul; Maesaroh, Hety; Ghazali, Mursal
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 3 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i3.14570

Abstract

Abstrak: Pengolahan minyak kelapa masih menghasilkan kualitas yang rendah. hal ini ditandai dengan kadar air yang tinggi, berbau tengik, warna yang keruh, dan masih terdapat endapan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan kualitas minyak kelapa dengan teknologi pemurnian. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengolah minyak kelapa tentang aplikasi teknologi pemurnian. Mitra yang mengikuti kegiatan ini adalah kelompok pengolah minyak kelapa yang berjumlahkan 10 orang yang ada di Dusun Bilatepung Desa Beleka Kecamatan Gerung . Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan diantaranya: (1) Koordinasi dan sosialisasi kegiatan; (2) Penyuluhan teknologi pengolahan minyak kelapa dan aplikasi teknologi pemurnian pada proses pengolahan miyak kelapa; (3) Praktek produksi minyak kelapa dan implementasi teknik pemurnian pada minyak kelapa yang dihasilkan; dan (4) Monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 80%. Kegiatan ini diharapkan dapat diimplementasikan untuk kmeningkatkan kualitas minyak kelapa yang diproduksi.Abstract: Coconut oil processing in Beleka Village still produces low quality. That is indicated by high water content, rancid smell, cloudy colors, and still precipitations. Therefore, it is necessary to improve the quality of coconut oil with purification technology. This service aims to increase the knowledge and skills of coconut oil processing by applying refining technology. Partners who participated in this activity were coconut oil processing groups in Bilatepung Hamlet, Beleka Village, and Gerung District. Implementing activities include (1) coordination and socialization of activities; (2) Counseling of coconut oil processing technology and applying refining technology in coconut oil; (3) Practice of coconut oil production and implementation of refining techniques in the resulting coconut oil; dan (4) Monitoring and evaluation. The results show that this service activity can increase partner knowledge and skills by 80%. This activity is expected to improve the quality of coconut oil produced.
Pengaruh Branding Halal dan Faktor Kualitas Produk Kosmetik terhadap Loyalitas Konsumen Muslim di Lombok Azizah, Zuriatul; Dewi, Novi Yanti Sandra; Agustina, Ahadiah
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 1 (2026): Article Research Maret 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i1.8043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh branding halal dan kualitas produk kosmetik terhadap loyalitas konsumen Muslim di Lombok. Latar belakang penelitian didasarkan pada adanya kesenjangan studi yang belum banyak mengkaji perilaku konsumen Muslim dalam konteks sosial-keagamaan masyarakat Lombok yang dikenal religius serta menjadi destinasi wisata halal nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal dan melibatkan 119 responden Muslim yang menggunakan produk kosmetik halal. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen, sedangkan branding halal tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, kedua variabel tetap memberikan kontribusi terhadap pembentukan loyalitas konsumen, dengan 33,5% variasi loyalitas dapat dijelaskan oleh model. Temuan ini menegaskan bahwa loyalitas konsumen Muslim tidak hanya dipengaruhi oleh nilai religius terkait kehalalan, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas produk yang mampu memenuhi kebutuhan fungsional mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran kosmetik halal yang berbasis kualitas dan nilai spiritual Islam.