p-Index From 2021 - 2026
4.761
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Double Loop Problem Solving (DLPS) Dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa SMP * ., I Komang Adi Indra Pramana; ., Prof. Dr.I Gusti Putu Suharta,M.Si; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.2587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas VIIIB8 SMP Negeri 4 Singaraja melalui penerapan model pembelajaran DLPS (Double Loop Problem Solving), dan (2) mengetahui tanggapan siswa kelas VIIIB8 SMP Negeri 4 Singaraja terhadap penerapan model pembelajaran DLPS (Double Loop Problem Solving). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIB8 SMP Negeri 4 Singaraja pada semester genap tahun ajaran 2012/2013, sebanyak 29 orang dengan 16 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode (1) observasi, (2) pengumpulan dokumentasi, (3) wawancara, (4) angket, dan (5) tes. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian mununjukkan bahwa (1) peningkatan prestasi belajar matematika siswa kelas VIIIB8 SMP Negeri 4 Singaraja melalui penerapan model pembelajaran DLPS (Double Loop Problem Solving), baik secara kuantitatif maupun kualitatif adalah sebagai berikut. Besar peningkatan rata-rata skor Prestasi Belajar matematika siswa secara kuantitatif dari siklus I ke siklus II adalah 17,96 dengan persentase peningkatannya 17,96% yaitu dari 56,90 pada siklus I menjadi 74,86 pada siklus II, sedangkan secara kualitatif dari kategori cukup pada siklus I menjadi baik pada siklus II. Besar peningkatan rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa secara kuantitatif dari siklus II ke siklus III adalah 14,08 dengan persentase peningkatannya 14,08% yaitu dari 74,86 pada siklus II menjadi 88,94 pada siklus III, sedangkan secara kualitatif terjadi peningkatan yaitu dari kategori baik menjadi sangat baik, (2) tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran DLPS (Double Loop Problem Solving) adalah positif dengan rata-rata skor tanggapan siswa sebesar 35,20.Kata Kunci : pembelajaran, prestasi belajar, tanggapan siswa. This study was aimed at finding out: (1) the enhancement of students’ mathematics learning achievement of VIIIB8 class in SMP Negeri 4 Singaraja by applying an instructional model DLPS (Double Loop Problem Solving), and (2) the students’ responses toward the apllication of the instructional model DLPS (Double Loop Problem Solving). This research was a classroom action research which was done in three cycles. The subjects of this research were students of VIIIB8 class in SMP Negeri 4 Singaraja in the second semester of academic year 2012/2013, which altogether consist of 29 students; 16 male students and 13 female students. The data were collected by using some methods, they were (1) observation, (2) documentation, (3) interviews, (4) questionnaire, and (5) test. Then, the collected data were analyzed by using descriptive analysis method. The results of this research showed that (1) the enhancement of students’ mathematics learning achievement of VIIIB8 class in SMP Negeri 4 Singaraja by applying the instructional model DLPS (Double Loop Problem Solving), either quantitaively and qualitatively showed that the average score of students’ mathematics learning achievement increased quantitatively from the first cycle (56,90) to the second cycle (74,86) which was amount 17,96, with the enhancement percentage was 17,96%. While, qualitatively it was from “fair” category on the first cycle to be “good” category on the second cycle. The average score of students’ mathematics learning achievement increased quantitatively from the second cycle (74,86) to the third cycle (88,94) which was amount 14,08, with the enhancement percentage was 14,08%. While, qualitatively it was from “good” category on the second cycle to be “very good” category on the third cycle. The students’ responses toward the application of the instructional model DLPS (Double Loop Problem Solving) was positive, by the average score was 35,20.* keyword : instructional model, learning achievement, students’ responses*
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Web untuk Meningkatkan Literasi Matematika dan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas X MIA 2 SMA Negeri 2 Singaraja ., Ahadiyah Noer Hapsari; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4976

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) meningkatkan literasi matematika siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 2 Singaraja melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah berbantuan web, (2) meningkatkan prestasi belajar matematika siswa melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah berbantuan web, dan (3) mendeskripsikan sikap siswa terhadap penerapan pembelajaran berbasis masalah berbantuan web. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 2 Singaraja pada semester ganjil Tahun Ajaran 2014/2015, sebanyak 35 orang. Pengumpulan data menggunakan metode: (1) wawancara, (2) observasi, (3) angket, dan (4) tes. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan literasi matematika pada siklus I, terdapat 20% siswa berada pada level 3, pada siklus III meningkat menjadi 80%. Ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah 78%. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa adalah 20%, meningkat menjadi 62,86% pada siklus II, dan pada siklus III meningkat menjadi 85,71%. Sikap siswa terhadap PBM berbantuan web berkategori positif. Keberhasilan tindakan tercapai setelah dilakukan perbaikan proses pembelajaran dari siklus ke siklus sebagai berikut: 1) dari siklus I ke siklus II dilakukan perbaikan pada pemberian permasalahan kontekstual harus dikaji bersama kelompoknya dalam bentuk LKS, strukturnya disusun ketat sesuai dengan langkah-langkah PBM; 2) dari siklus II ke silkus III dilakukan perbaikan dengan mengefektifkan pemanfaatan web sebagai media belajar siswa dan penyediaan forum diskusi pada web untuk mengatasi keterbatasan waktu belajar di kelas. Kata Kunci : pembelajaran berbasis masalah, literasi matematika, prestasi belajar, berbantuan web The aim of this study were: (1) increase mathematics literacy of class X MIA 2 SMA Negeri 2 Singaraja through the implementation of a problem-based learning with web-assisted, (2) increase the learning achievement of students through the implementation of a problem-based learning with web-assisted, and (3) describe the attitude students to the implementation of a problem-based learning with web-assisted. This classroom action research was conducted in three cycles. The subjects were students of class X MIA 2 SMA Negeri 2 Singaraja on odd semester academic year of 2014/2015, as many as 35 pupils. Data collection method are: (1) interviews, (2) observation, (3) questionnaire, and (4) test. Data were analyzed descriptively. The results showed mathematical literacy in the first cycle, there are 20% of students are at level 3, the third cycle increased to 80%. Classical learning completeness students is 78%. In the first cycle, mastery learning students is 20%, increased to 62.86% in the second cycle, and the third cycle increased to 85.71%. Student’s attitude toward PBM with web-assisted in positive category. The success achieved after the action learning of a process improvement cycle to cycle as follows: 1) from the cycle I to the cycle II do repairs on providing contextual issues must be reviewed with the group in the form of worksheets, structure prepared strictly in accordance with the steps PBM; 2) from cycle II to III silkus be improved by effective use of the web as a medium for student learning and providing a discussion forum on the web to overcome the limitations of time learning in the classroom.keyword : Problem Based Learning, mathematics literation student achievement, web-assisted
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SSCS BERBANTUAN LKS TIDAK TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA ., Luh Irmayanti; ., Prof. Dr.I Made Ardana,M.Pd; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dan mendeskripsikan tanggapan siswa melalui penerapan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) berbantuan LKS tidak terstruktur. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek sebanyak 42 orang siswa kelas VIII - 11 SMP Negeri 2 Singaraja pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Data kemampuan pemecahan masalah siswa dikumpulkan menggunakan tes uraian dan data tanggapan siswa dikumpulkan menggunakan angket. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah siswa dari refleksi awal ke siklus II yaitu terjadi peningkatan rata-rata kemampuan pemecahan masalah dari refleksi awal 37,09 dengan kategori kurang menjadi 68,19 pada siklus II dengan kategori tinggi. Peningkatan sudah optimal dan memenuhi indikator keberhasilan. Hal ini disebabkan oleh: model SSCS merupakan model yang didesain untuk membantu siswa dalam memecahkan masalah matematika serta didukung oleh LKS tidak terstruktur yang mampu menarik minat siswa dalam menkonstruksi pengetahuan untuk memacu kegiatan berfikir, model pembelajaran SSCS mampu melibatkan siswa secara aktif dalam memecahkan permasalahan yang mereka hadapi dan pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok mampu melatih kerja sama siswa dan  menghargai pendapat temannya. Rata-rata skor tanggapan siswa yang dilaksanakan setelah siklus II adalah 57,78 (kategori positif).Kata Kunci : Model Pembelajaran SSCS, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika, Tanggapan Siswa This study was aimed at describing the enhancement of students’ problem solving abilities and students’ responses related to the implementation of Search, Solve, Create, and Share (SSCS) instructional model with unstructured worksheet. This study was a classroom action research involving subjects as many 42 grade eight-11 students of SMP Negeri 2 Singaraja in the first semester of the academic year 2013/2014. This research was done in two cycles. The data of students’ problem solving abilities were collected by using essay and the data of students’ responses were collected by using quetionnaire. The collected data were analized descriptively. The result of this research showed that there was an enhancement on the average score of students’ problem solving abilities from the early reflection 37.09 (less category) to the second cycle 68,19 (high category). This was caused by SSCS is a designed model to assist students in solving mathematical problems, especially it is supported by the unstructured worksheet which can attract students’ interests in constructing the knowledge to spur thinking activities on, SSCS is able to engage students in a problem and make them active in solving the problem they face and students learn in groups therefore it can train the capalilities of students in working together. By doing presentation, students were trained to respect their friends’ opinions. The average of students’ responses scores which were collected after the second cycle was 57,78 which belonged to ”positive” category.keyword : SSCS instructional model, mathematical problems solving abilities, student’s responses
Pengaruh Pelaksanaan Pendekatan Saintifik Berorientasi Kearifan Lokal Berbantuan Media Manipulatif Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa SD di Kota Singaraja ., Ida Ayu Dwi Ambarawati; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4878

Abstract

Penelitian quasi experiment ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berorientasi kearifan lokal berbantuan media manipulatif lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SD di kota Singaraja yang menerapkan kurikulum 2013 di kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Kaliuntu sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Banyuasri sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar berbentuk uraian. Data dianalisis menggunakan uji- satu arah dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika siswa yang mendapat pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik berorientasi kearifan lokal berbantuan media manipulatif lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, pendekatan saintifik berorientasi kearifan lokal berbantuan media manipulatif berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa.Kata Kunci : prestasi belajar matematika, pendekatan saintifik berorientasi kearifan lokal, media manipulatif, pembelajaran konvensional This quasi experimental research is aimed at finding out whether mathematics learning achievement of students who were taught by using scientific approachment with manipulated media aided local wisdom orientation, higher than mathematics learning achievement of students who were taught by using conventional learning method. The research design used in this study was post test only control group Design. The population in this research was students of elementary school in the Singaraja City which is applying 2013 curriculum in the odd semester of the fifth grade in the academic year of 2014/2015. The sample was selected by using random samply technique. The sample in this research are fifth grade students of SD Kaliuntu as experimental group and the fifth grade students of SD Banyuasri as control group.The data were collected by using essay achievement test. The data were analyzed using a one-tailed –test with 5% level of significance. The result of data analysis showed that the mathematics learning achievement of students who were taught by using scientific approachment with manipulated media aided local wisdom orientation was higher than those who were taught by using conventional learning method. Thus, scientific approachment with manipulated media aided local wisdom orientation positive influence toward the student’s mathematics learning achievement.keyword : mathematics learning achievement, scientific approachment aided local wisdom orientation, manipulated media, conventional learning
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN COLLEGE BOWL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA ., Pande Putu Sri Wandari; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar siswa, (2) mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep matematika siswa, dan (3) mengetahui tanggapan siswa terhadap penerapan strategi pembelajaran College Bowl. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian yaitu siswa Kelas VIII A3 SMP Negeri 6 Singaraja sebanyak 26 orang. Data mengenai aktivitas belajar, pemahaman konsep matematika, dan tanggapan siswa berturut-turut dikumpulkan melalui lembar observasi, tes pemahaman konsep matematika, dan angket. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase aktivitas belajar siswa yang berkategori minimal aktif meningkat dari siklus ke siklus dengan persentase pada siklus I, siklus II, dan siklus III berturut-turut yaitu 30,77%; 66,54%; dan 88,46%. Persentase pemahaman konsep matematika siswa yang berkategori minimal baik meningkat dari siklus ke siklus dengan persentase pada siklus I, siklus II, dan siklus III berturut-turut yaitu 34,61%; 57,69%; dan 84,62%. Peningkatan ini tercapai karena adanya perbaikan dalam pelaksanaan tindakan yaitu siswa: (1) termotivasi untuk berani bertanya dan menyampaikan pendapat, (2) lebih aktif bekerjasama dan bertukar pendapat dalam diskusi kelompok, (3) lebih mampu menemukan dan menggunakan konsep dalam menyelesaikan soal, dan (4) lebih mampu menuliskan dan menjelaskan hasil dikusi sesuai dengan tahapan Bloom. Persentase tanggapan siswa yang berkategori minimal positif adalah 84,62%.Kata Kunci : strategi pembelajaran College Bowl, aktivitas belajar, pemahaman konsep matematika This research was aimed to: 1) describe the improvement of students’ learning activities, 2) describe the improvement of students’ mathematical concepts understanding, and 3) know the students’ responses towards the implementation of College Bowl learning strategy. This classroom action research was done in three cycles. The subjects of this research were students of VIII A3 class in SMP Negeri 6 Singaraja which consists of 26 students. Data of learning activities, mathematical concepts understanding, and students’ responses were collected respectively by using observation sheet, mathematical concepts understanding test, and questionnaire. The collected data were analyzed descriptively. The results of this research show that the percentages of students’ learning activities which belongs to active minimal category increase on cycle to another cycle indicated by the percentages on the first cycle, second cycle, and third cycle which are respectively 30,77%; 66,54%; and 88,46%. The percentages of students’ mathematical concepts understanding which belongs to good minimal category increase on cycle to another cycle indicated by the percentages on the first cycle, second cycle, and third cycle which are respectively 34,61%; 57,69%; and 84,62%. These increasing are due to improvements in action implementation that students are: (1) motivated in asking and telling their opinions, (2) more active in cooperating and sharing opinions on group’s discussion, (3) able to find and use concepts to solve the questions, and (4) able to write and describe the discussion’s results based on Bloom steps. The percentage of students’ responses which belong to positive minimal category is 84,62%.keyword : College Bowl learning strategy, learning activities, mathematical concepts understanding
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI QUICK ON THE DRAW TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIPA SMAN 1 AMLAPURA ., I Wayan Sentana Putra; ., Drs.Djoko Waluyo,M.Sc; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan strategi Quick on The Drawlebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI MIPA SMAN 1 Amlapura tahun ajaran 2014/2015, yaitu sebanyak 169 orang.Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI MIPA 1 sebanyak 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa Kelas XI MIPA 2 sebanyak 35 siswa sebagai kelas kontrol.Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling.Data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematika yang berbentuk soal uraian dengan soal sebanyak tujuh butir.Data hasil tes pemahaman konsep matematika dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung= 2,750 lebih besar dari ttabel = 1,668. Berdasarkan hal ini, siswa yang dibelajarkan denganstrategi Quick On The Draw mempunyai pemahaman konsep matematika lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Ini berarti strategi pembelajaran Quick on The Draw berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Kata Kunci : Quick on The Draw, konvensional, pemahaman konsep matematika. This research is aimed to know whether mathematical concepts understanding of the students who learned with Quick On The Draw strategy better than the students which are learned with conventional learning. The research design used in this research is the Post-test Only Control Group Design. The population in this study were all students of XI MIPA in SMAN1 Amlapura in the academic year 2014/2015, as many as 169 people. Samples are XI MIPA 1 class with 33 students as experiment class and XI MIPA 2 class with 35 students as control class. Samples selected using random sampling technique. Data of mathematical concepts understanding were collected by seven items of mathematical concept understanding test. Data of mathematical concept understanding were analyzed by using t-test one tail. The results showed that tobserved=2,750 is greater than ttable = 1,668. So it can be concluded that the students who learned with the Quick on The Draw strategy have mathematical concepts understanding better than students who learned with conventional learning. This means that Quick on The Draw learning strategy have an influence to mathematical concepts understanding. keyword : Quick on The Draw, conventional, mathematical concepts understanding
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING AND REASONING DENGAN STRATEGI KONFLIK KOGNITIF TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA ., Luh Putu Arya Putri Adnyani; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4879

Abstract

Penelitian quasi experiment ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem solving and reasoning dengan strategi konflik kognitif terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa.. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2013/2014 yang tersebar dalam 12 kelas. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIB1 sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VIIB4 sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes. Data dianalisis menggunakan uji- satu arah dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving and reasoning dengan strategi konflik kognitif lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran problem solving and reasoning dengan strategi konflik kognitif memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa.Kata Kunci : kemampuan komunikasi matematika, problem solving and reasoning, strategi konflik kognitif, pembelajaran konvensional This quasi experimental research is aimed at finding out the effect of problem solving and reasoning with conflict cognitive strategy learning model toward student’s mathematics communication ability. The research design used in this study was Post Test Only Control Group Design. The population was seventh grade students of SMP N 6 Singaraja in the academic year of 2013/2014 who were distributed in 12 classes. Cluster random sampling used as a sampling technique. The samples were the students in VIIB1 class as the experiment group and VIIB4 class as the control group. The data were collected by using a test. The data were analyzed using a one-tailed -test with 5% level of significance. The result of data analysis showed that the mathematics communication ability of students who were taught by using problem solving and reasoning with conflict cognitive strategy learning model was higher than those who were taught by using conventional learning model. Thus problem solving and reasoning with conflict cognitive strategy learning model gave a positive contribution toward the student’s mathematics communication ability.keyword : mathematics communication ability, problem solving and reasoning, cognitive conflict strategy, conventional learning
PENGARUH STRATEGI ACTIVE KNOWLEDGE SHARING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA KELAS VII NON UNGGULAN SMP NEGERI 6 SINGARAJA ., Putu Yulia Prawestri; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi active knowledge sharing terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII non unggulan SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VII B5 sebagai kelas eksperimen dan VII B6 sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post-test only control group. Data kemampuan komunikasi matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t ekor kanan dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t_hitung=3,2762 lebih besar dari nilai〖 t〗_tabel=2,0032, sehingga H_0 ditolak. Sehingga kemampuan komunikasi matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi active knowledge sharing lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, penerapan pembelajaran dengan strategi active knowledge sharing memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa.Kata Kunci : kemampuan komunikasi matematika, strategi active knowledge sharing, pembelajaran konvensional. This objective of this research is to investigate the effect of active knowledge sharing strategy to students’ mathematical communication ability. The population were students seventh unseeded grade students of SMP Negeri 6 Singaraja in the academic year of 2015/2016. Sampling was done by cluster random sampling technique. The samples were students in VII B5 grade students as the experimental group and seventh B6 grade students as the control group. The research design used in this research is Post Test Only Control Group Design. Data of students’ mathematical communication ability were collected by using students’ mathematical communication ability test. This data were analyzed by using a one-tailed t-test with 5% level of significant. This research result show that t_calculate=3,2762 greater than 〖 t〗_table=2,0032, so that H_0 is diclined. So that students mathematical communication ability who studied using active knowledge sharing strategy was higher than those who studied using conventional learning. Thus active knowledge sharing strategy gives positive contribution toward the students mathematical communication ability.keyword : mathematical communication ability, active knowledge sharing strategy, conventional learning
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Berbantuan Alat Peraga untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Dewi, Ni Komang Tri Yunita; Sugiarta, I Made; Parwati, Ni Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 5, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i1.31789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dan mendeskripsikan tanggapan siswa kelas VIII E SMP terhadap implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share berbantuan alat peraga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Banjar tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase banyaknya siswa yang memperoleh skor rata-rata pemahaman konsep meningkat dari siklus ke siklus berturut-turut 12,5%, 56,25% dan 75%. Efektifitas peningkatan pemahaman konsep sebelum dan sesudah pelaksanaan tindakan diuji menggunakan uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 6,15 dan t tabel sebesar 2,09 dengan taraf signifikansi. Oleh karena itu, ditolak, ini berarti ada perbedaan yang signifikan pemahaman konsep matematika siswa sebelum dan sesudah tindakan. Tanggapan siswa terhadap pembelajaran yang dilaksanakan tergolong positif dengan rata-rata 41, 32.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI JURUSAN AKOMODASI PERHOTELAN SMK NEGERI 2 SINGARAJA ., I Putu Supartika; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si; ., Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran AIR berbantuan LKS terhadap hasil belajar matematika siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 146 orang yang didistribusikan ke dalam 4 kelas. Semua populasi diambil sebagai sampel penelitian. Desain penelitian yang digunakan yaitu post test only control group design versi faktorial 2x2. Data skor hasil belajar matematika siswa diperoleh melalui tes hasil belajar matematika. Analisis data menggunakan uji ANAVA dua jalur dengan taraf signifikansi 5%. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa; pertama, terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran AIR dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional; kedua, terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan LKS konstruktivis dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan LKS konvensional; dan ketiga, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan jenis LKS terhadap hasil belajar matematika siswa.Kata Kunci : model pembelajaran AIR, LKS, hasil belajar matematika This study aims to determine the influence of AIR learning model aided by worksheet towards mathematics learning outcomes. The population in this study is the eleventh grade students Hotel Accomodation Programs of SMK Negeri 2 Singaraja in the academic year 2015/2016, whict consist of 146 students were distributed into 4 classes. All populations are taken as samples. The study used post test only control group design version factorial 2x2. Data score students mathematics learning outcomes obtained through the learning test results. Analysis of data using ANOVA two paths with significance level of 5%. The results of hypothesis test indicate; first, there are differences in mathematics learning outcomes between groups of students who learn using AIR learning model with a group of students who learn using conventional teaching; second, there are differences in mathematics learning outcomes between groups of students who using constructivist worksheet with a group of students who learn using conventional worksheet; and third, there is an effect of interaction between learning model and type of worksheets towards mathematics learning outcomes.keyword : AIR learning model, worksheet, mathematic learning outcomes
Co-Authors ., A.A SRI YULIANA DEWI ., I Putu Supartika ., KD ARYA UTAMA JAYA ., Luh Irmayanti ., NI KETUT SURIANI ., Ni Putu Eka Widiantari ., NI PUTU SRI ANDAYANI ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa, M.Si. ., Putri Oktalinda Muttaqina ., Putu Winda Marhayani Wijaya ., Putu Yulia Prawestri Abdullah, Mohamad Syarief Ade Prajnawini . Agus Putra Wijaya Ahadiyah Noer Hapsari . Anak Agung Adi Wiryya Putra Anak Agung Gde Ekayana Anantawikrama Tungga Atmadja Apriadi, Ramadhan Ariadi, Ni Made Aripin Tambunan Arya Arimbawa, Gusti Putu Aryani, Wayan Astiti, Putu Juli Cendana, Wiputra Desak Putu Parmiti Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi, Ni Komang Tri Yunita Dewi, Ni Luh Kusuma Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Gede Rasben Dantes Gede Suweken Gusti Ayu Mahayukti HALILI, SITI HAJAR hanifah hanifah I Gede Ratnaya I Gst Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Bagus Gending . I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Gusti Putu Suharta I Kadek Suartama I Ketut Wijaya I Komang Adi Indra Pramana . I Komang Sudarma I Made Ardana I Made Candiasa I Made Dharma Putra I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Sutajaya I Made Tegeh I Nyoman Gita I Nyoman Jampel I Putu Darma Putra . I Putu Herry Gita Rusmawan I Putu Herry Gita Rusmawan . I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Supartika . I Putu Wisna Ariawan I Wayan Santyasa I Wayan Santyasa I Wayan Sentana Putra . I Wayan Sukra Warpala Ida Ayu Dwi Ambarawati . Ida Ermiana Jing, Hou K. Riko Agus Septiana Ketut Agustini Ketut Rendrayana Luh Irmayanti . Luh Putu Arya Putri Adnyani . M.Or. S.Pd. Gede Eka Budi Darmawan . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Mulyasa, I Made Artha Naswan Suharsono Ni Ketut Suriani Ni Made Sanistiawati Ni Made Sri Mertasari Ni Putu Eka Widiantari . Ni Putu Ristiati Ni Putu Widya Kumala Sari Pande Putu Sri Wandari . Pande Putu Sri Wandari ., Pande Putu Sri Wandari Poh, Chow Teng Prameswara, Putu Buddhi Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Purnama, M. Rokhman Putri Oktalinda Muttaqina . Putu Supawidhiasih, Ni Putu Supawidhiasih, Ni Putu Winda Marhayani Wijaya . Putu Yulia Prawestri . Rusmawan, I Putu Herry Gita Sanistiawati, Ni Made Santosa, Made Herry Sari, Ni Kadek Ayu Indah Saridewi, Desak Putu Septiana, K. Riko Agus Shuai, Zhao Sogen, Afrianto T. L. Suarningsih, Ni Luh Putu Ayu Intan Supuwiningsih, Ni Nyoman Suryanti Kusuma, Aniek Tirza, Juliana Trianasari Trianasari, Trianasari Wilandari, Putu Ayu Desi Wiryanta, Nyoman Agus Yani Yani