Claim Missing Document
Check
Articles

Efficiency of Using Kappa-Carrageenan as an Immunostimulant Agent in the Non-Specific Immune System of Vannamei (Litopenaeus vannamei) Infected with AHPND (Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease) Azhar, Fariq; Scabra, Andre Rachmat; Muahiddah, Nuri; Affandi, Rangga Idris
Journal of Fish Health Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Fish Health
Publisher : Aquaculture Department, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v5i1.6358

Abstract

Vibrio parahaemolyticus is one of the bacteria that can attack whiteleg shrimp and cause Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) or Early Mortality Syndrome (EMS) in shrimp. One alternative that can be used is the use of seaweed-based immunostimulants, namely k-carrageenan. The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of k-carrageenan mixed in feed with different doses on increasing the immune system of whiteleg shrimp infected with AHPND. This study was conducted for 60 days with an experimental method in the form of a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 5 treatments and 3 replications, namely, P1 (Positive Control): Commercial Feed + Vibrio parahaemolyticus Infection; P2 (Negative Control): Commercial Feed + 0.9% NaCl Infection; P3: Commercial Feed + Kappa-carrageenan 8 g / kg + Vibrio parahaemolyticus Infection; P4: Commercial Feed + Kappa-carrageenan 10 g/kg + Vibrio parahaemolyticus Infection; P5: Commercial Feed + Kappa-carrageenan 12 g/kg + Vibrio parahaemolyticus Infection. The results of this study indicate that the addition of 12 g/kg of k-carrageenan to the feed affects the survival rate and immune system of whiteleg shrimp infected with Vibrio parahaemolyticus.
Perkembangan Pakan Lobster Berkelanjutan: Tinjauan Nutrisi, Binder, dan Dampak Lingkungan Diamahesa, Wastu Ayu; Azhar, Fariq
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 11 No. 2 (2025): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v11i2.867

Abstract

Lobster aquaculture has emerged as a strategic global sector, yet faces critical challenges in sustainable and cost-effective feed formulation. This review synthesizes findings from 15 studies (2004–2025) to analyze species-specific nutritional requirements, binder efficacy, and innovation opportunities. Lobsters require high protein (>45%) for growth (especially larvae/juveniles), with limited lipids (<10%) and moderate carbohydrates (20–35%). Nutritional imbalances reduce feed efficiency and may trigger physiological disorders. Binders like carrageenan (2–4%) and sodium alginate (3%) optimize feed stability (>4 hours) and growth performance (Panulirus argus, Homarus gammarus), while natural binders (e.g., 5% cornmeal) show inferior results. Key challenges include species-specific dietary adaptations (P. cygnus thrives on natural diets), environmental impacts of nitrogen waste, and underutilized local ingredients (e.g., shrimp waste meal). The study highlights the potential of multifunctional binders, RAS/IMTA systems, and fishery byproduct-based feeds. A holistic approach integrating precision nutrition, innovative feed technologies, and sustainable farming practices is recommended to enhance productivity and environmental sustainability. Future research should prioritize binder-microbiome interactions, standardized protocols for commercial species, and circular economy models to support Indonesia’s competitive position in global lobster markets.
The Effect of Adding White Tumeric (Curcuma zedoaria) Extract on the Immune System of Vaname Shrimp (Litopenaeus vannamei) Tested Against Vibrio harveyi Bacteria Rosyida, Azilia; Setyowati, Dewi Nur’aeni; Azhar, Fariq
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 2 (2022): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

The entry of vaname shrimp into Indonesia was to replace tiger prawns (Penaeus monodon) which at that time experienced a decline in quality. Although vaname shrimp is famous for having various advantages, there are still obstacles encountered during the cultivation period, one of which is the attack of vibriosis caused by the bacterium Vibrio harveyi. This study aims to determine the effect of adding white turmeric extract (Curcuma zedoaria) on the immune system of white shrimp (Litopenaeus vannamei) which was challenged with Vibrio harveyi bacteria. This research was conducted for 60 days from March to May 2021 using experimental research methods. The research container used a container container (size 40x30x28 cm) and a stocking density of 20 fish/container with a volume of 20 L. The research design used was a completely randomized design consisting of 5 treatments with 3 replications where P1: artificial feed + Vibrio harveyi infection, P2: artificial feed + 0.1 mL NaCl injection, P3: artificial feed + 0,5% white turmeric extract + V.harveyi infection, P4: Artificial Feed + 1% white turmeric extract + V.harveyi infection, P5: Artificial feed + 2% white turmeric extract + V.harveyi infection. The results showed that administration of white turmeric extract (C.zedoaria) with a dose of 1% gave the best results and had a significant effect on the survival rate of 68.3%, Total Haemocyte Count of 21.63x10⁶ cells/mL, and Differential Haemocyte Count (hyaline cells). by 58.7%, semi-granulocytes by 18.33%, granulocytes by 23%) which play a role in the immune system of white vaname shrimp. In addition, the value of phagocytic activity was 68.8% and was able to suppress the growth of bacteria in the intestine at the lowest at 57.7×108 CFU/mL and suppress the number of vibrios to the lowest number at 26×106 CFU/mL.
SOSIALISASI BUDIDAYA CACING SUTRA (TUBIFEX SP.) SEBAGAI PAKAN BENIH IKAN PADA REMAJA KARANG TARUNA DESA GONTORAN, LOMBOK BARAT Lestari, Dewi Putri; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Setyowati, Dewi Nur'aeni; Azhar, Fariq
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.37

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada remaja karang taruna Desa Gontoran terkait budidaya cacing sutra (Tubifex sp.). Metode pengabdian menggunakan metode diskusi dan memberikan tayangan video yang berasal dari youtube terkait cara budidaya cacing sutra. Dalam Bahasa Sasak cacing sutra bernama “Longe aiq”. Nama lokal ini diperoleh dari hasil diskusi saat sosialisasi. Berdasarkan hasil presentasi dan diskusi dapat diketahui bahwa remaja karang taruna sudah mengetahui dan terbiasa melihat cacing sutra di saluran air yang mengandung bahan organik tinggi. Walaupun demikian, remaja karang taruna belum mengetahui dan melakukan kegiatan budidaya cacing sutra. Pada saat pelaksanaan pengabdian telah diberikan informasi terkait bahan-bahan yang bisa dijadikan sebagai media tumbuh cacing sutra diantaranya dedak, ampas tahu, limbah sayur dengan selalu memanfaatkan limbah lokal. Harapan kedepannya para remaja karang taruna dapat melakukan kegiatan budidaya dengan memanfaatkan juga sumber cacing sutra yang didapatkan dari kawasan Desa Gontoran. Untuk mewujudkan hal tersebut maka diperlukan fasilitas penyediaan wadah budidaya dan pendampingan dalam melakukan kegiatan budidaya cacing sutra.
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INSTALASI AKUAPONIK MENGGUNAKAN MODEL NFT (NUTRIENT FILM TECHNIQUE) DI DESA GONTORAN KECAMATAN LINGSAR, LOMBOK BARAT Azhar, Fariq; Mukhlis, Alis; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Setyowati, Dewi Nur'aeni; Lestari, Dewi Putri
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.44

Abstract

Desa Gontoran Kecamatan Lingsar merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Lombok Barat yang termasuk daerah dengan mayoritas mata pencaharian masyarakatnya adalah petani dan pembudidaya. Selain faktor ketersediaan air yang melimpah, lahan pertanian dan pekarangan rumah warga juga cukup luas sehingga banyak dimanfaatkan untuk pembuatan kolam dalam usaha budidaya ikan, salah satunya adalah kegiatan budidaya perikanan yang dilakukan oleh kelompok usaha Milenial Jaya. Namun harga pasaran ikan masih diangka rata-rata sedangkan biaya produksi cukup besar sehingga kegiatan budidaya masih belum bisa mensejahterakan kehidupan masyarakat sekitar. Dengan demikian perlu adanya alternatif cara untuk mengembangkan usaha masyarakat mitra melalui pengembangan usaha berkebun dengan teknologi instalasi akuaponik model NFT (Nutrient Film Technique) di pekarangan rumah. Penyuluhan yang dilakukan di Desa Gontoran Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat ini dilakukan dengan metode Focus Group Discussion (FGD) dengan menyampaikan informasi kepada pembudidaya terkait instalasi akuaponik. Hasil dari kegiatan ini cukup baik yaitu dengan meningkatnya pendapatan para pembudidaya, terbukanya wawasan serta keterampilan para pembudidaya terkait kegiatan budidaya berkelanjutan dan manajemen usaha yang tepat. Kata Kunci: budidaya, akuaponik, Nutrient Film Technique
PENYULUHAN PENGGUNAAN DAUN KETAPANG (Terminalia cattapa) UNTUK PENANGGULANGAN PENYAKIT PADA BUDIDAYA IKAN KERAPU DI DESA BATU NAMPAR, KECAMATAN JEROWARU, LOMBOK TIMUR Setyowati, Dewi Nur'aeni; Diniarti, Nanda; Lestari, Dewi Putri; Rahman, Ibadur; Azhar, Fariq
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i2.131

Abstract

Pohon ketapang (Terminalia cattapa) merupakan pohon yang mudah ditemui di Indonesia. Pohon tersebut biasa digunakan sebagai tanaman pelindung. Selain sebagai pelindung, daun ketapang dapat digunakan untuk untuk menanggulangi penyakit pada ikan. Penduduk Desa Batunamapar, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur telah aktif melakukan budidaya kerapu di Keramba Jaring Apung. Permasalahan dalam budidaya kerapu adalah serangan penyakit yang dapat menyebabkan kematian ikan dan menurunkan produksi ikan budidaya. Tujuan kegiatan pengabdian adalah memberikan pengetahuan tentang penggunaan daun ketapang untuk menanggulangi penyakit pada ikan kerapu serta menerapkan teknologi yang tepat guna dan efisien dalam penaggulangan penyakit ikan kerapu di Desa Batunampar, Lombok Timur. Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2016 di Aula Kantor Desa Batu Nampar Selatan, Lombok Timur. Kegiatan penyuluhan dihadiri oleh 23 peserta yang terdiri dari pembudidaya kerapu dan aparat desa. Peserta terlihat antusias dalam mendengarkan dan berdiskusi dalam pengabdian. Rekomendasi untuk kegiatan ke depan adalah perlu dilakukan optimasi perendaman dengan ekstrak ketapang dalam waktu hanya beberapa jam
DEMPLOT BUDIDAYA LOBSTER (PANULIRUS HOMARUS) SITEM KERAMBA JARING APUNG DENGAN PAKAN SUPLEMENTASI SPIRULINA PLATENSIS DI KABUPATEN LOMBOK UTARA Junaidi, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Azhar, Fariq
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i2.134

Abstract

Demplot budidaya dengan pakan suplementasi sprirulina plaensis dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster yang dipeliharan keramba jaring apung. Metode pelaksanaan pengabdian ni adalah metode transfer teknologi, dengan langkah-langkah yang telah disepakati bersama antara lain sosialisasi kegiatan, demonstrasi plot (demplot) budidaya lobster dalam keramba jaring apung dan pendampingan. Hasil kegiatan ini memberikan nilai posisif bagi masyarakat sasaran dan dapat meningkatkan performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster dengan pertumbuhan berat berkisar antara 387,06 – 424,21 %, laju pertumbuhan spesifik erkisar antara 3,12 – 3,36 %/hari dan kelangsungan hidup berkisar antara 93,33 – 100,00 %. Diharapkan dengan selesainya kegiatan pelaksanaan pengabdian ini keberlanjutan program terus dilakukan bahkan diperluas, sehingga tujuan dan manfaat program dapat tercapai dan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan pendapatan masyarakat
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI MESIN PAKAN IKAN OTOMATIS (FISH AUTO FEEDER) DENGAN SISTEM TIMER LISTRIK Azhar, Fariq; Mukhlis, Alis; Setyowati, Dewi Nur'aeni; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Lestari, Dewi Putri
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i3.444

Abstract

Permaslahan yang ditemui pada mitra usaha Milenial Jaya pada kegiatan penyuluhan ini adalah dalam pemberian pakan, para pembudidaya masih menebar pakan secara manual dan tidak tidak berpatokan pada waktu makan dan laju pengosongan lambung ikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memperkenalkan mesin pakan ikan otomatis yang dapat membantu memudahkan para pembudidaya dalam memberikan pakan pada ikan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) dengan menyampaikan informasi kepada pembudidaya terkait teknologi mesin pakan ikan otomatis (Fish Auto Feeder) dengan sistem timer listrik dan demonstrasi pengoprasian teknologi mesin pakan ikan otomatis. Hasil dari kegiatan pengabdian ini cukup baik yakni masyarakat cukup antusias dan tertarik dengan kegiatan penyuluhan yang dilakukan, hal tersebut terlihat dari banyaknya peserta yang hadir dan bertanya terkait mesin pakan yang didemonstrasikan. Dari kegiatan penyuluhan dapat membantu pembudidaya dalam memanajemen pemberian pakan secara efektif menggunakan teknologi modern yang dapat memperbaiki dan meningkatkan mutu kualitas produk budidaya mitra usaha Milenial Jaya di Desa Gontoran Kecamatan Lingsar.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI BUDIDAYA UDANG VANAMEI DI DESA KURANJI DALANG, LOMBOK BARAT Setyowati, Dewi Nur’aeni; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Lestari, Dewi Putri; Azhar, Fariq; Wilisetyadi, Lalu Wahyu
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v2i1.634

Abstract

Udang vanamei merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Desa Kuranji Dalang merupakan salah satu desa yang berada di tepi Pantai Kuranji dengan penghasilan masyarakat didapatkan antara lain dari pertanian dan penangkapan ikan. Saat gelombang tinggi, maka aktivitas penangkapan ikan menjadi terhenti. Hal tersebut dapat berimbas pada berkurangnya pendapatan masyarakat. Penerapan kegiatan buddiaya udang vanamei di Desa Kuranji Dalang perlu dilakukan. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk mengimplementasikan teknologi Budidaya udang vanamei di masyarakat Desa Kuranji Dalang, Lombok Barat. Manfaat dari kegiatan ini adalah masyarakat dapat menerapkan budidaya udang vanamei dan ke depan dapat menjadi salah satu pendapatan masyarakat Desa Kuranji Dalang. Metode pengabdian adalah dengan memberikan pelatihan dengan demplot budidaya udang vanamei di Desa Kurani Dalang serta pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan msayarakat terkait budidaya udang vanamei meningkat serta dapat menerapkan budidaya udang vanamei dengan didampingi oleh tim pengabdian. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah implementasi teknologi budidaya udang vanamei dapat diterapkan dengan baik di masyarakat Desa Kuranji Dalang.
Penyuluhan Penanggulangan Penyakit Ikan Bagi Pembudidaya Nila Kolam Terpal Di Desa Kramajaya, Lombok Barat Muahiddah, Nuri; Fariq Azhar; Muhammad Marzuki; Andre Rachmat Scabra; Rangga Idris Affandi; Sumsanto, Muhammad; Yuliana Asri; Wastu Ayu Diamahesa; Damai Diniariwisan
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v3i2.3228

Abstract

Fish diseases are one of the primary challenges faced by fish farmers, including tilapia fish farmers using tarpaulin ponds in the village of Kramajaya, West Lombok. Fish diseases can lead to significant losses in the fish farming business. Therefore, education on the management of fish diseases is essential to assist farmers in safeguarding their fish stocks and ensuring the success of their aquaculture endeavors. This endeavor aims to provide education to tilapia fish farmers using tarpaulin ponds in Kramajaya village, West Lombok, regarding the management of fish diseases. The education methods employed encompass the dissemination of information about the causes, symptoms, prevention, and treatment of fish diseases, along with aquaculture practices that can help mitigate the risk of diseases. The results of this education show an improvement in the knowledge of fish farmers regarding the management of fish diseases. They become more aware of the signs of fish diseases and are capable of taking appropriate preventive measures. Furthermore, they also understand the importance of maintaining water quality and the cleanliness of tarpaulin ponds as disease prevention measures. This education also provides a better understanding of the use of medications and proper medical actions in case fish diseases occur. Consequently, fish farmers can respond more promptly and effectively to fish diseases, which, in turn, can enhance the production of tilapia fish and the overall success of their aquaculture businesses.