p-Index From 2021 - 2026
7.758
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Indonesian Journal of Integrated English Language Teaching Intelektualita Journal of Educational Science and Technology An Nisa'a TAWASUT Indonesian Journal of Moderate Islam UNEJ e-Proceeding Badamai Law Journal Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman AL-HUKAMA´ Perisai : Islamic Banking and Finance Journal Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri MEDI KONS: Jurnal Prodi Bimbingan dan Konseling UNISRI Surakarta MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender Al Ahkam Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam JIEB : Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Reforma: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Abdimisi PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Paradigma Madani : Ilmu Sosial, Politik dan Agama Jurnal Pendidikan Hayati Journal of Innovation Research and Knowledge Global Journal Basic Education Widya Dharma Journal of Business Proceeding Applied Business and Engineering Conference Jurnal Ekonomi dan Bisnis (Ekobis-DA) Ad-DA’WAH: Dakwah dan Komunikasi Islam JOURNAL OF WETLANDS ENVIRONMENTAL MANAGEMENT Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Basic and Applied Accounting Research Journal Nasuwakes : Jurnal Kesehatan Ilmiah Acta Solum Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Jurnal Hukum Islam Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Riset Sistem Informasi Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Indonesia Journal of Economics and Development Al-Risalah Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam (Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir) SINGOSARI: Jurnal P3SI Wilayah Jawa Timur Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Berbakti Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory
Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Pelepasan Beban Dengan Menggunakan Relai Frekuensi Kurang Pada Sistem Tenaga Listrik Abdul Hadi; Edy Ervianto
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 3, No 2 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses about load shedding scheme using under frequency relay in Teluk Lembu substation PT. PLN electric power system. Load shedding is used as an effort to improve the unstable system frequency because of overload condition. Load shedding is expected to improve the frequency rapidly and the amount of load shed as minimum as possible. To prove the effectiveness of load shedding scheme used by PLN, do a comparison with the load shedding scheme using trial and error method. Simulation of load shedding is using ETAP software version 12.6.0. From the simulation, load shedding scheme owned PLN is still effective against the condition of decreasing frequency.Keywords: Load shedding, frequency, under frequency relay, ETAP
EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM (TALAAH KRITIS TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM, PROBLEM DAN SOLUSINYA) ABDUL HADI
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 5 No 2 (2020): OKTOBER
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Tulisan yang sederhana ini, penulis mencoba membahas dan menyajikan tema Pendidikan Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional. Sudah menjadi pemahaman bersama dalam dunia pendidikan bahwa pendidikan islam pada eksistensinya adalah suatu proses yang dilakukan dengan penuh kesadaran dalam rangkan membentuk atau mencetak manusia menjadi manusia myang dicita-citakan islam. Kita tau bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat unik sekali. Hal ini bisa ditandai dengan rata-rata atau mayoritas penduduknya adalah penganut agama Islam. Selain itu Indonesia memiliki berbagai keanekaragaman potensi yang tidak dimiliki oleh negara lain. Semua potensi yang dimiliki indonesia ini sangat jelas bisa meningkatkan kualitas pendidikan, tapi sebaliknya juga dengan berbagai potensi keanekaragaman yang dimiliki indonesia ini justru menimbulkan berbagai macam konflik yang jelas sangat merugikan terutama untuk pendidikan islam . diakui atau tidak, indoneisa masa-masa sekrang ini sudah hampir kehilangan nilai nilai keislamannya dan adat ketimuran yang merupakan ciri khas atau jati diri yang dimiliki indonesia ini dan semua realita ini jelas merupakan bukti konkrit gagalnya Pendidikan Islam sebagai sistem pendidikan nasional. Untuk menanggulangi problematika tersebut Negara kemudian memberi kepercayaan kepada Pendidikan Islam dengan menetapkan didalam Undang Undang Sitem Pendidikan Nasional.
PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF SPIRITUAL Abdul Hadi
Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 13 No 1 (2015): (APRIL 2015)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The idea of spirituality in Islamic education is not a new idea. But the facts about the dichotomy between science and the science world hereafter impact on the education system. Therefore, it becomes very necessary in order not to lose the spirit of education. Spiritualize education in this paper is defined as a concept, the education system which not only intellectual and emotional side, but also education that emphasizes the spiritual or spiritual development capability with a standard that can be perceived by the learners to achieve the perfection of life according to Islamic size. The education Spirituality instill spiritual values for all components of education ranging from components educators, learners, educational, educational facilities, as well as the contents of the curriculum or the educational leadership.
Komunikasi Moderasi Pesantren; Studi Kasus Kepemimpinan Pesantren Nurul Huda Paowan Situbondo Abdul Hadi
FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Vol 11 No 1 (2020): MARET
Publisher : STAIFAS-Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.362 KB) | DOI: 10.36835/falasifa.v11i1.279

Abstract

The pesantren moderation life is a cultural agent of noble religious life. As understood together, that Kyai is a source of pesantren culture. The success of the institution's moderation culture, is certainly inseparable from the communication patterns in creating an important component in the pesantren moderation culture. Based on that opinion, this research is very important to do. This study examines the pesantren leadership model in developing its moderation culture. The study will be conducted using a qualitative phenomonological approach. After conducting in-depth study, the discussions can be concluded that leadership communication is carried out based on the kyai knowledge and awareness. In the process, there are several important things to be found, namely, first, purposes. It includes informing, influencing or persuading, instructing and engaging moderation process. Second, the compilation of messages based on weakness of pesantren moderation and feedback shown by the pesantren society. Third, the selection of communication channels which includes verbal (meeting communication and the important meeting others) and nonverbal (uswah action and postering).
GENDER DAN FEMINISME DALAM ISLAM Heri Junaidi; Abdul Hadi
Muwazah Vol 2 No 2 (2010)
Publisher : UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/muwazah.v2i2.326

Abstract

Feminism and gender is basically a simple concept where women just want to get justice in all matters, especially education, not to exceed man and nature. Because it gives the concept of gender-feminist groups depart from the differences of men and women that is due to be formed by the social differences are not judged by the natural aspect. The term feminism and gender with various forms of the concept and its implementation in conducting a lawsuit over the values subbordinasi women did not exist in Islam, because Islam itself does not distinguish the position of a person based on gender and gender bias does not exist in Islam. Islam put men and women in the same position and the same glory.
Ekonomi Islam dan Peradaban: Analisis Mudharabah Sebagai Elemen Ekonomi Tolok Ukur Peradaban Kumara Adji Kusuma; Abdul Hadi
Perisai : Islamic Banking and Finance Journal Vol 1 No 1 (2016): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/perisai.v1i1.228

Abstract

One of the main factors making up the basis of civilization or Madani society or civil society, which is also part of the social capital, is the confidence (trust) both horizontally and verticallyamong individuals between individuals and institutions so as to create an effective partnership. Islamic Economics is an economic system based on Islamic principles. Inside there is a contract ofMudharabah contract based on the belief that investors give full trust to capital manager with the agreement of the losses in the initial contract. In this study concluded that the higher the level of consumption in society Mudharabah contract is higher level then the level of civilization of society. This is because Mudharabah is directly proportional to the level of public confidence. This study uses library research both from the perspective of historical and economic, using critical-descriptive.
EFISIENSI RANCANG BANGUN KERAN WUDHU OTOMATIS HEMAT AIR Agustiawan Agustiawan; Abdul Hadi
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2017: SNTIKI 9
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.494 KB)

Abstract

Rancang bangun pada keran otomatis tidak harus menggunakan mikrokontroler karena kurang efisien. Oleh karena itu, penelitian ini yaitu efisiensi rancang bangun keran otomatis menggunakan relaysebagai pengganti mikrokontroler yang dikombinasikan dengan sensor PIR.Sensor PIR mendeteksi pergerakan tangan maka selenoid akan membuka valve pada sehingga air mengalir. Dari hasil eksperimen diperoleh dengan menggunakan relay keran otomatis berfungsi dengan tingkat kinerja 70%. Selain itu, keran otomatisdapat menghemat air wudhu sebanyak 41,8% dibandingkan dengan keran konvensional.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI METODE BERMAIN TEAMWORK PADA SISWA KELAS X IPA 1 SMA NEGERI 1 KLATEN Abdul Hadi
MEDIKONS Vol 5 No 1 (2019): MEDIKONS
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Klaten melalui metode bermain kerja tim. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Metode kuesioner data dengan motivasi belajar. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif. Studi menggunakan beberapa permainan, antara lain kembali ke belakang dan semua berdiri, tali kusut, lihat kaki kita, dan naga buta dapat meningkatkan motivasi siswa. Ini dibuktikan dengan perolehan rata-rata pre-test dari 59,4% menjadi 72,9% pada siklus pertama dan 78,4% pada siklus kedua. Dari hasil, penelitian dibayar kembali karena kriteria keberhasilan yang ditargetkan 76% terlampaui.Kata Kunci: Bermain Teamwork, Motivasi Belajar
Pembentukan Karakter Disiplin Melalui Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Kepada Pemuda Karang Taruna di Desa Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember Teguh Karya Pamungkas; Abdul Hadi
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.465 KB) | DOI: 10.56013/jak.v1i1.1120

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini di dahului dengan adanya permasalahan bahwa “Adakah Pembentukan Karakter Disiplin melalui Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Kepada Pemuda Karang Taruna di Desa Gebang Kecamatan Patrang Kab. Jember”. Pancasila merupakan nilai dasar yang sangat fundamental bagi bangsa dan negara Republik Indonesia. Di era globalisasi ini, penanaman nilai-nilai Pancasila sangat penting demi terciptanya pembentukan karakter disiplin manusia dalam berorganisasi. Subyek dalam pengabdian ini adalah pemuda karang taruna di Desa Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Metode kegiatan dan metode penyampaian adalah dengan cara mengadakan pertemuan secara langsung dengan para pemuda Karang Taruna Desa Gebang Kecamatan Patrang Kabupaten Jember untuk memberikan penyuluhan tentang Pembentukan Karakter Disiplin melalui Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Kepada Remaja Karang Taruna. Berdasarkan analisis data-data deskriptif hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagaimana telah dikemukakan pada hasil kegiatan Para remaja Karang Taruna Desa Gebang Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember sangat apresiatif terhadap pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini. Buktinya, sebagaimana ditunjukkan hasil observasi bahwa sebagian besar khlayak sasaran mengikuti keseluruhan rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dengan penuh disiplin dan antusiasme. Kata kunci: Pembentukan Karakter, Disiplin, Nilai-Nilai Pancasila
Konstruksi Realitas Nilai-Nilai ASWAJA dalam Film Sang Kyai Ahmad Fauzi; Abdul Hadi
JURNAL PARADIGMA MADANI Vol. 2 No. 2 (2015): November
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.343 KB)

Abstract

Melihat kondisi bangsa Indonesia ini seakan lebih buruk dari pada zaman penjajahan. Kini bangsa Indonesia kembali dijajah, bukan dengan senjata atau nuklir namun dijajah karena kebodohan yang dimiliki bangsa ini. Bodoh karena selalu memperdebatkan perbedaan dan berdampak pada perpecahan. Bodoh karena lebih mengutamakan harta kekayaan dari pada ilmu, sehingga yang terjadi adalah persaingan bisnis yang memanas yang kemudian berdampak pada kerusakan alam. Bodoh pula karena lebih mencintai atau menggemari budaya luar, dari pada menjunjung tinggi budaya bangsa. Sehingga kemudian tidak aneh ketika anak remaja lebih mengenal girlband atau boyband dari pada pahlawan bangsa, bahkan mengingat gurunya. Bahkan lagu-lagu warisan budaya yang serat akan nilai moral kalah pamor dengan lagu-lagu barat dan korea yang selalu menghiasi panggung hiburan tanah air kita. Film ini bukan hanya sekedar film, namun benar-benar sejarah bangsa Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan. “Sang Kiai” adalah saksi sejarah untuk refleksi pendidikan Indonesia.  Keistimewaan pada sosok Kiai menjadikan sebuah cermin yang berharga bagi para pendidik di zaman sekarang. Karena sekarang ini banyak guru yang tidak bisa menghargai muridnya, dan banyak pula murid yang tidak menghormati gurunya. Padahal keduanya adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Karena terjadinya transformasi keilmuan selalu membutuhkan peran keduanya.
Co-Authors A. Samad Usman Abdul Ghofur Abdul Haris Adam Ade Bayhaqi Afanin Hanani Pribadi Agustiawan, Agustiawan Agustina Dianova Agustina Rahmi Ahmad Fauzi Ahmad Kurnain Ahmad Kurnain Ahmad Zaini Aisyah Magfirah Anifa Tuzzuhroh Nurbaiti Anis Marjukah Anita Dewi Astanti Asil Ainulloh Bela Sabela Nina Catharina Elmayantie Devia Wahyu Dwiyanti Dian Ayu Saputri Diki Maulani Edy Ervianto Eka Aryani Eni Sumanti Nasution Ergina Faralita,MH Fakhrur Razie Farida Yulianti Fatichatur Rachmaniyah Fauzan Ari Yunus Fidela Shabrina Fifi Swandari Firdaus, Zein Fuad Luthfi, S.Ag, MH GLADY OLINE Gusti Eviani Hadi Peristiwo Hairil Ifansyah HENDRA SETIAWAN Hendrik Napitupulu Heri Junaidi Herkules Herkules, Herkules Hermanto Imam Alfiannoor Imam Mukhlis Ismail Budiman Jarot Prasetyo Jefri Lianda Kasypul Anwar Khusmayasari, Dewi Kumara Adji Kusuma KUSIK KUSUMA BANGSA Lagiono Lagiono Lili Rusdiana Lilik Sumarni Lola Malihah M. Zainul Mahdaniah Mariatul Asykiah Marsiyah, Marsiyah Meldia Septiana Moh. Chairul Ibad Mohammad Mahsun Muhammad Aziz Muhammad Daud Maulidi Muhammad Haykal Fiqri Muhammad Syarbini Nadya Nabila Rahma Napisah NIKMATUS SHOLIHAH Nurainun Nurainun Nurhidayati Nurhidayati NURUL AZIZAH Nurul Listyani Palasara Brahmani Laras Parman Komarudin Purnama Rozak Purnama Rozak, Purnama Purnamasari, S Qurratul Aini Rafli Al Ihsan Rahman, Abd. Sukkur Rahmatul Huda Rahmi Widyanti S. Purnamasari Salivian Kumara Ahmad Sara, Quddusis satria wiguna Sholikah Sigit Aji Wiyatno Silvia, Nova Sirat Hartaty Hadady Siti Makhmudah Sofi Naila Nuriyazih Sri Utami Kholilla Mora Siregar Sunarto Sunarto Teguh Karya Pamungkas TITIN HARTINI Umi Hani Uyuni, Badrah Veny Cahya Hardita Wahyu Alfariski Yeyen Deskaryani Yuliansyah, Muhammad Yunita Kwartarani Zaehol Fatah Zakiyah Zakiyah Zulfan Efendi Zuraida Titin Mariana