p-Index From 2021 - 2026
9.255
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan Usia Dini Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Purwadita : Jurnal Agama dan Budaya VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal International Journal of Community Service Learning International Journal of Language and Literature Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Golden Age EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Thufuli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Anak Usia Dini Indonesian Values and Character Education Journal MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Journal for Lesson and Learning Studies Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Kumarottama : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK KELOMPOK B TK GUGUS II BULELENG ., Ni Wayan Rian Astami; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan menyimak antara kelompok anak yang diberikan media pembelajaran audio visual dan anak yang diberikan media gambar pada anak kelompok B TK Gugus II Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan Non-equivalen Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa TK kelompok B Gugus II Kecamatan Buleleng dengan melibatkan 426 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Sampel penelitian yaitu siswa TK Pradnya Paramita Singaraja yang berjumlah 20 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa TK Widya Kumara Sthana Singaraja yang berjumlah 18 orang sebagai kelas kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi berupa lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t menggunakan SPPS 16.0 for windows diperoleh nilai sig (2-tailed) = 0,000 sedangkan pada taraf signifikansi 5% = 0,05, maka sig (2-tailed) = 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyimak pada anak yang dibelajarakan dengan media pembelajaran audio visual dan yang dibelajarkan berupa media gambar pada anak kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata Kunci : media audio visual, kemampuan menyimak, anak usia dini. This study was aimed to know the difference of listening skills between groups of children who were given audio-visual learning media and children who were given picture media for children in group B TK Gugus II Buleleng sub-district in academic year 2018/2019. The type of this research is Non-equivalen Post Test Only Control Group Design. The population in this study were kindergarten students group B, Gugus II, Buleleng sub-district which involving of 426 respondents. The sampling technique used is random sampling. The research sample was 20 stuudents as the experimental class from Pradnya Paramita Singaraja kindergarten and 18 students as the control class from Kumara Sthana Singaraja kindergarten. The data of this study were collected by observation method using an observation sheet. Data?s collection was analyzed using t-test descriptive analysis. Based on the results of the t-test analysis using SPPS 16.0 for windows, the value of sig (2-tailed) = 0,000 while at the significance level of 5% = 0.05, then sig (2-tailed) = 0,000
PENERAPAN KEGIATAN MELIPAT KERTAS ORIGAMI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Ni Kadek Seri Ayu Wiryaningsih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.8161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak dengan menerapkan metode penugasan melalui melipat kertas origami pada anak kelompok B2 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama dua siklus. Siklus I terdiri dari 6 pertemuan dan siklus II terdiri dari 6 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 20 anak. Data yang diambil dalam penelitian ini mencakup data tentang kemampuan motorik halus anak. Data kemampuan motorik halus anak dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen lembar observasi dimana penilaian ini dilaksanakan pada tiap pertemuan. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penugasan melalui melipat kertas origami berwarna dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak pada anak kelompok B2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. Persentase skor kemampuan motoric halus anak pada siklus I adalah 49,58% dengan kriteria rendah meningkat menjadi 82,91% dengan kriteria tinggi pada siklus II.Kata Kunci : metode penugasan, melipat kertas origami, perkembangan motorik halus This research aims to improve Child soft motoric with assignment method through colored origami paper folding which was conducted at B2 children group in Aisyiyah Bustanul Athfal kindergarten Singaraja. This is a Classroom Action Research which was conducted in 2 cycles. The first cycle were 6 meetings and the second cycle also 6 meetings. Subject of this research was B2 students of TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja in the academic years 2015/2016 which consist of 20 childrens. The main data was about soft motoric skills of the children. Data was collected by observation method, observation sheet instruments. The assessment was done in every meeting. The data collected was analyzed by descriptive statistical analysis. The Research showsed that the implementation of the assignment method through colored origami paper folding state can improve development of soft motoric Children Children at Group B2 in Aisyiyah Bustanul Athfal kindergarten Singaraja. The first cycle showed precentage about 49.58% which was low Criterion. In the second cycle the precentage raised into 82.91% with high criterion.keyword : assignment method, origami paper, and soft motoric development
EKOLOGI ANAK NELAYAN DI KAMPUNG BUGIS SINGARAJA (STUDI KASUS PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN) ., Beta Al Kautsar Islamiyya; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i3.8901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk ekologi anak nelayan di Kampung Bugis Singaraja ditinjau dari teori ekologi Bronfenbrenner, untuk mendeskripsikan dan menjelaskan terbentuknya ekologi anak nelayan di Kampung Bugis Singaraja. Penelitian ini dilakukan di Kampung Bugis Singaraja yang terdiri dari 3 anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan literatur. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan ekologi anak nelayan dipengaruhi oleh interaksi terhadap lingkungannya. Penelitian ini menemukan beberapa faktor-faktor terbentuknya ekologi anak nelayan di Kampung Bugis Singaraja yaitu faktor internal yang dalam hal ini dibentuk oleh aktivitas sehari-hari. Sedangkan faktor eksternal berupa lingkungan keluarga, lingkungan rumah. Kata Kunci : Ekologi Bronfenbrenner, Anak Usia Dini This study aims to describe and explain the ecology shapes children of fishermen in Kampung Bugis Singaraja Bronfenbrenner terms of ecological theory, to describe and explain the formation of the ecology of child fisherman in Kampung Bugis Singaraja. This research was conducted in Kampung Bugis Singaraja consisting of 3 children. This research is a qualitative case study type. Data collected by observation, interview, documentation, and literature. The collected data were analyzed using data analysis interactive model by Miles and Huberman. The results showed children of fishermen affected by ecological interactions on the environment. This study found several factors of ecological formation of children of fishermen in Kampung Bugis Singaraja is internal factor which in this case is formed by everyday activities. While external factors such as family environment, home environment.keyword : Ecology Bronfenbrenner, Early Childhood.
PENGARUH METODE SHOW AND TELL TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK ., NI KADEK TANIA PERMATASARI; ., Dr. Desak Putu Parmiti, M.S.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil kemampuan berbicara anatara kelompok yang dibelajarkan dengan metode Show And Tell dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode ceramah. Pebelitian ini termasuk penelitian semu yang menggunakan desain non- equivalent posttest only control group design. Sebanyak 20 orang anak kelompok B1 Taman Kanak-Kanak Negeri Kampung Baru dilibatkan sebagai kelompok eksperimen dan 25 orang anak kelompok B1 Taman Kanak-kanak Kasih Ibu dilibatkan sebagai kelompok kontrol. Teknik pegumpulan data menggunakan teknik observasi, kemudia data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil kemampuan berbicara antara kelompok anak anak yang dibelajarkan dengan metode show and tell dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode cermah (konvensional) kelompok B. Hal ini ditunjukkan dengan hasil signifikan yaitu 5% dengan derajat kebebasan 43 maka, thitung >ttabel yaitu 10,379 > 2,000. Jadi H1 diterima dan HO ditolak. Skor rata-rata siswa kelompok eksperimen yaitu 24,00, dan skor rata-rata kelompok kontrol yaitu 19,08. Hal ini berarti skor rata-rata kelompok eksperimen>skor rata-rata kelompok kontrol, sehingga dapat disimpulkan penerapan metode Show And Tell berpengaruh terhdap kemampuan berbicara pada anak kelompok B di TK Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan metode show and tell dapat digunakan memecahkan masalah dalam pengembangan kemampuan berbicara anak.Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Show And Tell This study aims to determine differences in the ability of the ability to speak between group that is taught by the method of Show and Tell with a group of children who were taught by lecture method. This research includes false research using non-equivalent design posttest only control group design.Sebanyak 20 orang anak kelompok B1 in Taman Kanak-Kanak Negeri Kampung Baruinvolved as an experimental group and 25 children of the group B1 in Taman Kanak-kanak Kasih Ibuinvolved as a control group. Data collection techniques using observation techniques, then collected data were analyzed by using uji-t. The results of this study found that there are differences in the ability of speaking between groups of children who were taught by the show and tell method with groups of children who were taught by the method of mirror (conventional) group B. This is indicated by significant result that is 5% with degree of freedom 43 then, t hitung > t tabel 10,379> 2,000. So H1 is accepted and HO is rejected. The average score of the experimental group students was 24.00, and the control group's average score was 19.08.This means the average score of the experimental group> the average score of the control group, so it can be concluded the implementation of the Show and Tell method influences the ability to speak in the group B in TK Gugus II Kecamatan Buleleng year of learning 2017/2018.Based on this research, it can be suggested that show and tell method can be used to solve problems in developing children's speaking ability.keyword : Speaking Ability, Show And Tell
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK KELOMPOK B1 SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2016/2017 DI PAUD PRADNYA PARAMITA PENARUNGAN SINGARAJA ., Ni Made Dian Pertiwi; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i3.8833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menyimak anak setelah diterapkannya metode bercerita berbantuan media kartu gambar berseri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian berada di PAUD Pradnya Paramita Penarungan, Singaraja. Subyek penelitian adalah anak kelompok B1 semester I tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 20 anak, terdiri dari 8 orang anak laki-laki dan 12 orang anak perempuan. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dengan melakukan observasi langsung terhadap kemampuan menyimak anak. Dari hasil observasi diperoleh data bahwa anak kelompok B1 di PAUD Pradnya Paramita Penarungan Singaraja, dalam hal kemampuan menyimak masih kurang.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media kartu gambar berseri, ternyata dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak di PAUD Pradnya Paramita Penarungan Singaraja. Kemampuan meyimak anak pada siklus I sebesar 63,44%,yang berarti pada katagori rendah, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 79,06% yang menunjukkan kategori tinggi. Jadi peningkatan yang terjadi dari siklus I ke siklus II sebesar 15,62%. Kenyataan ini menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media kartu gambar berseri ternyata sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak, dan oleh karenanya para guru sangat perlu menerapkan strategi pembelajaran yang efektif secara intensif dan berkelanjutan guna meningkatkan perkembangan menyimak anak kelompok B.Kata Kunci : Bercerita, kartu gambar berseri, menyimak This study aims to determine the increase listening skills of children after the implementation of media-aided storytelling picture cards glow. This research is quantitative descriptive. The research location is in early childhood Penarungan Pradnya Paramita, Singaraja. Subjects were children in group B1 first semester of academic year 2016/2017 totaling 20 children, consisting of 8 boys and 12 girls.Data collection was conducted by researchers with the direct observation of the child's listening skills. From the observation data showed that children in early childhood B1 group Pradnya Paramita Penarungan Singaraja, in terms of listening skills are lacking.Research results show that the application of media-assisted method of storytelling radiant picture card, it can increase the listening skills of children in early childhood Pradnya Paramita Penarungan Singaraja. Meyimak ability of children in the first cycle of 63.44%, which means the low category, increased in the second cycle to 79.06%, which shows the high category. So the improvement that occurred from the first cycle to the second cycle of 15.62%. This fact shows that the application of the method of storytelling assisted radiant picture card media proved very effective way to improve listening skills of children, and therefore teachers are very necessary implementing effective learning strategies intensive and sustained in order to enhance the development of listening to children in group B.keyword : Teeling, Flashcard, Shrubby
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL ANAK KELOMPOK B PADA TAMAN KANAK-KANAK ., Ni Putu Alit Sariati; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan sosial anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus IV Kecamatan Melaya Tahun Ajaran 2017/2018 dengan anak yang menggunakan metode konvensional. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post te s only control grup desain. populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok B di gugus IV Kecamatan Melaya Tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 223 anak. Sampel penelitian ini yaitu TK Kumara Bina Graha I Manistutu yang berjumlah 20 anak dan TK Karya Semadi Tukadaya yang berjumlah 21anak. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Data kemampuan sosial dikumpulkan menggunakan instrumen kemampuan sosial. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan sosial antara anak yang menggunakan metode pembelajaran bercerita dengan anak yang menggunakan metode konvensional dengan thit = 29,774 > ttab 2,042 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata anak yang menggunakan metode bercerita yaitu 28,00 dan skor rata-rata anak yang menggunakan metode konvensional yaitu 16,10. Dengan demikian metode bercerita sangat berpengaruh dengan kemampuan sosial anak. Perbaikan yang dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode bercerita terhadap kemampuan sosial anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran dikelas. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemmapuan sosial anak anatara anak yang mendapat pembelajaran menggunakan metode bercerita dengan menggunakan metode konvensional terhadap kemampuan sosial anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus IV Cendrawasih Kecamatan Melaye Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci : kemampuan sosial, metode bercerita,TK This study aims to determine the effect of the method of telling the social ability of group B children in Kindergarten Gugus IV Village Melaya District School Year 2017/2018 with children using conventional methods. This type of research is a quasi-experimental study with post te s only control group design. the population of this study is the entire group B in cluster IV District Melaya 2017/2018 lesson year which amounted to 223 children. The sample of this research is TK Kumara Bina Graha I Manistutu which amounted to 20 children and TK Karya Semadi Tukadaya which amounted to 21anak. The method used in data collection is the observation sheet. Social skills data are collected using social capacity instruments. The data obtained were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis technique, t-test. The results showed that there are differences in social ability between children using the method of learning to tell stories with children using conventional methods with thit = 29.774> ttab 2.042 this means there are significant differences. This can be seen from the average score of children using the storytelling method is 28.00 and the average score of children using the conventional method is 16.10. Thus the storytelling method is very influential with the social skills of children. Improvements made in the learning process by using the method of telling the social ability of children in overcoming obstacles in the process of learning in class. So it can be concluded that there are significant differences in social kemmapuan children anatara children who received learning using the method of storytelling by using conventional methods of social skills of group B children in Kindergarten IV Cendrawasih District Melaye Year Academic Year 2017/2018.keyword : ocial skills, telling methods, kindergarten
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP KEMAMPUAN BEKERJASAMA KELOMPOK A DI TAMAN KANAK-KANAK GUGUS VI KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2017/2018 ., Ni Luh Putu Suciani; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran make a match terhadap kemampuan bekerjasama kelompok A di Taman Kanak-kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan penelitian post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok A TK di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 217. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 anak. Data hasil kemampuan kerjasama dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 2,317 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk=30 diperoleh nilai ttabel = 1,891 sehingga thitung = 2,317 > ttabel = 1,891. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak, ini berarti hipotesis H1 diterima yang menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan kerjasama anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran make a match dan kelompok anak yang tidak dibelajarkan dengan metode konvensional anak Kelompok A di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Adapun nilai rata-rata kemampuan kerjasama pada kelompok yang dibelajarakan dengan metode pembelajaran make a match adalah 28, sedangkan nilai rata-rata pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode konvensional adalah 26. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan kerjasama anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran make a match dan kelompok anak yang tidak dibelajarkan dengan metode konvensional pada anak Kelompok A di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci : anak, kemampuan kerjasama,metode make a match This study aims to determine the contribution of leadership, work motivation, work climate and job satisfaction to the commitment of laboratory employees in Undiksha. This research is an "ex-post facto" research with a large sample of 47 people. Data were collected with questionnaires and documents. Data analysis was performed by simple regression, multiple regression, and partial correlation. The results showed that: 1) there was a significant contribution between leadership to the commitment of laboratory employees in Undiksha with a correlation coefficient of 0.748 and effective contribution of 24.37%. 2) there is a significant contribution between the motivation of work towards the commitment of laboratory workers in Undiksha. with a correlation coefficient of 0.604 and effective contribution of 13.91%. 3) there is a significant contribution between the working climate to the commitment of laboratory workers in Undiksha with a correlation coefficient of 0.692 and effective contribution of 20.59%. 4) there is a significant contribution between job satisfaction to the commitment of Laboratory employees in Undiksha with correlation coefficient of 0.664 and effective contribution of 20.44%. 5) jointly, there is a significant contribution between leadership, work motivation, work climate, and job satisfaction on the commitment of laboratory employees in Undiksha with a coefficient of double correlation of 0.891 and its contribution of 79.3% to the commitment of laboratory employees in Undiksha. keyword : leadership, work motivation, work climate, job satisfaction, employee commitment
PENERAPAN PERMAINAN KONSTRUKTIF UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK TAMAN KANAK-KANAK (Penelitian Tindakan Kelas pada Anak Kelompok B3 TK Widya Santhi Denpasar Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016) ., Ni Komang Ari Citra Dewi; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i1.7315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan interpersonal setelah adanya penerapan permainan konstruktif pada anak kelompok B3 TK Widya Santhi Denpasar Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah anak kelompok B3 yang berjumlah 19 orang anak, terdiri dari 10 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Fokus penelitian adalah kecerdasan interpersonal anak. Pengumpulan data tentang kecerdasan interpersonal anak menggunakan instrumen yaitu instrumen kecerdasan interpersonal. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kecerdasan interpersonal melalui penerapan permainan konstruktif pada anak Kelompok B3 TK Widya Santhi Denpasar Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 sebesar 20,67%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata persentase kecerdasan interpersonal anak pada siklus I sebesar 67,75% dengan kriterian sedang menjadi sebesar 88,42% pada siklus II yang berada pada kriteria tinggi. Dengan demikian penerapan permainan konstruktif dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal anak kelompok B3 TK Widya Santhi Denpasar Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : permainan konstruktif, kecerdasan interpersonal The aim of this research is to determine the increase of interpersonal intelligence ofter the implementation of constructive playing in two semester B3 group of Widya Santhi Kindergarten Denpasar in academic year 2015/2016.This research is a classroom action research (PTK) that was doing in two cycles. Each cycle consists of several stages of planning, action and observation, and reflection .The subjects of this research are 19 students of B3 group, consist of 10 boys and 9 girls. The focus of research is interpersonal intelligence of children . The collection of data on children using instruments interpersonal intelligence is the instrument of interpersonal intelligence.This research use descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of this research showed that there was an increase of interpersonal intelligence through the implementation of constructive playing in two semester B3 group of Widya Santhi Kindergarten Denpasar in academic year 2015/2016 amounted to 20,67%. It can be seen from the increase of the average percentage of interpersonal intelligence of the children from 67,75% with moderate criteria in the first cycle become 88,42% with high criteria in the second cycle. That means the implementation of constructive playing can improve interpersonal intelligence in two semester B3 group of Widya Santhi KindergartenDenpasar in academic year 2015/2016.keyword : constructive play , interpersonal intelligence
Hubungan Intensitas Perilaku Menonton Televisi dengan Resiko Obesitas pada Anak Usia 5-6 Tahun ., Putu Susanti Elma Warmias; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas perilaku menonton televisi dengan resiko obesitas pada anak usia 5-6 tahun di Gugus VI Kecamatan Buleleng Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan jumlah subjek sebanyak 30 orang anak yang ada di Taman Kanak-kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng. Data tentang intensitas perilaku menonton televisi dengan obesitas anak usia 5-6 tahun diperoleh dengan menggunakan metode skala kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik korelasi Product Moment Pearson berbantuan program SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan intenistas perilaku menonton televisi dengan resiko obesitas dengan nilai siginifikansi 0,556 (p>0,005) dan hasil koefesien determinasi (r2)sebesar 0,36 atau 36% resiko obesitas dipengaruhi oleh intensitas perilaku menonton televisi. Hasil korelasi ini positif berarti semakin tinggi intensitas perilaku menonton televisi maka semakin tinggi pula tingkat resiko obesitas yang dapat terjadi pada anak usia 5-6 tahun.Kata Kunci : Anak, Intensitas, Obesitas,Televisi This research aims to determined the correlation between the intensity of the television viewing behaviour with obesity risk in children aged 5-6 years in Cluster VI District of Buleleng Bali. This research is a correlation study with a number of subjects were 30 children in kindergarten Cluster VI District of Buleleng. Data on the intensity of television viewing behavior television with obese children ages 5-6 years was obtained using a questionnaire scale. Data were analyzed using statistical analysis Pearson Product Moment Correlation-assisted program SPSS 17.0 for Windows. The results showed that there is a correlation between the intensity of the television viewing behaviour with obesity risk in children aged 5-6 years by siginificance value of 0.556 (p> 0.005) and the results of determination coefficient (r2) of 0.36 or 36% lower risk of obesity is influenced by the intensity of television viewing behavior. The results of this correlation is positive, that means the higher the intensity of television viewing behavior, the higher the risk level of obesity that can occur in children aged 5-6 years.keyword : Children, Intensity, Obesity, Television
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK SAIWA DHARMA BANYUNING TAHUN AJARAN 2015/2016. ., Ketut Seni Lestari; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan kerjasama anak usia 5-6 tahun di TK Saiwa Dharma Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan kegiatan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok B TK Saiwa Dharma Banyuning tahun pelajaran 2015/2016. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 2 kelompok yaitu kelompok B1 dan kelompok B2. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data dapat digambarkan bahwa, hasil kemampuan kerjasama anak kelompok eksperimen mencapai M% = 93,6% dan tergolong pada kriteria sangat tinggi sedangkan hasil kemampuan kerjasama anak kelompok kontrol mencapai M% = 88,0% dan tergolong pada kriteria tinggi. Kemudian dari perhitungan uji hipotesis melalui uji-t ditemukan nilai t sebesar 2,317 dengan sig.α 0,02. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan kegiatan model pembelajaran berbasis proyek di TK Saiwa Dharma Banyuning tahun pelajaran 2015/2016 berpengaruh positif terhadap hasil kemampuan kerjasama anak. Kata Kunci : model pembelajaran berbasis proyek, kemampuan kerjasama, eksperimen This study aims to determine differences in the ability of cooperation of children aged 5-6 years in kindergarten Saiwa Dharma Banyuning 2015/2016 school year through the implementation of project-based learning model activities. This study is a quasi-experimental research (quasi experiment) with the study design of post-test control group design. The population in this study is the whole group B TK Saiwa Dharma Banyuning the school year 2015/2016. Samples were taken by purposive sampling technique that involves 2 groups: group B1 and B2. Data were collected by observation. Collected data were analyzed with descriptive statistical analysis methods. Based on data analysis can be drawn that, the results of our joint capabilities child reaches the experimental group M% = 93.6% and classified at very high criteria while the result of joint capabilities child reaches the control group M% = 88.0% and classified at high criteria. Then from the calculation of hypothesis testing via t-test was found t value of 2.317 to 0.02 sig.α. Any significant differences indicate that the implementation of activity-based learning model kindergarten project in Saiwa Dharma Banyuning 2015/2016 school year a positive influence on the results of our joint capabilities of children. keyword : project-based learning model, the ability of co-operation, experiment
Co-Authors ., Anak Agung Istri Intan Ari Lastari ., Anggreni Ni Made ., Ayu Putu Puspa Ariyani ., Beta Al Kautsar Islamiyya ., Desak Made Evha Sukma Wathi ., Dita Destari Iin Riski Indryani ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Elsa Shara Nabila ., Ida Ayu Putu Cikita Kristianti ., Kadek Dwi Arinoviani ., Kadek Suartini ., Ketut Ria Astuti ., Ketut Seni Lestari ., Km Cahya Swastrini ., Luh Ayuning Sundari ., Luh Sri Apriani ., Luh Winda Krisdayani ., MADE DWI ARISADEWI ., Martiana Musdalifah ., Ni Kadek Seri Ayu Wiryaningsih ., NI KADEK TANIA PERMATASARI ., Ni Komang Ari Citra Dewi ., Ni Komang Novi Tri Aryastuti ., Ni Luh Gede Nita Pradnyawati ., Ni Luh Putu Mila Astari ., Ni Luh Putu Suciani ., Ni Luh Suantari ., Ni Made Dian Pertiwi ., Ni Made Sri Laksmi ., Ni Md. Malini Mas Udayani Rangkan ., NI NENGAH DARMAYANTI ., Ni Nyoman Chintya Ari Putri ., Ni Putu Alit Sariati ., Ni Putu Ratna Udyani Putri ., Ni Wayan Armadi ., Ni Wayan Eka Praba Dewi ., Ni Wayan Rian Astami ., Nyoman Radin Amanda Diningrat ., Pandan Sari Luh Putu ., Putu Ariestu Rashidiyanti ., Putu Mila Puspita ., Putu Susanti Elma Warmias ., Rina Ayu Widiasari ., Sang Ayu Putu Laksmi Uttari ., Winda Sutiana Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Gede Sugianthara Andari, Ida Ayu Made Yuni Angelina Sonia Iju Anggreni, Rani Aulya Anggun La Patissera Antari, Luh Desy Antariani, Kadek Mei Arbin Janu Setiyowati, Arbin Ariani, Komang Arizka Salsabila Hidayat Aryani, Kadek Ayu Astiwi, Kadek Perdinna Tri astra arsiana, kadek evan Azis, Dinah Maisarah Branislav Pupala, Branislav Chruasita Dewi Prabarini Putri E.S. Damayanti, Risma Desak Putu Parmiti Devi, I Gusti Ayu Fitria Devi, Indri Arista Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Puteri Handayani Dewi Ayu Surya Jayanti Dewi Puspita Dewi, Luh Gede Diah Prapti Dewi, Ni Putu Sinta Dewi, Putu Sinta Dewi, Putu Sri Darma Dewo Agung Nugroho Narosaputra Diana, Feny Aries Dinah Maisarah Azis Drs. Nyoman Wirya . dwi purwati Dwi yuliani Dwinanto, Arif Dwipadmini, Ade Lestari Dwiyanti, Maelani Elisabeth Putu Putri Patricia Farah Attamimi Fikri, Mu'tasim Gayatri, Ni Nyoman Elma Triana Gede Wira Bayu Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Tara Ari Suryani Hidayat, Arizka Salsabila I Gede Astawan I Gede Sudirtha I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari I Gusti Ayu Putu Sintya Hendrayani I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Ngurah Wiyasa I Made Citra Wibawa I Made Setiana . I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Wayan Ardana I Wayan Sujana I Wayan Widiana Ida Ayu Gede Purna Astiti Idam Cholik Intan Melina Kristy Irfa Khuril Maula Istya Utami, Gusti Ayu Jita Apsari, Ni Putu Kadek Maharani Kresna Astiti PS Kadek Perdinna Tri Astiwi Kadek Wiwin Pratiwi Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Ayu Dipla Denia Kurnia Widiastuti Giri Lestariani, Luh Putu Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Liwis, Ni Wayan Nipi Luh Ayu Tirtayani M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . Made Vina Arie Paramita Made Vina Arie Paramita Maha Riska Eca Pratiwi Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Marcelina, Putu Dian Maulani, Ani Mega Eni Lestari Melya Nurul Oktavianty Muslimah, Bekti Mutiara Magta N Dantes Ni Kadek Sintayani Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Suarni ni made sri sukmawati Ni Nyoman Chintya Ari Putri Ni Nyoman Ganing Ni P Rizky Wulandari Ni Putu Jita Apsari Ni Putu Jyoti Kamala Ni Putu Sinta Dewi Ni Wayan Lestari Ni Wayan Meli Udayani Nice Maylani Asril Ningtyas, Ni Putu Diah Rahayu Nunuk Trisukma Aceh Pande Kadek Rama Patissera, Anggun La Pebriani, Ni Luh Putu Purhita Perdana, Gede Rian Pratama, I Kadek Wahyu Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . PUPUNG PUSPA ARDINI Purnama, Luh Anggralia Purwaningrat, Ketut Widhia Putra, I Made Candra Wahyudi Putu Gita Cintya Dewi Putu Rahayu Ujianti Putu Sinta Dewi Putu Sri Darma Dewi Rasmini, Ni Wayan Rawanti, Sri Rendy Setyowahyudi Rismayanti, Kadek Yuni S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Saraswati, Kadek Emi Sembiring, Sim Br Sheila Julia Ningrum sri sukmawati, ni made Suantini, I Gusti Ayu Ketut Ari Suciasih, Ni Nyoman Lemes Sudarsana, Ketut Ngurah Adi Sugiantiningsih, Ida Ayu Sugiantiningsih, Ida Ayu Sumartini, Luh Putu Ayu Sumiani, Wayan Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma Utami, Gusti Ayu Istya Verawati, Ni Komang Rai Wahyuni, Sevi Wayan Mulyartini, Ni Wayan Widiana, I Wedani, Putu Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wulandari, I Gusti Ayu Agung Manik Zeptyani, Ditha