p-Index From 2021 - 2026
7.411
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Scan : Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis Journal of Business & Banking Proceeding International Conference on Information Technology and Business Media Trend: Berkala Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan AGRIMOR Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Pertanian Agros Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH JURNAL AGRICA Jurnal Ilmiah Inovasi Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Jurnal Ilmiah RESPATI Jurnal Pendidikan dan Konseling JAS (Jurnal Agri Sains) Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan Jurnal Agribisnis Nusantara Science and Technology Proceedings Jurnal Ilmiah Agribios Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Agroteksos International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Veteran Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mediagro Tanjungpura International Journal on Dynamics Economics, Social Sciences, and Agribusiness (TIJDESSA) Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Jurnal Agrisep
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI CABAI MERAH (Studi Kasus di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi) Annisa Lulu; Hamidah Hendrarini; Prasmita Dian Wijayati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.3009

Abstract

 Banyuwangi Regency is the largest chili producer in East Java. Songgon District as one of the areas for the development of various chili plants in synergy with farmers and the Ministry of Agriculture. Sragi Village is an area with more potential for a program to develop various chili plants. It experienced an increase in red chili production in 2019, while other villages experienced stable production figures. Even so, Sragi Village experienced a continuous decline in red chili production and produced the lowest red chili compared to other villages in 2021, namely 0.5 tons. The purpose of this study was to determine: (1) The income level of red chili farming in Sragi Village, Songgon District, Banyuwangi Regency. (2) Feasibility of red chili farming in Sragi Village, Songgon District, Banyuwangi Regency. (3) Factors influencing red chili production in Sragi Village, Songgon District, Banyuwangi Regency. The type of research used in this research is a case study. The sampling technique in this study was carried out using the probability sampling method on 101 red chili farmers. The results of the study show that: (1) The income level of red chili farming in Sragi Village, Songgon District, Banyuwangi Regency is not classified as low. The average red chili farmer's land area is 0.16 ha and the production yield per harvest season is 69,200 kg/harvest season with an average of 1,384 kg/harvest season and the selling price is IDR 35,000/kg. The average total cost incurred IDR 37,562,833/harvest season. The average income received is IDR 2,422,000,000/harvest season with an average of IDR 48,440,000/harvest season. The average income received is IDR 10,877,167/harvest season. (2) Red chili farming in Sragi Village, Songgon District, Banyuwangi Regency is feasible. (3) Factors that influence the production of red chili farming in Sragi Village, Songgon District, Banyuwangi Regency include land area, seeds, fertilizers, pesticides, and capital. The factors that do not affect the production of red chili farming are laborINTISARIKabupaten Banyuwangi merupakan produsen cabai terbesar di Jawa Timur. Kecamatan Songgon sebagai salah satu kawasan untuk pengembangan aneka tanaman cabai dengan sinergi bersama para petani dan Kementerian Pertanian. Desa Sragi merupakan kawasan lebih berpotensi untuk program pengembangan aneka tanaman cabai mengalami penambahan angka produksi cabai merah pada tahun 2019, sedangkan desa lain mengalami kestabilan angka produksi. Walaupun demikian, Desa Sragi mengalami penurunan produksi cabai merah berkelanjutan dan memproduksi cabai merah paling rendah dibandingkan desa lain pada tahun 2021 yaitu 0,5 ton. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) Tingkat pendapatan usahatani cabai merah di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. (2) Kelayakan usahatani cabai merah di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cabai merah di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode probability sampling terhadap 101 petani cabai merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat pendapatan usahatani cabai merah di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi tidak tergolong rendah. Rata-rata luas lahan petani cabai merah 0,16 ha dan hasil produksi per musim panen sebesar 69.200 kg/musim panen dengan rata-rata 1.384 kg/musim panen dan harga jualnya Rp 35.000/kg. Total biaya rata-rata yang dikeluarkan Rp 37.562.833/musim panen. Penerimaan rata-rata yang diterima Rp 2.422.000.000/musim panen dengan rata-rata Rp 48.440.000/musim panen. Pendapatan rata-rata yang diterima Rp 10.877.167/musim panen. (2) Usahatani cabai merah di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi layak diusahakan. (3) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi usahatani cabai merah di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi meliputi luas lahan, benih, pupuk, pestisida, dan modal. Faktor faktor yang tidak berpngaruh terhadap produksi usahatani cabai merah yaitu tenaga kerja.
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI SIWALAN DI EDU WISATA LONTAR SEWU KABUPATEN GRESIK (Studi Kasus di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik) Andhu Ismail Aziza; Hamidah Hendrarini; Mirza Andrian Syah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3327

Abstract

This study was aimed : (1) to analyzed the added value of Siwalan into a product Dawet Siwalan and Legen Siwalan in Hendrosari Village, Menganti District, Gresik Regency, (2) to compared the added value Siwalan into Dawet Siwalan and Legen Siwalan in Hendrosari Village, Menganti District, Gresik Regency. The location of the research was determined purposively in Hendrosari Village, Menganti District, Gresik Regency. This research used a descriptive method. The type of data used was quantitative data. The sources of data used were primary data and secondary data. The data collection methods used interview techniques, observation, and documentation. The data analysis used the Hayami Method. The results showed that the added value of Dawet Siwalan was IDR 73.411,-/production, while the added value of Legen Siwalan was IDR 7.773,-/production. Based on the calculation of added value analysis, the added value of Dawet Siwalan are higher than Legen Siwalan. The added value ratio generated by Dawet Siwalan was 73% which categorized as high, while Siwalan Legen was 31% which categorized as medium. It was caused by several factors, such as: production capacity, amount of raw materials used, number of workers, output prices, raw material prices and the other cost of donation contributedKeywords:Added Value, Dawet Siwalan, Legen SiwalanINTISARIPenelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis nilai tambah siwalan menjadi produk dawet siwalan dan legen siwalan di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, (2) membandingkan nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan siwalan menjadi produk dawet siwalan dan legen siwalan di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah dawet siwalan sebesar Rp 73.411,-/produksi, sedangkan nilai tambah legen siwalan sebesar Rp 7.773,-/produksi. Berdasarkan perhitungan analisis nilai tambah, produk dawet siwalan lebih tinggi dibandingkan legen siwalan. Rasio nilai tambah yang dihasilkan dawet siwalan sebesar 73% di sini >40% dikategorikan tinggi, sedangkan legen siwalan sebesar 31% dikategorikan sedang. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, kapasitas produksi, jumlah bahan baku yang digunakan, jumlah tenaga kerja, harga output, harga bahan baku dan biaya sumbangan input lainnya. Kata kunci: Dawet Siwalan, Legen Siwalan, Nilai Tambah
PENGARUH SEGMENTING, TARGETING DAN POSITIONING ( STP) TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN KOPI EXCELSO DI CABANG JALAN MERR SURABAYA Humairatus Shaliha; Hamidah Hendrarini; Mubarokah Mubarokah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3391

Abstract

A strategy is needed to increase and expand the market by means of Segmenting, Targeting and Positioning (STP) as well as an analysis to determine the extent to which people are satisfied as consumers with excelso coffee products. The purpose of this research is to 1) find out how segmenting, targeting and positioning excelso coffee is. 2) analyze how segmenting, targeting and positioning affect customer satisfaction of excelso coffee. The sample used was 50 respondents, collecting data using a questionnaire. The Partial Least Square analysis technique is in the form of the WrapPLS 8.0 program which is used to analyze the Structural Equition Model (SEM). The results of this study indicate that segmenting, targeting and positioning have a significant effect on customer satisfaction Keywords : Segmenting, Targeting, Positioning,Kopi Excelso, consumer satisfaction INTISARISebuah strategi diperlukan untuk meningkatkan dan memperluas pasar dengan cara Segmenting, Targeting dan Positioning (STP) serta suatu analisa untuk mengetahui sejauh mana kepuasan masyarakat sebagai konsumen terhadap produk kopi excelso. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui bagaimana segmenting, targeting dan positioning kopi exelso 2) menganalisis bagaimana pengaruh segmenting, targeting daan positioning terhadap kepuasan konsumen kopi excelso. Sampel yang di gunakan sebanyak 50 responden, pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis Partial Least Square berupa program WrapPLS 8.0 yang dunakan untuk menganalisis Structural Equition Model (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa segmenting, targeting dan Positioning berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Kata Kunci : Segmenting, Targeting, Positioning, Kepuasan konsumen, Kopi Excelso
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS PRODUK TEMPE DIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR RIZQA ZALSABILA MULYADI; HAMIDAH HENDRARINI; DONA WAHYUNING LAILY
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3413

Abstract

Tempe is a product that is popular with Indonesian people. The problem in marketing tempeh is competitors. This has led to the need for creativity in marketing, not only market traditionally but also modernly using technology. This research aims to identify consumer characteristics, analyze Internal, External factors and appropriate marketing strategy alternative. The method of determining the sample in the study using purposive sampling with 55 respondents. This research data analysis method uses SWOT analysis, and QSPM analysis. The results of the research on SWOT analysis show that the strategy is located in kudran I, explained that internal strengths can create opportunities for tempeh product marketing strategies. QSPM analysis shows the highest TAS results, namely alternative strategies, developing production and marketing activities for tempeh products using technology, facilities and infrastructure. Keywords: Tempeh, Strategy, Marketing, Technology INTISARITempe merukan salah satu produk yang digemari masyarakat Indonesia. Permasalah dalam pemasaran tempe yaitu para pesaing. Hal ini menyebabkan dibutuhkannya kreatifitas Pemasaran, tidak hanya memasarkan secara tradisional tapi juga secara modern dengan menggunakan teknologi. Penelitian ini bertujuan ngeindentifikasi karakteristik konsumen, menganalisis faktor Internal, Eksternal dan alternatif strategi pemasaran yang tepat. Metode penentuan sampel  pada penelitian menggunakan purposive sampling dengan 55 orang responden. Metode analisis data penelitian ini menggunakan analisis SWOT, dan analisis QSPM. Hasil penelitaian pada analisis SWOT menunjukan bahwa strategi terletak pada kudran 1, menjelaskan kekuatan intenal dapat menciptakan peluang strategi pemasaran produk tempe. Analisi QSPM menunjukan hasil TAS tertinggi yaitu strategi alternatif, pengembangan kegiatan produksi dan pemasaran produk tempe menggunakan teknologi, sarana dan prasarana. Kata Kunci : Tempe, Strategi, Pemasaran, Teknologi
ANALISIS KELAYAKAN USAHA KOPI DI UD KOPI MURNI HS BENOWO SURABAYA Muhammad Masyhudi Sirajuddin Makki; Hamidah Hendrarini; Sri Widayanti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3585

Abstract

Sukoharjo Regency is one of the districts in Central Java Province that has the highest rice UD. Pure Coffee HS Benowo Surabaya anticipates the sustainability of the business wheel so that it does not suffer losses or business inefficiencies to keep going by conducting a feasibility analysis of the coffee business at UD Kopi Murni HS Benowo Surabaya in order to maintain the business that has been running. Quantitative research methods with income analysis methods and business feasibility analysis. The results showed that the coffee business at UD Kopi Murni HS Benowo Surabaya was feasible to run and develop with high income based on the Rp income calcul. 366,702,400, - with B/C and R/C values obtained 2.93 and 3.93. Key-words: Business feasibility, Coffee, IncomeINTISARIUD. Kopi Murni HS Benowo Surabaya mengantisipasi dalam keberlangsungan roda usaha agar tidak mengalami kerugian atau tidak efisien usaha untuk terus dijalankan dengan melakukan analisis kelayakan usaha kopi di UD Kopi Murni HS Benowo Surabaya guna mempertahankan usaha yang sudah dijalankan. Metode penelitian kuantitatif dengan metode analisis pendapatan dan analisis kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kopi UD Kopi Murni HS Benowo Surabaya layak untuk dijalankan dan dikembangkan dengan prolehan pendapatan yang tinggi berdasarkan hasil dari perhitungan pendapatan sebesar Rp 366.702.400,- dengan nilai B/C dan R/C  yang diperoleh 2,93 dan 3,93.  Kata kunci: Efisiensi, OPIP, Usaha tani 
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN MINUMAN KOPI DI STARBUCKS SUNCITY MALL SIDOARJO Aristawati, Diyah Ayu; Hendrarini, Hamidah; Tondang, Ika Sari
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.11011

Abstract

The current competition of the coffee industry makes product attributes and preferences a very important part to be noticed by entrepreneurs as it can be easier to provide what is consumer needs. The study aims to identify consumer characteristics, analyze attributes and levels of interest that are consumer preferences in the purchase of coffee drinks at Starbucks Suncity Mall Sidoarjo. The methods chosen for sampling were accidental samplings, with a total of 100 respondents. In this study, descriptive analysis is used to identify consumer characteristics, while conjoint analysis is applied to differentiate product attributes and the degree of importance to Starbucks coffee drink purchases. Research results showed that most buyers were women aged 17 to 27 with a final background of high school education or equivalent, a job as a student or university student, and have a monthly income of less than Rp 1,000,000. From the preference side, the attributes most attracting consumer attention are the sweet taste of coffee, the price of less than Rp 55,000, promo buy one get one on a particular event, a variety of coffee drinks, getting free items in a condiment bar, the design of a comfortable and attractive place, and easy packaging. Whereas the level of importance of attributes is taste, price, discount, elegance, facilities, packaging, and service.
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Keripik Singkong Di Kabuapten Tuban (Studi Kasus Pada UD. Sumekar Pratiwi Desa Prunggahan Wetan Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban) Mu'iz, Mochammad Abdul; Hendrarini, Hamidah; Rizkiyah, Noor
MEDIAGRO Vol 19, No 3 (2023): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v19i3.9270

Abstract

UD. Sumekar Pratiwi merupakan salah satu agroindustri yang memproduksi keripik singkong. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis besar biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan efisiensi 2) Menganalisis besarnya nilai tambah keripik singkong yang dihasilkan oleh UD. Sumekar Pratiwi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan penentuan lokasi dilakukan secara purposive atau sengaja. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dan observasi di lokasi usaha. Data sekunder didapatkan dari studi literatur sebelumnya seperti buku-buku jurnal dan penelitian terdahulu. Analisis data menggunakan analisis biaya, analisis penerimaan, analisis keuntungan, R/C ratio, dan analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan ubi kayu menjadi keripik singkong pada UD. Sumekar Pratiwi menguntungkan, layak diusahakan, dan memiliki nilai tambah yang tinggi. Biaya produksi yang dikeluarkan untuk membuat keripik singkong sebesar Rp1.196.563, penerimaan sebesar Rp. 1.500.000, pendapatan sebesar Rp 303.437, dan R/C ratio sebesar 1,25. Nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp 18.700-/kg dengan rasio nilai tambah sebesar 74,8% yang termasuk kategori nilai tambah tinggi.Kata kunci: Biaya produksi, penerimaan, pendapatan, R/C ratio, dan nilai tambah.
Strategi Pengembangan Usaha Sayur Hidroponik Pada “Hidromill Farm” Desa Prambon Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek Saputro, Gilang Cahyo; Hendrarini, Hamidah; Laily, Dona Wahyuning
JURNAL PERTANIAN Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v15i1.4123

Abstract

Satu diantara penyebab naiknya permintaan hortikultura ialah maraknya gaya hidup sehat di kalangan masyarakat, pada era modern telah sadar akan pentingnya kesehatan, dimana banyak masyarakat yang mulai mengkonsumsi makanan sehat, salah satu cara yakni dengan mengkonsumsi sayuran yang bebas dari pestisida yaitu hidroponik. Riset berikut tujuannya guna memahami bagaimana faktor Eksternal dan Internal usaha produksi sayur Hidroponik dari “Hidromill Farm” dan strategi pengembangan yang dilakukan pada usaha produksi sayur Hidroponik dari “Hidromill Farm”. Metode penelitian mengunakan analisis deskrptif melalui wawancara kepada 5 responden. Model analisis yang dipakai ialag Matriks EFAS dan IFAS, lalu kelangkah selanjutnya yaitu SWOT, dan terakhir yaitu menentukan kuadran untuk mengetahui strategi apa yang layak di laksanakan pada usaha “Hidromill Farm”. Pada tujuan pertama disimpulkan bahwa Analisis IFAS menunjukkan “Hidromill Farm” memiliki kekuatan di sisi internal, dan pada analisis EFAS “Hidromill Farm” memiliki peluang yang cukup dominan. Selanjutnya di tujuan kedua strategi pengembangan usaha yang di peroleh yaitu Strategi S-O dengan mengoptimalkan bahan baku dan tenaga SDM untuk meningkatkan produksi serta memperluas wilayah pemasaran
Analisis Kepuasan Wisatawan dan Strategi Pengembangan Agrowisata Bale Tani Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang Fajar, Yunus Abdul; Mubarokah, Mubarokah; Hendrarini, Hamidah
JURNAL PERTANIAN Vol 14, No 2 (2023): jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v14i2.3397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan wisatawan, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal agrowisata, serta merumuskan strategi pengembangan Agrowisata Bale Tani Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive. Metode analisis yang digunakan adalah Customer Satisfaction Index CSI untuk menganalisis kepuasan wisatawan dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata kesesuaian (Tki) 96% artinya masih terdapat atribut agrowisata yang belum sesuai dengan harapan wisatawan, sedangkan indeks kepuasan wisatawan (CSI) sebesar 78,49% artinya wisatawan puas terhadap agrowisata. Strategi pengembangan hasil analisis SWOT menunjukkan posisi Agrowisata Bale Tani pada kuadran I artinya strategi yang tepat yaitu strategi SO (Strengths-Opportunities) karena mempunyai faktor internal (kekuatan) dan eksternal (peluang) yang kuat. Kata Kunci: agrowisata, CSI, Strategi Pengembangan
PREFERENSI KONSUMEN BUAH SEMANGKA TANPA BIJI DI KOTA BANDUNG Shafira, Helen Febriana; Hendrarini, Hamidah; Setiawan, Risqi Firdaus
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i3.923

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen dalam pembelian buah semangka tanpa biji di Kota Bandung menganalisis preferensi konsumen terhadap keputusan pembelian buah semangka tanpa biji di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan data sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan ketentuan yaitu telah melakukan pembelian buah semangka tanpa biji di Kota Bandung Atribut buah semangka tanpa biji yang dianalisis terdiri dari atribut harga, atribut bentuk, atribut ukuran, atribut rasa, dan atribut penyajian. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum karakteristik konsumen buah semangka tanpa biji adalah perempuan, berstatus ibu rumah tangga, dengan rentang usia 26-35 tahun, pendidikan terakhir sarjana/sederajat, mempunyai pendapatan lebih dari Rp5.000.000 perbulan. Motivasi pembelian buah semangka tanpa biji untuk memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin keluarga serta kecenderungan melakukan pembelian buah semangka tanpa biji secara situasional dengan frekuensi pembelian seminggu sekali, dan buah semangka tanpa biji yang dibeli sebanyak 1 buah atau pack. Preferensi konsumen terhadap keputusan pembelian buah semangka tanpa biji mengacu pada pilihan buah semangka tanpa biji dengan atribut harga kurang dari Rp15.000 perkilogram, atribut bentuk bulat, atribut ukuran (3-5 kg), atribut rasa yang manis dan atribut penyajian yaitu potongan.
Co-Authors Achmad Fauzi Alit, Ronggo Alvian Dwiangga Wijaya Amalia, Hania Putri Ananda, Berliana Adella Andhu Ismail Aziza Anggriawan, Teddy Prima Annisa Lulu Aristawati, Diyah Ayu Arnesia Ramadani Putri Mega Azizah, Rika Nur Cahyasusanti, Ayu Dewi, Rinawati Dona Wahyuning Laily Dwi Indah Febriyani Eko Nurhadi Eko Nurhadi Eko Nurhadi Endang Yektiningsih, Endang Ernoiz Antriyandarti Fadilah, Rizka Putri Fajar, Yunus Abdul Fanny Cezarelia Rahmadani Farikhah Linda Aurantifolia Fatchur Rozci Ferri Nurviyanto Ramadani Firmansyah, Mochamad Hilmy Firza Prima Aditiawan Heri Susanto Hopid, Hopid Humairatus Shaliha Idhoh Fitriana, Nisa Hafi Iffa Nurwana Widhiyastuti Indah, Pawana Nur Indra Tjahaja Amir Irianto, Oktavyan Dwi Keriapy, Donny Obrial KHOIRUL ANAM Kodariawan, Rachmad M Samsul Arifien Mahanani, Anajeng Esri Edhi Maroeto Mirza Andrian Syah Mu'iz, Mochammad Abdul Mubarokah Mubarokah Muhammad Masyhudi Sirajuddin Makki Muhammad, Hawari Nabila, Naufal Elvia Nafisah Qurrota A’yyun Nindy Fadillah Noor Rizkiyah Nugroho, Sigit Dwi Nur Yunita Puspitasari Nuriah Yuliati Nurul Nurul Prasmita Dian Wijayati Purwanti, Arinta Qomariyah, Badriyatul Rahayu, Indah Risqi Firdaus Setiawan RIZQA ZALSABILA MULYADI Salsabila, Annisa Ainan Samputri, Ghea Lintang Samsul Huda Santoso, Wahyu Saputri, Hanggita Adwaa Saputro, Gilang Cahyo Sari Tondang, Ika Sari, Atika Permata Sayyidati Latifatun Nisa Setyadi , Taufik Shafira, Helen Febriana Shofiyatul Jannah Soedarto, Teguh Sri Tjondro Winarno, Sri Tjondro SRI WIDAYANTI Sri Widayanti Sudiyarto Sudiyarto Sundusia, Leyna Syarif Imam Hidayat Teti Hariyati, Teti Tondang, Ika Sari Tria Mei Hidayati Verina Anjelita Hutagaol Wahyu Santoso Wahyu Santoso Wati, Dwi Kusuma Zuhda Mila Fitriana Zuhda Mila Fitriana