Claim Missing Document
Check
Articles

An Overview on Register Language Forms in Animal Feed Buying and Selling Activities in Wonosobo Central Market Riyanton, M; Kariadi, Mustasyfa Thabib; Setiani, Umi Ana; Anggraheni, Dini; Supriyono, Supriyono
Jurnal Bahasa Inggris Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/efj.v4i1.85

Abstract

This research described the register forms and functions in animal feed buying and selling activities in Wonosobo Central Market and their uses as a learning reference for the Indonesian negotiation text materials. This is a descriptive-qualitative research. The data in this research were utterances containing registers obtained from the animal feed buying and selling activities in Wonosobo Central Market. Based on the research results, there were 28 registers used in animal feed buying and selling activities in Wonosobo Central Market. Those registers were in the form of words, phrases, abbreviations, and acronyms. The registers were 12 root words, 5 words with affix, 3 compound words, 1 repeated word, 1 phrase, 5 abbreviations, and 1 acronym. Each register has a special meaning and it is only known in animal feed buying and selling activities. The obtained data might be used in the negotiation text learning for the X grade students of Senior High School on Basic Competency (Kompetensi Dasar) 3.0 which evaluates the submission, offering, and agreement in spoken and written negotiation texts
When Traditional and Modern Culture Collide: Analysis of "Lathi" Song Anggraheni, Dini; Fuadhiyah, Ucik; Sutopo, Bakti
Allure Journal Vol 2, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.373 KB) | DOI: 10.26877/allure.v2i1.10738

Abstract

A fusion of traditional and modern culture can produce a new mood in entertainment. One of the entertainment can be heard in music. As we all know, music is a form of expression that may introduce a culture. This research aimed to look at the Indonesian cultural elements in Weird Genius's song "Lathi" from various perspectives. The song "Lathi" was picked due to its widespread popularity in Indonesia, particularly on Tik Tok and Instagram. It was featured in a cover video and the Lathi Challenge, making it one of the most sought-after songs in 2020. The research outcome, a descriptive qualitative method using content analysis and semiotic approach, was employed to examine each component of the data from this song. The study's main focus was the visual, verbal, and instrumental analyses. The study's outcomes revealed a variety of cultural components in the song "Lathi" that demonstrated the song's meaning or message, especially in terms of Javanese culture.
Meningkatkan Speaking dan Writing Skill Mahasiswa Menggunakan Artificial Intelligence (AI) pada Kelas Bahasa Inggris Psikologi Yogatama, Adiprana; Anggraheni, Dini; Anandha, Anandha
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2186

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence AI dalam dunia pendidikan terkadang menjadi polemik bagi para guru. Beberapa guru, baik guru maupun dosen, melarang penggunaan AI oleh siswanya di kelas karena beberapa alasan, antara lain kekhawatiran guru bahwa AI dapat membuat siswanya terlalu malas untuk berpikir dan menurunkan kreativitas serta kemampuan berpikir kritis. Peneliti berasumsi jika AI digunakan secara tepat dan bijaksana di kelas maka dapat membantu meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini mengamati efektivitas penggunaan AI untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis siswa pada kelas Bahasa Inggris ESP (English for Spesifik Purpose) di Fakultas Psikologi Universitas Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan AI dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman bahasa Inggris mahasiswa program sarjana Psikologi khususnya pada keterampilan berbicara dan keterampilan menulis, serta untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap efektivitas penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis kinerja akademik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada literatur tentang pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris ESP dengan metode kreatif seperti penerapan AI. Dalam dunia pendidikan psikologi, penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam hal kebijakan penggunaan AI dalam pembelajaran yang fokus pada peningkatan kemampuan siswa dengan dukungan IT.
English Language Training for The Students of Satit Phatnawitya School in Yala, Thailand Anggraheni, Dini; Sanyoto, Aurellia Octa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek ini berfokus pada implementasi program pelatihan bahasa Inggris untuk siswa di Sekolah Dasar Satit Phatnawitya, kelas 4 di Thailand. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para pelajar dengan memberikan pelajaran yang terstruktur dan menarik yang sesuai dengan tingkat pendidikan dan kebutuhan bahasa mereka. Program ini mengintegrasikan berbagai metodologi pengajaran, termasuk kegiatan interaktif, sumber daya multimedia, dan praktik percakapan, untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Penekanan khusus diberikan pada pengembangan keterampilan bahasa inti seperti mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis sambil menumbuhkan rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris dalam situasi kehidupan nyata. Keterlibatan instruktur yang terlatih, bersama dengan penilaian dan umpan balik yang berkelanjutan, memastikan bahwa siswa secara progresif meningkatkan kemampuan bahasa mereka. Dengan menumbuhkan fondasi yang kuat dalam bahasa Inggris, inisiatif ini mendukung perkembangan kognitif siswa secara keseluruhan dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berkomunikasi secara efektif dalam berbagai konteks.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI BAGI PELAKU UMKM DI KELURAHAN BULUSAN KECAMATAN TEMBALANG Nurhidayati, Nurhidayati; Rahoyo, Rahoyo; Anggraheni, Dini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.30888

Abstract

Kelurahan Bulusan adalah salah satu dari 12 kelurahan yang ada di Kematan Tembalang. Kelurahan ini memiliki 35 Rukun Tetangga & 8 Rukun Warga. Di Kelurahan Bulusan banyak terdapat UMKM, dimana dari UMKM yang ada tidak semua bisa menerapkan Harga Pokok Penjualan. Harga pokok barang sangat penting bagi UMKM , karena nantinya ini berisikan informasi yang bisa memberikan bantuan bagi para pemilik UMKM untuk menentukan nilai atau value dari bisnis tersebut. Tidak jarang kegagalan terjadi karena UMKM tidak bisa menyimpan catatan transaksi dan harga yang mereka miliki. Peserta yang mengikuti Pengabdian Kepada masyarakat sejumlah 25 UMKM dengan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah dengan melalui penyuluhan dan pelatihan perhitungan HPP dengan obyek UMKM yang dimiliki peserta pengabdian Masyarakat. Peserta pemilik UMKM yang berada di kelurahan Bulusan yang mengikuti penyuluhan dan pelatihan Perhitungan Harga Pokok Penjualan ( HPP ) sehingga mereka bisa menentukan HPP serta menentukan harga jual. Dengan bisa membuat cairan pembersih lantai ini ibu rumah tangga bisa mendapatkan tambahan pendapatan.
Perempuan Dalam Bayang-Bayang Moralitas Kekuasaan dan Agama: Analisis Semiotika Film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa Dini Anggraheni; Anandha; Adhiprana Yogatama; Sayoto Makarim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2921

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi perempuan dalam film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa (2023) melalui pendekatan semiotika Roland Barthes, dengan fokus pada bagaimana otoritas moral, kekuasaan dan agama membentuk dan mengontrol identitas perempuan. Dengan mengkaji simbol visual, struktur naratif, dan posisi karakter, ditemukan bahwa tokoh perempuan menjadi pusat ketegangan moral di mana tubuh dan perilakunya diawasi serta dihakimi oleh norma sosial dan religius. Analisis ini menunjukkan bahwa film tersebut secara kritis merepresentasikan bagaimana moralitas digunakan sebagai alat kekuasaan yang membungkam kebenaran yang ingin disampaikan seorang perempuan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana film feminis dan kajian budaya dengan menyoroti bagaimana kekuasaan dan sebuah agama sangat mempengaruhi perspektif masyarakat dalam melihat fenomena yang ada sehingga mengaburkan sebuah makna kebenaran. Kata kunci: perempuan, moralitas, kekuasaan, semiotik, film
Reinforcing Digital Citizenship Literacy through Exploration and Reflection in Civic Education Anggraheni, Dini; Makarim, Sayoto; Anandha, Anandha; Yogatama, Adiprana
Journal of English Language and Education Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i1.1796

Abstract

The rapid growth of digital technology is reshaping how young people learn, communicate, and participate in civic life. Guided by Ribble’s digital citizenship framework and Choi’s multidimensional model, this study examines the level of digital citizenship literacy among Indonesian high school students. It proposes a practical reinforcement model for civic education, using a quantitative, descriptive design and a cross-sectional survey. Data were collected from 40 eleventh-grade students using a validated 19-item questionnaire covering four dimensions: digital awareness, digital ethics, digital social responsibility, and digital civic participation. Results show a high overall literacy level (86.94%), with students demonstrating strong social responsibility and civic participation but lower critical awareness of digital information. Significant correlations among dimensions indicate that ethical awareness helps shape responsible civic engagement. Based on these findings, a Two-Phase Reinforcement Model was developed, emphasizing value exploration and critical reflection. This model offers a relevant approach for strengthening civic education in Indonesia’s transition toward a human-centered digital.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN DENGAN MEMPRODUKSI TAHU SUSU DI KELURAHAN BULUSAN KECAMATAN TEMBALANG Nurhidayati Nurhidayati; Rahoyo Rahoyo; Dini Anggraheni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41426

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, dalam rangka peningkatan pendapatan keluarga melalui pelatihan produksi tahu susu. Program ini dilatarbelakangi oleh potensi ibu rumah tangga sebagai pelaku usaha produktif yang belum optimal memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang bernilai ekonomis. Produksi tahu susu dipilih karena bahan bakunya mudah diperoleh, proses pembuatannya sederhana, dan memiliki nilai pasar yang tinggi sebagai produk makanan sehat.Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan tentang kewirausahaan dan pelatihan teknis produksi tahu susu. Selain itu, peserta diberikan edukasi terkait pengelolaan keuangan usaha untuk memastikan keberlanjutan kegiatan. Program ini diikuti oleh 27 ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok usaha kecil. Dengan adanya program ini, diharapkan ibu rumah tangga dapat menjadi lebih mandiri secara ekonomi, berkontribusi pada pendapatan keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kelurahan Bulusan.
Improving Personal Problem-Solving Skills Through Resource Therapy: A Psychological Approach for the Community Hardani Widhiastuti; Dini Anggraheni; Fitri Nurmasari
SWAGATI : Journal of Community Service Vol. 4 No. 2 (2026): July
Publisher : Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/swagati.2026v4i2.2801

Abstract

Indonesian migrant workers abroad are vulnerable to emotional stress, anxiety, and difficulties in social and cultural adaptation, which can affect their psychological well-being. This community service activity aims to introduce Resource Therapy (RT) as a psychological approach to help participants recognize and utilize their internal resources in dealing with personal problems. The program was conducted at the Consulate General of the Republic of Indonesia (KJRI) in Penang, Malaysia, involving 36 participants comprising 30 Indonesian migrant workers and 6 KJRI staff members. The methods used included participatory psychoeducation, interactive discussions, self-reflection exercises, and practice in identifying positive psychological resources. Evaluation was conducted through participant engagement observation, reflective discussions, and post-activity feedback focusing on emotional awareness, self-reflection, and perceived usefulness of the intervention. The results showed that participants understood the basic concepts of Resource Therapy and could identify internal resources to cope with personal and emotional problems. This program has the potential to become a culturally relevant, community-based psychoeducational service model that can be replicated in Indonesian migrant worker communities in other countries.  
Digital Storytelling for Social Inclusion: A Qualitative Study with Marginalized Youth Dini Anggraheni; Ahmet Demir; Baran Akbulut
Journal of Loomingulisus ja Innovatsioon Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/innovatsioon.v2i4.2361

Abstract

Digital storytelling has emerged as a powerful pedagogical and social tool, enabling marginalized youth to articulate their experiences, build digital literacy, and foster a sense of belonging in increasingly mediated societies. Social exclusion continues to affect vulnerable groups by limiting their opportunities for participation and self-expression, which in turn impacts personal identity and community integration. This study aims to explore how digital storytelling can be employed as an inclusive practice to promote voice, agency, and connection among marginalized youth. A qualitative research design was adopted, using a multiple case study approach with 45 participants from diverse disadvantaged backgrounds, including urban slum communities and rural low-income settings. Data were collected through participatory workshops, semi-structured interviews, and observation, and analyzed thematically. Findings reveal that the process of creating and sharing digital stories enables participants to express personal narratives, develop confidence, enhance collaborative skills, and foster empathy within their peer networks. The study concludes that digital storytelling, when designed as a participatory and reflective practice, can contribute significantly to social inclusion by strengthening the visibility, resilience, and sense of belonging of marginalized youth. The study highlights the need for educators and community organizations to integrate digital storytelling into inclusive educational and community development strategies.