p-Index From 2021 - 2026
7.482
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Designing a Media Literacy Training Curriculum Framework for Junior High School Teachers Fadlillah, Ahmad Fajar; Ali, Mohammad; Hernawan, Asep Herry; Riyana, Cepi
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 25 No. 3 (2023): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v25i3.38928

Abstract

Being capable of media literacy is an important competence in the contemporary era characterized by widespread digitalization. Teachers play a vital role in integrating learning and imparting it in schools. However, due to the absence of media literacy training, their level of media literacy remains low. It necessitates a solution involving the creation of a training program by designing its curriculum beforehand. This study attempts to design a curriculum framework for media literacy training for teachers. The participants were junior high school teachers in West Java, with a total sample size of 381 teachers who used purposive sampling techniques. A design research method has been used to produce a prototype for research purposes. Research procedure refers to the three decisions that determine the design outcome, covering procedure design, problem analysis and solution design Data collected with questionnaires given to teachers and it has been analyzed using descriptive statistics with SPSS software 26. Results of this study provide a curriculum framework for media literacy training for junior high school teachers in West Java, including objectives, content, methods, and assessment. Its current training curriculum framework serves as a valuable reference point for enhancing the media literacy competence of teachers.
Learning Evaluation Through the Safe Exam Browser App Husni, Muhammad Gosani; Ali, Mohammad
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol. 8 No. 1 (2024): Vol 8, No1(2024): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v8i1.8846

Abstract

Every implementation of learning evaluation will have problems that arise so that innovations are needed that can overcome these problems. One of the innovations made to facilitate the learning evaluation system, so that learning evaluation activities will be helped. The research method used by researchers is qualitative, which refers to web data and observation results with interviews. So as to find how the effectiveness in implementing learning evaluation using Safe Exam Browser, then some of the supporting and inhibiting factors that are felt when using the application. By conducting considerations and discussions, the researcher concluded that using the Safe Exam Browser (SEB) application is very effective for modern-based educational institutions, with adequate media this application is very supportive to produce maximum Learning Evaluation, because the researcher mentioned that there are two values contained in it, namely the value of honesty and the value of self-confidence. With these two values, students will have good character and can have high morality for long-term provision for future success. The hope of the researcher is that the Safe Exam Browser application can be updated even better so that many institutions use the application, it will increase the value of higher quality and more advanced education.
Keteladanan Guru Pendidikan Agama: Kajian Role Model Spiritual Dan Krisis Moral Di Era Teknologi Ali, Mohammad; Pradana, Yudik; Wahono, Suparwoto Sapto; Machfudi, Moch. Imam; Arifin, Miftah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i4.1834

Abstract

Era teknologi digital membawa perubahan besar dalam perilaku, orientasi nilai, dan pola interaksi peserta didik. Kemudahan akses informasi tidak hanya membuka peluang pembelajaran, tetapi juga menghadirkan ancaman berupa degradasi moral, individualisme, hedonisme, serta rendahnya etika bermedia. Dalam konteks ini, keteladanan guru Pendidikan Agama Islam menjadi elemen strategis untuk membentuk karakter religius dan moral peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk: Mendeskripsikan urgensi keteladanan guru PAI dalam pembentukan karakter, menganalisis peran guru PAI sebagai role model spiritual, mengidentifikasi tantangan keteladanan di era digital, dan merumuskan strategi penguatan keteladanan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan kontemporer. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka melalui analisis jurnal dan buku periode 2020–2025. Sumber literatur dipilih berdasarkan relevansi dan kelayakan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru PAI merupakan metode paling efektif untuk menanamkan nilai spiritual, moral, dan sosial, karena peserta didik lebih mudah menginternalisasi nilai melalui contoh nyata dibandingkan instruksi verbal. Keteladanan guru terbukti memperkuat karakter religius, literasi moral digital, dan perilaku sosial siswa. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kompetensi spiritual, kepribadian, dan etika digital guru PAI sangat penting untuk menghadapi tantangan era teknologi. Hasil penelitian ini signifikan sebagai pijakan pengembangan strategi pendidikan karakter berbasis keteladanan di sekolah
Sholawat Content as a Da’wah Medium for Developing Public Officials’ Ethical Awareness in the Digital Era: Konten Sholawat sebagai Media Dakwah untuk Membangun Kesadaran Etika Pejabat Publik di Era Digital Ali, Mohammad; Rasyadi, Imron
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 7 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/abhats.vol7.iss1.art6

Abstract

This study aims to examine sholawat song content as a medium for delivering dakwah messages to public officials in order to build ethical awareness in the digital era. In today’s digital age, sholawat songs have spread widely across various digital platforms, including YouTube, TikTok, and others. This indicates that the medium of dakwah delivery has transformed within society from the traditional approach of sermons to more artistic methods, one of which is sholawat music that embeds religious messages within it. The method used in this study is a qualitative approach. This is based on the research objective, which requires analyses aligned with qualitative methods. Data collection in this study involved reviewing journals, books, regulations, and other sources relevant to the topic, ensuring strong analytical foundations. Data analysis was conducted by examining each data source and assessing its relevance to the study, allowing the results to be objective, valid, and accountable. The results indicate that sholawat song content can serve as a medium for conveying dakwah messages to public officials in order to develop ethical awareness in the digital era. Sholawat songs contain artistic elements that invite listeners to enjoy and absorb the messages within them. Furthermore, the use of art has historically become a form of knowledge continuously studied during the golden age of Islam. During the early spread of Islam in the Nusantara, Islamic teachings were conveyed through musical arts, enabling dakwah to spread beautifully among the community. [Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konten lagu sholawat sebagai media penyampaian pesan dakwah kepada pejabat publik dalam membentuk kesadaran etika pejabat di era digital. Sebab di era digital sekarang ini lagu sholawat telah tersebar di berbagai media digital, mulai dari YouTube, TikTok, dan media lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa media penyampaian dakwah telah berubah dalam kehidupan masyarakat yang awalnya dilakukan dengan ceramah, sekarang banyak dilakukan dengan kesenian, salah satunya lewat seni sholawat dengan menyelipkan pesan agama di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hal ini didasarkan pada tujuan penelitian yang membutuhkan analisis yang berhubungan dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui review jurnal, buku, peraturan, dan sumber lainnya yang memiliki hubungan dengan penelitian ini, sehingga penelitian ini mempunyai analisis yang kuat. Analisis data dilakukan dengan menelaah setiap sumber data yang diambil dan menganalisis hubungannya dengan penelitian ini sehingga menghasilkan temuan yang objektif, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten lagu sholawat dapat menjadi media penyampaian pesan dakwah kepada pejabat publik untuk membangun kesadaran etika di era digital. Lagu sholawat mengandung unsur seni yang dapat mengajak masyarakat untuk menikmati dan menyerap pesan yang terkandung di dalamnya. Selain itu, kesenian telah menjadi bagian dari ilmu pengetahuan yang terus dipelajari pada masa kejayaan Islam. Pada masa awal penyebaran Islam di Nusantara, ajaran Islam disampaikan melalui seni musik sehingga dakwah dapat menyebar dengan indah di tengah masyarakat.]
RANCANG BANGUN IMPACT SMOKE WARHEAD PADA ROKET LATIH EXPERIMENT (ROLEX) 70 mm : TERASENMIL Nahar, Khoirun; yono, Mar; Ali, Mohammad
Jurnal Otoranpur Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54317/oto.v6i2.636

Abstract

Smoke Warhead merupakan suatu bagian besar roket yang biasanya terletak di bagian nose yang berfungsi untuk mengeluarkan suatu isyarat dalam bentuk asap. Impact Smoke Warhead ini suatu terobosan guna menjawab persoalan yang sedang dihadapi pada penelitian sebelumnya yaitu Rancang Bangun Smoke Warhead pada Roket Latih Experiment (Rolex) 70 mm. Pada saat uji fungsi Smoke Warhead dengan menggunakan system elektrik ada kendala yang dihadapi yaitu sistem keamanan kurang, maka dengan menggunakan system Impact Smoke Warhead nantinya keamanan bagi personal terjamin aman pada saat proses pengangkutan maupun proses penggunaan. Bahan yang digunakan pada Impact Smoke Warhead adalah menggunakan bahan Kalium Klorat (KClO3), Sukrosa (C12H22O11), dan 1-Aminoanthraqinone (C14H9NO2). Hasil perhitungan formula kimia isian asap didapatkan komposisi bahan dasar yaitu 37% Kalium Klorat (KClO3), 13% Sukrosa (C12H22O11), dan penambahan zat warna yaitu 50% 1-Amonianthraquinone (C14H9NO2) dengan menggunakan massa isian asap 50 gr. Sehingga hasil dari pengujian Impact Smoke Warhead didapatkan waktu emisi lama asap 60 detik, dengan warna asap orange. Hasil dari perhitungan dan pengujian Impact Smoke Warhead dijatuhkan dengan ketinggian berbeda, dengan massa landasan pemukul yaitu 200 gr, maka didapatkan dengan ketinggian 2,020 m Impact Smoke Warhead dapat meledak dan mengeluarkan isian asap.
Co-Authors Achirda, Nur Achwan, Achwan Adi Prehanto Afifah, Adzkia Zakiyya Al Mubarok, Fahmi Ulum Aminoto, Toto Anda Juanda Angga Hadiapurwa Anggita Lisdianti, Rossa Anshory, Yoyo Zakaria Arwan, Juwintar Febriani Asep Herry Hernawan Atthahira, Nilakandhi Aulia, Farah Nizrina Azizah, Ainun Nur Azizi, Azizi Azka, Muhammad Yaser Arafat Azzahra, Salma Emilia B L, Abdurahman Berbudi B. L., Abdurrahman Berbudi Basalamah, H. Berbudi B L, Abdurahman Cepi Riyana, Cepi Dewi Cahyani, Dewi dhiyandari, indhira Dinn Wahyudin, Dinn Disman, Disman Dominikus Rato Dwi Agustina Dwi F., Muhammad Irfan Effy Mulyasari Erna Sariana Fadilla, Noorhana Fadlillah, Ahmad Fajar Farouq, Muhammad Fathurohman, Oman Febriansyah, Bilal Eleazar fikri, rhama Gustini, Gustini Hanifah Haqiqi, Muh Adam Hariandja, Andy Martahan Andreas Heryana, Chrisna Yuda Tama Husni, Muhammad Gosani Imas Yoyoh Imron Rasyadi Isniatun Munawaroh Jemmy Charles Kewas Kailani, Rizal Kemal, Selva Nouvalia Khairil Azhar Khoidin, Muhammad Kurniawan, Ganesa Puput Dinda Laksmi Dewi, Laksmi Laksono, Abdurahman Berbudi Bowo Lestari, Virny Dwiya Lisaninda, Annas Diah Lutfi, M Lutfi Maulana Maharani, Dhia Mahendra, Faisal Arif Mardiana, Tina Megandarisari, Megandarisari Miftah Arifin Moch. Imam Machfudi Mokhamad Syaom Barliana Muazarrah, Dhyah Muis, Rizal Rahmawan Mukhidin - Muslikun Mustafid, Milzam Musthofa, Triono Ali Mustika Nuramalia Handayani Muthoifin Mutohharun Jinan nafi, dian Nahar, Khoirun Nasirudin, Yusuf Nia Kurniawati Pambudi, Restu Arya Pamungkas, Dimas Bima Pasa, Alaia Pramesti Perdana, Muhammad Raka Pradana, Yudik Presticia, Arwa Nauly Rachmadhani, Risa Rifa'i, Feri Lukman Rifai, Alfan Rifqy Muhammad Hamzah Ritonga, Azis Rohman, Abdullah Kiddatul Rohman Ropo, Eero Rosantia, Rosantia Sabar Narimo Salsabila, Ananda Vio Satwika, Erna Septanti, Anggi Tamamia Shidqi, Pandu Naufal Sigrowati, Wahyu Sukirman, Dadang Suparwoto Sapto Wahono Sutiswa, Shandra Isasi syauqi, syahdan T. D. S., Anggi Artha Taqiyuddin, Yusuf Mukhtar Triyanita, Maya Tusholihat, Murtaqia Wachidah, Nur Wachidi Wachidi yono, Mar yovitaningtyas, taniya ‘Ain, Aufa Qutratu