Claim Missing Document
Check
Articles

Combined Scalable Video Coding Method for Wireless Transmission Kalvein Rantelobo; Wirawan Wirawan; Gamantyo Hendrantoro; Achmad Affandi
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 9, No 2: August 2011
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v9i2.700

Abstract

Mobile video streaming is one of multimedia services that has developed very rapidly. Recently, bandwidth utilization for wireless transmission is the main problem in the field of multimedia communications. In this research, we offer a combination of scalable methods as the most attractive solution to this problem. Scalable method for wireless communication should adapt to input video sequence. Standard ITU (International Telecommunication Union) - Joint Scalable Video Model (JSVM) is employed to produce combined scalable video coding (CSVC) method that match the required quality of video streaming services for wireless transmission. The investigation in this paper shows that combined scalable technique outperforms the non-scalable one, in using bit rate capacity at certain layer.
Implementing OLSR and Wireless VoIP as Low-Cost Infrastructure Telephony for Rural Area Istas Pratomo; Asriadi N; Achmad Affandi
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 14, No 2: June 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v14i2.3364

Abstract

Communication is one of essential elements in this life, including the people who live at rural areas. However, telecommunications in rural area especially in Indonesia have many constraints like expensive infrastructure, difficult terrain and electrical problem. This led to a lot of areas that uncovered by telecommunication access. In this paper, we proposed a design and architecture of mobile wireless communication based on modified openWRT as a solution for low-cost communication and telephony infrastructure in rural areas. The design combines VoIP over mesh ad-hoc network as a potential solution for cheap calls and use modified embedded device to save electrical resources as a node to connect each other with multi hop transmissions. With this approach, we get many advantages such as high mobility, easy to use, scalable, low-cost implementation, and low power consumption. This paper presents the measurement result of performance to provide access telecommunication in several conditions. In addition, this paper also shows benchmarking results and lifetime of the node that we use in this prototype. The results show that our node can provide telecommunications access in terms of making calls with good quality using wireless LAN. To sum this up, The OpenVoice node is expected to contribute bridging digital divide in rural areas.
Evaluasi Jaringan Closed Circuit Television (CCTV) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Istas Pratomo; Sakinah Sakinah; Achmad Affandi
TEKNOLOGI DITERAPKAN DAN JURNAL SAINS KOMPUTER Vol 1 No 2 (2018): December
Publisher : Unusa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/atcsj.v1i2.858

Abstract

Keamanan merupakan hal yang sangat penting ketika seseorang sedang melakukan aktivitas di mana pun, seperti di kampus. Jaringan CCTV merupakan sistem pengawasan yang menggunakan kamera video digital untuk merekam dan mengirimkan sinyal video ke tempat tertentu dalam sebuah sistem pengawasan yang terbatas untuk meningkatkan keamanan di ITS. Berdasakan Pemetaan, terdapat 54 CCTV tersebar di ITS yang terhubung dalam jaringan Local Area Network (LAN) ITS. CCTV yang beroperasi sebanyak 28 buah, dengan throughput dikategorikan Sangat Bagus (diatas 1200 kBps) dan jitter dikategorikan Bagus (diantara 0-75 ms) menurut Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Network (TIPHON). Berdasarkan hasil pemetaan dan pengukuran diketahui sistem monitoring CCTV di ITS tidak berjalan dengan baik. Maka dirancang Web Monitoring CCTV di ITS (WEMITS) yang menampilkan rekaman CCTV dan memonitoring kondisi ON/OFF CCTV secara otomatis. Pada page Map, terdapat peta sebaran CCTV dengan indikator titik hijau untuk CCTV beroperasi dan indikator titik merah untuk CCTV tidak beroperasi, yang ditampilkan secara otomatis dimana informasi (indikator, daftar identitas CCTV, Internet Protocol/IP, dan lokasi CCTV yang tidak beroperasi) diperbarui saat menu diklik atau di-refresh. Website ini memiliki throughput maksimal 20 Mbps dan jitter 0.9 ms.
Coverage Prediction of HF Wireless Network for Disaster Early Warning System in Indonesia Wismanu Susetyo; Gamantyo Hendrantoro; Achmad Affandi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HF Radio communication (2 – 25 MHz) is relatively low cost beyond the line-of-sight application. Andhave an alternative to satellite and tropospheric scatter communication. Using the wireless sensor array networkfor monitoring and identifying of sea, land, mountain etc which deal with activity of earthquake disaster inrelatively small area. The data collected and processed in one center node regional divisions, then using the HFwireless network build a national disaster early warning system. The important medium for HF radiocommunication is Ionosphere, which have spatially and temporally propagation characteristics, but when usedappropriate time and location a long range communication can be done.This paper focuses on coverage prediction of point to point HF radio communication, which used tocommunicate from six center node regional divisions to national main control system in Indonesia. Usingstatistical based tool communication analysis and prediction program VOACAP is yielded that the bestcommunication can be done at disaster frequency 12.6MHz almost all day long. Padang, Pontianak, Palu,Ambon, Kupang and Tembagapura is set as center node regional divisions with main control system at Surabaya,they have coverage capability when used in the disaster early warning system in Indonesia.Keyword: coverage prediction, HF radio communication, wireless sensor array.
APLIKASI MOBILE LEARNING BERBASIS MOODLE DAN MLE PADA PEMBELAJARAN KEDOKTERAN Candra Ahmadi; Ahmad Sirojuddin; Djoko Suprajitno R; Achmad Affandi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

    Distance learning atau pendidikan jarak jauh telah dimulai pada awal abad ini. Perkembangan terbarudalam teknologi mobile semakin memungkinkan untuk mendukung pembelajaran di bergerak dan memanfaatkansituasi belajar spontan. Mobile Learning (m-Learning) adalah generasi berikutnya e-Learning dan berdasarkanpada perangkat mobile. Pada penelitian ini akan difokuskan pada aplikasi pembelajaran dibidang kedokteran,Dengan menggunakan Mobile Learning Engine (MLE) yang merupakan aplikasi multimediabased untuk ponseldan Mobile Interactive Learning Objects (MILOs) untuk aplikasi m-Learning terstruktur secara umum samadengan Learning Objects untuk e-Learning,sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan baik dan lancar.Kata Kunci: Pembelajaran.kedokteran, Learning Objects, Moodle, MLE
Rancang Bangun Server Learning Management System Menggunakan Load Balancer dan Reverse Proxy Sirajuddin Sirajuddin; Achmad Affandi; Eko Setijadi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.751 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.85

Abstract

Salah satu solusi untuk mengatasi masalah beban pada web server adalah dengan menggunakan lebih dari satu web server. Trafik internet akan dikendalikan oleh load balancer yang akan membagi request yang diterimanya ke masing-masing web server. Selain load balancer bisa juga dipasang reverse proxy untuk men-cache halaman web sehingga bisa di-load lebih cepat lagi. Rancang bangun sistem yang diuji dalam tugas akhir ini meliputi dua web server Learning Management System (LMS) yang dikontrol oleh satu load balancer dan reverse proxy (cluster). Pengujian juga dilakukan pada server LMS single untuk dijadikan tolok ukur perbandingan. Pengujian dilakukan untuk mengamati perbedaan performansi yang dicapai server LMS cluster dibandingkan dengan server LMS single. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa server LMS cluster mampu meningkatkan performansi secara signifikan ketika jumlah user yang mengakses berjumlah lebih dari 40 user. Peningkatan tersebut terutama terlihat pada parameter throughput, packet retransmission dan page load time yang mampu meningkat sampai 57.93%.
Protokol Interchangeable Data pada VMeS (Vessel Messaging System) dan AIS (Automatic Identification System) Farid Andhika; Trika Pitana; Achmad Affandi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.978 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.86

Abstract

VMeS (Vessel Messaging System) merupakan komunikasi berbasis radio untuk mengirimkan pesan antara VMeS terminal kapal di laut dengan VMeS gateway di darat. Dalam perkembangan sistem monitoring kapal di laut umumnya menggunakan AIS (Automatic Identification System) yang telah digunakan di seluruh pelabuhan untuk memantau kondisi kapal dan mencegah tabrakan antar kapal. Dalam penelitian ini akan dirancang format data yang sesuai untuk VMeS agar bisa dilakukan proses interchangeable ke AIS sehingga bisa dibaca oleh AIS receiver yang ditujukan untuk kapal dengan ukuran dibawah 30 GT (Gross Tonnage). Format data VmeS dirancang dalam tiga jenis yaitu data posisi, data informasi kapal dan data pesan pendek yang akan dilakukan interchangeable dengan AIS tipe 1,4 dan 8. Pengujian kinerja sistem interchangeable menunjukkan bahwa dengan peningkatan periode pengiriman pesan maka lama delay total meningkat tetapi packet loss menurun. Pada pengiriman pesan setiap 5 detik dengan kecepatan 0-40 km/jam, 96,67 % data dapat diterima dengan baik. Data akan mengalami packet loss jika level daya terima dibawah -112 dBm . Jarak terjauh yang dapat dijangkau modem dengan kondisi bergerak yaitu informatika ITS dengan jarak 530 meter terhadap Laboratorium B406 dengan level daya terima -110 dBm.
Implementasi Protokol Routing Jaringan Ad Hoc Multiuser Pada Gateway Untuk Sistem Komunikasi Kapal Laut Muhammad Afif; Achmad Affandi; Michael Ardita
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.472 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.92

Abstract

Sebuah protokol routing untuk jaringan wireless ad hoc sangat diperlukan pada proses komunikasi antara beberapa node, untuk mengirimkan paket data melalui satu atau beberapa  node  menuju alamat tujuan dimana topologi jaringan selalu berubah. Protokol routing yang dibangun harus dapat mencari rute alternatif untuk mengatasi masalah ketika terjadi rute error sehingga node tidak memulai proses pencarian rute dari awal. Selain itu, sistem komunikasi kapal laut yang menggunakan kanal VHF memiliki jumlah kanal terbatas dan bitrate yang rendah(1200 bps). Pada penelitian ini, protokol routing yang dibangun adalah protokol routing AOMDV. Protokol ini terdiri dari lima pesan kontrol yang dikirim dalam bentuk paket. Paket RREQ, RREP dan RRER berperan dalam pencarian jalur dan paket data-ACK berperan dalam transfer data. Protokol untuk data link layer menggunakan algoritma Distributed Coordination Function (DCF).  Protokol diwujudkan dalam bentuk program pada terminal komunikasi data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa protokol yang dibangun dapat mencari rute alternatif yang berfungsi ketika terjadi jalur utama rusak. Protokol dapat berjalan pada jaringan ad hoc multiuser  dengan keterbatasan jumlah kanal yang ditunjukkan oleh hasil pengujian bahwa nilai terbesar packet loss adalah 16,7%. Selain itu, sistem yang dibangun hanya sesuai digunakan untuk pengiriman data dengan priorotas yang rendah.
Evaluasi Kinerja Metode Clock Recovery PLL Loop untuk Modulasi dan Demodulasi BPSK pada Dua Board DSK TMS320C6713 Sun'anul Huda; Achmad Affandi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.908 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.96

Abstract

Radio merupakan perangkat telekomunikasi yang mengirim gelombang elektromagnetik dimana gelombang ini merambat melalui udara. Perangkat radio terdiri dari komponen elektronika analog yang digunakan untuk mengolah sinyal secara sederhana serta memiliki kemampuan yang terbatas. Komponen elektronika analog belum bisa memenuhi kebutuhan teknologi telekomunikasi saat ini, seperti laju bit tinggi dan perangkat yang kecil. Memasuki era digital mengakibatkan perkembangan komponen elektronika hingga saat ini muncul perangkat elektronika terprogram. Dalam tugas akhir ini, dilakukan pengujian kinerja dari salah satu metode clock recovery, yaitu phase-locked-loop yang akan dimasukkan ke dalam sistem demodulasi BPSK yang diimplementasikan pada sepasang board DSK TMS320C6000. Ada dua buah implementasi yang diuji dalam tugas akhir ini, yaitu implementasi modulasi dan demodulasi BPSK tanpa menggunakan PLL dan dengan menggunakannya. Dari hasil implementasi tersebut, kemudian diuji, dianalisis dan ditentukan berapa besar penurunan nilai BER-nya, sehingga bisa diketahui apakah penggunaan metode PLL dibutuhkan pada sistem modulasi dan demodulasi BPSK yang diimplementasikan pada DSK TMS320C6000.
Rancang Bangun Jaringan Ad Hoc Berbasis Radio Paket pada Kanal Frekuensi Tinggi untuk Layanan Data Telemedika Khoirul Fahmi; Atik Choirul Hidajah; Achmad Affandi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.434 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.100

Abstract

Sistem layanan data telemedika konvensional di Indonesia selama ini masih dilakukan secara manual yaitu paper based document. Dengan adanya teknologi berbasis radio paket yang gratis ini dapat membantu tim medis puskesmas mengirim pesan ke pusat informasi (dinas kesehatan setempat) lalu dikirim ulang ke puskesmas lainnya secara cepat untuk kebutuhan pengiriman data berukuran kecil berupa teks. Untuk merealisasikan sistem  layanan  data  telemedika bagi  puskesmas di daerah terpencil, maka digunakan  sistem  komunikasi ad  hoc. Oleh karena itu dirancang protokol ad hoc yang sesuai karakteristik komunikasi paket radio beserta interface layanan data telemedika dalam bentuk program laporan rekam medis wabah mingguan. Dilakukan pengujian kanal HF Surabaya dan Lawang dengan mengirim sinyal carrier dengan daya 49,03 dBm sehingga level SNR audio yang diterima sebesar -4,293 dB. Dan juga dilakukan pengujian protokol mode point-to-point dan ad hoc pada kanal VHF di sekitar kampus ITS Surabaya berupa mekanisme route discovery, route cache, pengiriman data telemedika dan ACK/NAK serta pengiriman variasi jumlah karakter U. Dari pengujian kanal VHF tersebut diperoleh batas maksimal pengiriman pesan kontinyu setiap 3 detik dengan payload 140 karakter U untuk 3 node adalah 158 Byte tiap pengiriman pesan.
Co-Authors Achmad Sirojuddin Affressia, Ricca Ahmad Dwi Arianto Ahmad Dwi Arianto Ahmad Khoiri Ahmad Sirojuddin Ahmad Sirojuddin Ahmad Sirojuddin, Ahmad Amalia, Siska Aprilia, Rennanti Lunnadiyah Arianto, Ahmad Dwi Arief Rahman Arifin, Imam Asriadi N Atik Choirul Hidajah Ayu Saputri, Ayu Bagus Wahyu Nugraha Bambang Setiawan Bawazir, Hilda Retno Asih Boedinoegroho, Hany Candra Ahmadi Candra Ahmadi Candra Ahmadi, Candra Devy Kuswidiastuti Diana Purwitasari Dika Setiawan Dimas Anton Asfani Djoko Suprajitno Djoko Suprajitno Rahardjo Dwi Budi Martono Eka Handriani Eko Priyanto Endang Widjiati Endroyono Endroyono Endroyono, E Eni Karsiningsih Farid Andhika Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Firmansyah, Indra Firmansyah, Mohammad Rifqi Gamantyo Hendrantoro Gamantyo Hendrantoro Gatot Kusrahardjo Gatot Kusrahardjo Gatot Kusrohardjo Guspul, Ahmad Guspul, Ahmad Harno Pratomo Heniasari, Salsabila Heru Irianto Hono Sejati, Hono I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda I Made Yulistya Negara Indraswati, Badzlina Putri Istas Pratomo, Istas Jatmoko B. Santoso, Jatmoko B. Kalvein Rantelobo Khoirul Fahmi Kuncoro, Dony Yudy Kurniawati Mutmainah Livian Tjandra Lubis, Donal Fernado M. Fajar Adityo Machfud, Yusqi Maemunah, Titi Mahfud, Yusqi Michael Ardita Muazam Nugroho Muhammad Afif Muhammad Asrofi Murti, Handoko Wisnu Nixson Jeheskial Meok Nurlaili Dina Hafni Nurma Khusna Khanifa Nurmanto, Eddy Prasetiyono Hari Mukti Prawoto, Eko Puji Handayani Puspandam Katias Putra, Dwiki Indriansyah Putra, Guntur Dharma Radityo Prasetianto Wibowo Rahmat, Saiful Randi Eriko Hariyadi Reza Fuad Rachmad Reza Pradikta Risdianto Hermawan Riyanto, Dhany Rizki Aris Yunianto Sakinah Sakinah Sakinah Sakinah Saputra, Yoga Dwiki Satibi, Imam Setijadi, Eko Sirajuddin Sirajuddin SRI RAHAYU Sukawi, Zaenal Sun'anul Huda Supeno Mardi Susiki Nugroho, Supeno Mardi Surya Sumpeno Sutomo Sutomo Sutresno Tata Tanjung Tamara Tiffany Maliati Khumairoh Afandi Titiek Suryani Tri Arie Bowo Tri Fidrian Arya Tri Hasti Wulandari Trika Pitana Varisa Rahmawati Widyawan Wirawan Wirawan Wirawan Wirawan Wismanu Susetyo Wulandari, Tri Hasti Yogi Ageng Sri Legowo Yoyon Kusnendar Suprapto Yuhana, Umi Laili Yunianto, Rizki Aris Yuwono Yuwono