Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Nilai-Nilai Karakter berlandaskan Falsafah Tri Hita Karana melalui Pembelajaran Tematik pada Siswa Kelas VI SD Lab Undiksha I Made Yasa; Sukadi Sukadi; I Ketut Margi
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i1.36134

Abstract

Penerapan nilai-nilai karakter yang berlandaskan kearifan lokal ditengarai mampu meningkatkan pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas VI di SD Lab Undiksha dengan menginsersikan muatan kearifan lokal di dalam pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan untuk mengevaluasi efektifitasnya adalah penelitian aksi dengan metode desktriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan aktivitas pembelajaran dan juga hasil belajar siswa secara gradual. Pada tahap pertama, rata-rata nilai 59,19 dan ketuntasan belajar 38% meningkat mejadi nilai rata-rata 64,19 dan ketuntasan belajar 50%, sementara pada siklus kedua, hasil tes evaluasi pembelajaran tematik kembali meningkat dengan nilai rata-rata menjadi 76,86 dengan ketuntasan belajar 75%. Pada tahap akhir, rata-rata nilai dan ketuntasan belajar sangat tinggi, masing-masing 84,89 dan 94%. Hal ini menunjukkan bahwa ketuntasan belajar sudah mencapai ketuntasan yang diharapkan yaitu minimal 85% siswa mencapai nilai lebih besar atau sama dengan nilai standar ketuntasan. Efektivitas penerapan nilai-nilai karakter berlandaskan Tri Hita Karana berimplikasi terhadap perlunya pengembangan aktivitas pembelajaran secara holistik yang selaras dengan kearifan lokal setempat. 
SOLIDARITAS SOSIAL NELAYAN PADA MASA PACEKLIK DI DESA RANDU PUTIH, KABUPATEN PROBOLINGGO DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Ahmad Ardiyansah; I Ketut Margi; I Wayan Putra Yasa
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v4i1.48818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk solidaritas sosial masyarakat nelayan di Desa Randu Putih Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo pada masa panceklik, Untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung solidaritas sosial masyarakat nelayan di Desa Randu Putih Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo pada masa paceklik, Untuk mengetahui solidaritas sosial masyarakat nelayan pada masa paceklik di Desa Randu Putih Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo pada masa paceklik yang dapat digunakan sebagai sumber belajar sosiologi di SMA. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan deskritif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen/analisis content dan purposive sampling. Adapun jenis data yang digunakan terbagi menjadi dua yaitu data primier dan data sekunder. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan. (1) terdapat dua bentuk solidaritas sosial nelayan pada masa paceklik di Desa Randu Putih, Kabupaten Probolinggo yaitu kerjsama dan gotong royong. (2) adapun faktor penghambat solidaritas sosial pada masa paceklik Desa Randu Putih, Kabupaten Probolinggo yaitu dari faktor penghambat yaitu modernisasi, materialisme, faktor pendukung yaitu budaya, agama dan ikatan kelurga, (3) memberikan sumber belajar di luar buku teks. Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan terkait realitas kehidupan manusia dalam kelompok sosial, tentu ini menjadi cara yang lebih efektif agar proses pembelajaran tidak berkesan membosankan.
PEMERTAHANAN KEBUDAYAAN MADURA DI SERIRIT DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Nur Kamilah; I Ketut Margi; Ketut Sedana Arta
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) Apa saja kebudayaan Madura yang masih di pertahankan di Lingkungan 3, Seririt. (2) bagaimana cara masyarakat Madura mempertahankank kebudayaaanya di tengah-tengah mayoritas suku Bali. (3) Aspek-aspek apa saja dalam pemertahanan kebudayaan masyarakat Madura yang ada di Lingkungan 3, Seririt yang dapat di jadikan sumber belajar Sosiologi di SMA. Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini ialah (1) kebudayaan Madura yang masih di pertahankan di Lingkungan 3, Seririt yaitu salah satunya Rewang yang merupakan kebudayaan yang ada di Madura sehingga sampai saat ini walaupun sedikit banyaknya perubahan dalam pelaksanaan rewang. selanjutnya ada juga Tahlilan, tradisi tahlilan merupakan suatu budaya yang harus di pertahankan di kalangan Masyarakat Lingkungan 3, Seririt walaupun sedikit banyaknya perubahan yang terjadi. (2) Cara Masyarakat Madura yang ada di Lingkungan 3, Seririt mempertahankan Kebudayaannya di tengah Mayoritas Suku Bali yang di bawa dari asal mereka dan di bawa ke perantauan, sehingga budaya tersebut masih bisa eksis di masyarakat Madura tersebut, salah satunya untuk mempertahankan budaya tersebut seperti kekuatan dari Agama dan Sosialisasi. (3) memberikan sumber belajar yang di luar buku teks. Lingkungan 3, Seririt berbasis budaya ini dapat mengajak peserta didik untuk belajar tidak dari buku saja melainkan bisa juga memanfaatkan budaya yang ada di Lingkungan mereka.
POLA INTERAKSI MASYARAKAT PENDATANG DI PERKOTAAN (Studi Kasus Pada Masyarakat Muslim di Kampung Jawa, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kabupaten Klungkung, Bali) Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sosiologi di SMA Safina Nurul Hidayah; I Ketut Margi; Lola Utama Sitompul
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola interaksi masyarakat pendatang dan lokal di tengah perkotaan, studi kasus pada masyarakat Kampung Jawa, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kabupaten Klungkung, dan faktor-faktor yang memengaruhi pola interaksi tersebut, serta aspek-aspek dalam penelitian ini yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi kelas X di SMA. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menemukan informasi yang lebih mendalam, dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pola interaksi yang berlangsung pada masyarakat Kampung Jawa mulanya terbentuk karena kesadaran diri yang dimiliki oleh warga pendatang maupun lokal untuk berbaur tanpa memandang perbedaan etnis, terdapat hubungan timbal balik di antara keduanya yang berlangsung lama dan menimbulkan perasaan saling bergantung satu sama lain, walaupun lokasi kampung ini berada di central atau pusat kota, tetapi interaksi yang berlangsung didalamnya tergolong langgeng dan solid. (2) faktor yang mempengaruhi pola interaksi masyarakat Kampung Jawa antara lain dipengaruhi adanya proses adaptasi, pencapaian tujuan bersama, proses integrasi antara warga pendatang dan lokal, serta pemeliharaan yang dilakukan oleh kepala kampung sehingga interaksi tetap rukun dan harmonis. (3) terdapat aspek-aspek sumber belajar antara lain mencakup aspek afektif, aspek kognitif, serta aspek psikomotorik.
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BUJANG LAPUK/DAHA TUA DI DESA TUA KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN BALI DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Ni Luh Indah Juliantari; I Ketut Margi; Irwan Nur
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, faktor-faktor permasalahan dan potensi pada isu Bujang Lapuk/Daha Tua sebagai sumber belajar sosiologi di SMA N 1 Marga. Pada penelitian ini, menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data yang akurat, perlu dilakukan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan memiliki empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Adapun simpulan dari penelitian ini yaitu karakteristik ataupun ciri-ciri pada Bujang Lapuk/Daha Tua yang ditemukan di Desa Tua yang mencangkup seks, gender, mata pencaharian dan pendidikan. Hal ini serupa dengan Jenis kelamin dan gender, Agama yang dianut, Tingkat pendidikan yang beragam, Mata pencarian dan pekerjaan serta status sosial dan ekonomi. Pada dasarnya, keberadaan masyarakat lajang didalam lingkungan masyarakat secara umum dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal dan internal. Di Desa Tua, faktor internal seperti patah hati, trauma, merasa dirinya tidak berguna atau kurang percaya diri, yang dapat mempengaruhi keberadaan Bujang Lapuk/Daha Tua. Selain itu, broken home dan tekanan dari keluarga juga turut berperan sebagai faktor eksternal. Kemudian dalam permasalahan sosial terkait Bujang Lapuk/Daha Tua, terdapat beberapa aspek yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi, seperti aspek kognitif, aspek afektif, serta aspek psikomotorik. Siswa dapat mengambil dan memahami segala hal-hal positif yang terdapat pada Bujang Lapuk/Daha Tua untuk meningkatkan wawasan dan pembelajaran mereka.
Konflik dan Perpecahan Masyarakat di Desa Adat Bugbug, Karangasem dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sosiologi di SMA Ni Kadek Ayu Aryani; I Ketut Margi; I Wayan Mudana
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Februari-Mei 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i1.942

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Konflik dan Perpecahan Masyarakat di Desa Adat Bugbug, Karangasem dan Potensinya sebagai Sumber Belajar Sosiologi di SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab konflik sosial yang terjadi akibat pergantian kepemimpinan di Desa Adat Bugbug, mengidentifikasi bentuk-bentuk konflik sosial yang muncul, serta mengeksplorasi potensi konflik tersebut sebagai bahan ajar dalam pembelajaran sosiologi di tingkat SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakuka dengan observasi langsung, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kebijakan pemimpin desa yang baru menimbulkan ketidakpuasan masyarakat sehingga memicu adanya konflik sosial. Bentuk konflik yang terjadi meliputi pertentangan antara masyarakat dengan pemerintahan desa, serta konflik internal antar warga desa. Konflik ini memiliki relevansi dengan teori konflik sosial Lewis A. Coser dan teori kepemimpinan Kurt Lewin, yang menunjukkan bagaimana perubahan dalam kepemimpinan dapat mempengaruhi dinamika sosial masyarakat. Terdapat aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi di SMA berbentuk bahan ajar dengan materi konflik sosial kelas XI.
Pola Interaksi Sosial Siswa Inklusi di Sekolah Dasar Negeri 2 Bengkala, Buleleng, Bali Wirawan, Luh Berlian Maharani; Margi, I Ketut; Mudana, I Wayan
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i2.690

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola interaksi antara siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus (tuli bisu) di SD Negeri 2 Bengkala, Buleleng, Bali. Dengan mengadopsi pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, yang kemudian diolah secara sistematis melalui tahapan pengumpulan, kondensasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkap bahwa interaksi antar kelompok tidak hanya mencerminkan keberagaman dan toleransi, tetapi juga memperlihatkan peran vital dukungan timbal balik melalui metode komunikasi adaptif, seperti penggunaan bahasa isyarat lokal yang bermakna bagi seluruh siswa.
ANALISIS KONFLIK KELUARGA DI DALAM NOVEL DEAR NATHAN KARYA ERISCA FEBRIANI SERTA POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Ardanareswari, Ni Putu Galuh; Luh Putu Sendratari; I Ketut Margi
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v6i3.97337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya konflik keluarga di dalam Novel Dear Nathan, dampak dari konflik yang terjadi terhadap perkembangan kerpribadian sang tokoh utama, dan Unsur-unsur yang terdapat di dalam Novel Dear Nathan yang memiliki potensi sebagai sumber belajar Sosiologi di SMA. Metode yang peneliti gunakan pada penelitian kali ini ialah metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan beberapa Teknik yaitu Studi Pustaka dan Pengecekan Keabsahan Data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan teknik analisis wacana. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1) Faktor penyebab terjadinya konflik keluarga di dalam Novel Dear Nathan ialah akibat sejak kecil Nathan merasa iri karena Daniel sebagai saudara kembarnya selalu mendapatkan perhatian lebih khususnya dari sang ibu. 2) Dampak yang dirasakan tokoh utama Nathan yang disebabkan oleh konflik keluarga yang dialaminya yakni Nathan menjadi seorang remaja yang suka memberontak dan mencari masalah, selain itu Nathan juga dihantui perasaan bersalah atas kepergian saudara kembarnya yang menyebabkan emosi Nathan menjadi tidak stabil. 3) Unsur-unsur yang dapat dijadikan sumber belajar sosiologi di SMA yaitu yang pertama unsur kognitif, unsur afektif, serta unsur psikomotorik
SOLIDARITAS TERUNA-TERUNI BANJAR KAJA, DESA ADAT SESETAN, DENPASAR SELATAN DALAM MENJAGA KELESTARIAN TRADISI OMED-OMEDAN, DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Wedastri, Ni Luh Gede Mardewi; Mudana, I Wayan; Margi, I Ketut
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) terjadinya solidaritas sosial di Seka Teruna-Teruni dalam menjaga Tradisi Omed-Omedan Banjar Kaja, Desa Adat Sesetan, Denpasar Selatan (2) bentuk-bentuk Solidaritas Teruna-Teruni banjar Kaja, Desa Adat Sesetan, Denpasar Selatan dalam menjaga pelaksanaan Tradisi Omed-Omedan, dan (3) potensi Tradisi Omed-Omedan yang dapat dijadikan sumber belajar untuk pembelajaran Sosiologi di SMA. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Dalam terjadinya Solidaritas Sosial di Seka Teruna-Teruni Banjar Kaja dalam menjaga Tradisi Omed-Omedan terdapat beberapa faktor yang mendukung diantaranya : faktor kekerabatan, faktor budaya, dan faktor agama. Adapun bentuk-bentuk Solidaritas Teruna-Teruni banjar Kaja dengan kerjasama yang tinggi untuk tetap menjaga dan melestarikan Tradisi Omed-Omedan, kemudian gotong royong dengan rutin melaksanakan sangkep. Aspek-aspek yang terdapat dalam tradisi Omed-Omedan yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar Sosisologi di SMA yaitu megacu pada Kurikulum Merdeka dengan capaian pembelajaran yaitu di fase F 11.1 terkait dengan Pembentukan Kelompok Sosial. Sehingga dapat di simpulkan bahwa dalam solidaritas sosial yang terdapat dalam STT Satya Dharma Kerti terkait menjaga tradisi Omed-Omedan memuat aspek-aspek yang berpotensi dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi di SMA yang berkaitan dengan pembentukan kelompok sosial pada materi solidaritas sosial khususnya pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor.
Pemanfaatan Instagram pada Proses Interaksi Sosial Dalam Perspektif Dramaturgi pada Mahasiswa Jurusan SSP Undiksha Nurohmah, Melinda; Margi, I Ketut; Noviani, Fitri
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6054

Abstract

Penelitian ini dilakukan secara sadar untuk membentuk identitas sosial dan mendapatkan pengakuan dari lingkungan pertemanan digital. Instagram berfungsi sebagai ruang pertunjukan di mana identitas dikonstruksi dan dipertahankan Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemnfaatan instagram dalam proses interaksi sosial mahasiswa Jurusan Sejarah, Sosiologi, dan Perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha melalui perspektif dramaturgi Erving Goffman. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap mahasiswa aktif angkatan 2021-2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa menampilkan citra diri yang berbeda di media sosial, antara panggung depan yang membangun citra positif, dan panggung belakang yang mencerminkan kehidupan nyata yang disembunyikan dari audiens. pengelolaan kesan.
Co-Authors ., Ali Rausan Fikri ., Dania Fakhrunnisa ., Fiani Yulistia ., I Gede Arcana ., I Ngh Semaranata ., Mia Lutfitasari Adnyani, Ni Luh Putu Sri Ahmad Ardiyansah Aizil Mamnun Ali Rausan Fikri . Ardanareswari, Ni Putu Galuh Ariska, Firawati Ayang Pradana . Ayang Pradana ., Ayang Pradana Azura, Vina Damayani, Kadek Putri Meita Dania Fakhrunnisa . Darmadi, Ni Putu Erna Sri Dela Safitri Desak Made Oka Purnawati Dewa Gede Suma Adnyana . Dewi, Mevilia Taryo A Dr. Tuty Maryati,M.Pd . Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Drs. Wayan Sugiartha, M.Si. . Eky Hardiyana Fantiya, Hetwin Fiani Yulistia . Firawati Ariska Fitri Noviani Gede Adi Putra . Gede Aris Adi Sanjaya . Gede Mas Mahendradita . Gede Senjaya . Handoko Satrio Prakoso . Handoko Satrio Prakoso ., Handoko Satrio Prakoso Hardiyana, Eky Hetwin Fantiya I Gede Arcana . I Gusti Made Arya Sutha Wirawan I Gusti Made Aryana I Gusti Ngurah Riki Wahyudi . I Gusti Ngurah Riki Wahyudi ., I Gusti Ngurah Riki Wahyudi I Kadek Wiradarma . I Ketut Agus Adijaya . I Ketut Suartana . I Komang Sudarma I Made Budiana . I Made Pageh I Made Sarmita I Made Yasa I Nengah Narendra Permana I Ngh Semaranata . I Nyoman Mantaka I Putu Eka Noviantara . I Putu Widiarta . I Putu Widiarta ., I Putu Widiarta I Wayan Gunawan . I Wayan Mudana I Wayan Pardi I Wayan Putra Yasa Ida Ayu Komang Dina Lestariani Ida Ayu Komang Natika Wuni . Ida Bagus Ari Jaya Putra Iin Melya Parlina Irwan Nur Jamilah . Kadek Putri Meita Damayani Ketut Sedana Arta Ketut Sedana Arta Lestariani, Ida Ayu Komang Dina Lola Utama Sitompul M.Si. Drs. Wayan Sugiartha . Made Dian Hermi . Made Dian Hermi ., Made Dian Hermi Mamnun, Aizil Mariyastini, Sang Ayu Putu Mevilia Taryo A Dewi Mia Lutfitasari . Muhammad Sariman . Muhammad Sariman ., Muhammad Sariman Nangraini, Wayan Pina Nela Agustin Permata Sari Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Ni Kadek Ayu Aryani Ni Kadek Dwiyanti . Ni Kadek Rustini Wati . Ni Kadek Rustini Wati ., Ni Kadek Rustini Wati Ni Luh Anik Arisa Dewi . Ni Luh Indah Juliantari Ni Luh Rika . Ni Made Ary Wahyuni . Ni Made Wiyanthini . Ni Putu Ayu Widiastuti Ni Putu Erna Sri Darmadi Ni Wayan Astini . Nur Kamilah Nurohmah, Melinda Parlina, Iin Melya Permana, I Nengah Narendra Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja,MA . Purnamasari, Sri Cahaya Putra, Ida Bagus Ari Jaya Putu Suryani Rahman, Taufikur Safina Nurul Hidayah Safitri, Dela Sang Ayu Putu Mariyastini Sari, Nela Agustin Permata Sri Cahaya Purnamasari Sukadi Sukadi Suryani, Putu Taufikur Rahman Vina Azura Wattini Wattini Wattini, Wattini Wayan Devi Damayanti . Wayan Pina Nangraini Wedastri, Ni Luh Gede Mardewi Widiastuti, Ni Putu Ayu Wirawan, I Gusti Made Arya Suta Wirawan, I Gusti Made Arya Sutha Wirawan, Luh Berlian Maharani