Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN EDUKASI POLA HIDUP SEHAT DI DESA SIDAN, KLUMPRIT, SUKOHARJO Widiyono, Widiyono; Putra, Fajar Alam; Suwarni, Anik; Indriyati, Indriyati
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v4i1.111

Abstract

Upaya untuk membiasakan hidup bersih dan sehat sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat adalahmemberikan penyuluhan serta pemeriksaan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan potensi pola perilaku hidup bersih dan sehat bagi warga Desa Sidan, Klumprit, Sukoharjo. Kegiatan ini melibatkan partisipasi masyarakat Desa Sidan sehingga masyarakat dapat menyadari bahwa peningkatan kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan hidup sehat sehari-hari. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respon positif dan sangat antusias dalam berpartisipasi pemeriksaan kesehatan, kegiatan pendidikan kesehatan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Problem Solving Keluarga Yang Merawat Penderita Stroke Dalam Kesembuhan Pasien Elvira Mustika Watie; Anik Suwarni; Indriyati Indriyati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2302

Abstract

Stroke is one of the non-communicable diseases with the highest mortality and disability rates in Indonesia and the world. The role of the family in the process of caring for stroke patients is very important, especially in providing social support and problem solving skills during the recovery period. Social support includes emotional, informational, and instrumental aspects that can affect the mental and physical health of patients and families who care for them. Family problem solving skills are also key in overcoming various challenges in caring for stroke patients who require intensive attention and assistance.This study aims to analyze the relationship between social support and family problem solving skills in caring for stroke patients and its relationship to the patient's recovery process. This study uses a quantitative approach with a correlational analytical research type and a cross-sectional research design. Sample selection uses the Purposive Sampling technique. Data analysis uses the Kendall Tau correlation test.There is a relationship between social support and problem solving of families caring for stroke patients in patient recovery with a significance value of 0.019 <0.05, which means that there is a significant relationship between social support and problem solving. Then, from the Correlation Coefficient, the closeness of the relationship and the direction of the relationship can be seen, the Correlation Coefficient value shows a result of 0.31 which is a positive number.The higher the social support obtained by families caring for stroke patients, the higher the level of problem solving they have.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT STRES ORANG TUA PADA BAYI BBLR YANG DI RAWAT DI RUANG NICU RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI Sukatman, Lilik Sri Rahayu; Suwarni, Anik; aryani, atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Perawatan bayi BBLR di ruang intensif mempunyai dampak bagi orang tua seperti rasa takut, bersalah, stres dan cemas. Perasaan stres orang tua tidak boleh diabaikan karena apabila orang tua merasa stres, akan membuat orang tua tidak dapat merawat anaknya dengan baik. Mekanisme koping dibutuhkan untuk menekan tingkat stres yang dialami orang tua.Tujuan : Mengetahui hubungan mekanisme koping dengan tingkat stres orang tua pada bayi BBLR yang di rawat di ruang NICU RSUD dr. SOEDIRAN Mangun Sumarso Wonogiri. Metode: Penelitian kuantitatif. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasional, dengan pendakatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 43 orang tua yang mempunyai bayi BBLR yang dirawat di Rung NICU. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner mekanisme koping dan kuesioner Depresion Anxiety Stres Scale 42 (DASS 42) dan hanya diambil pada dimensi pertanyaan tingkat stres. data dianalisis menggunakan uji regresi sederhana. Hasil penelitian: Sebanyak 25 responden (58,1%) responden melakukan mekanisme koping maladaptif, 18 responden (41,9%) melakukan mekanisme koping adapatif. Sebanyak 31 orang (74,1%) mengalami stres kategori sedang dan 12 orang (27,1%) mengalami stres ringan. Hasil regresi sederhana diperoleh nilai p-value= 0,001 (p<0,05). Kesimpulan : Ada hubungan mekanisme koping dengan tingkat stres orang tua pada bayi BBLR yang di rawat di ruang NICU RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri
GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS PADA LANSIA DI WILAYAH KELURAHAN GAYAMDOMPO nursetyoputri_111002; Widiyono, Widiyono; Suwarni, Anik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoporosis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak terjadi pada lansia dan berisiko menyebabkan penurunan kualitas hidup, kecacatan, bahkan kematian akibat patah tulang. Kelompok lanjut usia (lansia) sangat beresiko menderita osteoporosis, sehingga apabila lansia mengalami patah tulang kejadiannya selalu dikaitkan dengan osteoporosis. Pencegahan osteoporosis sejak dini sangat penting, terutama melalui peran keluarga sebagai sistem pendukung utama bagi lansia. Keluarga menjadi salah satu pilihan lansia untuk tinggal karena merupakan tempat yang sesuai untuk lansia. Meningkatnya kejadian osteoporosis menuntut keluarga untuk berperan membantu pencegahan osteoporosis terutama pada lansia. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis gambaran dukungan keluarga dalam pencegahan osteoporosis pada lansia di wilayah Kelurahan Gayamdompo. Jenis penelitian ini adalah korelasi (correlational research). Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 57 responden.Instrument penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas distribusi dukungan keluarga lansia sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 30 responden (52,6%), Diharapkan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang osteoporosis
HUBUNGAN MOTIVASI IBU DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEJANG DEMAM BERULANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GATAK SUKOHARJO Titi Nurhayati; Suwarni, Anik; Indriyati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejang demam merupakan respon dari otak anak terhadap demam, dan biasanya terjadi di hari pertama demam. Namun setelah demam mencapai tingkat suhu yang tinggi, risiko kejang biasanya akan menurun. Mayoritas kejadian kejang demam sering terjadi pada usia 12 – 19 bulan dan lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki riwayat kejang demam dari keluarga Motivasi ibu untuk memberikan perawatan terbaik kepada anak dalam pencegahan suatu penyakit sangatlah diperlukan karena motivasi merupakan suatu dorongan tersendiri dalam diri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan motivasi ibu dengan perilaku pencegahan kejang demam berulang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gatak Sukoharjo. Metode dari penelitian ini yaitu dengan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden yang terlibat sejumlah 40 responden dengan metode Purposive Sampling. kuesioner menggunakan kuesioner motivasi ibu dan perilaku pencegahan kejang demam. analisa menggunakan uji Kendalls tau-b. Hasil Penelitian : Hasil dari uji statistik didapatkan hasil p value adalah 0,383. Hal ini berarti nilai p > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara motivasi ibu dengan perilaku pencegahan kejang demam berulang pada anak di wilayah kerja puskesmas gatak sukoharjo.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAWATAN DIRI KUSTA PADA PENDERITA KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AGATS PAPUA SARKOL, REMON; Suwarni, Anik; Murtutik, Lilis
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kusta merupakan salah satu penyakit yang menimbulkan masalah kesehatan di dunia dan Indonesia hingga saat ini, karena jika tidak ditangani dengan segera akan menimbulkan kerusakan permanen dengan masalah yang kompleks. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan perawatan diri kusta pada penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Agats Papua. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional korelasionaldengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pengukuran faktor-faktor yang berhubungan dengan perawatan diri pasien kusta di wilayah Puskesmas Agats. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien penyakit kusta di wilayah kerja Puskesmas Agats, dari hasil populasi tersebut didapatkan sampel 60 pasien penyakit kusta. Hasil: Sebagian besar perawatan diri penderita kusta pada penderita kusta termasuk dalam kategori buruk yaitu sebanyak 34 orang atau 56,67%. Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan penderita kusta tentang penyakit kusta dengan perawatan diri penderita kusta pada penderita kusta di Puskesmas Agats Papua. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan penderita kusta tentang penyakit kusta dengan perawatan diri kusta pada penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Agats Papua.  
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 2 SURAKARTA Linda Annisa Sholehah; Suwarni, Anik; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah keadaan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normal. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia. Salah satu faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian anemia adalah pengetahuan. Jika remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia, maka remaja putri dapat melakukan upaya pencegahan anemia dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di SMP Negeri 2 Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei yang berjenis deskriptif. Rancangan penelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 32 responden, yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja putri memiliki pengetahuan dengan kategori cukup yaitu sebanyak 20 remaja putri (63%). Diharapkan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang anemia untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia sehingga dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan sehingga mampu mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari anemia.
Positive effect of chewing gum on the recovery of intestinal peristalsis in post-laparotomy patients : pre-experimental study Widiyono; Ranti Ningsih Sumarni; Anik Suwarni; Sulomo
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jnki.2026.14(1).177-188

Abstract

Background: Laparotomy is an invasive treatment that involves surgery on the lining of the abdominal wall. The effect of laparotomy using general anesthesia is gastrointestinal motility and vomiting, and if it lasts more than 24 hours, and causes postoperative ileus (IPO). Chewing gum is a form of artificial feeding to stimulate the intestinal recovery process after surgery. A preliminary study at Waras Wiris Regional Hospital in Boyolali revealed that there were cases of post-appendectomy patients who experienced decreased or no increase in intestinal peristalsis.Various efforts are needed to accelerate the return of intestinal peristalsis in post laparotomy patients to accelerate flatus time, including developing independent nursing interventions for chewing gum. Objectives: This research examined how chewing gum affected intestinal peristalsis in Waras Wiris Hospital post-laparotomy patients. Methods: This quantitative pre-experimental research used a one-group pre- and post-test design. This research sampled 90 postoperative laparotomy patients using purposive sampling. Instruments included a stethoscope, Xylitol gum and observation sheets. All respondents were monitored regularly until they were discharged from the hospital, and the time until the first bowel sound was heard normal bowel sounds, the time until the first gas was passed, the time until the first feeling of hunger, and the time until the first defecation were documented. Surgical data, tolerance of chewing gum after surgery, and postoperative complications was recorded. Data analysis has used the paired t-test. Results: The average value (mean) of digestive peristalsis increased from 0.001 to 16.27 following the intervention. Chewing gum affects intestinal peristalsis in post-laparotomy patients, according to the paired t-test, which had p value of 0.001. Meaning there is an effect of chewing gum on restoration of intestinal peristalsis. Conclusions: Chewing gum may boost intestinal peristalsis after laparotomy
HUBUNGAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI PERAWAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PRAKTIK MANDIRI (HOMECARE) DALAM PELAKSANAAN PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI DI SUKOHARJO 2023 Sri Sugiyanti Utami; anik suwarni
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 01 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/jtzvp067

Abstract

Home care adalah pelayanan keperawatan yang dilakukan secara mandiri atau kelompok kepada pasien, dilakukan secara berkala dan komprehensif yang bertujuan agar pasien mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Dalam dunia usaha yang semakin kompetitif, setiap orang harus memiliki kreatifitas dan inovasi dalam menangkap peluang usaha termasuk dalam praktik mandiri perawat home care yang berkualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara jiwa kewirausahaan dan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan praktik mandiri (home care) dalam pelaksanaan praktik keperawatan mandiri. Desain penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif  dengan rancangan cross sectional. Hasil pengamatan di uji dengan menggunakan uji statistik kendall Tau-b, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 20 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan total sampling. Hasil pengamatan dilakukan dengan uji statistik dari hubungan jiwa kewirausahaan terhadap kualitas pelayanan home care didapatkan nilai p=0,003 dimana nilai p < 0,05 maka hipotesis diterima, sedangkan hubungan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan home care didapatkan nilai p=0,001 dimana nilai p < 0,05 maka hipotesis diterima. Simpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara jiwa kewirausahaan dan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan praktik mandiri (home care) dalam pelaksanaan praktik keperawatan mandiri oleh perawat.
EFEKTIFITAS PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN MEDIA FLYER DAN HEALTH TALK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KARYAWAN MENGENAI MASALAH FIT WITH NOTE DI PT. DONGGISENORO LNG KILANG GAS DI SULAWESI TENGAH Ratna Kumalasari; Anik Suwarni; Vitri Dyah Herawati
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 01 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/4yj00j15

Abstract

Fit With Note adalah mampu melakukan pekerjaan tetapi efektivitasnya menurun, ada keterbatatasan, perlu minum obat atau perlu adaptasi. Penyebab status kesehatan karyawan menjadi Fit With Note adalah penyakit tidak menular dan apabila tidak segera ditangani dapat menyebabkan status kesehatan menjadi Temporary Unfit. Oleh karena itu perlu dilakukan penyuluhan kesehatan dengan media flyer dan health talk guna meningkatkan pengetahuan karyawan mengenai masalah Fit With Note agar karyawan dapat merubah pola hidupnya sehingga status kesehatannya dapat kembali menjadi Fit atau tidak memburuk menjadi Temporary Unfit. Untuk mengetahui perbedaan Efektifitas Penyuluhan Kesehatan Dengan Media Flyer Dan Health Talk Terhadap Tingkat Pengetahuan Karyawan Mengenai Masalah Fit With Note Di PT. Donggi Senoro LNG Kilang Gas Di Sulawesi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini sebanyak 32 responden karyawan dengan status kesehatan Fit With Note dan sedang berada di dalam site saat penelitian, menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Analisis uji paired t-test dan uji beda (independent t-test), alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner mengenai masalah fit with note. Hasil Rata-rata skor pengetahuan karyawan sebelum diberikan intervensi dengan media flyer adalah 12,63 dan health talk 12,25. Rata-rata skor pengetahuan karyawan setelah diberikan intervensi dengan media flyer adalah 16,25 dan health talk 17,25. Terdapat pengaruh pemberian intervensi dengan media flyer terhadap tingkat pengetahuan karyawan (p value 0,001 < 0,05). Terdapat pengaruh pemberian intervensi dengan media health talk terhadap tingkat pengetahuan karyawan (p value <0,001 < 0,05). Nilai rerata selisih intervensi dengan media flyer 3,62 dan health talk 5,00 sebesar 1,38 poin, untuk melihat keefektifan media intervensi dilakukan uji beda dengan uji independent t-test diperoleh hasil p 0,016< 0,05 (α), artinya terdapat perbedaan efektivitas tentang masalah Fit With Note dengan media flyer dan health talk di PT Donggi Senoro LNG Kilang Gas di Sulawesi. Kesimpulan Intervensi dengan media health talk lebih efektif dibandingkan media flyer.
Co-Authors ., Nurwakit ., Widiyono abdul, ahwan Agustina, Niken Ahmad Syamsul Bahri, Ahmad Syamsul ahwan abdul Ahwan Ahwan Akmalia, Arta Alya Dyah Permatasari Permatasari Andrik Purwasito Anik Kadaryati Arta Akmalia Atik Ariyani Atik Aryani Atik Aryani Dewi Luri Wulandari Dewi, Tri Kesuma Dian Muhammad Rifai Didik Narsanto Dina Mariyana Dina Risnawati Dina Risnawati, Dina Dwi Kurniawati, Dwi Elvira Mustika Watie Eq Ganiswari, Talitha Erna Listyaningsih Erwin Kartinawati Etty Eriyanti Fajar Alam Putra Fajar Alam Putra, Fajar Alam Fakhri Fathony, Adib Febriyanti, Novita Fikrina Himatun Ulya Galih Adi Prasetyo Heni Nur Hayati Herawati, Vitri Dyah Hidayat, Tin Kumalasari Ida Wahyu Yunitaningrum Idris Yani Pamungkas Idris Yani Pamungkas Indri Ernawati Indriyati Indriyati Indriyati . Indriyati Indriyati Indriyati Indriyati Khoirul Anwar, Ahmad Kiki Aristyawati Kusuma Wardani Lia Anggraini Lia Rahayu Lilis Murtutik Lilis Murtutik Lilis Murtutik Linda Annisa Sholehah Lisdiarta, Agustinus Lisdiarta Luh Putu Ratna Sundari Maila Yesi Kharisma Wati Marjiyanto . Marjiyanto ., Marjiyanto Maryam, Rujanah Waluyawati Maryati . Muhammad Rifai, Dian Mustaan Mustaan Mustaan, Mustaan Musta’an Musta’an Musta’an Musta’an Ni’mah Mufidah Nola Juniati Novita Febriyanti Nuning Wahyu Tri Untari nursetyoputri_111002 Nurwakit . Popy Astriani Pradipto, Tegar prahasta, nyimas evandia Putri Suhendar, Rachmalia Ragil Tri Cahyo Saputro Ranti Ningsih Sumarni Rantiningsih Sumarni Ratna Kumalasari Reni Ariastuti Resziana Lucki Nur Dwi Pratiwi ROSO PRAJOKO Rosyadah Hafidz Rujanah Waluyawati Maryam Saputro, Ragil Tri Cahyo SARKOL, REMON Shinta Rositasari Shinta Rositasari Shinta Rositasari Silfanus Eda Sinta Mei Enjelina SINTA Rositasari Siti Nurhayati Sri Ernawati Sri Mularsih Sri Purwanti Sri Sugiyanti Utami Sri Sulastri Sukatman, Lilik Sri Rahayu Sukma Shinta Yunianti Sulastri Wahyuningsih Sulomo Sumarni, Ranti Sumarni, Rantiningsih Sutrisno Sutrisno Sutrisno, Sutrisno Tiara Azriliani Madaningtyas Titi Nurhayati Tulus Prasojo Utami, Sri Sugiyanti Utami Vitri Dyah Vitri Dyah Herawati Wahyuni . Widiyono Widiyono . Widiyono . Widiyono, Widiyono Winarti Winarti Wiratmi, Wiratmi Wulansari, Agix Yusnanda Arintowati Zetik Undarti Zetik Undarti, Zetik