Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Lembar Kerja Siswa dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV di SDN 3 Akar-Kar Kecamatan Bayan Tahun Ajaran 2023/2024 Faozi, Ismul; Ramzi, Muhajirin; Mahendra, Juandra Prisma
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 3 No 2: Juni (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v3i2.600

Abstract

Penelitian ini dilatarbelangi kurang optimalnya penerapan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan berdampak pada hasil belajar siswa Kelas IV SDN 3 Akar-Akar menurun. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 3 Aka-Akar menggunakan bahan ajar Lembar Kerja Siswa (LKS). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas IV SDN 3 Akar-Akar, yang berjumlah 20 orang siswa, yang terdiri dari 12 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Tehnik analisis data secara deskriftif kuantitatif, sedangkan data penelitian diolah dengan persentase skor individu maksimal 75 sedangkan skor klasikal 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Lembar Kerja Siswa (LKS) dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV di SDN 3 Akar-Akar. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari ketuntasan klasikal siswa. Pada siklus I prosentase ketuntasan mencapai 65% (kategori belum tuntas) pada siklus II meningkat dengan prosentase ketuntasan mencapai 95%, sehingga dapat dikatakan telah mencapai ketuntasan. Peningkatan terjadi seiring dengan meningkatnya motivasi siswa, semakin tinggi motivasi maka siswa akan seakin giat belajar dan hasil belajarpun akan meningkat.
Teacher Strategies in Developing 5 Aspects of Early Childhood Development in Darma Wanita Jenggala State Kindergarten Eliyana, Eliyana; Ramzi, Muhajirin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 4 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i4.6425

Abstract

This research aims to describe teachers' strategies in developing 5 aspects of development at the Darma Wanita Jenggala State Kindergarten. The method used in this research is a qualitative-descriptive method and approach. The techniques used in this research are interview techniques, observation and documentation. The research results show teacher strategies in developing 5 aspects of development, that teacher strategy is a very important component to be carried out by teachers in PAUD or Kindergarten level institutions, because whether or not a learning goal is achieved depends on the strategy used. Through PAUD and Kindergarten educational institutions, teachers are expected to be able to stimulate 5 aspects of good development Development of Religious and Moral Values, Physical-Motor Development, Cognitive Development, Language Development, and Social-Emotional Development, at the Darma Wanita Jenggala State Kindergarten, we always prioritize strategies to support learning and methods and media that are good and appropriate to support the learning process that is carried out and adapted to the themes that will be presented at each learning meeting.  
(Class Management in Fostering Early Childhood Interest in Learning at Insan Kaamil Teniga Kindergarten) Eliyana, Eliyana; Ramzi, Muhajirin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 9, No 2 (2024): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v9i2.7035

Abstract

This research aims to describe Class Management in Fostering Children's Interest in Learning at Insan Kaamil Teniga Kindergarten. The method used in this research is a qualitative research approach and a descriptive research type. This research aims to describe everything related to classroom management in fostering children's interest in learning. The results of the research show that children's interest in learning can be fostered by several things, including Insan Kaamil Kindergarten teachers designing the class, arranging tables and chairs according to the child's wishes, paying more attention to the child, controlling the class atmosphere, making games or quizzes in between studying, and supported by media that is appropriate to the theme to be conveyed so that children feel happy, are interested in learning, and show attention when learning takes place. 
Manajemen Pendidik Dalam Mengembangkan Bahasa Melalui Media Buku Cerita Bergambar Di Paud Anak Negeri eliyana, eliyana; Ramzi, Muhajirin; Nursofiza, Nursofiza
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5470

Abstract

One aspect of child development that must develop is language development, so that children are able to communicate well in their social environment, training children to speak can improve communication and speak better, at an early age, the development is very good and it is very important for a teacher to stimulate child development to develop well, the role of a teacher or educator is very important in PAUD Anak Negeri. Educators who promote children's language development through picture book media and so-called "mewaran" media can help children begin to concentrate on what they hear, become more active with language, and learn to tell stories in simple words. By being able to complete it, you can successfully develop your child's language. language. This study uses qualitative and descriptive research types. High-quality research is research that illustrates research findings in this area. This study suggests that language development using the medium of picture books may have a positive impact on children.
Digitalization of Islamic Religious Education Learning and Children's Moral Values Management and Competency Analysis of teachers at PAUD Satya Prawira Academic Year 2024-2025 Ramzi, Muhajirin; Eliyana, Eliyana
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i1.8210

Abstract

In the 21st century, digital literacy is like a foundation to support a person's life, especially for young children, so that digital literacy is used as a teaching material, one of which is done by communicating via internet networks or utilizing social media by using digital media such as laptops or cellphones. which of course is not far from adult supervision. The development of the times is increasingly advanced, various discoveries and technological advances are increasingly real and have an impact on every aspect of life where not only adults feel it, but children are also involved in experiencing these technological advances so that digital literacy is now widely applied in good life. in the school environment and outside the school. This research aims to analyze the management and competence of teachers in learning in instilling Islamic religious and moral values and the implementation of digital-based learning media at PAUD Satya Prawira. Based on the results of this research, it provides recommendations that digital-based Islamic learning media in Satya Prawira PAUD can be used more optimally in the learning process and teachers are able to provide good learning in accordance with competency.
Konstruksi Kreatif Dalam Strategi Pembelajaran dan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Ramzi, Muhajirin; Eliyana, Eliyana
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 1 No 1 (2021): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa dan praktik berbahasa banyak terkait dengan faktor sosial, psikologis, filosofis, kultural, dan bahkan biologis. Budaya suatu masyarakat terungkap jelas melalui praktik bahasanya. Pemilihan kata, gaya berbahasa, intonasi, nada, bahkan gerak tubuh ketika berbahasa. Sejalan dengan perkembangan pembelajaran bahasa, perkembangan teori Pemerolehan Bahasa pun turut serta termasuk model Konstruktif Kreatif ini (pekembangan dari teori Comsky) bersifat nativis, rasionalis-kritis dan mentalis sehingga menempatkan manusia selaku pembelajar dalam matra kekreatifan tanpa mencabutnya dari matra lingkungan. Dengan kata lain, teori ini menunjukkan adanya simbiosis mutualisme antara lingkungan dengan pemikiran di dalam membentuk kretivitas pembelajar sewaktu yang bersangkutan memperoleh bahasa kedua. Strategi pembelajaran merupakan peran guru sebagai pelaksana pendidikan untuk terus berupaya dalam peningkatan pembelajaran kepada para anak didiknya karena guru sebagai pelaku reformasi di dalam kelas (classroom reform) harus terus mensiasati membangun kultur belajar siswa, melalui belajar untuk tahu (learning to know), belajar untuk berbuat (learning to do), belajar untuk menjadi sesuatu (learning to be), dan belajar untuk bekerjasama (learning to live together).
Implementasi Pendekatan Komunikatif Dalam Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Anak Usia Dini (Studi Kasus di Paud Insan Kaamil Teniga Lombok Utara) Ramzi, Muhajirin; Eliyana, Eliyana
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 1 No 2 (2021): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa dalam kehidupan manusia mempunyai peranan yang mutlak dan sangat penting, sejak manusia lahir hingga meninggal dunia, manusia tidak akan terlepas dari proses berbahasa. Bahasa mulai ada sejak manusia pertama diciptakan hingga saat ini, hanya saja cara penyampaiannya bahasa antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya berbeda-beda. Itu terbukti dari perbedaan bahasa, logat, ataupun intonasi yang digunakan dalam menyampaikan gagasan yang terdapat dalam diri masing-masing individu di daerah yang berbeda. Apabila dicermati dari fungsinya, maka bahasa menjadi suatu alat penghubung, baik antara individu dengan individu lainnya, individu dengan masyarakat, atau dalam ruang lingkup yang lebih luas yaitu antara satu bangsa dengan bangsa yang lainnya. Demikian juga halnya dengan bahasa Arab yang memiliki fungsi yang sangat istimewa bagi umat Islam sedunia. Bahasa Arab ditakdirkan sebagai bahasa pemersatu bagi semua muslim. Bahasa Arab dan al-Qur’an bagaikan dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Menguasai bahasa Arab adalah salah satu syarat wajib untuk dapat menguasai dan memahami al-Qur’an. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui makna dari Pendekatan Komunikatif, (2) Untuk mengetahui proses pengajaran bahasa Arab dengan menggunakan Pendekatan Komunikatif dalam pengajaran keterampilan berbicara bahasa Arab pada Anak Usia Dini (3) Untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan yang dihadapi dalam menerapkan Pendekatan Komunikatif dalam pengajaran keterampilan berbicara bahasa Arab pada Anak Usia Dini.
Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Resolusi Konflik Dalam Menjaga Hutan Adat Pada Masyarakat Wetu Telu di Bayan Sumiadi, Raden; Ramzi, Muhajirin
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 2 No 2 (2022): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal sebagai resolusi konflik dalam menjaga hutan adat pada masyarakat wetu telu di Bayan. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan peran kearifan lokal dalam membentuk karakter peduli terhadap lingkungan sehingga dapat dijadikan sebagai resolusi konflik ditengah masyarakat wetu telu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk melihat peran kearifan lokal dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan masyarakat wetu telu. Penelitian ini dilaksanakan di desa Bayan dengan pertimbangan bahwa desa Bayan sebagai rujukan pelaksanaan tradisi lokal. Dalam penelitian ini instrumen utamanya adalah peneliti sendiri dan didukung oleh instrumen wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal seperti prosesi ritual adat, doktrin mitos, dan awiq-awiq hutan adat memberikan dampak psitif terhadap penanaman nilai-nilai karakter masyarakat sehingga tidak pernah terjadi konflik kepentingan dan ekosistem hutan selalu terjaga.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Bercerita Melalui Media Boneka Tangan di Kelompok B Paud Riyadlusshibyan Tahun Pelajaran 2020/2021 Arzani, Muhammad; Ramzi, Muhajirin
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 1 No 2 (2021): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak melalui media boneka tangan pada anak Kelompok B di PAUD Riyadlusshibyan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini sebanyak 24 anak yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 13 anak perempuan. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara melalui media boneka tangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini apabila keterampilan berbicara anak telah mencapai 80% dengan kriteria sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada keterampilan berbicara melalui media boneka tangan pada anak Kelompok B di PAUD Riyadlusshibyan. Hasil observasi yang dilakukan pada saat Pratindakan menunjukkan bahwa keterampilan berbicara anak mencapai 36,36% dengan kriteria kurang, pada Siklus I meningkat mencapai 53,54% dengan kriteria cukup, dan pada Siklus II meningkat mencapai 83,54% dengan kriteria sangat baik. Langkah-langkah yang ditempuh untuk meningkatkan keterampilan bercerita melalui media boneka tangan yaitu sebagai berikut: 1) Guru bercerita menggunakan bonekatangan; 2) Guru mengelompokkan anak, tiap kelompok terdiri dari tiga anak; 3)Anak-anak mengulang kembali cerita yang telah disampaikan oleh guru; serta 4)Guru memberikan motivasi dan reward berupa “Tanda Bintang”.
Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permainan Tab Benteng Pada Anak Kelompok B TK Puncang Hijau Arzani, Muhammad; Ramzi, Muhajirin
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 2 No 1 (2022): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Puncang Hijau, yang berjumlah 26 anak, yang terdiri dari 14 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Instrumen penelitian menggunakan panduan observasi dan catatan lapangan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan sosial pada anak kelompok B TK Puncang Hijau dapat ditingkatkan melalui permainan tab benteng. Hal ini dibuktikan dari hasil yang diperoleh melalui permainan yang dilakukan, diketahui bahwa pada pertemuan pertama tindakan siklus II, diketahui bahwa pada aspek kerjasama, anak yang mencapai skor 3 ada 16 anak atau mencapai 61,5% dari total jumlah anak (26 anak). Pada aspek saling peduli, anak yang mencapai skor 3 ada 16 anak (61,5%). Pada aspek inisiatif, anak yang mencapai skor 3 ada 17 anak (65,4%). Pertemuan kedua tindakan siklus II, pada aspek kerjasama, anak yang mencapai skor 3 ada 25 anak atau mencapai 96,2% dari total jumlah anak (26 anak). Pada aspek saling peduli, anak yang mencapai skor 3 ada 25 anak (96,2%). Pada aspek inisiatif, anak yang mencapai skor 3 ada 25 anak (96,2%). Langkah-langkah yang dilakukan dalam upaya meningkatkan kemampuan sosial anak, meliputi (1) sebelum permainan, anak diminta mendengarkan penjelasan guru dan menyimak lebih baik lagi terhadap teknik permainan yang didemonstrasikan guru, (2) guru memberi contoh atau mendemonstrasikan teknik permainan “tab benteng”, dilakukan sebanyak 2 kali, (3) anak mendapat kesempatan bermain sebanyak dua kali, dan (4) agar lebih tertib, anak dikelompokkan sambil menunggu giliran bermain.