p-Index From 2021 - 2026
6.444
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Blended Learning Terhadap Efikasi Diri Peserta Didik dalam Pembelajaran Geografi di Madrasah Aliyah Negeri 1 Mojokerto Jazuli, Moh; Arianto, Fajar; Maureen, Irena Y.
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perubahan efikasi diri peserta didik melalui pembelajaran berbentuk blended learning. Metode yang digunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimental design dalam bentuk pre-test-post-test control group design. Lokasi penelitian di MAN 1 Mojokerto. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MAN 1 Mojokerto. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 30 peserta didik diambil menggunakan teknik sampling cluster random sampling. Teknik pengambilan data melalui kuesioner melalui Google Form.  Hasil penelitian menunjukkan: (a) terdapat perubahan efikasi diri peserta didik, (b) efikasi diri peserta didik dengan model pembelajaran blended learning lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran online.
PENGARUH PROBLEM-BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PENDIDIKAN PEMBENTUKAN BINTARA POLRI Manaf, Abdul; Mustaji, Mustaji; Arianto, Fajar
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i3.3736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh problem-based learning terhadap hasil belajar Mahasiswa Bintara Polri. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dan penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan desain eksperimen sejati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu. Analisis data menggunakan teknik analisis data Kolmogorov-Smirnov sederhana. Hasil uji analisis menunjukkan adanya pengaruh problem-based learning terhadap hasil belajar pada kelas kontrol dan eksperimen dengan taraf signifikansi 5% (0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa experiential teaching dengan problem-based learning terhadap hasil belajar mengalami peningkatan. Dari sini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa bintara pada kelompok eksperimen lebih tinggi daripada pada kelompok kontrol. Problem-Based Learning berdampak positif terhadap hasil belajar mahasiswa bintara Polri.
The Impacts of Cooperative Learning on Suburban Students’ Learning Motivation Arianto, Fajar; Yasin, Fatah
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 2 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i2.3380

Abstract

This study investigates the impact of cooperative learning on suburban students’ motivation. This study used an experimental approach by comparing the effectiveness of cooperative learning in the experimental group with traditional learning in the control group. The research began by carefully identifying schools in a developing industrial area in Cerme, Gresik City, Indonesia. Data collection was carried out carefully through documentation techniques, including taking various documents and records directly related to student learning motivation. This research group featured 224 high school students divided into two equal groups: 146 students in the experimental group and 145 students in the contr with traditional learning. The data were analyzed using the t-test as an analytical tool to measure and establish the statistical significance of the differences between these two groups of students. The research results clearly show the positive impact of cooperative learning on student motivation, as shown by the p-value of 0.014. In light of these important findings, future research directions have been carefully outlined to include in-depth and longitudinal investigations of motivational sustainability within cooperative learning frameworks, exploration of the potential for cultural variation, refinement of teacher training methodologies, integration of modern educational technologies, and development of parental involvement initiatives and innovative. Cooperative learning can increase student motivation and enrich and stimulate academic environments.
Online Project Based Learning dalam Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Menulis Karya Ilmiah Arianto, Fajar; Mustaji, Mustaji; Masitoh, Siti; Kholidya, Citra Fitri; Hamsia, Waode
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v5i1.7172

Abstract

Abstrak: Pandemi covid-19 memiliki dampak dalam proses peningkatan kinerja guru. Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kabupaten Bojonegoro terkena dampak. Segala bentuk kegiatan pelatihan, workshop, serta MGMP terpaksa dihentikan selama masa pandemi covid-19. Sedangkan guru dalam meningkatkan kompetensi harus melaksanakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui publikasi ilmiah. Tujuan umum PKB adalah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Guru masih tergolong rendah dan kegiatan work from home (WFH) menjadi sebuah hambatan dalam guru mengembangkan kompetensi sehingga diperlukan pelatihan untk meningkatkan kompetensi profeisonal guru. Materi yang diberikan pada pelatihan publikasi ilmiah di arahkan pada penelitian praktis penulisan dengan menggunakan model project based learning. Metode penelitian dengan membandingkan hasil pretest dan posttest peserta dalam membuat karya ilmiah berdasarkan standar APA. Partisipan berjumlah 40 orang guru dengan masa kerja minimal 10 tahun. Pelatihan online project based learning pada penelitian ini dilakasnakan selama 3 bulan. Hasil dari pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan dilihat melalui hasil statistik dari nilai post-test yang lebih baik dari pre-test. Kemampuan guru dalam menulis karya ilmiah telah mengalami peningkatan sehingga diperlukan untuk mempertahakan agar kualitas guru dalam menulis karya ilmiah dapat meningkat menjadi lebih baik.Kata Kunci: Penilaian Daring, Project Based Learning, Kompetensi BerkelanjutanAbstract: The Covid-19 pandemic has an impact in the process of improving teacher performance. Indonesian teachers in Bojonegoro Regency were affected. All forms of training activities, workshops, and Subject Teacher Deliberation had to be stopped during the Covid-19 pandemic. Meanwhile, teachers in increasing competence must carry out Sustainable Professional Development through scientific publications. The general objective of Sustainable Professional Development is to improve the quality of education services in schools in order to improve the quality of education. Teachers are still classified as low and work from home (WFH) activities become an obstacle for teachers to develop competence. So, that training is needed to improve teacher professional competence. The material provided in scientific publication training is directed at practical research in writing using a project-based learning model. The results of the training have a significant effect seen through the statistical results of the post-test scores that are better than the pre-test. The ability of teachers in writing scientific papers has increased so it is necessary to maintain the quality of teachers in writing scientific papers to be better.Keywords: Online Assessments, Project Based Learning, During the Pandemic
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Fitria, Zoimatul; Arianto, Fajar; Sumarno, Alim
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Mei - Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.2.2024.4172

Abstract

Berdasarkan fakta yang ada banyak peserta didik mendapatkan hasil belajar yang kurang memuaskan, hal ini disebabkan karena kurangnya pendidik dalam melatih keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam memecahkan suatu permasalahan yang ada dalam suatu pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan bentuk Quasi Eksperimental menggunakan Design Nonequivalent Control Group Design design. Desain ini merupakan jenis desain yang memberikan pre-test sebelum perlakuan dan post-test setelah dikenakan perlakuan pada masing-masing kelompok. Uji coba penelitian eksperimen ini dilakukan dengan dua kelas yang dijadikan sampel dan diberi perlakuan yang berbeda selama pembelajaran. Kelas eksperimen menggunakan model problem based learning yaitu sebagai kelas pertama, sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional sebagai kelas kedua. Penelitian dilakukan di kelas IV SDN Banjar 04 Galis. Menggunakan kelas IVB sebagai kelompok eksperimen dan kelas VA sebagai kelompok kontrol yang masing-masing terdiri dari 25 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas serta uji hipotesis menggunakan uji t (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model problem based learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa materi wujud zat dan perubahannya. Hal ini dibuktikan dari hasil uji-t (t-test) dengan nilai sig 0,00 < 0,05. Kemampuan berpikir kritis siswa yang diperoleh kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada kelompok kontrol, ditunjukkan dari mean kelompok kontrol= 10.80 dan mean yang diperoleh kelompok eksperimen sebesar 11.84. Keterampilan berpikir kritis siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol, hal ini ditunjukkan dengan rata-rata kelompok kontrol sebesar 10,80 dan rata-rata kelompok eksperimen = 11,84. Oleh karena itu, model problem based learning dapat menjadi salah satu alternatif bagi pendidik untuk melatih berpikir kritis pada siswa khususnya pada siswa sekolah dasar.
Analisis Efektivitas Sumber Radiasi pada Brakiterapi Paru-paru Kiri berdasarkan Jumlah Seed menggunakan Simulasi Monte Carlo Juari, S; Arman, Yudha; Nurhasanah, Nurhasanah; Arianto, Fajar
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.275-281.2023

Abstract

Menurut Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari World Health Organization (WHO) pada 2020, dari 19,3 juta kasus kanker sekitar 10 juta kematian akibat kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sumber radiasi efektif pada pengobatan brakiterapi kanker paru-paru kiri menggunakan MCNP6 berdasarkan variasi jumlah seed yang dilakukan pada phantom ORNL-MIRD 1996. Seed atau benih sumber radiasi diletakkan secara acak pada geometri paru-paru kiri dengan tally F8 dan NPS (­N-particle source) sebesar 1000000 kemudian diperoleh hasil running berupa energi deposisi yang diterima organ paru-paru kiri dan organ lainnya seperti paru-paru kanan, jantung, hati dan pangkreas dalam satuan MeV/Trans kemudian dikonversi menjadi Joule/Trans yang selanjutnya dibagi dengan massa organ untuk mendapatkan dosis serap dengan satuan gray (Gy). Dosis optimal yang digunakan untuk brakiterapi paru-paru dalam dunia medis sebesar 42 Gy, diperoleh jumlah seed untuk menghasilkan dosis serap optimal tersebut dari setiap sumber radiasi I-125, Pd-103 dan Cs-131 dengan jumlah seed berturut-turut 29, 61 dan 148 seed. Berdasarkan perbandingan jumlah seed tersebut, sumber radiasi yang dianggap paling efektif untuk pengobatan kanker paru-paru kiri adalah I-125.Menurut Global Burden of Cancer Study (Globocan) dari World Health Organization (WHO) pada 2020, dari 19,3 juta kasus kanker sekitar 10 juta kematian akibat kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sumber radiasi efektif pada pengobatan brakiterapi kanker paru-paru kiri menggunakan MCNP6 berdasarkan variasi jumlah seed yang dilakukan pada phantom ORNL-MIRD 1996. Seed atau benih sumber radiasi diletakkan secara acak pada geometri paru-paru kiri dengan tally F8 dan NPS (­N-particle source) sebesar 1000000 kemudian diperoleh hasil running berupa energi deposisi yang diterima organ paru-paru kiri dan organ lainnya seperti paru-paru kanan, jantung, hati dan pangkreas dalam satuan MeV/Trans kemudian dikonversi menjadi Joule/Trans yang selanjutnya dibagi dengan massa organ untukmendapatkan dosis serap dengan satuan gray (Gy). Dosis optimal yang digunakan untuk brakiterapi paru-paru dalam dunia medis sebesar 42 Gy, diperoleh jumlah seed untuk menghasilkan dosis serap optimal tersebut dari setiap sumber radiasi I-125, Pd-103 dan Cs-131 dengan jumlah seed berturut-turut 29, 61 dan 148 seed. Berdasarkan perbandingan jumlah seed tersebut, sumber radiasi yang dianggap paling efektif untuk pengobatan kanker paru-paru kiri adalah I-125.
Evaluasi Dosis Efektif Boron Neutron Capture Therapy (BNCT) Glioblastoma Multiforme Menggunakan Simulasi Monte Carlo Handayani, Liska Tri; Budi, Wahyu Setia; Arianto, Fajar
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.683-689.2023

Abstract

Glioblastoma multiforme merupakan kanker otak stadium IV yang sangat sulit diobati dan umumnya terjadi pada hemisfer serebrum otak. Terapi BNCT telah dikembangkan untuk pengobatan glioblastoma yang lebih aman, namun hamburan neutron dan foton gamma yang berasal dari terapi pada organ at risk ini perlu dievaluasi menggunakan simulasi. Metode yang dilakukan dengan mensimulasikan phantom ORNL-MIRD bagian kepala dan leher menggunakan program MCNPX. Arah penyinaran radiasi terhadap pasien dibuat menjadi dua arah yaitu RLAT dan TOP. Perhitungan dosis dalam BNCT dilakukan dengan mencari nilai dosis serap, dosis ekuivalen, dan dosis efektif. Dosis efektif dianalisis menggunakan ICRP publikasi 60 dan 103. Berdasarkan perhitungan dosis serap, arah penyinaran yang paling efektif adalah arah penyinaran TOP, dengan persentase dosis serap pada organ at risk relatif aman terutama pada organ tiroid, dan nilai pada organ cranium, otak, tiroid, dan kulit berturut-turut sebesar 11,4%, 10,15%, 0,002%, dan 6,4%. Nilai dosis efektif pada ICRP 60 dan 103 bernilai sama pada organ cranium dan kulit. Namun, pada organ tiroid, nilai dosis efektif dengan ICRP 103 lebih rendah dibandingkan ICRP 60. Hal ini menandakan berkurangnya resiko untuk penyakit terwaris pada tiroid, dan pada organ otak hanya dihitung menggunakan ICRP 103
Pengaruh Aplikasi Proteus Terhadap Kemampuan Belajar Mandiri Pada Siswa Teknik Elektronika: Sebuah Kajian Literatur Putra, Riko; Rusjiono, Rusjiono; Susarno, Lamijan Hadi; Arianto, Fajar
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpte.v5i1.348

Abstract

Independent learning ability is a person's ability to learn and develop knowledge, skills and understanding independently. Independent learning abilities involve cognitive abilities, strategies, and attitudes that enable a person to take initiative in their own learning process. The ability to learn independently also has an impact on the 21st century skills that students must have, these skills include creative thinking, critical thinking and problem solving, communicating and collaborating. On the other hand, in class it is often found that Electronics Engineering students are still weak in their independent learning abilities. The role of the teacher is still dominant and is the only source of learning for students in solving problems. The main cause is thought to be that learning media is less effective in increasing independent learning so that students are too dependent on teachers. The aim of this research is to analyze the effect of the Proteus application on the independent learning abilities of Electronics Engineering students. The research method used is a narrative literature review. A total of 20 articles from international journals were used as research samples. Research findings show that the Proteus application has an influence in improving the independent learning abilities of Industrial Electronics Engineering students. This is supported by the data contained in each research sample. Implementing the Proteus application can also be an alternative in improving students' 21st century abilities. However, this research only examines one type of media. Recommendations for further research can be carried out by comparing the effectiveness of the Proteus application with other applications used in learning Industrial Electronics Engineering.
EXPLORING THE DIGITAL COMPETENCE OF LECTURERS IN HIGHER EDUCATION: A LITERATURE REVIEW Shofiana, Fahlulia Rahma; Mustaji, Mustaji; Mariono, Andi; Arianto, Fajar
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 3 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i3.23619

Abstract

Abstract: Digital transformation demands the integration of information and communication technology tools in education. This condition is supported by the dominance of current students who are digital native generation. Although the use of technology is not new in higher education, the fact that lecturers are digital immigrants makes it difficult to integrate ICT into the lecture process, while one of the main responsibilities of higher education institutions is to facilitate students with quality learning and competent lecturers to prepare their future. This study aims to explore the level of digital competence of lecturers in higher education, the relationship, factors and efforts to improve it. The method used is a literature review with a narrative approach where the synthesised literature is international journal articles published in the 2020-2024 timeframe. The results showed 1) Digital competence is involved in ICT-integrated lectures from planning to evaluation of learning and reflective practice. 2) Lecturers with high digital competence can evaluate the quality of learning and influence student interest. 3) Age, gender, adaptability, type of institution, domicile location are significant factors of lecturers' digital competence, 4) Efforts that can be made to improve digital competence are: training, providing resource materials, reflective practice, long-term professional support, and incorporating digital competency lectures into prospective lecturer education programmes.Abstrak: Transformasi digital menuntut integrasi perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan. Kondisi ini didukung dengan dominasi mahasiswa saat ini yang merupakan generasi digital native. Meski penggunaan teknologi bukan hal yang baru di perguruan tinggi namun fakta bahwa dosen merupakan generasi digital imgirant mengakibatkan sulitnya pengintegrasian TIK kedalam proses perkuliahan, sementara salah satu tanggung jawab utama lembaga pendidikan tinggi adalah memfasilitasi mahasiswa dengan pembelajaran berkualitas dan dosen yang kompeten untuk mempersiapkan masa depan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kompetensi digital dosen di perguruan tinggi, hubungan, faktor dan upaya peningkatannya. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan naratif dimana literatur yang disintesiskan adalah artikel jurnal internasional yang diterbitkan dalam rentang waktu 2020-2024. Hasil penelitian menunjukkan 1) Kompetensi digital terlibat dalam perkuliahan terintegrasi TIK dari perencanaan sampai evaluasi pembelajaran dan praktik refektif. 2) Dosen dengan kompetensi digital yang tinggi dapat mengevaluasi kualitas pembelajaran dan mempengaruhi minat mahasiswa. 3) Usia, gender, kemampuan beradaptasi, jenis institusi, lokasi domisili menjadi faktor signifikan kompetensi digital dosen, 4) Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi digital yaitu: pelatihan, menyediakan sumber materi, praktik reflektif, dukungan profesional jangka panjang, dan memasukkan perkuliahan kompetensi digital ke dalam program pendidikan calon dosen.
The Effectiveness of Augmented Reality on Students' Higher Order Thinking Skills (HOTS) in Geography Ansori, Isa; Arianto, Fajar; Khotimah, Khusnul
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v6i1.1083

Abstract

This study examines the effect of using Augmented Reality (AR) on improving students' higher-order thinking Skills (HOTS) in the Solar System material at a high school in Surabaya. HOTS includes critical thinking, problem-solving, and logical reasoning skills essential in 21st-century learning. The study uses a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design. Tenth-grade students were selected through purposive sampling and were given multiple-choice tests before and after the AR-based learning intervention to measure their improvement in HOTS. The results show a significant increase in students' HOTS, with an N-gain score of 0.58, which falls into the moderate category. Statistical analysis revealed a significant difference between the pre-test and post-test scores, indicating that AR effectively enhances students' ability to analyze, solve problems, and express their thoughts more clearly and systematically. These findings imply that the application of AR in learning can support an outcome-based education approach. Integrating AR into the curriculum is expected to improve the quality of learning, support the achievement of educational goals, and develop students' critical thinking skills for their future.
Co-Authors ABDUL MANAF Achmad Sjaifudin Tayibnapis Ade Ika Susan Agusti, Fiqrie Restia ALFINA RAHMAWATI, DIAN Ali Khumaeni ALIM SUMARNO AMALIA WAHYUNINGTYAS, ISTI Andi Kristanto Andi Mariono Andi Wibowo Kinandana Anitasari, Emi Anwar Usman Armilah, Mila Siti Asep Yoyo Wardaya Auliyani, Chaeriyatun Nissa Azizul Khakim, Azizul Bachri, Bachtiar S. Chrisdian, Viddo Citra Fitri Kholidya Dahurandi, Keristian Darliawati, Herli Darlin, Darlin Darmanto Darmanto Dewantoro, Muhammad Dhiaulhaq, Shifiyan Ahmad Dhyan Prastiwi Emi Anitasari Erma Prihastanti Fatah Yasin FAUZI ADHIM, MUHAMMAD Febry Fitriani FITRIA, ZOIMATUL Fuad Anwar, Fuad Gunawan Gunawan Hadi Prasetyo Utomo Handayani, Liska Tri Handayani, Nita Hariyati, Mutty Hasan Miftahudin Hasan, Siti Nurjannah Hasnawati, Lina Hayati, Widia Herli Darliawati Hisyam, Hisyam Husni Mubarok Iis Nurhasanah Isa Ansori Islami, Jundu Muhammad Mufakkirul Istiqomah Istiqomah Juari, S K Sofjan Firdausi khusnul khotimah Kusumandari, Kusumandari Laha, M. Saleh Liska Tri Handayani M.A. Muazar Habibi Maharani, Rosy Puspa Martadi, Martadi Maureen, Irena Y. Medina, Alfiarani Meisa Diningrat, Syaiputra Wahyuda Moh Jazuli, Moh Muhammad Adrian Lathif Muhammad Nur Muhammad Nur Muhammad Nur Muhammad Nur Mustaji Mustaji, Mustaji Ngurah Ayu Ketut Umiati Nisa’, Khoirun Novan Prawira, Dyon Nufus, Asyifa’un Nur, Muhammad Nurhasanah Nurhasanah Nurlin Nurlin, Nurlin Nurul Azmi, Nurul Nuryati, Dwi Wahyu Nurzanah, Salsabilla Choerunnisa Pandji Triadyaksa Prasetyo Basuki Prastiwi, Dhyan Pratama Jujur Wibawa PUSPITA WIRASARI, ENGGAL Putra, Riko Putri, Weni Antari Ramadhan, Avinda Zakcy Rayhani, Fauziah Rety, Dahniarti Cahyani Riyatun, Riyatun RR. Ella Evrita Hestiandari Rusjiono Rusjiono sahamudin, Sahamudin Saraslifah Saraslifah Setyaedhi, Hari Sugiharto Sheila Agustina Shofiana, Fahlulia Rahma Sholehah Aisyah Sirojuddin Abror Siti Khodijah Siti Masitoh Steven Nathanael Setiawan Suharyana Suharyana Sumariyah Sumariyah Susarno, Lamijan Hadi SYAIPUTRA WAHYUDA MEISA DINING Tayibnapis, Achmad Sjaifudin Terananda, Nabila Zuhroh Ukhti Nurohma Rizki Utari Dewi Utari Utari Very Richardina Wahyu Setia Budi Waode Hamsia, Waode Wienda Intan Permatasari YATIM RIYANTO Yudha Arman Zaenul Muhlisin Zahroh, Mihnatuz