Claim Missing Document
Check
Articles

Ethnoscience and Ethnobotanical: The Construction of Indigenous Knowledge on Parijoto (Medinilla speciosa) Plant Fawaida, Ulya; Sudarmin, Sudarmin; Saptono, Sigit; Ridlo, Saiful
Journal of Natural Science and Integration Vol 8, No 2 (2025): Journal of Natural Science and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jnsi.v8i2.38083

Abstract

Parijoto fruit (Medinilla speciosa), a characteristic plant from the slopes of Mount Muria, is traditionally believed to enhance fertility in pregnant women. This study aimed to examine the process of making parijoto syrup and relate it to scientific concepts. A qualitative case study approach was employed, involving semi-structured interviews, field observations of syrup production, and literature review to explore the fruit’s composition and benefits. The research stages included preparation, primary data collection, and data analysis. Data were analyzed descriptively and comparatively, linking indigenous knowledge with principles of ethnoscience and ethnobotany. The investigation focused on community practices in syrup preparation, followed by verification, reconstruction, formulation, and conceptualization into scientific knowledge. From a scientific perspective, the syrup production process illustrates concepts such as classification of living organisms, elements and compounds, energy and work, simple machines, mixtures, temperature and heat, and energy transfer. Ethnobotanical findings show that the local community uses parijoto fruit and leaves for various medicinal purposes and fertility enhancement, with cultural beliefs attributing positive effects on offspring appearance. Integrating local knowledge with scientific learning provides opportunities to foster meaningful understanding and strengthen connections between education and regional natural potential.Keywords: parijoto plant, medinilla speciosa, ethnoscience, ethnobotanical, indigenous knowledge
IMPLEMENTASI PROGRAM ADIWIYATA DALAM UPAYA MENANAMKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN SISWA SMA DI KABUPATEN BREBES Astuti, Rafita Puji; Saptono, Sigit; Widiyaningrum, Priyantini
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Degradasi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan akibat aktivitas manusia mendorong pentingnya pendidikan dalam menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki peran penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan. Salah satu upaya strategis adalah Program Adiwiyata yang diluncurkan pemerintah Indonesia untuk menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Program ini mencakup kebijakan sekolah, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif, serta pengelolaan sarana prasarana yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Adiwiyata dan menganalisis dampaknya terhadap hasil belajar serta sikap kepedulian lingkungan siswa di SMA Negeri Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan mixed methods dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, tes dan angket. Data kualitatif dianalisis dengan model Miles dan Huberman, sedangkan data kuantitatif dianalisis secara deskriptif. Jumlah responden dalam pengisian angket dan tes sebanyak 210 siswa dari tiga sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Larangan, SMA Negeri 1 Tanjung, dan SMA Negeri 1 Kersana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Adiwiyata telah berjalan dengan baik di ketiga sekolah. Program ini berhasil mendorong siswa untuk aktif menjaga lingkungan melalui berbagai kegiatan seperti bank sampah, taman kelas, dan kurikulum tematik. Hasil angket menunjukkan tingkat kepedulian lingkungan siswa tergolong tinggi dari ketiga sekolah yaitu 81,37% dan hasil tes kognitif menunjukkan 80% siswa tuntas. Program Adiwiyata terbukti memberi kontribusi positif terhadap pembentukan sikap peduli lingkungan dan menciptakan budaya sekolah yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Development of a Minimum Competency Assessment (AKM ) Based on a Computer Based Test ( CBT ) to Measure Scientific Literacy and Numeracy Abilities Wulandari, Anggun; Sudarmin, Sudarmin; Subali, Bambang; Saptono, Sigit
Unnes Science Education Journal Vol. 13 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v13i1.350

Abstract

The Minimum Competency Assessment (AKM) is a measure of literacy and numeracy achievements, which is used to map the quality of education in Indonesia against international standards. To achieve the demands of the 21st century, one important aspect is assessment. Computer Based Testing (CBT) can be used as a solution for conducting digital assessments. This research aims to determine the quality and feasibility of the AKM instrument for scientific literacy and numeracy. This research method is R&D with the ADDIE type. This research sample used a purposive sampling technique with a sample of 100 students. Expert Validation is carried out by 5 validators. The results of the research show that the development of CBT-based A K M to measure scientific literacy and numeracy skills has very good quality with the average result obtained for scientific literacy being 4.66 and numeration obtaining an average validation score of 4.77. with the "very good" category. The results of the analysis of scientific literacy question types for the average multiple choice question type were 4.8, complex multiple choice 4.7, matching 4.7, description 4.9, and short essay 4.8 with statements of very good/valid quality. Meanwhile, the results of the analysis of numeracy question types for multiple choice question types averaged 4.6, complex multiple choice 4.4, matching 4.6, description 4.7, and short essay 4.7 with a statement that the quality of the five question types was very good/ valid. The feasibility of the AKM Scientific Literacy and Numeracy Instrument was obtained from the validity analysis of the 25 items. The results of the analysis using SPSS show that the number of valid questions is 21 questions in the Eligible category.
PENGARUH MODEL PBL DENGAN PENDEKATAN JAS TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA Fonda, Sarah Shabrina; Marianti, Aditya; Christijanti, Wulan; Saptono, Sigit
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 menekankan kemampuan literasi sains, tetapi kemampuan literasi sains siswa umumnya tidak tercapai dengan baik. Studi ini bertujuan untuk menguji dampak dari model pembelajaran PBL dengan pendekatan JAS pada materi sistem gerak. Metode yang digunakan adalah metode quasi-experimental dengan non equivalent control group design. Penelitian ini berlokasikan di MAN 3 BANYUMAS, menggunakan dua kelas sebagai sampel yaitu XI MIPA 2 sebagai kelas eskperimen dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data termasuk tes n-gain, t - test, dan uji ketuntasan klasikal. Kelas eksperimental mendapatkan hasil n – gain sebesar 60% yang menunjukkan kategori cukup efektif, sementara kelas kontrol mendapatkan hasil n – gain sebesar 31% yang menunjukkan kategori tidak efektif. Kelas eksperimen mendapatkan hasil uji ketuntasan klasikal literasi sains yang lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 83% > 35% yang menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis masalah efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa model PBL dengan pendekatan JAS secara positif mempengaruhi kemampuan literasi sains siswa dalam materi sistem gerak.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU-GURU BIOLOGI INDONESIA DI THAILAND TENTANG PEMANFAATAN LINGKUNGAN BERORIENTASI KONSERVASI SEBAGAI SUMBER BELAJAR Saptono, Sigit; Irsadi, Andin; Mubarok, Ibnul; Mustikaningtyas, Dewi; Listiaji, Prasetyo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya memelihara, melakukan konservasi, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah untuk dijadikan sumber ajar merupakan strategi alternatif untuk meningkatkan kualitas proses belajar Biologi. Guru akan bertambah kemampuan inovasi dan kreativitasnya dalam mengembangkan proses pembelajaran dan siswa lebih tertarik jika proses belajar Biologi bersentuhan dengan objek belajarnya di lingkungan terdekat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan menambah wawasan serta penguatan bagi para guru Biologi Indonesia yang mengajar di Thailand dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar bagi siswanya. Pemanfaatan dan perawatan lingkungan sekolah yang dijadikan sumber belajar dapat memberikan kontribusi: (1) guru memahami manfaat lingkungan sekitar sekolah yang dapat dijadikan sebagai sumber ajar, (2) meningkatnya kualitas proses belajar siswa dengan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber ajar, (3) guru dapat menyiapkan rencana sumber belajar biologi di lingkungan sekitar sekolah. Metode kegiatan meliputi 4 (empat) tahapan, yaitu informasi dan penguatan kompetensi, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber ajar, monitoring-evaluasi. Teknik kegiatan dilakukan melalui pendampingan.
REVITALISASI RUMAH PINTAR "MEKAR SARI" DALAM UPAYA PEMBEKALAN LITERASI DAN KETERAMPILAN BAGI MASYARAKAT Saptono, Sigit; Alimah, Siti; Sukaesih, Sri; Mustikaningtyas, Dewi; Mubarok, Ibnul
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kemasyarakatan merupakan bentuk pendidikan non-formal yang dapat mendukung pendidikan formal di sekolah. Pendidikan kemasyarakatan memberikan dampak positif kepada masyarakat kelompok tertentu dalam hal literasi, keterampilan, dan wawasan. Rumah Pintar "Mekar Sari" yang berlokasi di Kelurahan Pedalangan Banyumanik kota Semarang merupakan salah satu wahana pembekalan literasi, keterampilan dan kecakapan masyarakat. Program pembekalan yang dilaksanakan antara lain pembelajaran literasi baca, tulis, dan hitung, keterampilan dan kerajinan tangan, serta penguatan karakter religius. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan melakukan revitalisasi Rumah Pintar "Mekar Sari" agar dapat difungsikan kembali dengan beberapa pengembangan program dan menjadi tempat masyarakat belajar literasi dan berkreasi. Target khusus kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah terwujudnya Rumah Pintar yang tertata, bersih, sehat, dan dapat menjalankan program pendidikan literasi dan keterampilan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui 4 (empat) tahapan, yaitu revitalisasi fasilitas sarana, peningkatan kepedulian masyarakat, implementasi program pendidikan literasi dan keterampilan, monitoring dan evaluasi. Teknik yang diterapkan adalah brainstorming dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa revitalisasi telah dilakukan pada ruang belajar Rumah Pintar “Mekar Sari” meliputi penggantian lemari buku, pengadaan buku, pengadaan meja dan kursi kecil untuk belajar, papan tulis, dan karpet untuk alas di lantai, serta penataan ulang interior ruang belajar. Warga masyarakat mitra termotivasi untuk menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan yang pernah dilaksanakan di rumah pintar tersebut. Program kegiatan yang telah diimplementasikan setelah revitalisasi Rumah Pintar adalah belajar menulis dan literasi huruf Arab bagi anak-anak. Kegiatan lain yang telah diprogramkan adalah belajar membuat kaligrafi sederhana, keterampilan mewarnai degradasi, dan membuat kreasi kerajinan tangan.
PENGUATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BIOLOGI DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DEEP LEARNING BERBASIS TIK MELALUI PELATIHAN TERPROGRAM Sukaesih, Sri; Marianti, Aditya; Saptono, Sigit; Sriyadi, Sriyadi; Lemmuela, Litania Hephzibah; Zahra, Siti Nur Fathimatuz; Ulhaq, Hasnaa’ Dhiya’; Pangastuti, Aulia Tirani; Mandaya, Yusuf Wisnu; Masrikhah, Ririn
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru merupakan pendidik profesional yang perlu meningkatkan kompetensi profesional secara berkelanjutan. Guru profesional diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang mendalam dan bermakna bagi peserta didik. Pembelajaran mendalam (deep learning) menjadi pendekatan pembelajaran inovatif yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Hasil analisis permasalahan dan kebutuhan dengan Guru Biologi SMA Kota Semarang menunjukkan belum ada sosialisasi yang terprogram dari pemerintah terkait pembelajaran deep learning, guru belum memahami kerangka kerja dan penerapan deep learning dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan implementasinya dalam pembelajaran. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru MGMP Biologi SMA dalam merancang pembelajaran deep learning berbasis TIK dan implementasinya di pembelajaran biologi untuk meningkatkan kompetensi profesional guru. Metode kegiatan melalui Pelatihan Terprogram dengan tahapan: analisis kebutuhan di MGMP Biologi SMA, merumuskan solusi, pelaksanaan kegiatan, monitoring, dan evaluasi hasil program. Kegiatan IHT diikuti 50 orang guru Biologi. Hasil program menunjukkan guru biologi memiliki pemahaman yang baik dan sangat baik terkait pembelajaran deep learning, serta 90% guru terampil merancang pembelajaran dengan pendekatan deep learning berbasis TIK. Hasil monitoring menunjukkan guru mampu mengimplementasikan pembelajaran deep learning dalam praktik pembelajaran di kelas. Berdasarkan evaluasi dan tanggapan guru, program yang dilaksanakan sangat bermanfaat, memberi dampak positif bagi kreativitas dan inovasi pembelajaran biologi di kelas yang lebih mendalam, serta mendorong peningkatan kompetensi profesional guru secara berkelanjutan.
Learning Environmental Change Based On Social Issues Using Google Site To Improve Scientific Literacy And Learning Independence In High School Students Widiastutik, Trianti; Saptono, Sigit
Journal of Biology Education Vol. 13 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia's scientific literacy is ranked in the bottom 10 based on PISA results from 2000-2022. Efforts continue to be made to increase students' scientific literacy, one of which is through the Learning Management System using Google Site. The aim of this research is to analyze the validity, scientific literacy, and learning independence of high school students on environmental change material based on social issues using Google Site. This research method uses Quasi Experimental Design with Nonequivalent Control Group Design. The subjects of this research were class X at SMAN 1 Jakenan, Pati, Central Java with two control and experimental classes. Data analysis uses media and material validity, N-gain, students' classical completeness, and learning independence.  The media and material validity scores are 89% and 93% with the same criteria, namely very valid. The total N-gain score is 0.71 with high criteria, the scientific literacy score for context, knowledge and competency aspects respectively is 0.73; 0.68, and 0.67 with high, medium, and moderate criteria. The student learning independence score is 77.32% with strong criteria. This research can be an alternative learning to increase students' scientific literacy and learning independence and is still open to material with practical activities in it.
Development of Local Potential Booklet Mangrove Mangunharjo Ecosystem to Improve Environmental Literacy Sianturi, Amri; Sigit Saptono; Margareta Rahayuningsih
Journal of Innovative Science Education Vol. 13 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jise.v13i1.2438

Abstract

Using local potentials as a source of teaching materials in the biology learning process affects building contextual learning and stimulating learners to learn more about the surrounding environment. Mangrove Mangunharjo ecosystem can be used as a learning resource to improve students' knowledge of the environment. The purpose of this study is to develop a booklet on the local potential of the mangrove Mangunharjo ecosystem Semarang as an effort to improve environmental literacy. Research methods using R&D with the ADDIE model. The booklet was implemented using a quasi-experiment. The results showed that: 1) The mangrove Mangunharjo ecosystem has the potential to serve as a learning resource. 2) The characteristics of the booklet contain specific information about ecosystem materials that utilize the local potential of mangrove Mangunharjo, which is used as a learning resource. 3) The validity of the booklet obtained a result score from material experts of 92.1% with a very valid category and a result score from media experts of 97.2% with a very valid category. 4) The effectiveness of the booklet on students' environmental literacy obtains the result of N-gain analysis is known that the value of N-gain in the experimental class is much higher with the value of N-gain of 0.536 with moderate criteria, while the value of N-gain in the control class of 0.352 with moderate criteria. Based on developing the ecosystem booklet, mangrove Mangunharjo was declared feasible based on validity, readability, practicality, and effectiveness as a learning resource.
REVITALISASI GREENHOUSE DAN TAMAN HALAMAN SMA NEGERI 14 SEMARANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR KEANEKARAGAMAN HAYATI BERORIENTASI KONSERVASI DALAM MENDUKUNG TERWUJUDNYA GREEN SCHOOL Saptono, Sigit; Mubarok, Ibnul; Purwantoyo, Eling; Irsadi, Andin; Hadiyanti, Lutfia Nur; Ramadhan, Ahmad Naharuddin; Kartijono, Nugroho Edi; Lukitasary, Deasy Arta
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMA Negeri 14 Semarang merupakan salah satu sekolah mitra Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang memperoleh penghargaan Adiwiyata Mandiri sejak tahun 2019. Secara global, program Adiwiyata setara dengan program Green School. Sebagai sekolah yang menyandang penghargaan Adiwiyata, tentu SMA Negeri 14 Semarang memiliki prasyarat utama yang memenuhi kriteria yang ditentukan. Jargon BERKELAS (Bersih, Estetik, Religius, Kreatif, Etik, Lugas, Adaptif, dan Sportif) yang dimiliki, merupakan gambaran semangat para pengelola sekolah tersebut untuk menjaga dan mempertahankan Adiwiyata. Seiring berjalannya waktu, kondisi prasarana hardware Adiwiyata, seperti keberadaan greenhouse dan tanaman-tanaman di halaman sekolah, perlu mendapat perhatian. Greenhouse mengalami penurunan fungsi, hanya tanaman tertentu saja yang masih hidup, tanaman di halaman sekolah banyak yang mati dan harus diganti. Ditinjau dari aspek green school dan keindahan sudah seharusnya dibenahi, dan perlu dipertimbangkan juga pemanfaatan greenhouse dan taman halaman sekolah sebagai sumber belajar siswa, terutama pada topik Keanekaragaman Hayati, mata pelajaran Biologi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk melakukan revitalisasi dan pembenahan kembali keberadaan greenhouse dan taman halaman sekolah agar dapat memenuhi dua tujuan, yaitu mempertahankan Adiwiyata dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar siswa yang berorientasi pada kesadaran dan perilaku berkonservasi di SMA Negeri 14 Semarang. Kegiatan ini juga mendukung implementasi pendidikan berkelanjutan (Education for Sustainable Development), sebagai salah satu SDGs. Metode yang diterapkan untuk memecahkan masalah dalam kegiatan ini adalah (1) analisis permasalahan mitra di SMA Negeri 14 Semarang, (2) merumuskan solusi/revitalisasi/inovasi, (3) pelaksanaan kegiatan, dan (4) monitoring dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa telah dilakukan perbaikan fisik greenhouse, penambahan species tanaman, serta penataan greenhouse dan taman halaman sekolah. Greenhouse dan taman halaman sekolah SMA Negeri 14 Semarang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar siswa, khususnya pada materi Keanekaragaman Hayati.
Co-Authors Abdul Latif Aditya Marianti Agesti Purnaning Putri Al Ayyubi, Sholahudin Hasby Yusuf Alfan, Dheny Choirul Aliyana, Aliyana Amin Retnoningsih Andi Fadllan Andin Irsadi Anggun Wulandari Ani Rusilowati Ari Widodo Ari Widodo Ari Yuniastuti Ariati, Theodora Prahereni Novi Arif Billah, Arif Arif Widiyatmoko, Arif Ariwibowo, Litasari Aldila Ariyatun, Ariyatun Asih, Oktavia Yudhi Astuti, Rafita Puji Badruttamam, Muhammad Imam Bagus Addin Hutomo, Bagus Addin Bambang Subali Barokah Isdaryanti Budi Astuti Budi Naini Mindyarto, Budi Naini Budiyono Budiyono Citra Nur Anisah Dalaila, Isvana Dewi Mustikaningtyas Dewi, Novi Ratna Didi Nur Jamaludin Dyah Rini Indriyanti Dyah Setyaningrum Winarni Dyah Setyaningrum Winarni Edy Cahyono Eka Aprilia Mardiansyah, Eka Aprilia Eling Purwantoyo Ellianawati, Ellianawati Endah Peniati Endang Susilaningsih Endang Susilaningsih Enni Suwarsi Rahayu Erna Noor Savitri, Erna Noor Ernawati, Yuliana Erwin Prastyo Eryka Oktaviana Faiz Mudhofir Faiz Mudhofir Faridah, Indah Faridah, Nilen Fawaida, Ulya Febrianto, Taufan Feghana, Ferghana Fijar, Nur Alif Fina Fakhriyah Fine Reffiane Fitri Arum Sasi, Fitri Arum Fonda, Sarah Shabrina Hafizhasando, Ramajid Hartono Hartono Husna Lailatul Latifa Ibnul Mubarok Indah Urwatin Wusqo Indriani, Betty Ismarlini, Ismarlini Izza, Fika Rofiuddin Jana Sandra Joko Sutarto Khasanah, Yuliati Khusnul Budiani Kumalasari, Mia Laila, Nafisatul Lemmuela, Litania Hephzibah Lilis Erfianti Lisdiana Lisdiana Lisdiana, Lisdiana Listiaji, Prasetyo Listiyowati, Siti Lukitasary, Deasy Arta Lutfia Nur Hadiyanti, Lutfia Nur Maftukhatul Karim Marcelia Ardianti Margareta Rahayuningsih Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Martien Herna Susanti Masrikhah, Ririn Masturi Masturi Mohammad Fatkhul Amien Mudhofir, Faiz Muhammad Abdullah Muhammad Zaenuri Murbangun Nuswowati Musriyono, Anna Ardiyani Mutiara Nurul Lita Azizah Mutiara Nurul Lita Azizah Naharuddin Naharuddin Naimatus Sa'diyah Narinda Intany, Narinda Nikmah, Alfiyatun Nourmayanti, Andrina Eka Novi Ratna Dewi Nugroho Edi Kartijono Nur Hikmah Nurul Wahidah Nuryani Rustaman Nuryani Y Rustaman Pangastuti, Aulia Tirani Parjiyo, Parjiyo Parmin - PH, Qori Agussuryani Pramesti Dewi Priyantini Widiyaningrum Priyantini Widiyaningrum Putut Marwoto Qalfin, Moh. R. Susanti, R. Susanti Rahayu, Sinta Rahmani Fitra Rahmawati, Kamalia Nurazizah Rahmawati, Kamalia Nurazizah Ramadhani, Silmi Aulia Retno Sri Iswari Ricky Janu Riyadi Rohmah, Siti Naily Rohmatul Khasanah, Rohmatul Rustono - Ruwiyatun, Ruwiyatun S Sulhadi Saefudin Saefudin Saefudin Saefudin Saiful Ridlo Sakinah, Nur Milatis Samsul Amarila, Raula Sapta Aji, Rianda Herlan saputra, pria adi Saraswati, Ifah Saraswati, Ifah Sarwi Sarwi Savitri Wanabuliandari Sekar Dwi Ardianti Setiawati, Ning Setiawati, Ning Setyaningrum, Devi Shofwan Ridho, Shofwan Sianturi, Amri Siti Alimah Siti Fathonah Slamet Riyadi, Ahmad Sri Haryani Sri Ngabekti Sri Sukaesih Sri Sulistyorini, Sri SRI WARDANI Sriyadi Sriyadi, Sriyadi Styati, Nur Hanifah Suci Lestari Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sulhadi Sulhadi - Sumardi . Sunyoto Eko Nugroho, Sunyoto Eko Susilo Susilo Susilo Susilo Totok Sumaryanto Florentinus, Totok Sumaryanto Tri Setyaningsih Tsani, Ghanius Udi Utomo Ulfaa, Irma Ulhaq, Hasnaa’ Dhiya’ Ulya Fawaida Umi Roudlotul Jannah Vony Nurul Fatma Wahyu Sejati, Dwi Jayanti Wahyuni, Desiy Ema Dwi Wardana, Irfan Ihza Widiastutik, Trianti Winarto Winarto Wiwi Isnaeni Wiyanto - Wiyanto Wiyanto Wiyanto Wiyanto Woro Sumarni Wulan Christijanti Wulandari, Betti Cahya Yustinus Ulung Anggraito Yusuf Wisnu Mandaya Zahra, Siti Nur Fathimatuz Zahwa, Iana