p-Index From 2021 - 2026
5.678
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Mitigasi Urban Heat Island (UHI) di Kawasan Metropolitan Sari, Dyah Lukita; June, Tania; Hidayat, Rahmat; Perdinan; Hanggoro, Wido; Arifin, Hadi Susilo
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 2 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0602.838-843

Abstract

Kekhawatiran terhadap paparan suhu tinggi dalam jangka waktu lama yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan manusia, produktivitas dan infrastruktur terjadi di banyak negara berkembang terutama yang terletak di wilayah tropis. Kawasan metropolitan menghadapi risiko tambahan akibat dampak UHI ini dikarenakan kondisi kepadatannya, dan desain pemukiman yang tidak terencana. Sementara itu, penduduknya kurang mempunyai kemampuan finansial untuk memitigasi dampak. Kemampuan untuk menghindari, mengelola dan membangun ketahanan terhadap dampak UHI di masa depan akan tergantung pada keputusan yang diambil saat ini. Policy brief ini menyoroti peluang-peluang utama untuk mitigasi UHI dalam bidang perencanaan kota, energi, dan penghijauan diantaranya dengan instalasi permukaan reflektif (cool roof, cool pavement, dan cool wall) serta infrastruktur hijau (green roof dan kanopi tanaman). Desain perkotaan dan investasi infrastruktur, kesenjangan sosial ekonomi, dan risiko perubahan iklim harus dikelola secara bersamaan. Tindakan yang diperlukan termasuk mereformasi standar bangunan, melakukan tinjauan kerentanan, dan berinvestasi pada infrastruktur yang dibangun untuk menahan serta meminimalkan paparan panas guna mewujudkan “cool city”, kota yang lebih sejuk.
Synergy of Environmental Education Programs at The Bodogol Nature Conservation Education Center, Complementing The Independent Curriculum at Junior High Schools Aprilia, Hapriza; Soekmadi, Rinekso; Arifin, Hadi Susilo
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen Vol. 10 No. 3 (2024): JABM, Vol. 10 No. 3, September 2024
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.10.3.757

Abstract

Background: The global environmental crisis needs fundamental changes in people's attitudes and behaviors towards sustainability. The Bodogol Nature Conservation Education Center (PPKAB) in Gunung Gede Pangrango National Park has significant potential to support environmental education but remains underutilized due to a lack of integration with school curricula. The research problem is that PPKAB’s programs are not fully integrated, leading to suboptimal use and stagnant development. Purpose: This study aims to develop a synergy between PPKAB’s environmental education programs and the Independent Curriculum for junior high schools. Design/Methodology: The Study is a quantitative and descriptive qualitative. Utilizing the Analysis of Operational Areas and Natural Tourism Objects and Attractions (ADO-ODTWA) method, and involving ten including academics, business, community, government and media, the study assessed the feasibility and developed a synergy matrix. Findings/Result: The findings indicated a feasibility score of 76,3%, suggesting suitability for developing educational programs. The research recommends developing two environmental education synergy programs, namely School Visit Synergy and School Visits, to complement the independent curriculum at junior high school (SMP). Conclusion: As a conclusion, it is highly advised integrating PPKAB’s programs with school curricula to improve environmental education quality at the junior high level. This research produced significant results in environmental education.Originality/Value (State of the art): The added value of this research is that it emphasizes the business potential of ecotourism in supporting local economies and conservation efforts through strategic partnerships and innovative program development. Keywords: ecotourism, environmental education, independent curriculum, program synergy, the bodogol nature conservation education center
Model Mitigasi Banjir Kota Bekasi untuk Resiliensi Perkotaan Fitriyati, Novia; Arifin, Hadi Susilo; Kaswanto, Regan Leonardus; Marimin, Marimin
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 4 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0604.1090-1096

Abstract

Bekasi, sebagai kota besar dengan jumlah penduduk mencapai 3,08 juta jiwa pada tahun 2020, menghadapi tantangan banjir yang semakin parah setiap tahun. Dengan laju pertumbuhan penduduk 2,7% per tahun dan ruang terbuka hijau yang hanya tersisa 16% dari luas wilayah, alih fungsi lahan terus memperburuk dampak banjir. Pada Februari 2021, banjir menggenangi 94 titik di Bekasi dengan kedalaman mencapai 2,5 meter di beberapa area permukiman, menyebabkan kerugian ekonomi dan sosial yang besar. Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk penanganan banjir semakin membebani anggaran, mencapai Rp74 miliar dari APBN dan Rp6,7 miliar dari APBD pada tahun 2020. Upaya mitigasi yang ada, seperti 37 polder dan normalisasi saluran, terbukti belum efektif, karena luas genangan terus meningkat setiap tahun. Pendekatan mitigasi yang lebih terstruktur dan menyeluruh sangat dibutuhkan agar kota tidak semakin rentan. Policy brief ini menawarkan solusi berupa model mitigasi banjir berbasis resiliensi yang menggabungkan intervensi struktural dan nonstruktural serta meningkatkan peran masyarakat dan kolaborasi antarlembaga. Model ini diharapkan mampu menciptakan Bekasi yang lebih tangguh, mengurangi kerugian yang ditimbulkan oleh banjir, dan mendukung keberlanjutan kota dalam jangka panjang.
House Yard as a Productive Landscape during the Covid-19 Pandemic in Metro Municipality, Lampung Province Fadila, Aisyah Nur; Arifin, Hadi Susilo; Nurhayati, Nurhayati; Munandar, Aris
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 30 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.30.2.277

Abstract

This house yard (pekarangan) research was conducted at three sites of the Way Seputih-Sekampung watershed, which are represented by the upstream (Mulyosari Village), middle (Margodadi Village), and downstream (Tejosari Village), Metro Municipality, Lampung Province from May to July 2022. The objective of this research is to analyze the yard as a productive landscape by analyzing: 1) plant composition, 2) the diversity of plant species, and 3) utilization of the yard. Surveys and questionnaires were used. The number of yards was determined by purposive sampling, totaling 30 yards belonging to members of the Women Farmers’ Group (KWT) at each location. The results showed that horizontal diversity includes ornamental, fruit, vegetable, medicinal, and starch-producing plants. Sixteen types of plants were frequently found in 46% of yards. It was found that the Shannon-Wiener species diversity decreased from upstream to downstream, that is, upstream (2.41), middle (2.33), and downstream (1.82). Although the diversity of plant species is moderate on average, communities use their yards according to their function. The community was aware of the benefits of the yard, particularly its contribution to environmental sustainability, as indicated by the assessment index for the upstream (87%), midstream (93%), and downstream (94%) sites. Thus, the yard is very useful for the community as a place for interaction during the Covid-19 pandemic. Such benefits are said to be better if landscape management is carried out in a planned and environmentally friendly manner. Keywords: community, home garden utilization, landscape management, pandemic, species diversity
REKOMENDASI STRATEGI KEBERLANJUTAN PERTANIAN PERKOTAAN BERBASIS KOMUNITAS DI KECAMATAN CEMPAKA PUTIH, JAKARTA PUSAT Frimawaty, Evi; Arifin, Hadi Susilo; Fauzia, Assyifa
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.62599

Abstract

Pertanian perkotaan di Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, menghadapi berbagai tantangan terkait dengan keterbatasan lahan, perubahan lingkungan, dan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi strategi yang dapat diimplementasikan untuk keberlanjutan komunitas pertanian perkotaan yang dapat memperkuat ketahanan pangan di pusat kota, khususnya di Kecamatan Cempaka Putih. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) melalui FGD (Focus Group Discussion) dengan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan pertanian perkotaan berbasis komunitas di Kecamatan Cempaka Putih dapat diimplementasikan melalui pemanfaatan teknologi pertanian serta penguatan kolaborasi antara masyarakat, sektor swasta, dan pemerintah. Analisis SWOT mengindikasikan bahwa pemanfaatan kekuatan dan peluang yang tersedia perlu diarahkan pada strategi agresif, seperti integrasi agrofishery, pengembangan pertanian vertikal dan hidroponik, serta penguatan ekosistem pasar lokal. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung, termasuk pemberian insentif bagi komunitas pertanian perkotaan, fasilitasi investasi, serta penyediaan infrastruktur dan pendampingan berkelanjutan. Implementasi strategi ini menjadi langkah krusial dalam meningkatkan ketahanan pangan, serta mendukung keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat setempat.
KONTRIBUSI JASA LANSKAP AGROFORESTRI SEBAGAI USAHA PENINGKATAN RESILIENSI EKOSISTEM TERHADAP TEKANAN LINGKUNGAN Kaswanto, Regan Leonardus; Arifin, Hadi Susilo; Septian, Dwi Ekky
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.62705

Abstract

Perubahan penggunaan lahan akibat pertumbuhan populasi manusia meningkatkan tekanan pada lingkungan. Lanskap agroforestri merupakan sistem mixed-use sebagai menawarkan solusi dalam memenuhi kebutuhan manusia sekaligus mempertahankan jasa lanskap. Penelitian ini menganalisis jasa lanskap berupa keragaman jenis tanaman, penyimpanan karbon, dan tata kelola air dengan menggunakan i-Tree ECO. Hasil Analisis menujukan jasa lanskap agroforestri mampu berkontribusi terhadap tekanan lingkungan sesuai pada tujuan Sustainable Development Goals SDG’s 11 (pembangunan perkotaan dan masyarakat kota yang berkelanjutan), SDG’s 13 (mitigasi perubahan iklim) dan SDG’s 15 (serta perlindungan ekosistem daratan). Lanskap agroforestri pada penelitian ini berkontribusi dalam keragaman jenis tanaman dengan tingkat sedang, sebagai penyedia sumber daya genetik, penyedia makanan, peningkatan produksi biomasa, ketahanan varietas lokal dan sebagai area penyangga dalam lanskap. Lanskap agroforestri pada penelitian ini menyimpan karbon dalam jumlah sedang yang mendukung target Indonesia mengurangi emisi karbon pada tahun 2030. Lanskap agroforestri penelitian ini berkontribusi dalam mengurangi limpasan air melalui evapotranspirasi dan infiltrasi tanah, meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap musim kemarau.
Study of Urban Temperature Profiles on Various Land Covers in The Greater Jakarta Region, Indonesia Fauzi, Rahmad; Arifin, Hadi Susilo; Perdinan
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.2.243

Abstract

Jabodetabek telah berkembang dari daerah kota kecil dan terpisah menjadi kota metropolitan yang lebih besar dan terpadu. Saat ini, Jabodetabek telah menjadi kota terbesar di Indonesia dan memainkan peran penting dalam aspek sosial, ekonomi dan politik. Namun, kurangnya kemampuan perencanaan dalam hal pengelolaan kawasan yang semakin kompleks perlu ditanggapi secara serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil suhu perkotaan, klasifikasi tutupan lahan di Jabodetabek, dan analisis albedo permukaan. Pertama, profil suhu dianalisis menggunakan data perubahan suhu diurnal dan suhu harian selama sembilan tahun. Kedua, klasifikasi tutupan lahan dianalisis menggunakan dataset citra Landsat 7 ETM+ dan Landsat 8 OLI/TIRS. Ketiga, analisis albedo permukaan dilakukan dengan menggunakan paduan data spasial dan karakteristik tutupan lahan yang diperoleh sebelumnya. Hasil profil suhu menunjukkan bahwa daerah perkotaan memiliki periode pendinginan yang lebih lambat dibandingkan dengan daerah pinggiran kota. Proses klasifikasi menghasilkan tujuh kelas tutupan lahan dengan tingkat akurasi sebesar 80,95% (2010) dan 83,33% (2018), koefisien kappa masing-masing sebesar 0,74 (2010) dan 0,77 (2018). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terjadi perluasan wilayah perkotaan sejak tahun 2010. Distribusi nilai albedo permukaan berturut-turut dari tinggi ke rendah yaitu lahan terbangun, rumput/semak, vegetasi, badan air, dan tanah lembap/tambak. Disamping itu, albedo permukaan dan suhu udara memiliki korelasi positif terhadap perubahan tutupan lahan. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya R-square antara albedo dan tutupan lahan (0,84 dan 0,90) dan antara suhu udara dan tutupan lahan (0,59 dan 0,63). Dengan kata lain, perubahan tutupan lahan dapat meningkatkan nilai albedo dan suhu udara.
Kajian Keberlanjutan Pengelolaan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Wahyu, Khairunnisa Wizdjanul; Soekmadi, Rinekso; Arifin, Hadi Susilo
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.3.460

Abstract

Taman Hutan Raya Djuanda, yang ditetapkan pada tahun 1985 melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 3, merupakan Taman Hutan Raya pertama di Indonesia. Luas total Taman Hutan Raya Djuanda sebesar 528.393 hektar, merupakan taman hutan raya terluas di Provinsi Jawa Barat. Kondisi alam Taman Hutan Raya Ir. H Djuanda mendukung pemanfaatan wisata alam dan fasilitasnya untuk mengembangkan pendidikan lingkungan. Fokus dari penelitian ini adalah untuk menilai keberlanjutan pengelolaan Taman Hutan Raya Djuanda terkait dengan empat pilar keberlanjutan yaitu ekologi, ekonomi, sosial budaya dan kelembagaan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September hingga November 2023. Penilaian status keberlanjutan dilakukan dengan menggunakan metode Multi-Dimensional Scaling (MDS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai dimensi ekologi sebesar 57,99% (cukup berkelanjutan), nilai dimensi ekonomi sebesar 74,20% (cukup berkelanjutan), nilai dimensi sosial budaya sebesar 32,48% (kurang berkelanjutan), dan nilai dimensi kelembagaan sebesar 52,80% (cukup berkelanjutan). Nilai keseluruhan status keberlanjutan Taman Hutan Raya Djuanda adalah 54,37% (cukup berkelanjutan). Dimensi sosial budaya menunjukkan nilai terendah dan tergolong kurang lestari, sedangkan dimensi ekonomi menunjukkan nilai tertinggi.
Manajemen dan Rencana Pengembangan Taman Publik untuk Meningkatkan Imunitas Masyarakat Pasca-Pandemi Covid-19 di Kota Bogor Rahmatika, Aghnina; Arifin, Hadi Susilo; Nurhayati
Jurnal Lanskap Indonesia Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Lanskap Indonesia
Publisher : http://arl-faperta.ipb.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jli.v17i1.55205

Abstract

The purpose of this research is to inventory three macro-scale public parks in order to improve them as productive landscape, a kind of landscape services; and to propose park management strategy in the post pandemic Covid-19. This research was conducted from January to June 2023, and extended to December 2023. The study sites are Alun-Alun Kota Bogor, Lapangan Sempur and Taman Kencana; and developed to all public parks in Bogor City. Field survey results of bio-physical and social-cultural aspect had be analyzed descriptively and statistically. The final result of this research is a macro scale public parks management strategy to increase post pandemic community immunity. The management strategies for the three public green spaces can be enhanced by understanding visitor characteristics. Alun-Alun Bogor is generally visited by families with young children, therefore the additional of active facilities is necessary. Furthermore, this spacious green open area lacks shade, so the inclusion of shading vegetation is needed to enhance visitor comfort. Lapangan Sempur is primarily frequented by students who seek exercise or gathering spaces, hence the addition of seating facilities should be considered to accommodate visitors. Taman Kencana is preferred by working individuals and retirees who enjoy sitting and relaxing with their children and grandchildren. To maximize the potential of the park, it is advisable to provide more toilet facilities and prayer rooms. In addition, visitors of all three parks desire providing instagrammable spots, it considere as a recommendation.
Dampak Pembangunan Jalan Tol Soreang-Pasirkoja Terhadap Kondisi Ekonomi dan Lingkungan di Wilayah Sekitarnya Supartini, Novi; Arifin, Hadi Susilo; Panuju, Dyah Retno
Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitl.27.2.88-94

Abstract

The construction of the Soreang-Pasirkoja Toll Road (Soroja) aims to improve connectivity and encourage economic growth in the Bandung area and its surroundings. This study aims to analyze land cover change as well as the economic and environmental impacts caused by the construction of the Soroja Toll Road. The methods used include spatial analysis of land cover changes in 2017-2023 and the Analytical Hierarchy Process (AHP) approach to assess the priority of impacts and formulate recommendations. The results of the study indicate that the construction of the Soroja toll road has caused significant conversion of agricultural land into developed areas by 10,21%, leading to a decline in food production and changes in the livelihood structure of the community. The recommendations include the need to monitor spatial planning, creating green open spaces, managing proper drainage to mitigate environmental deterioration, and involving communities and the government to reduce the impacts caused by the construction of the Soroja Toll Road.
Co-Authors . Nurhayati Ahyar Ismail Al Ayyubi, M Shalahuddin Alfred A Antoh Alfred Jansen Sutrisno Ali, Muhammad Saddam Amarizni Mosyaftiani Amarizni Mosyaftiani Andik Purwoko Andry Indrawan Anggi Pangestu Annisaa Farah Fitriana Aprilia, Hapriza Arief Nugroho Nur Prasetyo Arief Sabdo Yuwono Arief Sabdo Yuwono Arifin, Nurhayati Aris Munandar Arkham HS Arman Drakel Arman Drakel, Arman Asnath Maria Fuah, Asnath Maria Atang Trisnanto Atang Trisnanto, Atang Azra, Azka Lathifah Zahratu Bambang Hero Saharjo Bambang Pramudya Bambang Pramudya Bambang Pramudya Noorachmat, Bambang Pramudya Basuki Wasis Budi Indra Setiawan Cecep Kusmana Darkono Tjawikrama Dedi Saputra Dwi Retno Hapsari, Dwi Retno Dyah Lukita Sari, Dyah Lukita Dyah Retno Panuju Edrian Junarsa Effendi, Melana Eka Intan Kumala Putri Endes N. Dahlan Endes N. Dahlan Eriyatno . Erlinda Faradilla Erliza Noor Erni Yuniarti Ersyad Perdana Perdana Etty Riani Evi Frimawaty Fadila, Aisyah Nur Fariz Harindra Syam Fatimah Ahmad Fatimah Ahmad Fauzia, Assyifa Fazali, Muhamad Fahad Al Febrian Miandy Fitriyati, Novia Fittria Ulfah Harbowoputri, Smaradinda I Gusti Agung Ayu Rai Asmiwyati I Wayan Susi Dharmawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ilhami, Wasissa Titi Indarti Komala Dewi, Indarti Komala Irdika Mansur Ismayadi Samsoedin Kholil Kholil Kiki Yulia Laeli Fadloli Leti Sundawati Lili Dahliani M. A. Chozin MADE ASTAWAN Marimin Marimin Marinus Kristiadi Harun Mayda Susana Meiske Widyarti Meiske Widyarti Meti Ekayani Mieske Widyarti Mirza Shahreza Muaz Haris Muhammad Haekal Syawie Muhammad Ramdhan Muhammad Yanuar Purwanto Muji Listyo Widodo Mustofa Nafidzah Qisthina Nana Mulyana Arifjaya Nandi Kosmaryandi Ni Made Santi Nofi Yendri Sudiar Nur Hidayat Nurfaida Nurfaida Nurhayati Nurhayati H.S. Arifin Nurhayati HS Arifin Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati P. Perdinan Pipin Noviati Sadikin Pipin Noviati Sadikin Rachman kurniawan Rahmad Fauzi Rahmat Hidayat Rahmatika, Aghnina Ray March Syahadat Regan Leonardus Kaswanto Rinekso Soekmadi Salundik Santun R.P. Sitorus Septian, Dwi Ekky Sobri Effendy Sobry Effendy Sofyan Hadi Lubis Sri Mulatsih Sudradjat , Sulistyo Ariebowo Djajusman Supartini, Novi Supriyanto Supriyanto Suria Darma T Surjono H sutjahjo Syaiful Anwar Syartinilia . Tania June Titim Rahmawati Wahyu Catur Adinugroho Wahyu, Khairunnisa Wizdjanul Widiyanti, Astrini Wido Hanggoro Wonny Ahmad Ridwan Yadi Setiadi Yahya, Rizka Ora Aurora Yonny Koesmaryono Yuli Suharnoto Yulia Dwi Kurniasari Yulius Budi Prastiyo Yulius Hero