p-Index From 2021 - 2026
5.103
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Epsilon: Jurnal Matematika Murni dan Terapan Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB LINK Jurnal Studi Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Klinikal Sains (Jurnal Analis Kesehatan) TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS INDONESIA Jaringan Laboratorium Medis Revitalisasi : Jurnal Ilmu Manajemen Psychopreneur Journal Leibniz: Jurnal Matematika Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Darris: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Dan E-commerce ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Asian Journal of Law and Humanity Tabsyir: Jurnal Dakwah Dan Sosial Humaniora International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) Hatta: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education Subservire: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat INTERDISIPLIN: Journal of Qualitative and Quantitative Research Wahana Fisika : Jurnal Fisika dan Terapannya Jurnal Bidan Mandira Cendikia Jurnal Lentera Edukasi Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Ngaji International Journal of Education Management and Religion PUDAK: Local Wisdom Community Journal Midaduna: Journal of Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Studi Islam

THE CONCEPT OF TARETAN DHIBI’ IN THE FRAME OF MADURESE RELIGIOUS MODERATION Nor Hasan; Nurul Qomariyah
Islamuna: Jurnal Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Madura State Islamic Institute (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/islamuna.v10i2.8146

Abstract

Taretan dhibi' is one of the cultural enculturations of the Madurese people. This study attempts to investigate the Madurese people's cultural concept of the taretan dhibi’. The term taretan for Madurese people is the concept of relatives with the ideology of Madurese people who have a cultural obligation to maintain emotional interactions and kinship ties between one another. It is quite fascinating to study the concept of religious moderation due to the social style of Madurese society itself which is different from other regions. therefore, despite all of their distinctions in terms of religion, customs, and traditions, the author will look at how the Madurese people carry out the concept of taretan dhibi. Through descriptive phenomenological analysis, this research reveals that taretan dhibi' is a manifestation of the emotional ties between Madurese people. Thus, the form of religious moderation in the cultural concept of taretan dhibi' is firstly respecting brothers and sisters (mentioned in Madura as taretan) by allowig any kind of differences and providing space for self-expression. The concept of "taretan dhibi," which is entwined with Madurese society's religious moderation, is essentially the fundamental ideology of the Madurese people, which regards sincerity as the foundation of brotherhood. Second, appreciate and respect the part of the taretan concept that can equalize social positions among Madurese people. Third, the city of Pamekasan is a ideal example of the strength of the concept of taretan dhibi' within the framework of religious moderation in Madurese society. ABSTRAK Taretan dhibi’ adalah salah satu enkulturasi budaya masyarakat Madura. Tulisan ini mencoba menelusuri konsep budaya taretan dhibi’ dalam kehidupan masyarakat Madura. Istilah taretan bagi masyarakat Madura adalah konsep kerabat dengan ideologi masyarakat Madura yang memiliki kewajiban kultural untuk menjaga dan memelihara hubungan emosional dan silaturahmi ikatan kekerabatan antara yang satu dengan yang lainnya. Tergolong menarik untuk dikaji dengan konsep moderasi beragama, karena corak bersosial masyarakat Madura sendiri berbeda dengan daerah yang lainnya. Oleh karena itu, penulis akan mengkaji bagaimana Masyarakat Madura menjalankan konsep taretan dhibi’' dengan semua perbedaan yang ada di antara mereka, baik agama, kebiasaan dan tradisi. Melalui analisis fenomenologi deskriptif, penelitian ini mengungkapkan bahwa taretan dhibi’ adalah wujud dari adanya ikatan emosional antar masyarakat Madura. Oleh karena itu, wujud moderasi beragama dalam konsep budaya taretan dhibi’ adalah Pertama menghormati antar saudara (taretan) dengan mengakomodir segala bentuk perbedaan dan memberi ruang untuk mengekspresikan diri. Konsep taretan dhibi’ yang terjalin dalam moderasi beragama masyarakat Madura yakni pertama, ideology dasar masyarakat Madura yang menjadikan keikhlasan dan ketulusan sebagai dasar bersaudara. Kedua, menghargai dan menghormati bagian dari konsep taretan yang dapat menyamaratakan kedudukan dalam bersosial antar masyarakat Madura. Ketiga, kota Pamekasan menjadi contoh nyata kuatnya konsep taretan dhibi’ dalam bingkai moderasi beragama masyarakat Madura.
Co-Authors Ade Gunawan Adella Ulyandana Jayatri Ainur Rofiq Sofa Aisyah Imroatus Sholehah Alaa, Siti Amilya Maika Fitriani Ana Nihayah Anisah Rifqotul Istiqomah Anung Sugihantono Arif Budianto Azizah Krissan Zahra Azmi Ilmagfiroh Binti Novita Sari Budi Santosa Chamariyah Chamariyah Damanhuri Deny Utomo Devi Merlinda Dewi Sri Susanti Dian Wijaya Kurniawidi Djoko Priyatno Dwi Latifatu Ulya Dwi Putri Amelia Eka Lestari Eko Naning Sofyanita Enis Syukriyanah Erfan Efendi Erlin Waridatul Chusna Faisol Faisol Fitriani Kahar H. Nurul Huda Handayana, I Gusti Ngurah Yudi Harwati Ningsih Harwin Holilah Desyanti Hendra Hendra Heni Listiana Hikmah I Wayan Sudiarta Ica Maulina Rifkiyatul Islami Ifadatul Soimah Immatul Hasanah Inge Andriani Andriani Irnawati Iskandar Iskandar Kunsianah - Kurnia Anisya Maharani Kusyairi Laila Safira Laily Nur Aini Lalu Sahrul Hudha Lily Syahana Rahim Lina Hanivia Marzuki Marzuki Masnia Mahardi Yanuar Masrifan Djamil Matrissya Hermita Meyriska Frisna Putri Mochammad Iskarim Moh. Aminullah Moh. Asif Syahru Romadhon Moh. Zuinurroziqin Muhamad Arif Muhammad Baidhawi Muhammad Irpansyah Munadiyas Silmi Octiyani Muruatul Afifah Nia Azizunnisa Nor Hasan Nur Muhjah Khoolidah Nur Salam Nurul Hasanah Nurul Hidayah Nyna Puspita Ningrum Pratiwi, Neyza Asti Rahman Rahman Rakhmawati, Fibri Ramadian Ridho Illahi Reza Alfian Rika Selvita Berliana Rika Wulandari Ririh Jatmi Wikandari Risqo Nurul Jannah Rita Rahmawati S.Y. Didik Widiyanto Safitri Armarifah Sakhat Maulidah Sintia Elia Agustin Siti Antika Ririn Pratiwi Siti Maisaroh Siti Nurhandayani Siti Zalfa Pratiwi Subijanto Subijanto Suhayat Minardi Suparmi Survin Arafina Susi Rahayu Teguh Budiharjo Trianah Shofiani Trias Setyowati Trisya Rini Umi Lailatul Ummu Humairah Via Afkarina Vivi Indriani Wahyu Rahardjo WARDATUL HASANAH Wardatun Nafiah Widyasari, Rina Winarti Wirawan, Rahadi Yayah Ikhda Nevia Yuni Puji Widiastuti Yusriyanto Zakifatul Merry Wahyuni Zakiyyah Zakiyyah Zulfatun Naimah