Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : KERTHA WICAKSANA

FUNGSI NASKAH AKADEMIK (NA) DALAM PEMBENTUKAN RANCANGAN PERATURAN DAERAH Ni Made Jaya Senastri; Luh Putu Suryani
KERTHA WICAKSANA Vol. 12 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kw.12.1.2018.38-45

Abstract

Hukum ada pada setiap masyarakat dimanapun mereka berada, oleh karena itu keberadaan atau eksistensi hukum sifatnya universal. Hukum tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat tetapi justru mempunyai hubungan yang timbal balik. Norma hukum dibuat menurut beberapa cara yaitu norma umum melalui kebiasaan atau undan-undang, norma khusus melalui tindakan-tindakan pengadilan dan administrasi atau transaksi hukum.
Kekuatan Hukum Sertifikat Jaminan Fidusia yang Didaftarkan Setelah Terjadinya Wanprestasi I Gusti Ayu Dwi Meilaputri; Luh Putu Suryani; Putu Gede Seputra
KERTHA WICAKSANA Vol. 13 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kw.13.2.2019.69-72

Abstract

Abstrak Jaminan fidusia adalah jaminan yang diberikan dalam bentuk fidusia. Dimana jaminan fidusia ini telah diatur didalam Undang-Undang Fidusia. Jaminan fidusia ini sendiri melimpahi kepastian hukum terhadap para pihak yang terlibat dalam kredit bank dengan jaminan fidusia kepada masyarakat sebagai lembaga keuangan, dimana debitur lebih diarahkan oleh bank untuk menyesuaikan fasilitas-fasilitas kredit yang diberikan oleh bank. Fidusia ini sendiri telah diatur dalam Undang-Undang tentang Jaminan Fidusia yang berfungsi untuk membantu kegiatan usaha. Penelitian ini membahas tentang sertifikat jaminan fidusia yang didaftarkan oleh sebuah lembaga keuangan setelah terjadinya wanprestasi, padahal telah terdapat aturan mengenai tenggang waktu pendaftaran jaminan fidusia agar nantinya terbit sertifikat jaminan yang memiliki kekuatan hukum. Penelitian ini membahas tentang sertifikat jaminan fidusia yang didaftarkan oleh sebuah lembaga keuangan setelah terjadinya wanprestasi. Adapun analisis dalam penulisan ini dilakukan dengan mengadakan argumentasi hukum berdasarkan logika induktif. Aktifitas perkreditan dengan jaminan fidusia pada Bank dilakukan dengan memegang prinsip kepercayaan. Dalam hal terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh debitur maka upaya yang diambil oleh Bank yaitu melalui pemberitahuan keterlambatan pembayaran melalui panggilan langsung atau memberikan surat peringatan. Apabila belum dilakukan pembayaran setelah adanya surat peringatan upaya terakhir yang ditempuh yakni langkah penyelesaian dengan melakukan eksekusi terhadap benda jaminan fidusia baik melalui penjualan secara lelang umum atau penjualan dibawah tangan. Abstract Fiduciary guarantee is a guarantee given in the form of a fiduciary. Where this has been arranged fiduciary guarantee in Fiduciary law. This own fiduciary guarantee facility have legal certainty against the parties involved in the fiduciary guarantee by bank credit to the public as a financial institution, where the debtor further directed by the bank to adjust its facilities credit given by the banks. This fiduciary itself has been regulated in the law on Fiduciary Guarantee that serves to help business activities. This research discusses the fiduciary guarantee certificate that is registered by a financial institution after the tort, though there are rules concerning the grace period registration fiduciary guarantee so that later published the certificate of guarantee which has the force of law. This researh theme was chose because as time passes the human purposes and insufficient economic life needs are growing. The problem arises i.e. the law arising from fiduciary guarantee agreements and tort caused by the debtor. The activities of the Bank with a fiduciary warranty is performed by holding the principle of trust. In the event of a tort committed by the debtor then the efforts taken by the Bank through late payment notifications via direct calls or provide a warning letter. If payment has not been made after the warning letter last attempt taken i.e. step completion by performing the execution of object fiduciary guarantee either through public auction or sales under the hand.
Kebijakan Pembagian Hasil Pengelolaan Objek Wisata di Kabupaten Bangli Luh Putu Suryani; Ni Made Puspasutari Ujianti; Ida Ayu Putu Widiati
KERTHA WICAKSANA Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kw.16.1.2022.51-56

Abstract

The island of Bali is famous for its natural beauty. Likewise with Bangli Regency which is one of the regencies on the island of Bali which is famous for having water tourism destinations that are no less beautiful than other places on the island of Bali. Tibumana Waterfall is a tourist attraction managed by the traditional village through an agreement made between the traditional village and the Apuan village government through an agreement. On the basis of the agreement, the traditional village can better manage tourist objects and attractions, beautiful in accordance with the Hindu order, so that their uniqueness and beauty can be maintained and developed. The cooperation agreement between the Bendesa Adat Bangunlemah Kawan and the Perbekel of Apuan Village is in accordance with the anatomy of the contract which requires that the contract must include the scope, rights and obligations, provisions for force majeure and provisions for dispute resolution. The policy model in the distribution of the results of the management of tourism objects in the Tibumana waterfall does not reflect the principle of justice. To be more ideal, before the contract is drawn up, the Village Government forms a Village Regulation which regulates the management of tourism objects in the Apuan village area, because the opening of tourist objects to tourists will of course have a levy to be paid. For illegal levies, the retribution must go through a Village Regulation. After the village regulations are formed, contracts are drawn up to determine more concrete matters.
Implementasi Perijinan Minimarket di Kota Denpasar Ni Made Puspasutari Ujianti; A. A. Sagung Laksmi Dewi; Luh Putu Suryani; Anak Agung Alit Ista Damayanti; Made Sadhu Arta Kori
KERTHA WICAKSANA Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kw.18.1.2024.91-95

Abstract

Perubahan gaya hidup dan pola konsumtif masyarakat kota yang bergeser menginginkan kemudahan dan serba praktis menyebabkan semakin maraknya pertumbuhan minimarket di kota besar khsusunya Kota Denpasar. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kota Denpasar telah membuat kebijakan Peraturan Walikota yang ditetapkan pada tahun 2009 yang diharapkan dapat mengatasi masalah penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan toko modern di Kota Denpasar. Pelaksanaan Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern di Kota Denpasar berdasarkan Peraturan Walikota Denpasar Nomor 9 Tahun 2009 wajib mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah, dan Rencana Detail Tata Ruang termasuk Peraturan Zonasinya, pemenuhan syarat administrasi sebelum izin minimarket diterbitkan. Prosedur dalam menerbitkan izin untuk minimarket di Kota Denpasar dilakukan oleh lintas instansi yakni Dinas Perijinan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Pekerjaan Umum. Setelah izin diterbitkan Tim Teknis melakukan pengawasan untuk memastikan bahwa izin yang diterbitkan telah dilaksanakan sesuai dengan peruntukannya. Dalam pelaksanaan Peraturan Walikota Nomor 9 Tahun 2009 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern ini belum dapat dikatakan berjalan dengan baik, hal ini dapat di lihat dari masih banyaknya minimarket yang berdisi tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Denpasar. Hal ini dikarenakan masih adanya kepentingan yang mempengaruhi pelaksanaan kebijakan penataan minimarket ini. Kepentingan yang mempengaruhi kebijakan (interest affected) berkaitan dengan berbagai kepentingan yang mempengaruhi suatu implementasi kebijakan.
Co-Authors A A Gd Jelantik Wisnu Putra A Agung Sagung Laksmi Dewi A. A. Sagung Laksmi Dewi A. A. Sagung Laksmi Dewi A.A Sagung Laksmi Dewi A.A Sagung Laksmi Dewi A.A. Sagung Laksmi Dewi A.A. Sagung Laksmi Dewi A.A.Gde Oka Wisnumurti Adhipermana, I Gusti Agung Ngurah Klaustra Agung Ananda Putria Elda Sukawati Agus Yogik Palguna Amelia Anak Agung Alit Ista Damayanti Anak Agung Ayu Gayatri Anak Agung Ayu Mas Merta Sari Anak Agung Ayu Wulan Pramesti Puja Dewi Anak Agung Bagus Indra Dwipraditya Anak Agung Dinda Trisna Kesumadewi Anak Agung Sagung Laksmi Dewi Andy Gunawan Arimastanaya, I Gede Arimbawa , I Gusti Agung Ngurah Diego Arini, Desak Gde Dwi Arini, Desak Gde Dwi Ariskayanti, Ida Ayu Made Arniti, Ni Komang Ayu Arthanaya , I Wayan Asmaradana, I Made Pasek Astri , Dewa Ayu Mareyta Atmaja, I Ketut Adi Wira Wijaya Kesuma Ayu Metta Sandra Ayu Ratih Indra Kusumawati Ayu Yuliany Adisti Bagaskara, I Gusti Bagus Andika Bagaskara, Made Bayu Bagus Andi Dwi Prakoso Bagus Andika Artha Surya Brahmanta, I Gusti Ngurah Agung Sweca Budiartha , I Nyoman Putu Budikusuma, I Gede Herry da Bagus Gde Wisnu wardhana Dananjaya, A.A. Ngr. Dwi Desak Gde Dwi Arini Desak Gde Dwi Arini Desak Gede Dwi Arini Desak Gede Dwi Arini Desak Geded Dwi Arini Desak Putu Setyarina Desi Nellyda Deviana Utami Wijaya Dewa Gede Agung Semarabawa Dewa Gede Agus Anjaswara Dewa Gede Widya Swastika Dewi, A. A. Sagung Laksmi Dewi, A.A Sagung Laksmi Dewi, Ni Kadek Sintia Dewi, Putu Nandita Dimas Putra Wicaksana Dinata, I Gede Agus Marta Dinata, I Nyoman Agung Mas Dinda Dian Pratiwi Dwipayana, I Kadek Denny Harta Dwipayana, I Made Aditya Eggy Septyadi Silaban Gayatri, Ni Made Silvia Gede Agus Perdika Putra Gede Agus Sukawantara Gede Arjun Setiawan Gede Indra Yasa Asiawan Gede Krisna Adi Putra Gunantara, I Gede Agus Surya Gusti Ngurah Oka Pramana Hery Sudiarto I Dewa Gede Anggarisna I Gde Chandra Astawa Widhiasa I Gede Andhika Kusuma Darsana I Gede Buonsu I Gede Edy Korneawan I Gede Fajar Manggala I Gede Ivan Wahyu Pramana I Gede Nyoman Aditya Riana Triputra I Gede Prana Prabangkara I Gede Suariawan I Gede Wijaya Kusuma I Gede Yogi Arya Windiarta I Gusti Agung Ayu Diah Aprillia I Gusti Ayu Dwi Meilaputri I Gusti Ayu Manik Maharani I Gusti Ayu Mas Mahadewi I Gusti Ayu Mas Yuni I Gusti Bagus Guna Mahayana I Gusti Bagus Suryawan I Gusti Bagus Yoga Sastera I Gusti Made Yudha Pramana I Gusti Ngurah Winda Aditya Putra I Kadek Bagas Dwipayana I Kadek Boy Aditya Mertajaya I Kadek Buana Putra Sedana I Kadek Candra Wisesa I Kadek Darmayasa I Kadek Dwi Melana Putra I Kadek Edy Gunawan I Kadek Nova Astrawan I Kadek Purwadi Putra I Kadek Surya Wirawan I Ketut Cahaya Rai Siwi I Ketut Gede Purnayasa I Ketut Irianto I Ketut Kasta Arya Wijaya I Ketut Sukadana I Ketut Sukadana I Komang Angga Triyadi Giri I Komang Arya Sentana Mahendra I Komang Oka Raharja I Komang Roni Januar I Made Adi Endra Supardi I Made Adi Saputra I Made Agus Sanjaya I Made Andi Putra Mahardika I Made Anggra I Made Arismayuda I Made Arjaya I Made Bayu Ari Budi Utama I Made Citra Gada Kumara I Made Della Dwi Angga Saputra I Made Dwi Mahardika I Made Dwi Satya Anggara I Made Gianyar I Made Krishna Dharma Kusuma I Made Krisna Bagus Wisena I Made Mardika I Made Minggu Widyantara I Made Minggu Widyantara I MADE MINGGU WIDYANTARA, I MADE MINGGU I Made Ode Dwiyana Putra I Made Restu Putra I Made Subantara I Made Sukayasa I Made Suniasta Amertha I Nyoman Budiartha I Nyoman Gede Sugiarta I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Gede Sugiartha I Nyoman Loka Hari Prabawa I Nyoman Putu Budhiarta I Nyoman Putu Budiartha I Nyoman Rama Cahyadi Putra I Nyoman Sadhu Bramanta I Nyoman Sujana I Nyoman Surya Natha I Putu Aditya Putra Bahari I Putu Aldi Wira Kusuma I Putu Andika Sanjaya I Putu Aris Sedana Putra I Putu Baladeva Vidyasagara I Putu Budi Astika I Putu Deny Adistanaya Putra I Putu Dion Mahardika I Putu Edi Rusmana I Putu Gede Fajar Riski Andika I Putu Gede Seputra I Putu Gede Seputra I Putu Gede Seputra I Putu Pradita Wiradinatha I Putu Putra Ariasa I Putu Suputra I Wayan Arthana I Wayan Arthanaya I Wayan Arthanaya I Wayan Arthanaya I Wayan Dandy Astrawan I Wayan Dedy Cahya Pratama I Wayan Febrianto I Wayan Geng Krisna I Wayan Ogi Wiryawan I Wayan Rideng I Wayan Sunarta I Wayan Wendra I Wayan Wesna Astara I Wayan Yoga Pratama Putra Ida Ayu Gede Adi Suandewi Ida Ayu Gita Dehardha Ida Ayu Putu Widianti Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Putu Widiati Ida Ayu Sintya Wulandari Ida Ayu Sri Wahyuni Ida Ayu Tara Masari Budiana Ida Ayu Vera Wirya Paramita Ida Ayu Viony Adniasari Ida Ayu Widiati Ida Bagus Ari Nugraha Ida Bagus Gede Arimbawa Putra Ida Bagus Gede Sesana Dharma Indah Permatasari Indrabuana, Kadek Rizky Aditya Indrayana, I Wayan Aditya Intan Dian Vitaloka Jayantri, Anak Agung Dwi Kadek Agus Indra Ana Putra Kadek Dicky Candra Mahendra Kadek Krisna Amacya Kadek Puspayoga Kadek Teguh Aryasa Kadek Wahyu Juniarta Kadek Yogi Pratama Putra Karang , I Gusti Ngurah Agung Bija Karma, Ni Made Sukaryati Kaze, Kadek Bramanta Rudi Kesuma, I Dw Md Suryawan Wira Ketut Adi Wirawan Ketut Adi Wirawan, Ketut Adi Ketut Danu Yudistira Komang Agus Budiyasa Komang Devi Triveni Komang Ikka Shintya Daivi Kosalya , I Gusti Ayu Agung Laning, Marthen Lazarus Lestari, Ketut Gita Lokbere, Darson Luh Ketut Ayu Andayani Luh Made Mahendrawati Luh Made Mutiasari Luh Putu Yustika Riani Kusuma Lukman Hakimi Made Agus Rai Sanditya Wibawa Made Agus Satria Wahyudi Made Dwi Kurnia Dananjaya Made Erik Krismeina Legawantara Made Fiorentina Yana Putri Made Sadhu Arta Kori Made Sanjaya Rama Putra Mahaputra, Ida Bagus Gede Bawa Maharani, Ni Made Intan Mahardika, Made Mahendrawati, Ni Luh Matius Ade Krispian Soba Nono Meilaputri, I Gusti Ayu Dwi Meysin Liston Sinaga Nadila Purnama Sari Ngakan Made Wira Diputra Ni Kadek Mirayati Ni Kadek Tisna Aristya Dewi Ni Ketut Krismanika Ni Komang Ayu Sri Widiari Ni Komang Nanda Permata Dewi Ni Komang Rai Widhyaningsih Ni Komang Sri Herawati Octa Ni Luh Pingka Priadnyani Ni Luh Putu Eka Kusumawati Ni Luh Putu Sintya Purnama Dewi Ni Luh Yuni Setyawati Ni Made Budi Kartika Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Puspasutari Ujianti Ni Made Ratna Suwari Ni Made Swandari Ni Made Widiari Ni Made Yulia Chitta Dewi Ni Nyoman Ayu Ratih Ganitri Ni Nyoman Sonia Santhy Suryani Ni Putu Ayu Sutarini Dewi Ni Putu Diah Agustini Devi Ni Putu Eka Dharma Yanti Ni Putu Gita Loka Chindiyana Dewi Ni Putu Laksmi Krisnina Maharani Ni Wayan Eny Yulianti Ni Wayan Lusiana Sari Ni Wayan Regina Novyanti Novitasari Kusuma Dewi Nyoman Ananda Bimastara Nyoman Gede Aditya Jay Medhika Nyoman Gede Fajar Septiawan Putra Nyoman Handytya Wiarsa Putra Padmawati, A.A. Tri Pande Putu Gita Yani Paramartha, Putu Gede Indra Paramitari, Ni Nyoman Ayu Philipus Dian Anjaraka Prabandari, Luh Nyoman Diah Sri Pramana, Dwik Aditya Pramana, Gede Esa Surya Pramesti, Ni Kadek Yunika Prana, Anak Agung Gde Mahardi Pratama, I Gede Arya Agus Prayoga, Gede Kristya Yuan Priana, Cahya Edy Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Purnacandrama, I Putu Gede Anom Purnayasa, I Made Putra, I Made Handika Putra, I Made Mudana Adi Putra, I Putu Surya Wadi Putra, Komang Ajus Nada Putri, Ni Made Melly Deni Kiara Putri, Ni Nyoman Wulan Prasintya Putri, Ni Putu Ayu Sri Darma Putu Amalia Diva Prasista Putu Budiartha, I Nyoman Putu Ferdiana Putra Putu Gede Seputra Putu Gede Seputra Putu Sandiawan Putra Wiranata Putu Wisesa Sagara Rai Agus Dwi Ernata Putra Rizal, Michael Jose Rudiarta, I Ketut Gede Sang Bagus Nyoman Wahyuda Putra Sang Kompiang Kurnia Yudha Putra Sanjaya, Anom Bagus Sanjaya, I Made Setiana Sarwini, Ida Ayu Ketut Senastri, Ni Made Jaya Senastri, Ni Made Jaya Septyawati, Ni Made Seputra , Pt. Gd. Seputra, I PT. GD. Seputra, I Putu Gede Setiawan, I Putu Dony Setiawan, I Putu Yudi Setiawan, I Wayan Ary Setyawan, I Komang Adi Sonbai, Elisabeth Ayustina Putri Korassa Suartama, I Kadek Anom Sucantra, I Made Bayu Sudarmawan, I Putu Gede Bayu Sugiartha, I Nyoman Gede Sujana, I Nyoman Suradnya, I Gusti Ngurah Made suryawan, Gusti Bagus Susanti, Ni Komang Dewik Ary Suwartana, I Kadek Tantra, I Wayan Govinda Taruna, Darly Tjokorda Istri Agung Devitia Widya Paramita Putri Triani, Ni Komang Evic Trianti, Dhania Bagus Fajar Utama, Putra Prawira Satya Utari Paramita Devi Warmadewa, Anak Agung Putu Eka Putra Wayan Artana Wianta, I Made Prama Wibawa, Theo Sukardi Wicaksana, Dewa Putu Ade Wicaksana, Rai Bagus Cahyadi Widiantara, Made Minggu Widianti, Ida Ayu Putu Widiati, Ida Ayu Putu Widyaningsih, Gusti Ayu Erlin Widyarta, Gusti Ngurah Anom Wiguna S, I Gusti Agung Satrya Wijaya, Kadek Agus Mahendra Wijaya, Nadia Githa Wijaya, Pande Putu Dinda Novita Winata, Timothy Reinaldi Wirama, I Dewa Oka Angga Wiryawan, I Kadek Arya Yolanda, Ni Made Noviana Ruth