Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres Dan Dukungan Sosial Pada Ibu Terhadap Pemberian Asi Eksklusif di Samarinda Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita; Afiah, Nurul; A’isyah, Siti; Noviasty, Reny; Agustini, Rina Tri
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2024.v7.24-33

Abstract

Background The COVID-19 pandemic is causing stress in all aspects of life, including nursing mothers. This situation may affect exclusive breastfeeding coverage, which was only 66% in 2020. Factors contributing to low breastfeeding rates include maternal stress and social support. The aim of this study was to determine the association between maternal stress levels and social support for exclusive breastfeeding during the COVID-19 pandemic in Wonorejo Health Center, East Kalimantan. Methods The study design was cross-sectional with a sample of 165 mothers with children aged 6-24 months. Data collection was conducted online via a questionnaire on a Google Form link provided to subjects through their WhatsApp contacts. Data were analyzed using the chi-square test and the Kolmogorov-Smirnov test. Results 55.8% of mothers had high levels of social support supporting exclusive breastfeeding, and 81.2% of mothers experienced moderate stress. Data analysis using the chi-square test and Kolmogorov-Smirnov test showed no relationship between social support (p=0.056) and stress level (p=0.969) during exclusive breastfeeding. Conclusions There was no significant association between stress levels and social support among mothers of exclusively breastfed children aged 6 to 24 months during the COVID-19 pandemic at the Wonorejo Health Center in Samarinda, East Kalimantan. Wonorejo Health Center is encouraged to continuously improve its breastfeeding promotion programs for mothers and families.
Hubungan Konsumsi Kopi dan Garam Terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Bengkuring Kota Samarinda Annisa, Yulvia Septi; Afiah, Nurul; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.6 No.1 (2024) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v6i1.11100

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit meningkatnya tekanan darah yang menjadi problematika dunia dan berdampak pada peningkatan angka kesakitan serta kematian. Hipertensi memiliki faktor pemicu yang dapat diubah dan tidak dapat diubah, faktor pemicu yang tidak dapat diubah adalah usia, jenis kelamin, riwayat keturunan, sedangkan pada faktor pemicu yang dapat diubah diantaranya adalah konsumsi kopi dan garam.World Health Organization secara global mengatakan bahwa dengan presentase sebesar 22% dari total penduduk dunia menderita hipertensi (WHO, 2021). Riset Kesehatan Dasar Riskesdas (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa usia 55-75 tahun keatas menjadi peringkat I pertama dengan prevalensi hipertensi dengan catatan diagnosis oleh dokter.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi kopi dan garam terhadap kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bengkuring. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan case control, penentuan sampel penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan SQ-FFQ secara langsung dengan jumlah sampel sebanyak 52 sampel yang  terdiri dari 26 kontrol dan 26 kasus. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Berdasarkan uji statistik ditemukan hasil dengan nilai P Value  konsumsi garam dengan hipertensi (P Value = 0,017 dan OR = 6.353 ) dan P Value konsumsi kopi dengan hipertensi (P Value = 0,082). Kesimpulannya bahwa terdapat hubungan konsumsi garam dengan kejadian hipertensi dan tidak terdapat hubungan konsumsi kopi dengan kejadian hipertensi. Hasil penelitian ini disarankan bagi penderita hipertensi maupun bukan penderita hipertensi untuk selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah secara teratur dan membatasi konsumsi kopi serta mengurangi konsumsi garam sehingga dapat mengurangi potensi terjadinya komplikasi dan timbulnya penyakit lainnya.
Bersama Cegah Anemia : Pemberdayaan Remaja dalam Kampanye Gizi dan Pola Hidup Sehat Nurzihan, Nastitie Cinintya; Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih; Afiah, Nurul; Pijaryani, Indria; Eka Tyas Wahyuni, Leny; Dzikri, Akhmad
Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jurnalempathy.v6i1.315

Abstract

Background: Anemia remains a significant public health issue among adolescent girls in Samarinda, with a reported prevalence of 20.3%. The condition, often linked to iron deficiency, poses risks to physical development, cognitive performance, and overall well-being. Contributing factors include unbalanced dietary habits, menstruation, parasitic infections, and low awareness of nutritional needs. This activity aims to enhance the capacity of adolescents to prevent anemia through participatory and sustainable nutrition campaigns and healthy lifestyle practices. Methods: This community service initiative was conducted at SMA Negeri 1 and SMA Negeri 10 Samarinda from November 15-21, 2024, involving 40 female students. A participatory and educational approach was employed, including group discussions, health counseling, and the use of visual educational media such as booklets and PowerPoint presentations. Pre- and post-tests were administered to evaluate changes in knowledge. Results: The participants, predominantly aged 16 years, showed low baseline awareness about anemia. The intervention led to a 22% increase in knowledge regarding the causes, symptoms, and prevention of anemia. Interactive discussions and visual media effectively engaged students, promoting better understanding and proactive attitudes toward healthy lifestyles and iron intake. Conclusion: A participatory and visual-based approach is effective in promoting health knowledge and behavior change among adolescents, with potential long-term benefits for school and community health. Recommended activities include interactive nutrition education sessions, visual media campaigns, peer-led discussions, and community-based monitoring to sustain behavior change.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEMAMPUAN MENGHAFAL ALQURAN SANTRI MTS PONDOK PESANTREN DI KOTA SAMARINDA Rahmi, Asyifa Salsabila; Nadhiroh, Siti Rahayu; Afiah, Nurul; Syadza, Atthiyah Hanifah Nabilah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan hubungan antara status gizi dengan kemampuan menghafal Alquran pada santri pesantren di Kota Samarinda. Metode penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 150 santri sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia santri berkisar antara 12 hingga 17 tahun, dengan mayoritas pendidikan orang tua pada jenjang SLTA/SMA/SMK (69,3%) dan pekerjaan orang tua mayoritas sebagai pegawai perusahaan/swasta (53,3%). Status gizi santri mayoritas dalam kategori gizi normal (70,7%), sementara obesitas hanya ditemukan pada 4,7% santri. Kemampuan hafalan Alquran sebagian besar berada di bawah rata-rata (79,3%).Analisis statistik menunjukkan bahwa di Pesantren Ihya Ulumudin, tidak terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan kemampuan hafalan Alquran (nilai uji Somers’d approx.sig 0.26 > 0.05 dan nilai Value sebesar 0,07). Sebaliknya, di Pesantren Darul Falah, terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan kemampuan hafalan (nilai uji Somers’d approx.sig 0.03 < 0.05 dan nilai Value sebesar 0,23), meskipun hubungan ini tergolong sangat lemah.Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak adanya hubungan antara status gizi dan kemampuan menghafal Alquran di Pesantren Ihya Ulumudin, sedangkan di Pesantren Darul Falah terdapat hubungan yang sangat lemah. Diharapkan pihak pesantren dapat lebih mensosialisasikan pentingnya menjaga status gizi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan hafalan santri.
UPAYA PENINGKATAN PEMASARAN UMKM DESA KOTA BANGUN PASCA PANDEMI COVID-19 MELALUI METODE PENDEKATAN MEDIA DAN TEKNOLOGI Kemal, Rahmat Azhari; Pernantah, Piki Setri; Hafidz, Abdul; Ningsih, Alif Setya; Oktavia, Dian; Kamila, Elsya Nur; Gustina, Helma Lia; Maimunah, Maimunah; Anisyah, Nur; Afiah, Nurul; Riady, Recky Jedianta; Oktaviani, Voni
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v4i1.4551

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak pada sektor ekonomi, termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Desa Kota Bangun, Kabupaten Kampar, Riau memiliki beberapa UMKM yang dapat menjadi potensi untuk menyokong perekonomian desa. UMKM tersebut diantaranya ialah UMKM tempe, tahu, donat, pengepul lidi sawit, serta Pujasera. Namun karena adanya pandemi Covid-19 semua UMKM tersebut mengalami penurunan jumlah konsumen dikarenakan mengikuti protokol dari pemerintah untuk melakukan social distancing, sehingga terkendala untuk melakukan jual beli secara langsung. Meskipun pandemi Covid-19 sudah mulai berakhir, dampak yang diberikannya terhadap UMKM masih dapat dirasakan hingga saat ini, beberapa UMKM di Desa Kota Bangun yang terkena imbas dari pandemi mengalami penurunan penjualan produk sehingga terjadinya penurunan pendapatan. Selain itu pemilik UMKM juga terlambat dalam mengikuti arus perekonomian modern karena kurangnya pengetahuan mengenai pemasaran secara online dengan media E-marketing. Dengan munculnya masalah tersebut pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemasaran UMKM di Desa Kota Bangun yang dilakukan dengan memberikan pendampingan pembuatan media promosi usaha dan aktivitas promosi di media sosial. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapatkan apresiasi dari UMKM yang menjadi mitra. Mitra sasaran merasakan manfaat berupa penambahan wawasan serta penambahan omzet dan jangkauan pemasaran. Promosi usaha melalui media sosial diharapkan dapat berkelanjutan agar jangkauan pemasaran UMKM tidak hanya di Desa Kota Bangun saja tetapi hingga dikenal di luar desa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan serta perekonomian pemilik UMKM Desa Kota Bangun pasca pandemi Covid-19.
Increasing knowledge in healthy lifestyle of nutrition education in Samarinda Senior High Schools Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita; K, Iriyani; Nurzihan, Nastitie Cinintya; Susanto, Riezfian Raditya; Afiah, Nurul
Journal of Community Empowerment for Health Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcoemph.91924

Abstract

Introduction: Nutrition education is crucial in promoting a healthy lifestyle, including nutritious food consumption, to prevent anemia and stunting in Samarinda, East Kalimantan. The teenage years represent a crucial phase characterized by significant physical and psychological maturation, essential for optimal growth and development. Within this period, adolescents have distinct physiological and psychological requirements. Furthermore, nutritional deficiencies during this time can pose significant health challenges. This study evaluated the association between nutrition education and knowledge of healthy behaviors in Samarinda adolescents. Methods: This study used an action study among 59 high school students (10% overweight, 15-18 years) in Samarinda. Three meetings at every school, with pre-test, nutrition education, Kahoot game, and post-test. All participants were given information regarding the benefits and risks of the program before participation and signed an informed consent. A questionnaire measured knowledge of balanced nutrition, MyPlate contents, and physical activity. Paired t-test was used for the statistical analysis. Results:The majority of participants were female (80%), had normal nutritional status (63%), and did not regularly consume iron tablets (95%). Most participants knew about anemia from their parents (88%), so they suggested nutrition education such as anemia through face-to-face training and social media. An improvement in knowledge before and after face-to-face nutritional education was found in this study (p<0.001)Conclusion: There is an effect of providing education to increase knowledge in nutrition education among adolescents. 
PENGEMBANGAN WORDLESS PICTURE BOOK DIGITAL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD Nurul Afiah; Linda Zakiah; Ika Lestari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29687

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan media pembelajaran inovatif untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya pada materi gotong royong dalam Pendidikan Pancasila. Hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas V menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media Wordless Picture Book (WPB) digital berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian meliputi satu guru dan 32 siswa kelas V di SDN Tanjung Barat 07. Instrumen penelitian terdiri dari wawancara, observasi, angket validasi ahli, angket respons siswa, serta soal pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan media sebesar 89,16% dari ahli materi, media, dan bahasa dengan kategori sangat baik. Uji coba dilakukan melalui tiga tahap, yaitu one to one, small group, dan field test, dengan respons siswa sebesar 92,15%. Hasil tes menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan rata-rata nilai pretest 56,5 dan posttest 81,25, serta N-Gain sebesar 0,57 (kategori sedang). Dengan demikian, WPB digital berbasis PBL dinyatakan layak dan cukup efektif digunakan untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Kata kunci: Wordless Picture Book, Problem Based Learning, Berpikir Kritis, Pendidikan Pancasila, Sekolah Dasar
PENGARUH PEMBERIAN ASI TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JUANDA SAMARINDA Risva; Asrianti, Tanti; Afiah, Nurul; Muliyana, Dwi
Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (j-kis) Vol. 1 No. 01 (2019): Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-kis.v1i01.2

Abstract

Indonesia mengalami masalah gizi yang cukup berat khususnya pada anak, baik gizi kurang maupun gizi lebih, termasuk diantaranya stunting. Proporsi kejadian stunting cukup tinggi yakni 37,2% sehingga masih perlu mendapatkan perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan unutk mengetahui pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Juanda Kota Samarinda tahun 2018. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan case control. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 99 responden yang terdiri atas 33 kasus dan 66 kontrol. Hasil penelitian diperoleh proporsi balita yang mengalami stunting lebih tinggi dengan riwayat tidak mendapatkan ASI eksklusif (51,5%) meskipun secara statistik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (OR: 1,859; 95% CI: 0,797-4,338). Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan menyelidiki semua faktor yang dicurigai sebagai faktor risiko kejadian stuntin
LITERASI PANGAN INTERAKTIF: PENINGKATAN PEMAHAMAN LABEL PANGAN PADA REMAJA SMP MELALUI PERMAINAN EDUKATIF DAN SIMULASI KONSUMEN CERDAS Kawareng, Andi Tenri; Afiah, Nurul; Fahrul Rozi; Kuzaimah, Ummi; Megasari, Anitatia Ratna; Siddiq , Muhammad Nuzul Azhim Ash
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3105

Abstract

Pangan kemasan semakin mudah diakses oleh remaja di lingkungan sekolah maupun masyarakat, namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap label pangan masih rendah sehingga berpotensi menimbulkan pola konsumsi yang tidak sehat. Literasi pangan yang baik, termasuk kemampuan membaca dan memahami label pangan, sangat penting dalam mencegah masalah gizi dan penyakit tidak menular yang saat ini semakin meningkat pada kelompok usia remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta sikap remaja SMP terhadap label pangan melalui metode pembelajaran yang bersifat interaktif, partisipatif, dan menyenangkan. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, simulasi “Baca Label Yuk”, praktik konsumen cerdas, serta permainan edukatif puzzle “Tebak dan Isi Yuk” dengan melibatkan 53 siswa SMP Pondok Pesantren Putri Hidayatullah Samarinda. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan serta observasi aktivitas peserta untuk menilai sikap dan keterlibatan. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan signifikan nilai rata-rata pengetahuan dari 65,28 pada saat pretest menjadi 94,34 pada posttest (p=0,000). Sebagian besar peserta yang awalnya berada pada kategori pengetahuan sedang (84,91%) meningkat menjadi kategori pengetahuan baik (86,79%) setelah intervensi. Simulasi interaktif dan praktik konsumen cerdas melatih keterampilan analisis kritis peserta dalam memilih produk pangan yang sehat, aman, dan halal, sementara permainan puzzle mendorong keterlibatan aktif, memperkuat daya ingat, serta membentuk sikap positif dalam pemilihan pangan. Dengan demikian, literasi pangan interaktif terbukti sebagai strategi efektif untuk meningkatkan pemahaman label pangan dan menumbuhkan sikap bijak remaja dalam memilih produk pangan kemasan.