Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Layanan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Berbasis Sinkronisasi Learning Management System (LMS) Harno Pratomo; Achmad Affandi; Eko Setijadi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.554 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.104

Abstract

Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) merupakan salah satu cara dalam meningkatkan skill individu maupun kelompok masyarakat di Indonesia. Dengan menciptakan LSK-LSK yang terdistribusi di daerah-daerah akan dapat menghilangkan kesenjangan skill antara masyarakat kota dan masyarakat desa. LSK yang dulunya melaksanakan ujian maupun pelatihan secara tradisional atau biasa disebut paper based akan dijadikan sistem yang modern (computer based) dengan mengimplementasikan LMS dalam hal ini adalah moodle. Pada buku ini akan dirancang testbed sebuah desain dan implementasi sistem sinkronisasi LSK server berbasis LMS secara bi-direksional yang terdistribusi pada jaringan. Kemudian dari hasil testbed tersebut akan dilakukan pengujian untuk didapatkan data unjuk kerja sistem sinkronisasi pada jaringan dan data unjuk kerja LSK server. Pengujian sistem sinkronisasi diamati dengan membandingkan perbedaan perubahan course dan besar kecilnya file pada variasi bandwidth yang digunakan sedangkan pengujian unjuk kerja LSK server diamati dengan membandingkan jumlah user yang mengakses website LSK pada variasi bandwidth yang digunakan.
Analisis Unjuk Kerja Integrasi MLE (Mobile learning Engine) dengan SMS Gateway Achmad Sirojuddin; Achmad Affandi; Djoko Suprajitno R
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.357 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1256

Abstract

Belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Hal ini dapat dilakukan karena perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Pertumbuhan pengguna ponsel juga memiliki peran dalam mengubah gaya belajar siswa dari berbasis desktop ke berbasis ponsel. Teknologi e-learning yang ada bersifat pasif karena hanya menunggu sampai siswa atau guru untuk login. Desain notifikasi pada Mobile Learning Enging (MLE) ini ditujukan untuk memberikan pemberitahuan kepada pengguna bila ada penambahan, update, dan penghapusan mateil dalam bentuk kursus, forum, chat, wiki atau bahan lainnya. Pemberitahuan akan dikirim dalam bentuk Short Message Service (SMS) ke pengguna. Rancangan sistem ini akan menggunakan teknologi webservice sederhana untuk membuat komunikasi antara server LMS di web hosting dengan server SMS yang berada pada komputer lokal. Pada tugas akhir ini akan dianalisis unjuk kerja jaringan dan pengiriman SMS
Rancang Bangun Aplikasi Monitoring Jaringan dengan Menggunakan Simple Network Management Protocol Reza Pradikta; Achmad Affandi; Eko Setijadi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.486 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.2265

Abstract

Semakin meningkatnya ukuran dan jumlah perangkat jaringan akan semakin kompleks masalah pada jaringan sehingga diperlukan adanya pengawasan secara terus-menerus untuk menjamin ketersediaan atau availability layanan. Simple Network Management Protocol (SNMP) merupakan protokol aplikasi yang mampu menjalankan tugas untuk memonitoring kondisi jaringan. Pada tugas akhir ini akan dilakukan perancangan dan pembuatan Aplikasi monitoring jaringan dengan menggunakan protokol SNMP yang dilengkapi dengan sistem database untuk menyimpan dan mengolah nilai SNMP. Kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui tampilan dan fungsi dari Aplikasi yang telah dibuat. Pengujian juga dilakukan terhadap hasil aplikasi untuk mengetahui keakuratan. Hasil pengujian availability device dan availability sistem menunjukan bahwa aplikasi yang dibuat memiliki tingkat kesalahan 0 % jika dibandingkan dengan hasil perhitungan. Hasil pengujian trafik TCP menunjukkan bahwa aplikasi yang dibuat cukup akurat jika dibandingkan dengan software Wireshark dan Netstat dengan nilai selisih terbesar untuk hasil monitoring adalah 0,2784%.
Implementasi Dan Perancangan Online Charging System (OCS) IPTV Multichannel pada Jaringan IPv6 Bagus Wahyu Nugraha; Achmad Affandi; Djoko Suprajitno Rahardjo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.252 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5366

Abstract

IPTV didefinisikan sebagai layanan multimedia berbentuk data seperti televisi, video, audio, text, grafik yang dikirimkan melalui jaringan berbasisi IP tetapi harus diberikan dengan persyaratan seperti QOS dan experience, security, interactivity dan reliability.  Beberapa  feature yang  dimiliki oleh IPTV ini adalah IPTV dapat menyiarkan secara live  atau prerecorded digital video program-program pendidikan, komersial, scheduling / penjadwalan program dsb. Tentunya hal ini menggunakan IPTV akan menguntungkan dari sisi bisnis mengingat semakin banyaknya pengguna broadband. Dengan konvergen antara televisi, telephone dan access internet, IPTV dapat berkembang sesuai dengan tren masa kini yaitu IP based, sehingga mudah di akses oleh pengguna dan proses charging/billing yang sesuai dengan standar bisnis yang ada. Oleh karena itu, “Design and Implementation Online Charging System (OCS) IPTV Multichannel on IPv6 Network“ dibuat sebagai layanan konten yang dapat digunakan untuk teknologi yang menggunakan IP based. Dalam pembuatan rancang bangun system billing pada IPTV ini dihasilkan sebuah software yang user friendly sehingga penyedia layanan IPTV dapat dengan mudah menggunakan software yang telah dibuat.
Design of the Network Monitoring Applications Using SNMP (Simple Network Management Protocol) with Early Warning System and Network Mapping Muazam Nugroho; Achmad Affandi; Djoko Suprajitno Rahardjo
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.28 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5370

Abstract

Simple Network Management Protocol (SNMP) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk kebutuhan monitoring pada jaringan komputer. Dalam bekerja, SNMP terdiri dari Network Management Station (NMS) atau manager dan SNMP agent. NMS berfungsi sebagai mesin pengolahan informasi dari perangkat-perangkat jaringan yang dipantau (yang disebut sebagai SNMP agent). SNMP agent  terimplementasi  pada manageable node seperti router, server, dan perangkat jaringan lainnya.Pada periode sebelumnya,di Laboratorium Jaringan Telekomunikasi Jurusan Teknik Elektro ITS telah dibuat tiga sistem monitoring jaringan, yaitu network monitor yang dilengkapi dengan database, sistem peringatan dini, dan pemetaan jaringan (Network Mapping). Ketiga sistem ini masih berdiri sendiri, sehingga perlu dilakukan integrasi agar didapat suatu sistem yang memiliki fungsi lengkap.Dalam tugas akhir ini dilakukan perancangan dan pembuatan suatu Network Monitoring System yang merupakan integrasi antara Network Monitoring, Network Mapping, dan Sistem Peringatan Dini.
Testbed Komunikasi Terintegrasi untuk Angkutan Massal Cepat Surabaya Tiffany Maliati Khumairoh Afandi; Achmad Affandi; Djoko Suprajitno
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.441 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16202

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana pengelolaan Kota Surabaya dapat meningkatkan keefektifan pelayanan publik. Salah satu caranya adalah dengan penggunaan On-Board Unit (OBU) pada Angkutan Massal Cepat yang akan diterapkan di Kota Surabaya. OBU adalah terminal elektronik yang dapat memberikan informasi mengenai identitas dan posisi AMC, dan menghubungkan komunikasi antara CC-ROOM dengan pengemudi. Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem yang digunakan pada testbed komunikasi yang terintegrasi antara OBU (client) dengan CC-ROOM (server). Perancangan dan implementasi dilakukan dalam 2 tahap, yaitu  membuat arsitektur jaringan dan aplikasi sistem client-server yang digunakan untuk sistem komunikasi terintegrasi AMC. Aplikasi pengiriman data dari client ke server dibuat dengan menggunakan Borland Delphi 7. Jaringan yang digunakan yaitu jaringan seluler dan jaringan backbone. Pengujian sistem komunikasi terintegrasi AMC dilakukan dengan 2 macam pengujian, yaitu pengujian sistem client-server dan pengujian jaringan sistem yang terdiri dari packet loss dan throughput. Dari hasil pengujian packet loss dan throughput didapatkan rekomendasi ukuran data yang dapat diterapkan pada sistem komunikasi terintegrasi angkutan massal cepat Surabaya, yaitu sebesar 450 byte.
Rancang Bangun Aplikasi Perangkat Bergerak Pendataan Kondisi Bencana (Studi Kasus: MDMC Jawa Timur) Achmad Affandi; Radityo Prasetianto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i1.60120

Abstract

Bencana merupakan keresahan tersendiri bagi masyarakat yang menjadi korban. Segala bentuk bencana baik bencana alam, non-alam, ataupun sosial merupakan permasalahan bersama yang dihadapi masyarakat. Proses pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan untuk meminimalkan dampak dari bencana yang akan atau telah terjadi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merupakan lembaga utama yang mengoordinasikan berbagai lembaga-lembaga penanggulangan bencana di Indonesia. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) merupakan salah satu lembaga sosial kebencanaan yang berada di bawah Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam hal pelaksanaan penanggulangan bencana, MDMC dibantu oleh berbagai relawan dari regional Muhammadiyah. MDMC Jawa Timur sebagai salah satu regional juga turut membantu segala bentuk penanggulangan bencana yang terjadi di Indonesia. Dalam proses pengiriman bantuan pada umumnya diperlukan proses pendataan yang tepat dan cepat agar kebijakan lebih lanjut dapat segera dilaksanakan. Pengembangan aplikasi mobile disaster assessment berbasis Android dapat ditujukan untuk memudahkan relawan dalam proses pendataan kondisi dan kebutuhan saat terjadinya bencana. Dalam hal mengurangi risiko kurangnya akses terhadap internet, teknologi document oriented database dapat dimanfaatkan untuk tetap menyimpan data pada ponsel. Pada penelitian ini dikembangkan aplikasi Android yang dapat dijalankan dengan baik pada versi Android Marshmallow+. Aplikasi dapat menyimpan data saat tidak ada koneksi internet dan secara langsung mengirimkan data saat perangkat kembali terkoneksi ke internet
PENGEMBANGAN ROUTING PROTOCOL UNTUK GATEWAY AD HOC WIRELESS NETWORKS Nixson Jeheskial Meok; Achmad Affandi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2009): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan ad hoc adalah kumpulan dari beberapa mobile host yang membentuk suatu jaringan yang bersifat sementara tanpa ada infastruktur dan administrasi terpusat dengan karakteristik topologi yang dinamis. Hal ini menimbulkan masalah dalam hal routing dimana konvensional routing tidak didesain untuk topologi yang dinamis.Protokol rute harus dapat meminimalkan kontrol trafik misalnya periodik update message. Selain itu protokol rute harus reaktif, dimana hanya akan mencari atau menentukan suatu rute ketika menerima request khusus. Penelitian-penelitian sebelumnya lebih menekankan pada single user dan satu base station, sedangkan dalam penilitian ini dikembangkan hubungan antara gateway dengan beberapa terminal multi user. Karena masalah yang sering ditemui dalam komunikasi wireless adalah bagaimana menemukan rute yang cocok untuk mengirimkan paket data ke tujuan yang diinginkan, maka pembangunan protokol rute pada terminal yang difungsikan sebagai ad hoc untuk multi user mengacu pada suatu algoritma routing protocol, yang dipakai untuk memodelkan routing untuk gateway. Hasil yang diperoleh ini dipakai sebagai pengembangan platform untuk sistem komunikasi yang lebih luas.
PREDIKSI JANGKAUAN JARINGAN WIRELESS HF UNTUK SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA DI INDONESIA Wismanu Susetyo; Gamantyo Hendrantoro; Achmad Affandi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2008): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi radio frekuensi tinggi (2–30 MHz) adalah relatif  murah melebihi aplikasi line of sight. Dan memiliki kemampuan sebagai pengganti komunikasi satelit dan troposferik. Menggunakan jejaring berarah sensor nirkabel untuk memantau dan mengidentifikasi perilaku laut, tanah, gunung dan dsb. yang berhubungan dengan aktifitas bencana gempa bumi pada daerah yang relatif sempit. Semua data kemudian dikumpulkan dan diolah pada sebuah pusat daerah regional bencana untuk selanjutnya menggunakan jejaring nirkabel radio HF membentuk system peringatan dini bencana nasional. Media penting untuk komunikasi radio HF adalah ionosfer yang memiliki karakteristik propagasi berbeda berdasarkan tempat dan waktu, tetapi jika dapat memperhitungkan waktu dan lokasi yang tepat komunikasi jarak jauh bisa dilakukan.Paper ini dititikberatkan pada prediksi jangkauan komunikasi radio HF antar titik, yang digunakan dari enam titik pusat divisi regional ke titik pusat nasional di Indonesia. Menggunakan alat analisis komunikasi radio berbasis statistik VOACAP dihasilkan bahwa komunikasi radio terbaik  dapat dilakukan pada frekuensi bencana 12,6 MHz hampir sepanjang waktu tiap hari. Padang, Pontianak, Palu, Ambon, Kupang dan Tembagapura dipilih sebagai titik pusat divisi regional dengan pusat kendali nasional di Surabaya, keseluruhan kota memiliki luas cakupan yang cukup untuk membangun sistem peringatan dini bencana di Indonesia.
Evaluasi Kinerja Layanan IPTV pada Jaringan Testbed WiMAX Berbasis Standar IEEE 802.16-2004 Prasetiyono Hari Mukti; Rizki Aris Yunianto; Achmad Affandi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4 No 2: September 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.988 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n2.164.2015

Abstract

In this paper, a performance evaluation for IPTV Services over WiMAX testbed based on IEEE Standard 802.16-2004 will be described. The performance of the proposed system is evaluated in terms of delay, jitter, throughput and packet loss. Service performance evaluations are conducted on network topology of point-to-point in the variation of background traffic with different scheduling types. Background traffic is injected into the system to give the sense that the proposed system has variation traffic load. Scheduling type which are used in this paper are Best Effort (BE), Non-Real-Time Polling Service (nrtPS), Real-Time Polling Service (rtPS) and Unsolicited Grant Service (UGS). The expemerintal results of IPTV service performance over the testbed network show that the maximum average of delay, jitter, packet loss and jitter are 16.581 ms, 58.515 ms, 0.67 Mbps dan 10.96%, respectively.                                     Keywords : IPTV, QoS, Service Class, testbed, WiMAX Abstrak—Di dalam makalah ini dibahas mengenai implementasi Jaringan Testbed WiMAX untuk mendukung layanan IPTV. Jaringan testbed yang dibangun mengacu kepada Standar IEEE 802.16-2004. Kualitas kinerja dari layanan IPTV pada jaringan testbed ini akan dievaluasi menggunakan parameter delay, jitter, throughput dan packet loss. Evaluasi kinerja layanan tersebut akan dilakukan dalam topologi jaringan point-to-point dengan variasi background traffic pada jenis scheduling yang berbeda. Penambahan background traffic ini dimaksudkan agar kondisi jaringan yang dibangun mencerminkan kondisi sebenarnya yang memiliki variasi beban trafik. Jenis scheduling yang digunakan dalam proses evaluasi kinerja ini adalah Best Effort (BE), Non-Real-Time Polling Service (nrtPS), Real-Time Polling Service (rtPS) dan Unsolicited Grant Service (UGS). Hasil evaluasi kinerja layanan IPTV pada jaringan testbed ini menunjukkan bahwa masing-masing nilai maksmimal rata-rata untuk delay, jitter, throughput dan packet loss adalah sebesar 16,581 ms, 58,515 ms, 0,67 Mbps dan 10,96%.Kata Kunci : IPTV, QoS, Service Class, testbed, WiMAX
Co-Authors Achmad Sirojuddin Affressia, Ricca Ahmad Dwi Arianto Ahmad Dwi Arianto Ahmad Khoiri Ahmad Sirojuddin Ahmad Sirojuddin Ahmad Sirojuddin, Ahmad Amalia, Siska Aprilia, Rennanti Lunnadiyah Arianto, Ahmad Dwi Arief Rahman Arifin, Imam Asriadi N Atik Choirul Hidajah Ayu Saputri, Ayu Bagus Wahyu Nugraha Bambang Setiawan Bawazir, Hilda Retno Asih Boedinoegroho, Hany Candra Ahmadi Candra Ahmadi Candra Ahmadi, Candra Devy Kuswidiastuti Diana Purwitasari Dika Setiawan Dimas Anton Asfani Djoko Suprajitno Djoko Suprajitno Rahardjo Dwi Budi Martono Eka Handriani Eko Priyanto Endang Widjiati Endroyono Endroyono Endroyono, E Eni Karsiningsih Farid Andhika Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Firmansyah, Indra Firmansyah, Mohammad Rifqi Gamantyo Hendrantoro Gamantyo Hendrantoro Gatot Kusrahardjo Gatot Kusrahardjo Gatot Kusrohardjo Guspul, Ahmad Guspul, Ahmad Harno Pratomo Heniasari, Salsabila Heru Irianto Hono Sejati, Hono I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda I Made Yulistya Negara Indraswati, Badzlina Putri Istas Pratomo, Istas Jatmoko B. Santoso, Jatmoko B. Kalvein Rantelobo Khoirul Fahmi Kuncoro, Dony Yudy Kurniawati Mutmainah Livian Tjandra Lubis, Donal Fernado M. Fajar Adityo Machfud, Yusqi Maemunah, Titi Mahfud, Yusqi Michael Ardita Muazam Nugroho Muhammad Afif Muhammad Asrofi Murti, Handoko Wisnu Nixson Jeheskial Meok Nurlaili Dina Hafni Nurma Khusna Khanifa Nurmanto, Eddy Prasetiyono Hari Mukti Prawoto, Eko Puji Handayani Puspandam Katias Putra, Dwiki Indriansyah Putra, Guntur Dharma Radityo Prasetianto Wibowo Rahmat, Saiful Randi Eriko Hariyadi Reza Fuad Rachmad Reza Pradikta Risdianto Hermawan Riyanto, Dhany Rizki Aris Yunianto Sakinah Sakinah Sakinah Sakinah Saputra, Yoga Dwiki Satibi, Imam Setijadi, Eko Sirajuddin Sirajuddin SRI RAHAYU Sukawi, Zaenal Sun'anul Huda Supeno Mardi Susiki Nugroho, Supeno Mardi Surya Sumpeno Sutomo Sutomo Sutresno Tata Tanjung Tamara Tiffany Maliati Khumairoh Afandi Titiek Suryani Tri Arie Bowo Tri Fidrian Arya Tri Hasti Wulandari Trika Pitana Varisa Rahmawati Widyawan Wirawan Wirawan Wirawan Wirawan Wismanu Susetyo Wulandari, Tri Hasti Yogi Ageng Sri Legowo Yoyon Kusnendar Suprapto Yuhana, Umi Laili Yunianto, Rizki Aris Yuwono Yuwono