Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru Pedidikan Agama Islam Terhadap Minat Belajar Siswa Fauzi Tamami, Hanif; Junaedi Sitika, Achmad; Nurhasan; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6 No 01 (2024): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v6i01.601

Abstract

Kompetensi kepribadian adalah kompetensi yang berkaitan dengan perilaku pribadi guru itu sendiri yang kelak harus memiliki nilai-nilai luhur sehingga terpancar dalam perilaku sehari-hari. Minat belajar adalah aspek psikologi seseorang yang menampakkan diri dalam gairah, keinginan, dan perasaan suka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepribadian guru Pendidikan agama islam kelas IX di SMPN 1 Karawang Barat, dan minat siswa dalam mengikuti pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas IX di SMPN 1 Karawang Barat, untuk mengetahui bagaimana pengaruh kepribadian guru terhadap minat siswa dalam mengikuti pelajaran Pendidikan agama islam kelas IX di SMPN 1 Karawang Barat. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 83 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deksriptif dan infrensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif kompetensi kepribadian guru Pendidikan agama islam kelas IX di SMP Negeri 1 Karawang Barat berada pada kategori sedang sebesar 54%. Berdasarkan hasil analisis deskriptif minat belajar pendidikan agama islam peserta didik kelas IX di SMP Negeri 1 Karawang Barat berada pada kategori sedang sebesar 70%. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana dengan menggunakan aplikasi SPSS, persamaan regresinya yaitu: Ŷ = 47,256 + 0,229 X. Dan hasil uji signifikansi regresi diperoleh nilai signifikan sebesar 0.020, maka nilai sig. 0.020 < 0.05 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap minat belajar siswa. Dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,065 yang mengandung arti bahwa persentase sumbangan kompetensi kepribadian guru terhadap minat belajar sebesar 6,5%.
Penerapan Monitoring Beban Latihan Berbasis Digital pada Sub-Elite Atlet Malaysia Subagio, Irmantara; Nurhasan; Muthohir, Toho Cholik; Kartiko, Dwi Cahyo; Siantoro, Gigih; Widodo, Achmad; Hidayat, Taufiq; Bawono, Mokhamad Nur; Firmansyah, Awang; Pranoto, Adi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/11mwxw67

Abstract

Monitoring beban latihan merupakan elemen penting dalam proses pembinaan atlet untuk meminimalkan risiko cedera, mencegah maladaptasi, dan memastikan efektivitas program latihan yang diberikan. Era digital memberikan peluang untuk melakukan monitoring beban latihan dengan cara yang lebih cepat, murah, dan mudah diakses. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk menerapkan sistem monitoring beban latihan berbasis digital pada sub-elite atlet Malaysia dengan menggunakan Google Form dan Google Sheets sebagai instrumen pencatatan dan visualisasi data latihan. Metode pelaksanaan terdiri dari identifikasi masalah, perancangan formulir digital, pendampingan penggunaan, dan evaluasi pelatihan selama dua bulan. Formulir berisi data denyut nadi maksimal, intensitas latihan (RPE), kualitas tidur, stres, suasana hati, kelelahan, serta menu latihan. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi atlet dalam pengisian data mencapai kategori sangat baik, dan pelatih mampu melakukan evaluasi mingguan berbasis grafik yang terbentuk secara otomatis dalam Google Sheets. Sistem ini mempermudah pelatih dalam menginterpretasi respons latihan, mendeteksi kelelahan, dan menyesuaikan beban latihan secara individu. Penerapan sistem monitoring digital ini terbukti efektif, hemat biaya, mudah diterapkan, dan dapat direplikasi di institusi olahraga lainnya. Selain memberikan manfaat praktis bagi pelatih dan atlet, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi internasional antara UNESA dan Majlis Sukan Wilayah Persekutuan Malaysia dalam pengembangan sport coaching berbasis data.
Analisis Kurikulum Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Pada Satuan Pendidikan Dasar Sukur, Abdul; Somala, Asep; Nurhasan; Puspitasari, Elda
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada satuan pendidikan dasar dengan fokus pada relevansi, implementasi, dan tantangan pembelajaran. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan menelaah dokumen kurikulum, regulasi pemerintah, dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PPKn pada sekolah dasar telah selaras dengan tujuan pembentukan Profil Pelajar Pancasila, namun implementasi di lapangan masih menghadapi kendala, terutama terkait keterbatasan media pembelajaran, metode pengajaran yang masih konvensional, serta kompetensi guru dalam mengembangkan model pembelajaran inovatif. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya peningkatan profesionalisme guru, dukungan sarana pembelajaran, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
The Influence of Work Motivation and Work Discipline on Teacher Performance at SDN Kebalen 02 Bekasi Nurhasan; Aswin Naldi Sahim; Widya Nengsih
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 1 (2026): FEBRUARY (CALL FOR PAPERS)
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i1.231

Abstract

This study aims to identify and analyze the influence of work motivation and work discipline on teacher performance at SDN Kebalen 02 Bekasi, both partially and simultaneously. The study employs a quantitative method with descriptive and verificative approaches. Data were collected using questionnaire instruments. Respondents were 32 teachers at SDN Kebalen 02 Bekasi. Multiple linear regression analysis with SPSS version 25 was used. The findings show that work motivation has a positive effect on teacher performance at SDN Kebalen 02 Bekasi. Work discipline also positively influences teacher performance. The study further reveals that work motivation and work discipline simultaneously affect teacher performance at SDN Kebalen 02 Bekasi. The simultaneous effect amounts to 74.1% (R2 = 0.741), while the remaining 25.9% is influenced by other factors not examined in this study. It can be concluded that combining improved work motivation and work discipline significantly enhances teacher performance at SDN Kebalen 02 Bekasi.
Social Protest in Batavia: The Resistance of Entong Gendut in Early 20th-Century Mubarok, Muhammad Zacky; Nurhasan; Wahyudi, Johan
JURNAL JAWI Vol 8 No 2 (2025): Islam, Social Dynamics, and Modernity
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202582700300

Abstract

This article analyzes social protests in early 20th-century Batavia, focusing on the resistance of community leader Entong Gendut against the Dutch East Indies government. Employing a historical approach, the research draws upon primary sources like newspapers, archival documents, and relevant historical literature, like in Memorie van Overgave Residen van Batavia 1987, De Locomotief newspaper. It reveals that Entong Gendut's resistance encompassed diverse forms of protest, including demonstrations, strikes, and public campaigns. His struggle against the colonial government heightened awareness of indigenous rights and ignited a broader social protest movement in Batavia. This research enriches our understanding of early 20th-century Batavian social protest dynamics and Entong Gendut's role in raising awareness of colonial injustice. The European government-imposed restrictions on the indigenous population to prevent them from expanding their political and social influence. It underscores the significance of historical studies in recognizing the contribution of local figures to anti-colonial struggles and their relevance to broader Indonesian history. They fought to defend their land from colonial rule.
Peningkatan Pemahaman Guru PJOK melalui Pelatihan Penyusunan Soal AKM pada MGMP PJOK Kabupaten Nganjuk Juniarisca, Dwi Lorry; Nurhasan; Tuasikal, Abdul Rachman Syam; Suroto; Muhammad, Heryanto Nur; Nurhayati, Faridha
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5198

Abstract

Kebijakan Asesmen Nasional menggeser evaluasi berskala nasional dari Ujian Nasional menuju Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang menekankan literasi membaca dan numerasi pada semua mata pelajaran, termasuk Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Kondisi ini menuntut guru PJOK untuk mampu menyusun soal AKM berbasis konteks pembelajaran jasmani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru PJOK SMP di Kabupaten Nganjuk tentang penyusunan soal AKM melalui pelatihan dan pendampingan. Peserta berjumlah 14 guru anggota MGMP PJOK SMP. Kegiatan dilakukan melalui workshop tatap muka yang meliputi pengenalan kebijakan AKM, analisis contoh soal, praktik penyusunan soal, serta klinik revisi. Evaluasi dilakukan menggunakan angket skala Likert (pemahaman sebelum–sesudah, penilaian terhadap materi, fasilitator, fasilitas, dan aspek penerapan) serta pertanyaan terbuka. Hasil menunjukkan peningkatan persepsi pemahaman guru dari kategori netral (rerata B1 = 3,07) menjadi setuju (rerata B2 = 4,00). Aspek materi, fasilitator, dan fasilitas memperoleh rerata >4,20 (kategori sangat setuju), sedangkan kecukupan waktu menjadi aspek terendah (rerata 3,64) namun masih pada kategori baik. Guru menyatakan mampu dan berniat menerapkan soal AKM di kelas, serta menilai pelatihan sangat bermanfaat bagi pengembangan profesional. Temuan kualitatif menegaskan perlunya penambahan durasi, pelatihan berseri, dan pendalaman materi AKM/HOTS. Secara keseluruhan, program PKM ini efektif meningkatkan pemahaman guru PJOK terhadap penyusunan soal AKM serta menghasilkan draf soal AKM PJOK yang dapat dimanfaatkan MGMP.
Teachers as Murabbi: An Analysis of the Teacher's Role in Character Formation from the Perspective of Islamic Educational Philosophy at SD Persatuan Islam Karawang Muzaki, Iqbal Amar; Nurhasan; Faizin, Muhamad; Agus Susilo Saefullah; Abdul Hakim; Mohd.Sobri bin Ellias
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v10i2.6402

Abstract

This study addresses the urgent concern in contemporary education regarding the weakening of student character due to the influence of external cultures and the growing tide of modernity that misaligns with Islamic values. In this context, the role of the murabbi becomes pivotal. The aim of this research is to analyze how teachers at SD Persatuan Islam (Persis) Karawang implement their role as murabbi in shaping students’ character based on Islamic educational philosophy. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis involving homeroom teachers, Islamic religious education teachers, principals, and purposively selected students. The data were analyzed using the Miles and Huberman model and verified through triangulation and credibility measures. The findings reveal that teachers consistently integrate Islamic values into the learning process and school life through exemplary conduct, value habituation, and spiritual mentoring. In conclusion, the holistic implementation of the murabbi role proves effective in fostering Islamic character among students and offers a replicable model for Islamic-based character education at the elementary level. This study contributes by offering a conceptual framework of the murabbi role rooted in Islamic educational philosophy and grounded in empirical findings from elementary school settings.
Kepemimpinan Transformatif Islami Penggerak Continuous Improvement: Penerapan TQM pada Lembaga Pendidikan Islam Nurhasan; Cahyudi Prima; Ahmad Fauzi Zakaria; Qiqi Yuliati Zaqiah
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v6i2.13433

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran kepemimpinan transformasional Islami dalam menggerakkan continuous improvement (CI) pada implementasi Total Quality Management (TQM) di MTs Minhajul Haq. Berangkat dari kebutuhan penguatan mutu berkelanjutan di lembaga pendidikan Islam, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional Islami terwujud melalui integrasi empat dimensi—idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration—dengan nilai profetik (siddiq, amanah, fathanah, dan tabligh). Integrasi ini membentuk kepemimpinan yang tidak hanya berfungsi strategis, tetapi juga moral–spiritual dalam mendorong perubahan. Kepemimpinan tersebut terbukti menggerakkan siklus PDCA secara lebih sistematis, meningkatkan inovasi pembelajaran, memperkuat akuntabilitas kinerja, serta menumbuhkan motivasi intrinsik warga madrasah terhadap perbaikan mutu. CI berkembang menjadi budaya kolektif yang berlandaskan keteladanan, komunikasi efektif, dan pemberdayaan sumber daya manusia. Selain itu, sinergi tim berbasis prinsip ta’awun memperkuat kolaborasi antarpersonel dan memastikan keberlanjutan implementasi TQM. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional Islami merupakan faktor determinan dalam membangun kultur mutu yang adaptif, partisipatif, dan religius, serta dapat menjadi model strategis bagi lembaga pendidikan Islam dalam pengembangan sistem mutu berkelanjutan.
Struktur Ilmu Pengetahuan: Fondasi Epistemologis dan Implikasi Terhadap Perkembangan Ilmu Modern Susan Sundari; Nurhasan; Rudi Sulaeman; Adang Hambali
Hawari: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/hw.v6i2.13435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur ilmu pengetahuan dari perspektif epistemologi dan menguraikan implikasinya bagi perkembangan ilmu pengetahuan modern. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai karya klasik dan modern di bidang filsafat ilmu, seperti pemikiran Immanuel Kant, Karl Popper, Thomas S. Kuhn, dan Jürgen Habermas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur ilmu pengetahuan tidak bersifat statis, melainkan dinamis dan berkembang seiring dengan perubahan paradigma ilmiah dan konteks sosial yang melingkupinya. Secara epistemologis, ilmu pengetahuan dibangun atas dasar hubungan antara rasionalisme, empirisme, dan kritik reflektif yang saling melengkapi. Dalam perkembangan modern, struktur ilmu pengetahuan bergeser dari bentuk hierarkis menuju jaringan interdisipliner yang lebih terbuka dan kolaboratif. Selain itu, ilmu pengetahuan tidak hanya dipahami sebagai aktivitas rasional, tetapi juga sebagai konstruksi sosial yang mengandung kepentingan teknis, praktis, dan emansipatoris. Oleh karena itu, pengembangan ilmu pengetahuan di masa depan perlu didasarkan pada fondasi epistemologi yang kritis, reflektif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan serta keberlanjutan. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan kebenaran ilmiah, tanggung jawab moral, dan relevansi sosial dalam membangun struktur keilmuan yang lebih adil dan beradab.