Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGAJARAN MATERI AHWALUL SYAHSYIYYAH SEBAGAI SARANA EDUKASI HUKUM ISLAM BAGI SISWA TINGKAT MADRASAH ALIYAH Ansori, Ahmad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36778

Abstract

Pengajaran materi Ahwalul Syahsyiyyah di Madrasah Aliyah berperan penting dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang Hukum Islam, terutama dalam aspek hukum keluarga. Penggunaan metode pengajaran yang interaktif seperti studi kasus, diskusi kelompok, dan simulasi peradilan terbukti efektif dalam memfasilitasi pembelajaran yang mendalam dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research atau studi pustaka. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah artikel jurnal ilmiah dan laporan hasil penelitian yang relevan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 1). Efektivitas pengajaran materi ahwalul syahsyiyyah dalam meningkatkan pemahaman siswa Madrasah Aliyah tentang hukum Islam bahwa pengajaran materi Ahwalul Syahsyiyyah efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa Madrasah Aliyah tentang Hukum Islam, terutama dalam konsep-konsep dasar seperti pernikahan, perceraian, dan warisan. Siswa lebih memahami hukum keluarga Islam secara teoritis dan praktis. 2). Metode pengajaran materi ahwalul syahsyiyyah dalam meningkatkan pemahaman siswa Madrasah Aliyah tentang hukum Islam adalah metode studi kasus, diskusi kelompok, dan simulasi peradilan terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Metode-metode ini membantu siswa mengaitkan teori dengan situasi nyata, memperdalam pemahaman mereka tentang hukum keluarga Islam. 3). Dampak pengajaran materi ahwalul syahsyiyyah dalam meningkatkan pemahaman siswa Madrasah Aliyah tentang hukum Islam adalah bahwa berdampak positif pada kesadaran hukum siswa, memperkuat nilai-nilai Islam dalam kehidupan mereka. Siswa menjadi lebih memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan hukum Islam di kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DALAM PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SEKOLAH NEGERI DAN SWASTA aisah, Siti Nur Aisah; Ansori, Ahmad; Hikmah, Mutiara; Putri Amelia Nst, Nadya
JOURNAL J-MPI : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN Vol. 4 No. 2 (2025): JOURNAL J-MPI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi, Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journaljmpi.v4i2.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintahan dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah negeri dan swasta, serta mengidentifikasi perbedaan pengelolaan dan faktor-faktor pendukung maupun penghambatnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik, regulasi pemerintah, dan hasil penelitian terdahulu. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah menerapkan kebijakan melalui pendanaan APBN, APBD, BOS, dan DAK, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, birokrasi yang panjang, dan ketimpangan antarwilayah. Sekolah negeri cenderung terikat regulasi, sedangkan sekolah swasta lebih fleksibel namun terkendala dana. Faktor pendukung meliputi kebijakan desentralisasi, peran masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor. Diperlukan strategi kolaboratif dan peningkatan efektivitas kebijakan untuk pemerataan kualitas pendidikan.
Peran Peran Education Management Information System (EMIS) dalam Transparansi dan Akuntabilitas Data di Ponpes Tahfizul Qur’an Ansori, Ahmad; Mandela, Rahmat Yoza; Agustinus, Fahrullah; Adawiyah, Rahel; S., Salwa Riswanda
Academy of Social Science and Global Citizenship Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Academy of Social Science and Global Citizenship Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aossagcj.v5i2.3278

Abstract

This study aims to examine the role of the Education Management Information System (EMIS) in realizing data transparency and accountability at the Tahfizul Qur'an Islamic Boarding School in Sungai Pinang, identify operational obstacles in its implementation, and determine strategies and future prospects in strengthening EMIS-based governance towards the principles of good governance. Using a qualitative approach, the study was conducted through direct observation and in-depth interviews with the head of the Islamic boarding school, EMIS operators, and administrative staff. Data collection referred to semi-structured guidelines to capture experiences, challenges, and perceptions of the system. Data analysis was carried out through data reduction, presentation, and drawing conclusions based on the Moleong model. The results indicate that EMIS is effective in increasing transparency through open data access and strengthening accountability through verified digital documentation. However, its implementation is hampered by five problems: system disruptions during unannounced maintenance, limited operator competency, weak internal coordination in document collection, inadequate technological infrastructure, and minimal outreach and mentoring from the Ministry of Religious Affairs. These findings confirm that the success of EMIS depends not only on system availability, but also on institutional capacity, infrastructure support, and synergy between central policies and field realities. Thus, EMIS has the potential to become an effective governance instrument if these operational constraints can be addressed systematically and sustainably.
Penerapan Siklus Plan, Do, Check, Act (PDCA) dalam Manajemen Event Khairi, Amalan; Subakti, Ilham Ageng; Ansori, Ahmad
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2231

Abstract

Manajemen event merupakan proses yang kompleks dan memerlukan pendekatan manajerial yang sistematis agar penyelenggaraan kegiatan berjalan efektif dan efisien. Siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA) dipandang sebagai pendekatan yang relevan karena menekankan perbaikan berkelanjutan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan siklus PDCA dalam manajemen event serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai artikel jurnal dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PDCA mampu memberikan kerangka kerja yang terstruktur dalam pengelolaan event, mulai dari perumusan tujuan hingga evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Penerapan PDCA didukung oleh komitmen sumber daya manusia, komunikasi tim yang efektif, sistem kerja yang terstruktur, serta budaya evaluasi. Namun, keterbatasan waktu dan anggaran, rendahnya pemahaman PDCA, minimnya dokumentasi, dan sifat event yang temporer menjadi hambatan utama dalam implementasinya.
PENDAMPINGAN OTOMATISASI TATA PERSURATAN DIGITAL DI MIS DARUL IHSANIAH ROKAN HULU Ansori, Ahmad; Hasri, Salfen; Faruq, Umar; Setyaningsih, Rini; Sabrifha, Eli; Sari, Arrum Intan
COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION Vol 4, No 2 (2025): Community Service Journal Of Economic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/csjee.v4i2.38969

Abstract

Correspondence administration is an essential component in the governance of educational institutions. However, the manual processes still employed by most schools, including MIS Darul Ihsaniah Rokan Hulu, often lead to various obstacles such as delays in archiving, recording errors, and difficulties in data retrieval. To address these challenges, innovation through the digital automation of correspondence management is required. This community service program aimed to provide assistance in implementing digital correspondence automation at MIS Darul Ihsaniah. The activity was carried out using the Participatory Action Research (PAR) approach, consisting of several stages: preparation, training and workshops, implementation and technical assistance, and evaluation. The mentoring activities resulted in a significant improvement in participants’ ability to manage correspondence digitally. The head of the madrasah, administrative staff, and teachers were able to understand the basic concepts of digital correspondence management and apply the use of official email as a medium for communication and official letter delivery. Participants also became proficient in managing documents using Google Drive with a structured folder system and clear access rights. Moreover, they were capable of creating standardized digital letter templates and implementing an automatic letter numbering system through spreadsheets to ensure proper archiving. The tangible impacts of this activity include increased efficiency in the archiving and distribution processes, enhanced administrative professionalism, and the development of a work culture that is more adaptive to information technology within the madrasah environment.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DALAM PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SEKOLAH NEGERI DAN SWASTA aisah, Siti Nur Aisah; Ansori, Ahmad; Hikmah, Mutiara; Putri Amelia Nst, Nadya
JOURNAL J-MPI : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN Vol. 4 No. 2 (2025): JOURNAL J-MPI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi, Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journaljmpi.v4i2.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintahan dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah negeri dan swasta, serta mengidentifikasi perbedaan pengelolaan dan faktor-faktor pendukung maupun penghambatnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik, regulasi pemerintah, dan hasil penelitian terdahulu. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah menerapkan kebijakan melalui pendanaan APBN, APBD, BOS, dan DAK, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, birokrasi yang panjang, dan ketimpangan antarwilayah. Sekolah negeri cenderung terikat regulasi, sedangkan sekolah swasta lebih fleksibel namun terkendala dana. Faktor pendukung meliputi kebijakan desentralisasi, peran masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor. Diperlukan strategi kolaboratif dan peningkatan efektivitas kebijakan untuk pemerataan kualitas pendidikan.
Workshop digitalisasi administrasi pendidikan pada guru dan tenaga kependidikan di SMA Negeri 4 Tapung Ansori, Ahmad; Sabrifha, Eli; Damsir, Damsir; Ramadhan, Muhammad Aryo Ramadhan; Ratnasari, Vebi Reski Ratnasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37678

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut lembaga pendidikan untuk beradaptasi, terutama dalam pengelolaan surat-menyurat dan absensi yang sebelumnya dilakukan secara manual dan memerlukan waktu yang panjang. PKM ini bertujuan memberikan pendampingan praktis kepada peserta dalam membuat surat otomatis berbasis Google Workspace serta merancang absensi digital menggunakan Canva AI. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung. Pada pembuatan surat otomatis, peserta dilatih menyusun template surat digital pada Google Docs, membuat Google Form sebagai alat pengumpulan data, mengelola data melalui Google Spreadsheet, serta menggunakan add-on Autocrat untuk menghasilkan surat otomatis yang terkirim langsung ke email pengguna. Sementara itu, pada pembuatan absensi digital, peserta diperkenalkan pada fitur AI di Canva untuk membuat desain absensi berbasis instruksi teks, melakukan pengisian data kehadiran, serta mengunduh absensi dalam format digital yang dapat digunakan sebagai dokumen administrasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan teknologi digital untuk kebutuhan administrasi. Peserta mampu menghasilkan surat resmi secara otomatis dan mendesain absensi digital yang lebih efisien, rapi, dan mudah didistribusikan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berkontribusi pada terbentuknya budaya kerja administrasi berbasis digital yang lebih efektif, akurat, dan sesuai dengan tuntutan era modern. Kata kunci: digitalisasi administrasi; surat otomatis; absensi digital; google workscpace; Canva AI. Abstract The rapid development of technology requires educational institutions to adapt, particularly in managing correspondence and attendance systems that were previously handled manually and required considerable time. This Community Service Program (PKM) aims to provide practical assistance to participants in creating automated correspondence based on Google Workspace and designing digital attendance systems using Canva AI. The activity methods include material presentation, demonstrations, and hands-on practice. In the creation of automated letters, participants were trained to develop digital letter templates using Google Docs, create Google Forms as data collection tools, manage data through Google Spreadsheets, and utilize the Autocrat add-on to generate automated letters that are sent directly to users’ email addresses. Meanwhile, in designing digital attendance systems, participants were introduced to Canva’s AI features to create attendance designs based on text-based instructions, input attendance data, and download attendance files in digital formats suitable for school administrative documents. The results of the activity indicate an improvement in participants’ understanding and skills in applying digital technology for administrative purposes. Participants were able to generate official letters automatically and design digital attendance records that are more efficient, well-organized, and easy to distribute. Thus, this PKM activity contributes to the establishment of a more effective, accurate, and modern digital-based administrative work culture. Keywords: administrative digitalization; automated correspondence; digital attendance; google workspace; Canva AI.